Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
7Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Penelitian Korelasional

Penelitian Korelasional

Ratings: (0)|Views: 2,004|Likes:
Published by itrisc

More info:

Published by: itrisc on May 25, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/12/2013

pdf

text

original

 
20 03 2010
Penelitian korelasi dalam bidang pendidikan,sosial maupun ekonomi banyak dilakukanoleh peneliti.Penelitian korelasional merupakan penelitian yang paling banyak digunakandan telah memberikan sumbangan yang sangat berarti bagi perkembangan pengetahuan di bidang pendidikan (Cornell dalam Hadjar, 1999:277). Dalam penelitian jenis ini, peneliti berusaha menghubungkan suatu variabel dengan variabel yang lain untuk memahamisuatu fenomena dengan cara menentukan tingkat atau derajat hubungan di antaravariabel-variabel tersebut. Tingkat hubungan tersebut ditunjukkan oleh nilai koefisienkorelasi yang berfungsi sebagai alat untuk membandingkan variabilitas hasil pengukuranterhadap variabel-variabel tersebut. Pengetahuan tentang tingkat hubungan tersebutdiharapkan dapat menambah pemahaman tentang faktor-faktor dalam karakteristik yangkompleks dari suatu fenomena seperti prestasi belajar.
Pengertian Penelitian Korelasional
Penelitian korelasi adalah suatu penelitian yang melibatkan tindakan pengumpulan dataguna menentukan, apakah ada hubungan dan tingkat hubungan antara dua variabel ataulebih. Adanya hubungan dan tingkat variabel ini penting, karena dengan mengetahuitingkat hubungan yang ada, peneliti akan dapat mengembangkannya sesuai dengan tujuan penelitian.Menurut Gay dalam Sukardi (2008:166) menyatakan bahwa; penelitian korelasimerupakan salah satu bagian penelitian ex-postfacto karena biasanya peneliti tidak memanipulasi keadaan variabel yang ada dan langsung mencari keberadaan hubungandan tingkat hubungan variabel yang direfleksikan dalam koefisien korelasi. Walaupundemikian ada peneliti lain seperti di antaranya Nazir dalam Sukardi (2008:166);mengelompokkan penelitian korelasi ke dalam penelitian deskripsi, karena penelitiantersebut juga berusaha menggambarkan kondisi yang sudah terjadi. Dalam penelitian ini, peneliti berusaha menggambarkan kondisi sekarang dalam konteks kuantitatif yangdirefleksikan dalam variabel.Penelitian korelasi mempunyai tiga karakteristik penting untuk para peneliti yang hendak menggunakannya. Tiga karakteristik tersebut, adalah:1.Penelitian korelasi tepat jika variabel kompleks dan peneliti tidak mungkinmelakukan manipulasi dan mengontrol variabel seperti dalam penelitianeksperimen.2.Memungkinkan variabel diukur secara intensif dalam setting (lingkungan) nyata.3.Memungkinkan peneliti mendapatkan derajat asosiasi yang signifikan.
Tujuan Penelitian Korelasional
 
Tujuan penelitian korelasional menurut Suryabrata (1994:24) adalah untuk mendeteksisejauh mana variasi-variasi pada suatu faktor berkaitan dengan variasi-variasi pada satuatau lebih faktor lain berdasarkan pada koefisien korelasi. Sedangkan menurut Gay dalamEmzir (2007:38); Tujuan penelitian korelasional adalah untuk menentukan hubunganantara variabel, atau untuk menggunakan hubungan tersebut untuk membuat prediksi.Studi hubungan biasanya menyelidiki sejumlah variabel yang dipercaya berhubungandengan suatu variabel mayor, seperti hasil belajar variabel yang ternyata tidamempunyai hubungan yang tinggi dieliminasi dari perhatian selanjutnya.
Ciri-ciri
 
