Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
5Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Bab 5C KKU

Bab 5C KKU

Ratings: (0)|Views: 1,047|Likes:
Published by mas achong

More info:

Published by: mas achong on May 24, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/07/2014

pdf

text

original

 
Panduan Pengelolaan Program Hibah DP2M Ditjen Dikti – Edisi VII
276
C. KULIAH KERJA USAHA (KKU)
1. Umum
Jumlah sarjana yang mampu menciptakan lapangan kerjamasih sangat terbatas. Hal ini disebabkan rendahnya kemampuandalam berwirausaha dan kendala modal serta kesempatan, walaupundi sisi lain mahasiswa mempunyai potensi yang bagus untukpengembangan diri karena sudah memahami Ipteks yangdipelajarinya. Jiwa kewirausahaan tidak mungkin hanya ditumbuhkanmelalui pengajaran saja, namun harus diiringi dengan pelatihan diridan pembinaan secara intensif melalui kerja nyata berwirausaha.Kesempatan dan modal berwirausaha akan lebih mudah diperolehapabila mahasiswa telah memiliki pengalaman praktis menerapkanIpteks.Untuk menjadi wirausahawan, mahasiswa perlu dibekalikemampuan praktis yang mencakup keterampilan menerapkan Ipteksyang dipahami, keahlian manajemen dan pemasaran serta adopsiinovasi teknologi. Pengalaman ini dapat diperoleh mahasiswa melaluiKuliah Kerja Usaha. Kemampuan praktis ditumbuhkembangkandengan berperan aktif membantu berkembangnya usaha rumahtangga atau usaha kecil menengah tempat mahasiswa bermitra.Mahasiswa pelaksana KKU, selain belajar berwirausaha, jugamenerapkan Ipteks yang dikuasai seperti penyempurnaan prosesproduksi, peningkatan kualitas produk dan jasa, penyempurnaanmanajemen usaha, maupun pembenahan metoda pemasaran. Inilahyang membedakan KKU dengan MKU. Sambil membantu menataproses produksi atau pemasaran produk, mahasiswa belajar caraberkomunikasi dengan pengusaha, pegawai, konsumen, tengkulak,penjual eceran dan grosir sehingga mendorong tumbuhnyakedewasaan berpikir, berucap dan bertindak. Aspek kewirausahaanyang mewarnai KKU inilah yang membedakan KKU dengan KuliahKerja Nyata maupun Praktek Kerja.Kegiatan KKU dapat menumbuhkembangkan calonwirausahawan yang handal dan mandiri dari kalangan mahasiswamelalui proses aktif yang berprinsip pada pemihakan danpemberdayaan masyarakat dalam rangka mendorong peningkatanpertumbuhan usaha kecil menengah. Tujuan khusus yang ingindicapai dari KKU adalah: (1) berkembangnya budaya kewirausahaandi perguruan tinggi, (2) terwujudnya calon sarjana yang cendekiawandan berjiwa kewirausahaan serta sadar dengan masalahlingkungannya, dan (3) menumbuhkembangkan usaha kecil
 
Panduan Pengelolaan Program Hibah DP2M Ditjen Dikti – Edisi VII
277menengah yang memiliki daya saing tinggi dari segi kualitasproduk/jasa, kinerja dan pemasaran.Kuliah Kerja Usaha dilaksanakan oleh suatu Tim Dosendibentuk LPM dalam suatu wilayah dengan lingkup dan tahapan: (1)pembekalan bagi mahasiswa KKU dalam rangka membangkitkanpotensi wirausaha, menyamakan persepsi sifat dan karakteristik UKMserta cara untuk meningkatkan usahanya, dan meningkatkan kesiapanmahasiswa untuk pendekatan sosial, dinamika kelompok danteknologi tepat guna dan tepat usaha, (2) pemutakhiran data awalmelalui identifikasi lokasi, masyarakat dan potensinya, (3)pelaksanaan KKU di UKM Mitra, (4) pemantauan dan pembimbinganoleh dosen pembimbing secara berkala, dan (5) evaluasi pelaksanaanKKU oleh tim pelaksana terutama untuk mengetahui potensi ekonomiproduk, nilai tambah produk dari sisi Ipteks, manfaat bagi mitra usaha,bagi peserta KKU, tim pelaksana/pembimbing dan nilai tambah bagiinstitusi pelaksana, dan (6) penyusunan business plan olehmahasiswa peserta KKU..Pelaksanaan KKU disebut berhasil apabila (1) pengusaha mitraKKU merasakan manfaat KKU, (2) terwujudnya perangkat/prosesproduksi, manajemen dan pemasaran yang telah disempurnakanpeserta KKU (3) hasil evaluasi kegiatan KKU dari mahasiswa, mitraKKU dan dosen pembimbing memperlihatkan manfaat yang besar baikdari segi pengalaman menerapkan Ipteks dalam peningkatan kualitasproduk mitra, tumbuhnya jiwa kewirausahaan peserta, maupunpeningkatan bisnis mitra KKU, dan (4) paling sedikit 40% dari mitraKKU mampu membuat proposal WUB atau proposal pengajuan kredityang dinilai layak dilaksanakan oleh pembimbing.Dana yang dialokasikan untuk KKU sebesar Rp. 30.000.000,-untuk 10–30 mahasiswa peserta, dengan peruntukan (1) honorarium(
maksimum 20% 
) untuk tim pelaksana, pembimbing KKU, dan pengajarpembekalan, (2) selebihnya untuk bahan habis pakai, biaya perjalananpembimbing peserta KKU, tim pemantau, dan dokumentasi serta biayapembuatan alat untuk menyempurnakan proses produksi danpemasaran.
 
Panduan Pengelolaan Program Hibah DP2M Ditjen Dikti – Edisi VII
278
2. Tata Cara Usul Program Kuliah Kerja Usahaa. Sampul Muka
Sampul muka proposal warna merah muda dengan ukuran kertas A-4,secara berurutan memuat (1) tulisan “Usul Program PengembanganBudaya Kewirausahaan di Perguruan Tinggi”, (2) Logo Perguruan Tinggi,(3) Kegiatan Kuliah Kerja Usaha dan Judul, (4) Nama-nama Pengusuldengan gelar akademik dan NIP, (5) Nama LPM Perguruan Tinggi danPerguruan Tinggi, dan (6) Tahun, seperti contoh berikut:
Usul Program
PENGEMBANGAN BUDAYA KEWIRAUSAHAANDI PERGURUAN TINGGI
 
 
Logo
 
Perguruan Tinggi
 
KegiatanKuliah Kerja Usaha
 
Judul
 
Oleh:1. Nama dan NIP Pengusul (Ketua)2. Nama dan NIP Pengusul (Anggota)3. Nama dan NIP Pengusul (Anggota)LEMBAGA PENGABDIAN KEPADA MASYARAKATPERGURUAN TINGGITahun

Activity (5)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 thousand reads
1 hundred reads
Najmi Hayati liked this
Icha Mus liked this
Sumarni Nini liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->