Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
19Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Proposal Untuk Ormas

Proposal Untuk Ormas

Ratings: (0)|Views: 1,874 |Likes:
Published by alfateta3

More info:

Published by: alfateta3 on May 25, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/06/2013

pdf

text

original

 
1.RINGKASAN
Seperti juga pers (dengan penerbitan media massa tanpa SIUPP),Organisasi masyarakat baik yang berafiliasi dengan pemerintahmaupun tidak, LSM, Partai Politik, dll berkembang pesat setelahreformasi. Hal ini karena kebebasan berserikat dan menyatakanpendapat mendapat tempat di alam demokrasi Indonesia saat ini.Masyarakat semakin kritis menghadapi fenomena yang terjadidalam pemerintahan ataupun di luar pemerintahan.Kebebasan tersebut menurut penilaian masyasarakat hampirtidak bisa terkendali. Pers yang dulu dibatasi oleh kode etik jurnalistik, kini dengan bebas menyampaikan pemberitaan. LSMatau organisasi masyarakat dengan mudah dibentuk hanyadengan beberapa orang dan kemudian bebas melakukandemonstrasi. Sementara itu ormas besar ditunggangi untukkeperluan Partai Politik. Anggota legislatif berusaha tampil kritiskarena media menyiarkan kevokalan mereka secara langsung.Dengan kondisi semacam itu nilai-nilai Pancasila yang dulumenjadi sendi negara terlupakan. Negara seperti tak lagi punyaideologi. P4 yang dulu dianggap sebagai pedoman perilaku wargaNegara tak lagi dihargai atau dijadikan pedoman hidup.Demokrasi Indonesia langsung meningkat menjadi liberal tanpamelewati demokrasi yang bertanggung jawab.Sikap kritis lembaga politik, masyarakat, pers telah juga membuatmasyarakat ikut-ikutan. Dengan pengetahuan yang sangatterbatas sangat mudah dipropokasi untuk mengikuti demonstrasidan mudah disulut untuk melakukan tindakan anarkhis jikaaspirasi mereka tidak terpenuhi atau aparat menghalang-halangitujuan mereka.Kebebasan berserikat dan berkumpul, menyatakan pendapatlisan dan tulisan telah membuat bangsa Indonesia masuk dalamera krisis. Era krisis terjadi karena berpikir dan bertindak negatif dikedepankan. Masyarakat mendapat pendidikan pedoman hidup
 
P   a  g e
yang salah dari pers, para pemimpin ormas dan orsospol yangmengedepankan cara berpikir dan bertindak negatif.Moto media massa adalah bad news is good news, berlombamengedepankan berita negatif demi mengejar tiras atau rating.Masyarakat tidak menyadari bahwa 90% informasi adalahnegative. Pikiran negatif diserap otak manusia tanpa bisadipertimbangkan baik buruknya. Pada akhirnya sifat, tingkah lakubahkan nasib manusia dipengaruhi oleh informasi negatif. Pikiranmanusia ibarat lahan, informasi ibarat bibit, dan kita adalahpetani. Informasi apa yang kita tanam itulah yang terjadi.Apa yang tengah terjadi di masyarakat kita… tidak adanya lagipenghormatan pada lambang-lambang negara, pada ideologinegara, pada pejabat pemerintah, pada hukum, anak-anak tidaktakut dan tidak hormat pada orang tua dan para pada gurumereka…. Sikap emosional dikembangkan, anarkhis dipakaisebagai jalan keluar bila kehendak kelompoknya tidak terjadi.Peristiwa Mbah Priok merupakan bukti di mana masyarakatmengedepankan sikap emosional dan anarkhis. Yang sangatironis tindakan anarkhis itu dilakukan oleh sebuah majlis zikiryang seharusnya bersikap tenang dan mengharamkan perusakan,apalagi perusakan milik Negara, milik bangsa sendiri yangdigunakan untuk masyarakat luas.Mengapa terjadi? Efek media massa tak dapat dilepaskan dari halini. 80% acara televisi sangat berbahaya bagi masyarakat dangenerasi muda. Masyarakat tidak menyadari cara kerja dan sifatpikiran yang menganggap apa pun yang kita lihat dan dengarkanadalah kebenaran, sekalipun itu negatif. Pelatihan ALFATETA diseluruh Indonesia berusaha menjelaskan bahwa otak manusiasangat luar biasa. Sangat sayang jika digunakan untuk melihatdan mendengar yang negatif, karena hal itu merupakan sumberkegagalan manusia dalam hidup. Media massa memiliki efek tularyang sangat luar biasa. Kasus seperti mutilasi, bunuh diri,perkosaan, penculikan, korupsi, KDRT, anarkhis akan dengan
 
P   a  g e
 3 
mudah menulari masyarakat yang lain ketika mediamenayangkannya di televisi.Mencegah pemberitaan media massa adalah tidak mungkin,tetapi membekali cara agar masyarakat tidak terpengaruh beritanegatif adalah sangat mungkin, dan inilah yang harus dilakukan.ALFATETA menciptakan pelatihan untuk menangkis efek informasinegatif agar manusia bisa menghindarinya dan bisa meraihsukses. Salah satu cara adalah motivasi. Motivasi yangdiselenggarakan oleh ALFATETA adalah unik. Kamimemperkenalkan pelatihan motivasi dengan memulaimemperkenalkan betapa luar biasanya otak manusia. Diamerupakan penyebab kegagalan terbesar manusia, tapi dia jugamerupakan penyebab kesuksesan terbesar manusia. Sepertidikatakan oleh Sir William Hamilton, “Tidak ada yang agung didunia, kecuali manusia. Tidak ada yang agung dalam diri manusiakecuali pikirannya.” Bahkan Al Quran pun mengatakan bahwamanusia diciptakan sebagai mahkluk yang sebaik-baiknya. Tuhanpun dalam Al Quran mengatakan berkali-kali dalam ayatnya“itulah tanda-tanda kekuasaan Ku bagi orang-orang yangberpikir.” Dan “Orang yang memiliki ilmu dinaikkan derajatnyasatu tingkat dari orang-orang yang tak berilmu”.Pendidikan mengenai kehebatan otak manusia dan caramenggunakannya adalah hal utama yang diangkat dalampelatihan ALFATETA. Manusia memiliki 1 milyar neuron dalamotaknya. 1 neuron setara dengan 1 komputer tercanggih.Masyarakat maju menggunakan otaknya semaksimal mungkinuntuk berpikir positif dan berpikir besar, itu sebabnya sekalipundemokrasi Barat liberal mereka dapat menjadi orang yang maju.Sedangkan di Indonesia mentalitas bangsanya belum siap untukmenghadapi era demokrasi. Manusia Indonesia belum menyadarikehebatan dan cara kerja otaknya, sehingga dengan mudahdiombang-ambingkan oleh informasi negatif yang membuatemosi dan anarkhis dikedepankan.

Activity (19)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 thousand reads
1 hundred reads
Curkarno Putra liked this
andri_yana_4 liked this
Faried Bageur liked this
Rendy Kay liked this
Rahmy Radillah liked this
Supremen Jaya II liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->