Penelitian Korelasional
1.Penelitian macam ini cocok dilakukan bila variabel-variabel yang diteliti rumitdan/atau tak dapat diteliti dengan metode eksperimental atau tak dapatdimanipulasi.2.Studi macam ini memungkinkan pengukuran beberapa variabel dan salinghubungannya secara serentak dalam keadaan realistiknya.3.Output dari penelitian ini adalah taraf atau tinggi-rendahnya saling hubungan dan bukan ada atau tidak adanya saling hubungan tersebut.4.Dapat digunakan untuk meramalkan variabel tertentu berdasarkan variabel bebas.1.Penelitian korelasional, mengandung kelemahan-kelemahan, antara lain:Hasilnya cuma mengidentifikasi apa sejalan dengan apa, tidak mestimenunjukkan saling hubungan yang bersifat kausal; Jika dibandingkandengan penelitian eksperimental, penelitian korelasional itu kurang tertib-ketat, karena kurang melakukan kontrol terhadap variabel-variabel bebas;Pola saling hubungan itu sering tak menentu dan kabur; ering merangsang penggunaannya sebagai semacam
 short-gun approach
, yaitu memasukkan berbagai data tanpa pilih-pilih dan menggunakan setiap interpretasi yang berguna atau bermakna.5.Penelitian korelasional juga mengandung kelebihan-kelebihan, antara lain:kemampuannya untuk menyelidiki hubungan antara beberapa variabel secara bersama-sama (simultan); dan Penelitian korelasional juga dapat memberikaninformasi tentang derajat (kekuatan) hubungan antara variabel-variabel yangditeliti.
Langkah-Langkah Pokok 
• Definisikan masalah• Lakukan telaah pustaka• Rancang cara pendekatannya• Kumpulkan data• Analisis data dan buat interpretasinya
 
• Susun laporan
Macam Penelitian Korelasional
 Penelitian Hubungan
Penelitian hubungan, relasional, atau korelasi sederhana (seringkali hanya disebutkorelasi saja) digunakan untuk menyelidiki hubungan antara hasil pengukuran terhadapdua variabel yang berbeda dalam waktu yang bersamaan. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan tingkat atau derajat hubungan antara sepasang variabel (bivariat).Lebih lanjut, penelitian jenis ini seringkali menjadi bagian dari penelitian lain, yangdilakukan sebgai awal untuk proses penelitian lain yang kompleks. Misalnya, dalam penelitian korelasi multivariat yang meneliti hubungan beberapa variabel secara simultan pada umumnya selalu diawali dengan penelitian hbungan sederhana untuk melihat bagaimana masing-masing variabel tersebut berhubungan satu sama lain secara berpasangan.Dalam penelitian korelasi sederhana ini hubungan antar variabel tersebut ditunjukkanoleh nilai koefisien korelasi, suatu alat statistik yang digunakan untuk membantu penelitidalam memahami tingkat hubungan tersebut. Nilai koefisien tersebut, bervariasi dari-1,00 sampai +1,00 diperoleh dengan menggunakan teknik statistik tertentu sesuai dengankarakter dari data masing-masing variabel.Pada dasarnya, desain penelitian hubungan ini cukup sederhana, yakni hanya denganmengumpulkan skor dua variabel dari kelompok subjek yang sama dan kemudianmenghitung koefisien korelasinya. Oleh karena itu, dalam melakukan penelitian ini, pertama-tama peneliti menentukan sepasang variabel yang akan diselidiki tingkathubungannya. Pemilihan kedua variabel tersebut harus didasarkan pada teori, asumsi,hasil penelitian yang mendahului, atau pengalaman bahwa keduanya sangat mungkin berhubungan.
 Penelitian Prediktif 
Dalam pelaksanaan di bidang pendidikan, banyak situasi yang menghendakidilakukannya prediksi atau peramalan. Pada awal tahun ajaran baru, misalnya, setiapsekolah karena keterbatasan fasilitas, seringkali harus menyeleksi para pendaftar yangakan diterima menjadi calon siswa baru.Penelitian korelasi jenis ini memfokuskan pada pengukuran terhadap satu variabel ataulebih yang dapat dipakai untuk memprediksi atau meramal kejadian di masa yang akandatang atau variabel lain (Borg & Gall dalam Hadjar; 1999:285). Penelitian inisebagaimana penelitian relasional, melibatkan penghitungan korelasi antara suatu polatingkah laku yang kompleks, yakni variabel yang menjadi sasaran prediksi atau yangdiramalkan kejadiannya (disebut kriteria), dan variabel lain yang diperkirakan berhubungan dengan kriteria, yakni variabel yang dipakai untuk memprediksi (disebut

Activity (7)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Gugun Gumilang liked this
Fisrai Fisikon liked this
Matius BiuSarra liked this
Noer Laelati liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->