Sisi Lain
Edisi 370 Tahun VII 24 s.d. 30 Mei 2010
2
Jawa Barat
BANDUNG,
Medik om
–Gubernur JawaBarat Ahmad Heryawan memintasemua pihak untuk bersamamenyediakan fasilitas perumahan yang layak di Jawa Barat. Apalagi saatini Jawa Barat masih mengalami
backlog
atau kekuranganketersediaan perumahan terbesar diIndonesia, yaitu sekitar 1 juta unitrumah pada tahun 2009.Kekurangan ini diperkirakan akanterus bertambah di tahun-tahunmendatang. Apalagi jumlahpenduduk Jawa Barat kian tahundiperhitungan terus bertambah. Saatini saja tercatat 42,5 juta pendudukmendiami kawasan Jawa Barat.“Kita maklumi bersama, sejalandengan semakin bertambahnya jumlah penduduk khususnya didaerah perkotaan, kebutuhaninfrastruktur perumahan yang layakhuni dan terjangkau telah menjadisalah satu isu strategis pembangunan yang perlu mendapat prioritasperhatian semua pihak. Apalagi JawaBarat merupakan kawasan denganpenduduk terbesar sehingga
Jabar Kekurangan SatuJuta Unit Rumah
perhatian Pemerintah Pusat punharus proporsional ke Jawa Barat,”tegas Heryawan saat memberikansambutan pada silaturahim Acara
Groundbreaking
Apartemen
TheSuites @ Metro
belum lama ini.Menurut Heryawan, jika masalahini tidak segera ditangani bersamasecara sungguh-sungguh, makatidak menutup kemungkinanmunculnya permasalahan baru diperkotaan, mulai dari menurunnyadaya dukung dan daya tampunglingkungan, terhambatnya penataanruang, menurunnya derajat keseha-tan penduduk, hingga terhadapmasalah sosial bahkan kriminal dimasyarakat. “Pembangunan kawa-san baru dengan lingkungan yangtertata diharapkan menumbuhkankehidupan sosial ekonomi yangsehat dan kondusif,” ujarnya.Sejalan dengan programPembangunan 1.000 Tower RumahSusun Sederhana (Rusuna) yangdigulirkan Pemerintah Pusat,pembangunan hunian vertikal dinilaitepat sebagai salah satu alternatif hunian di tengah keterbatasan sertatingginya harga lahan di perkotaan.Diharapkan terbangun sinergi yanglebih mantap antara PemerintahPusat dan Pemerintah Provinsi Jabarserta pihak swasta, dalam rangkamemenuhi tingginya kebutuhanperumahan di perkotaan, khusus-nya bagi kalangan masyarakatberpenghasilan rendah (MBR).Pemerintah Provinsi Jawa Baratdalam hal ini berfungsi sebagairegulator dan fasilitator, melaluidukungan kebijakan perizinan sertadukungan lainnya yang berpihakpada masyarakat. Untuk itu,keberpihakan tidak hanya padaProgram Rumah Susun Sederhana(Sewa maupun Milik), tetapi jugafasilitasi Penyiapan Kawasan SiapBangun (KASIBA) atau LingkunganSiap Bangun (LISIBA), di antaranyapembangunan Rusunawa bagi parapekerja industri di Kabupaten Ban-dung, Kabupaten Bandung Barat,serta direncanakan pula untuk dae-rah Bogor, Depok dan Bekasi(BODEBEK) serta Kota Cimahi.
