Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
3Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Langkah +Langkah+Menyusun+Laporan+Penelitian

Langkah +Langkah+Menyusun+Laporan+Penelitian

Ratings: (0)|Views: 523|Likes:
Published by Nunug Puna Nia

More info:

Published by: Nunug Puna Nia on May 24, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, DOC, TXT or read online from Scribd
See More
See less

12/31/2011

pdf

text

original

 
Medan Sumatra Utara
Economic Faculty, 2nd Floor,Jl. Teknika Utara,Bulaksumur,
Yogyakarta
55281
Unibersitas Gajah MadaKredit bankk 
Rencana dan Pelaksanaan Penelitian Tindakan Kelas
 
Langkah-langkah dalam PTK merupakan satu daur atau siklus yang terdiri dari:1.merencanakan perbaikan,2.melaksanakan tindakan,3.mengamati, dan4.melakukan refleksi.Untuk merencanakan perbaikan terlebih dahulu perlu dilakukan identifikasi masalah sertaanalisis dan perumusan masalah. Identifikasi masalah dapat dilakukan dengan mengajukanpertanyaan pada diri sendiri tentang pembelajaran yang dikelola. Setelah masalahteridentifikasi, masalah perlu dianalisis dengan cara melakukan refleksi dan menelaah berbagaidokumen yang terkait. Dari hasil analisis, dipilih dan dirumuskan masalah yang palingmendesak dan mungkin dipecahkan oleh guru. Masalah kemudian dijabarkan secaraoperasional agar dapat memandu usaha perbaikan.Setelah masalah dijabarkan, langkah berikutnya adalah mencari/ mengembangkan caraperbaikan, yang dilakukan dengan mengkaji teori dan hasil penelitian yang relevan, berdiskusidengan teman sejawat dan pakar, serta menggali pengalaman sendiri. Berdasarkan hasil yangdicapai dalam langkah ini, dikembangkan cara perbaikan atau tindakan yang sesuai dengankemampuan dan komitmen guru, kemampuan siswa, sarana dan fasilitas yang tersedia, sertaiklim belajar dan iklim kerja di sekolah.
 
Pelaksanaan tindakan dimulai dengan mempersiapkan rencana pembelajaran dan skenariotindakan termasuk bahan pelajaran dan tugas-tugas, menyiapkan alat pendukung/sarana lainyang diperlukan, mempersiapkan cara merekam dan menganalisis data, serta melakukansimulasi pelaksanaan jika diperlukan.Dalam melaksanakan tindakan atau perbaikan, observasi dan interpretasi dilakukan secarasimultan. Aktor utama adalah guru, namun guru dapat dibantu oleh alat perekam data atauteman sejawat sebagai pengamat. Agar pelaksanaan tindakan sesuai dengan kaidah PTK, perluditerapkan enam kriteria berikut.1.Metodologi penelitian jangan sampai mengganggu komitmen guru sebagai pengajar.
Pengumpulan data jangan sampai menyita waktu guru terlampau banyak.
Metodologi harus reliabel (handal) hingga guru dapat menerapkan strategi yang sesuaidengan situasi kelasnya.
Masalah yang ditangani guru harus sesuai dengan kemampuan dan komitmennya.
Guru harus memperhatikan berbagai aturan (etika) yang berkaitan dengan tugasnya.
PTK harus mendapat dukungan dari masyarakat sekolah.Observasi, Analisis Data, Tindak Lanjut, dan Laporan Penelitian Tindakan Kelas (PTK)Pengumpulan data dalam PTK dapat dilakukan dengan berbagai teknik seperti: observasi,catatan harian, rekaman, angket, wawancara, serta analisis dokumen hasil belajar siswa.Tahap observasi dan interpretasi dilakukan bersamaan dengan pelaksanaan tindakanperbaikan. Selain untuk menginterpretasikan peristiwa yang muncul sebelum direkam,interpretasi juga membantu guru melakukan penyesuaian. Observasi yang efektif berlandaskanpada lima prinsip dasar yaitu: (1) harus ada perencanaan bersama antara guru dan pengamat,(2) fokus observasi harus ditetapkan bersama, (3) guru dan pengamat harus membangunkriteria observasi bersama-sama, (4) pengamat harus memiliki keterampilan mengobservasi, dan(5) observasi akan bermanfaat jika balikan diberikan segera dan mengikuti berbagai aturan.Ada empat jenis observasi yang dapat dipilih, yaitu: observasi terbuka, observasi terfokus,
 
observasi terstruktur, dan observasi sistematik. Observasi yang bertujuan memantau proses dandampak perbaikan dilakukan dengan mengikuti tiga langkah yang merupakan satu siklus yangselalu berulang, yaitu: pertemuan pendahuluan (perencanaan), pelaksanaan observasi, dandiskusi balikan. Agar ketiga tahap ini berlangsung efektif, hubungan guru dan pengamat harusdidasari saling mempercayai, fokus kegiatan adalah perbaikan, proses tergantung daripengumpulan dan pemanfaatan data yang objektif, guru didorong untuk mengambilkesimpulan, setiap tahap observasi merupakan proses yang berkesinambungan, serta guru danpengamat terlibat dalam perkembangan profesional yang saling menguntungkan.Selain melalui observasi, data mengenai pembelajaran dapat dikumpulkan melaluicatatan/laporan harian guru, catatan harian siswa, wawancara (antara guru dan siswa,pengamat dan siswa, serta pengamat dan guru), angket, dan telaah berbagai dokumen.Analisis data dilakukan dengan menyeleksi dan mengelompokkan data, memaparkan ataumendeskripsikan data dalam bentuk narasi, tabel, dan/atau grafik, serta menyimpulkan dalambentuk pernyataan. Berdasarkan hasil analisis dilakukan refleksi, yaitu renungan ataumengingat kembali apa yang sudah berhasil dikerjakan, mengapa berhasil. Berdasarkan hasilrefleksi, guru melakukan perencanaan tindak lanjut, yang dapat berupa revisi dari rencanalama, atau baru sama sekali.Economic Faculty, 2nd Floor,Jl. Teknika Utara, Bulaksumur,
Yogyakarta
55281
Unibersitas Gajah Mada

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->