(IthinK)BANDUNG,
Medik om
–
Warga RT02/RW 01 Jalan Gamelan, Kelurahan Turangga, Kecamatan Lengkong,Kota Bandung, memprotes rencanaalih fungsi fasilitas umum (fasum)menjadi perumahan. Di bawah lahankosong seluas 1.300 meter itu sejaktahun 1970 terdapat
septic tank
komunal untuk 200 rumah. Wargatidak mengklaim lahan tersebutadalah milik Pemkot, yang selama inilahan tersebut adalah taman, tetapilebih tepatnya adalah fasum, yangnotabene di bawahnya ada
septictank
komunal. Warga, saat membelirumah ditambah tanah ataskerjasama CV Ade dengan pihakPemkot saat itu. Jadi, lahan tersebutmerupakan bagian dari masyarakat. Tetapi saat ini diduga fasum tersebuttelah dimiliki oleh seseorang untukdibangun rumah. Yang menjadipertanyaan: apakah fasum bisadikomersilkan?Demikian diungkapkan beberapa warga yang merasa dirugikan atasdugaan penjualan fasum tersebut, yang diduga telah mempunyaisertifikat hak milik. Salah satu warga,Ny Lina Idris Daeng M, kepada
Medikom
,
belum lama ini,mengatakan, pihaknya selaku oranglama di sekitar fasum sangat kagetfasum telah berubah fungsi. Ny Idris
Pemerintah Kota Diminta TegasJika Fasum Dikomersilkan
memahami betul bahwa sejak tahun1970 di bawah lahan kosong/ruangterbuka atau fasum itu terdapat
septic tank
komunal. Namundisinyalir telah dimiliki oleh beberapaorang, yakni Hj Annie Sumarni, HDeden Fuad, dan RH Hasan Saputra.Warga lain yang termasuk oranglama di daerah Gamelan, yakni IrSoewarno Darsoprayitno, jugamembenarkan di bawah fasumterdapat
septic tank
komunal. “Kalauini dibangun dapat merugikan wargasekitar,” katanya.Untuk itu dia mengharapkanpihak Pemkot dapat menundapembangunan perumahan di atasfasum tersebut, menelusuri latarbelakang peralihan fasum ke pihakindividu. Dalam hal ini, kataSoewarno, pihak Pemkot dapatmelindungi kepentingan orangbanyak di atas kepentingankelompok atau individu.Disinggung tentang apakah waktuitu fasum ini ada penyerahan dariCV Ade ke pihak Pemkot, menurutSoewarno dan Utang Warmana,dalam logikanya tidak mungkin adapenyerahan karena lahan ini adalahfasum yang merupakan bagian yangtidak terpisahkan dari masyarakat yang mendiami Jalan Gamelan RT 01 RW 01 Kelurahan Turangga,Kecamatan Lengkong.Hal ini juga telah dikuatkan dariDepartemen PU, Pusat Penelitian danPengembangan Pemukiman, JalanPanyaungan, Cileunyi Wetan,Kabupaten Bandung, tertanggal 8Desember 1994 yang ditandatanganioleh Pgs Padarmanto Darmonegoro.Intinya agar keberadaan lahan/tanah tersebut tetap sesuai denganfungsinya, tidak dialihkan sehinggaberubah fungsi, karena masihdibutuhkan sebagai areal penelitian.Atas permasalahan ini, pihaknyatelah menyampaikan ke pihakPemerintah Kota Bandung beberapakali, termasuk pada pertemuandengan Wakil Wali Kota Bandung AyiVivananda di Jalan Nyland No 13,baru-baru ini, dalam acara
openhouse
, agar pihak Pemkot Bandungdapat membatalkan rencana pemba-ngunan di atas ruang terbuka/fasi-litas umum tersebut. Dan pihak Pem-kot berjanji akan menelusuri perali-han lahan tersebut dengan memang-gil pihak terkait. “Diharapkan wargabersabar,” kata Wakil Wali Kota, saatitu.
Medikom
sendiri mencobakonfirmasi ke Camat Lengkong untukklarifikasi permasalahan ini. Tetapisampai berita ini diturunkan belumada informasi dari pihak kecamatan.(
Laures
)
BANDUNG,
Med ik om
–Satupenghargaan lagi berhasil disabet PT Telekomunikasi Indonesia (Telkom)operator TIME (Telecommunication,Information, Multimedia danEdutainment). Plasa Telkom meraihService Quality Award 2010 untukkategori Cellular (CDMA) servicepoints, di Ballroom Hotel Mulia Jakarta baru-baru ini. Penghargaanditerima oleh VP Commerce &Customer Care Bagyo Nugroho, dariYuliana Agung selaku CEO CustomerSatisfaction & Loyalty, dandidampingi oleh Pemimpin RedaksiMajalah
Marketing
Rahmat Susanta.Service Quality Award adalahsebuah penghargaan bergengsi yangdiberikan kepada perusahaan walkin center yang berhasil memberikankepuasan pelanggan tertinggi ISSI(Indonesian Service SatisfactionIndex). Plasa Telkom menerimapenghargaan tertinggi yangdidasarkan kepada survei melalui wawancara langsung terhadap 2.400konsumen di daerah Jakarta danSurabaya. Faktor service value danservice quality menjadi ukuran dalammenentukan tingkat kepuasanpelanggan terhadap layanan servis.Persaingan industri telekomunikasimakin ketat, masing-masing operatorberlomba memberikan yang terbaikbagi pengguna produknya. “Olehkarena itu, kami sangatmemperhatikan dan terusmeningkatkan pelayanan kepadapengguna produk-produk TelkomGroup,” kata Vice President Public andMarketing Communication TelkomEddy Kurnia. Penghargaan inimerupakan kali kedua, setelah padatahun 2009 lalu Telkom meraihpenghargaan.Eddy Kurnia mengatakankegembiraannya atas penghargaanService Quality untuk Telkom
Plasa Telkom Raih ServiceQuality Award 2010
tersebut. Ia menyebut hasil inisebagai buah investasi Telkom untukmemenangi persaingan. “Inimerupakan bukti bahwa kami tidakhanya dapat mempertahankankualitas servis, tetapi juga berhasilmempertahankan predikat terbaik,”ujar Eddy Kurnia.Penghargaan ini merupakanmomentum penting bagi Telkomuntuk melanjutkan prosestransformasi perusahaan, di manainti dari transformasi tersebut adalahmemberikan layan yang terbaik bagipelanggan dan dapat dirasakansangat berbeda dari sebelumnya.Dijelaskannya, Telkom telahmengubah penampilan Plasa Telkommenjadi lebih akrab dan nyaman.“Dengan semakin baiknya layanan Telkom tentu akan berdampak padaloyalitas pelanggan yang tentunyaakan diiringi dengan peningkatan
revenue
dan dapat memberikan
profitability
yang maksimal bagiperusahaan,” kata Eddy. Selain Plasa Telkom sebagai walk in centre yangtersebar di seluruh wilayah Indonesia, Telkom juga memberikan pelayanankepada pelanggan melalui contactcentre 147 dan web in centre di www.telkom.co.id.Pada ajang InternationalConference & Net Promoter Customer(NPS) Loyalty Award 2010 yangdiselenggarakan oleh OctovateConsulting Group dan Majalah
SWA
,di Jakarta (10/5). Produk unggulan Telkom, yakni Flexi dan Speedyberhasil meraih penghargaanbergengsi masing-masingpenghargaan NPS Leader untuklayanan Internet Broadband Speedydan NPS Excellence untuk layanananCDMA Prepaid, Flexi Trendy.Net Promotor Score (NPS) adalahsebuah metodologi eksklusif danterbaru yang dikembangkan olehSatmetrix System Inc, Bain &Company & Reichheld. Net Promotermerupakan metodologi pengukuranscientific yang diaplikasikan dalampengukuran peningkatan marketingdan kinera keuangan perusahaan.NPS diklaim sebagai metodologiterbaru yang praktis dan akurat dandiakui oleh Harvard Business Reviewdan Harvard Business Scholl.
(IthinK)
Service Quality Award adalah sebuahpenghargaan bergengsi yang diberikankepada perusahaan walk in center yangberhasil memberikan kepuasan pelanggantertinggi ISSI (Indonesian Service SatisfactionIndex). Plasa Telkom menerima penghargaantertinggi yang didasarkan kepada surveimelalui wawancara langsung terhadap 2.400konsumen di daerah Jakarta dan Surabaya.
BANDUNG,
Medik om
-
Daya tarik daridestinasi wisata yang terdapat di Jawa Barat menjadi salah satu faktor yang menyebabkan tingginyapeminat Jabar Travel Exchange (JTX)2010. Jumlah pendaftar atau peserta yang berpartisipasi dalam promosi wisata atau JTX kali ini meningkatsignifikan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya atau selama 12kali penyelenggaraan.Hal ini, menurut Kadisparbud Jabar Ir H Herdiwan MM, sepertidijelaskan kepada
Medikom
, Jumat(21/5), akan berimplikasi positif dengan kunjungan wisatawan danpertumbuhan ekonomi masyarakat.“Nilai transaksi selama JTX 2010 diHotel Horison, 19-21 Mei, mencapailebih dari Rp90 miliar. Ya, angkaterbesar selama sejarah JTX. Iniseharusnya membuka mata kitaterbuka tentang peran yang luar biasasektor pariwisata,” tuturnya, itubelum lagi dampak dari kehadiran
seller
dan
buyer
dalam
event
itu,untuk transaksi kebutuhannya baikuntuk konsumsi, sandang, hiburandan kebutuhan lainnya.Kontak antara penyedia jasapariwisata lokal (
seller
) dengansejumlah penawaran paket wisatanyadan penggunanya dari luar negeri(
buyer
) sebagai operator yangmemfasilitasi wisatawanmancanegara (wisman) merupakansarana yang efektif untuk pemasaranatau promosi wisata.
Event
regulersetiap tahun ini diharapkan bisameningkatkan angka kunjungan wisman ke seluruh destinasi atau
Jabar Travel ExchangeBerdampak Luar Biasa
objek wisata yang terdapat di Jabar.Para
buyer
yang menghadiri kontakbisnis sektor pariwisata itudiharapkan menjadi agen atauoperator yang menyebarkaninformasi tentang dunia pariwisatadi Jawa Barat sekaligus menjadi agenpromosi Jabar, termasuk ke negara-negara besar lainnya di dunia. “Danseharusnya juga ketika tujuh negarabesar yang penduduknya berpotensi wisata itu diberi informasi berupa infodunia pariwisata, maka diharapkanketika pulang ke negara masing-masing, efektif untuk mendongkrakcitra pariwisata Jabar. Mereka sebagai
buyer
atau agen pariwisata Jabardiharapkan akan menjadi agenpromosi wisata Jabar,” tuturKadisparbud.Untuk mendukung kenyamananbagi wisatawan yang berkunjung kedestinasi, terus dilakukanpembenahan sarana-prasana, mestidisadari sangat minim dan terbatasdalam segi pembiayaannya, termasukuntuk melakukan promosi wisataseperti JTX. Untuk itu sinergisitasantara Pemerintah Provinsi Jabardengan pemkab/pemkot dan pelakuusaha bidang penyelenggaraankepariwisataan, serta masyarakat,diharapkan semakin meningkatuntuk pembangunan sektorpariwisata sebagai salah satu uratnadi perekonomian masyarakat.“Tapi sayang, sarana-prasaranauntuk mencapai hingga kawasan wisata atau destinasi yangseharusnya bisa mengangkat wajahcitra pariwisata Jabar masih belummemadai. Keterbatasan inimenjadi tanggung jawab semua
stakeholders
, pemerintah sebagaifasilitator terus berupaya,”tambahnya.Secara terpisah, Ketua Panitia JTX 2010, Nicolaus Lumanauwdalam keterangan persnya menga-takan, peningkatan peserta yangmencapai lebih 180 perusahaandan tercapainya transaksi bisnissekitar Rp100 miliar, menunjuk-kan bahwa Jabar memilikikeunggulan dalam daya tarik wisata. “JTX 2010 ini merupakanacara tahunan untuk terjadinyakontak antara
seller
dengan
buyer
tentang tawaran sejumlah paket wisata. Sekitar 90%
seller
berasaldari Jabar, sisanya dari Bali, Yogya-karta dan DKI Jakarta. Sedangkan
buyer
57 peserta berasal dari Jeddah, Arab Saudi, Jepang,Malaysia, Australia, Thailand danYaman,” tandas Pengurus ASITA Jabar ini, dengan harapan jaringanbisnis ini bisa mendongkrakkunjungan wisman ke Jabar.Kontak bisnis tertutup selamatiga hari sejak pukul 09.00–16.00,berlangsung antara
seller
dan
buyer
hingga ditutup, Jumat (21/5). Selanjutnya, sebagai acarapamungkas, seluruh pesertakontak, khususnya
buyer
mengunjungi destinasi wisataunggulan untuk wisata alampegunungan, yaitu Lembang,kawasan Tangkuban Parahu danCiater, sekaligus menginap dikawasan sejuk itu. (
Zaz
)
Daya tarik dari destinasi wisata yang terdapatdi Jawa Barat menjadi salah satu faktor yangmenyebabkan tingginya peminat Jabar TravelExchange (JTX) 2010.CIMAHI,
Medik om
–Jabatan Wakapolresta Cimahi yang semula dijabatKompol Faizal SIk beberapa hari lalu resmi diserahterimakan kepadaKompol Nugroho Arianto SIk yang sebelumnya menjabat WakapolrestaBandung Tengah.Sertijab yang dilaksanakan di Aula Gedung Pengabdian Polresta Cimahidipimpin langsung oleh Kapolresta Cimahi AKBP Drs H Rusdi HartonoMSi. Turut hadir dalam acara Sertijab tersebut para Kapolsek se PolrestaCimahi, para Kasat, Kanit dan anggota dari berbagai unit di lingkunganPolresta Cimahi juga para ibu-ibu Bhayangkari.Dalam sambutannya, Kapolresta Cimahi AKBP Rusdi Hartono,mengatakan dalam dinamika Kepolisian, sertijab merupakan hal yangbiasa dilaksanakan, seperti halnya saat ini di Polresta Cimahi.Ia mengucapkan terima kasih kepada Waka yang lama Kompol Faizal yang telah menjalankan tugas sesuai fungsinya dengan baik dan seriuspenuh dedikasi yang tingi. “Saya juga mengucapkan selamat datang kepadaKompol Nugroho Arianto yang sekarang telah resmi menjadi wakil sayadi Polresta Cimahi dalam menjalankan tugas,” katanya.Waka Polresta Cimahi yang baru Kompol Nugroho Arianto menuturkan, jabatan yang diembannya merupakan tanggung jawab besar yang harusdijalankan dengan baik. “Karena itu, saya harapkan dukungan seluruh jajaran rekan-rekan di Polresta Cimahi,” tuturnya.Selamat jalan Bang Faizal sampai jumpa lagi di Polresta Cimahi.Selamat datang Bang Nugroho, selamat menjalankan tugas di PolrestaCimahi.
(Fredy Hs/Sis)
Kompol Nugroho AriantoWaka Polresta Cimahi
BANDUNG,
Medik om
–
Sejak 17 Maret 2010 telah ditempatkan 16 orangasisten fasilitator kabupaten dan 16 orang asisten fasilitator teknikkabupaten di 12 kabupaten yang bertugas membantu fasilitator kabupatenataupun fasilitator teknik kabupaten. Oleh karena itu fasilitator/fasilitatorteknik kabupaten segera melakukan konsolidasi dengan para asistenfasilitator kabupaten dan fasilitator teknik kabupaten sehingga pembagiantugas dapat dilaksanakan dengan baik dan jelas.Di samping itu, pada bulan Januari sampai dengan Februari 2010,Satker PNPM Mandiri Perdesaan Provinsi Jawa Barat maupun kabupatentelah dilaksanakan audit atas laporan keuangan oleh Badan PengawasKeuangan Provinsi Jawa Barat.Demikian diungkapkan Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat danPemerintahan Desa Jabar Dr Ir H Dadang Mohamad MSCE pada acaraRapat Koordinasi PNPM Mandiri Perdesaan Se-Jawa Barat, di KantorBPMPD Jabar Jalan Soekarno-Hatta Bandung, baru-baru ini.Dikatakannya, penyelenggaraan rakor merupakan kegiatan rutin yangdilaksanakan setiap bulan dalam rangka evaluasi program bulansebelumnya dan rencana program bulan berikutnya. Rakor dapat jugadijadikan forum silaturahmi antara satuan kerja provinsi dengankoordinator provinsi, agar terwujud hubungan harmonis di antara parapelaku PNPM Mandiri Perdesaan provinsi dan kabupaten.Berdasarkan hasil audit BPKP, lanjut Dadang, terdapat temuanmenyangkut provinsi, kabupaten maupun di lapangan, antara lain berupa,pertama, masih lambatnya pengisian data induk fasilitator setiap bulan,mulai dari kabupaten sampai korprov, sehingga mempengaruhi data indukdi satker provinsi. Kedua, kebijakan pembayaran biaya transportasi, untukhal ini mohon bantuan faskab apabila ada kelebihan pembayaran ataukesalahan input data dalam pembayaran honorarium dan tunjanganagar memberitahukan Satker PNPM Mandiri Perdesaan Provinsi. Ketiga,kinerja fasilitator kecamatan belum optimal, karena hal-hal, sepertipenyusunan rencana anggaran biaya dan desain rencana anggaran biaya,pelaksanaan pembangunan fisik yang tidak sesuai dengan desain RABmaupun RAB, penyaluran simpan pinjam kelompok perempuan tidaksesuai dengan proposal, pengadaan material tidak sesuai petunjuk teknisoperasional.Kondisi tersebut, kata Dadang, diakibatkan kurangnya pengawasandan binaan fasilitator kabupaten atau fasilitator teknik kabupaten.“Sehubungan hal tersebut kami mohon perhatian koordinator provinsi,fasilitator kabupaten, fasilitator teknik kabupaten maupun fasilitatorkecamatan untuk meningkatkan pembinaan dan pengawasan padapelaksanaan kegiatan di lapangan,” kata Dadang.Di samping itu, juga hasil audit BPKP menyangkut asuransi, di manatunjangan asuransi yang diberikan kepada fasilitator dengan peruntukanasuransi kesehatan dan kecelakaan. Diharapkan fasilitator melakukankontrak asuransi sesuai dengan peruntukannya. Selanjutnya, evaluasikinerja terhadap fasilitator belum dilaksanakan secara optimal danobjektif. “Mohon jadi perhatian satker kabupaten, faskab untukmelakukan evaluasi kinerja sesuai standar operasional danmenyampaikan hasilnya tepat waktu,” katanya.(
Laures
)
Perlu Koordinasi MengelolaPNPM Mandiri Perdesaan
BANDUNG,
Medik om
-Dalam rangkaoptimalisasi dan pencapaianprogram Keluarga Berencana (KB), jajaran BKKBN Provinsi Jawa Barat,baru-baru ini, melakukan pelayananMOP (metode operasi pria) di Keca-matan Cisewu, Kabupaten Garut.Dukungan pemerintah serta par-tisipasi warga masyarakat terhadapprogram KB pria sangat bagus. Tercapainya 71 akseptor di kecama-tan tersebut menunjukkan duku-ngan terhadap program cukup responsif.Sebagai penyeimbang danpenghibur masyarakat dalampelayanan, segenap tim Mupen (MobilUnit Penerangan) milik Provinsi JawaBarat diterjunkan. Dengan 6 unitdiharapkan terhibur wargaKecamatan Cisewu melaluipemutaran film. Enam unit Mupenditurunkan ke desa setiap malamnya.Hiburan berlangsung selama 2malam untuk 8 desa. Selain menghi-bur warga, tim kru Mupen didampingiPLKB dan TPD melakukanpenyuluhan serta advokasi kepadamasyarakat, terutama kepada parasuami yang telah mempunyai anaklebih dari dua. Kebanyakan darimasyarakat peserta MOP, selain faktorbanyak anak, ternyata faktorekonomi juga mempengaruhi.Wawan, kepada
Medikom
, usaipelaksanaan operasi, menuturkan,“Pak saya ikut MOP ini selain anaksudah banyak, ekonomi juga seret.Bagaimana ke depannya anak-anaksaya nantinya. Dan saya ke tempatini sudah bicara dengan istri. Selainmenyetujui, istri juga mengeluhkanbiaya kalau dia yang di-KB,sebagaimana dilakukannya selamaini. “Melalui program ini saya banyakterima kasih telah melakukanpelayanan di daerah terpencil,” tuturWawan. Tim medis spesialis yangdidatangkan dari Cianjur dapat
Warga Cisewu DukungProgram KB Pria
melakukan operasi kecil kepada 71pasien MOP. Pelayanan MOP inimerupakan pelayanan terbaikkarena dapat menghimpun 71akseptor, walaupun targetsebelumnya harus mencapai 150akseptor.Sebagaimana dituturkan salahsatu panitia penyelenggara, saatdikonfirmasi mengenai alasanpencapaian akseptor tidakmemenuhi target, pencapaianakseptor tidak memenuhi targetsesuai harapan disebabkan cuacaalam saat ini terus-terusan turunhujan. Selain itu, jarak kediamanakseptor dengan tempat pelayanancukup jauh, sampai-sampai harusditempuh jarak puluhan kilometerdan medan jalan pun berbatu danterjal. “Karena guyuran hujan,kami memaklumi situasi seperti ini.Dengan 71 akseptor saja sudahcukup bagus,” tutur Pak Acuy.Kepala Kanwil BKKBN Provinsi Jawa Barat, Drs Rukman HeryanaMSi, dalam sambutannya di aulaKecamatan Cisewu mengatakan,untuk mendukung programpemerintah sekaligus sebagaiupaya meningkatkan kesejahte-raan masyarakat, diharapkankaum pria juga turut andilmenyukseskan program denganmengikuti Program Keluarga Be-rencana melalui MOP. Itu pun apa-bila telah memenuhi persyaratan,di antaranya anak lebih dari dua,faktor ekonomi atau keluargamiskin, dan dapat persetujuan darikeluarga. Selain itu, peranan priaikut KB dapat juga meringankanbeban istri yang selama ini harusmengeluarkan uang untuk ber-KB.“Dengan pria ikut KB maka bebanistri pun berkurang dan dapatdiperuntukkan yang lain,” tegasnyadi hadapan masyarakat dan parapelajar SMU setempat. (
Iwan
)
BANDUNG,
Medik om
–MasyarakatKota Bandung menyambut meriahPawai Kafilah Musabaqah TilawatilQuran (MTQ) Kota Bandung danPersib U-21, Jumat (21/5). Meskimenimbulkan kemacetan lalu lintaskendaraan di beberapa ruas jalan,Wali Kota Bandung H Dada Rosadamemenuhi janji keinginan warga KotaBandung, mengarak keliling kotapiala Juara Umum MTQ Jabar 2010 yang berhasil dipertahankan kafillahKota Bandung. Bersamaan itu pula,turut diarak piala gelar juarasepakbola Liga Super Indonesia (LSI)2010 yang diraih Persib U 21.“Ini keinginan masyarakatsekaligus ungkapan kegembiraan, juga apresiasi pada mereka yangberprestasi,” ujar Dada yang larutdalam kegiatan bersama Wakil WaliKota Bandung Ayi Vivananda, saatmelepas rombongan di TamanMonumen Bandung lautan Api (BLA) Tegallega, Jumat (21/5).Peserta pawai dilepas di gerbangtimur Tegallega, menuju Jalan Moh Toha, BKR, Laswi, Sukabumi,Supratman, Diponegoro, Gasibu,layang Paspati, Pasteur,Cokroaminoto, Pajajaran,Abdurrahman Shaleh, Garuda,Sudirman, Jamika, Peta dan finis di Tegallega kembali.Kegiatan diharapkan Dada,menjadi media motivasi warga lainKota Bandung ikut berprestasi dibidang lain, baik secara peroranganmaupun kolektif. Apalagi Bandungsaat ini dihari yang sama, sedangdalam penilaian sinergitas kinerjakecamatan dalam menunjangakselarasi pencapaian target indekspembangunan manusia (IPM) tingkat Jabar yang diwakili KecamatanBatununggal. Target prestasi lainnya,
Masyarakat Sambut PawaiKafilah MTQ dan Persib U-21
piala Adipura sebagai penghargaantertinggi dalam pengelolaanlingkungan hidup, ketertiban dankebersihan kota.Sama halnya dengan kafillah MTQ,kepada warga berprestasi lain, PemkotBandung juga tidak segan-seganmemberi apresiasi. Di kesempatanmenerima Persib U 21 melaporkankeberhasilannya menjuarai LSI, diPendopo Jalan Dalem Kaum Dadamenyerahkan
kadeudeuh
(bonus)Rp100 juta. Keberhasilan Persib U 21,baginya tidak hanya disyukuri tapi juga telah mengobati kerinduanprestasi Persib di LSI.Kepada Persib U 21 karena masihanak-anak, Dada mengingatkansekaligus berpesan, selain mening-katkan
skill
dan kemampuanuntuk berprestasi, mereka jugaharus mengimbanginya denganpendidikan formal di sekolah. “Iniuntuk kesejahteraan ke depan,”ujarnya.Ketua panitia acara yangsekaligus Asisten Perekonomiandan Pembangunan Kota BandungH Ubad Bactiar melaporkan,sedikitnya seribu lebih kendaraanmotor dan mobil mengiringi pawai.Mereka terdiri unsur SKPD dilingkungan pemkot, klub mobilhardtop, motor besar, ormas danLSM keagamaan juga bobotohPersib.
(Dudi)