Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
6Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Edisi 212

Edisi 212

Ratings: (0)|Views: 665 |Likes:
Published by akang_sia4065

More info:

Published by: akang_sia4065 on May 25, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/15/2013

pdf

text

original

 
Edisi 212 Tahun X, 25 Mei - 3 Juni 2010Harga Rp. 3.500,- (Luar Jawa + Ongkos Kirim)
e-mail : mediarakyat_new@yahoo.com
Contact Person : 0812 9936 977
SURATKABARUMUM
Press Release
Hal. 4
Hal. 8
Hal. 9
Penghapusan PMPTKPercepat Sertifikasi Guru
Pembawa Suara Pembangunan Bangsa 
klik website :
www.mediarakyatonline.com
aca Juga 
Jaksa
 Agung Hen-darman Supandjidinilai memberikantoleransi padapraktik mafia hukumdi lingkunganKejaksaan
(Hal 6)
 intas aera D 
L
Pintu Gerbang Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali
KB Didinilai GagalJika Penduduk Lebih 235 Juta
Sri Sultan HB X
Anas TerpilihAndi Tersisih di Putaran 1
Johan Budi
ButuhDanaRp.2,5Milyar
Karir MenannjakGaji Agus Justru Merosot
Jaksa Agung DinilaiBeri Toleransi Mafia Hukum
Lampu Jalan Macet,Pemda Tutup Mata
RehabilitasiGedungMTsNKotaBanjarTelanBiayaRp1Milyar
Gedung MTsN Kota Banjar yang sedang direhabilitasi
PilihSatuPimpinanKP
Lingga(MR)
SetelahkampanyeterbukayangpertamadiDesaSungaiBuluh kurang didukung cuaca karena keadaan hujan yang begitu deras, akibatnya banyak simpatisan dari pendukung“Saudaratidak bisa menghadiri pasca kampanyeterbukanyayangpertama. NamundikampanyenyayangkeII(20/05)dikecamatanSingkep Kota, pasangan H Daria, Abuhasim mendapatgelarmenangdikandangMacan,karena
Surabaya,(MR)
DanaAnggaran sebesar Rp54 Miliyar untuk pembang-unan Proyek lanjutan tahap II peningkatan jalan raya Gersik yang berlokasi di Surabayadiduga kualitas pekerjaannyadiragukan oleh publik, hinggasaat ini masih terlihat kumuh, banjir, air tergenang pada bahu jalan raya apalagi pada musim
MuaraDua(MR)
Terkuaknya penyimpangan anggaran yang dilakukanoleh oknum-oknum pejabat dilingkungan Dinas Pendi-dikan Kabupeten OKU Selatan yang membuat ketetapkandengan ketentuan-ketentuan yang dianggap merugikan parasekolah-sekolah,sehinggamenuaitudingan-tudinganyang tak sedap dari kalangan masyarakat, sementara dari pihak diknas sendiri mengelak dan menuding bahwasannyapenyimpangandan
Natuna(MR)
Kepala desa dan para nelayan di Desa Telok LabohKecamatanPulauTigamintaperhatianPemerintahkabupatenNatuna untuk pembangunan daerahnya, pasalnya, Paranelayan di Desa yang baru dimekarkan pada tahun 2008 yanglalu,hinggasaatinibelumpernahmerasakanbantuanapapundariDinasPerikanandanKelautan(DKP)KabupatenNatuna.Kepala Desa Telok Laboh “Nurdin” saat dikonfirmasiwartawan Media Rakyat senin (10/05) mengatakan, “Bantuandari DKP belum pernah sampai ke Desa Teluk laboh, pernahdiusulkan bantuan pompong untuk nelayan, namun hinggasekaranginibelumadatanggapandariterkait.Nurdin mengatakan, Desa Teloh Laboh Kecamatan PulauTigadimekarkanpadatahun2008yanglalu,denganusiayangmasih dini perlu pembenahan yang begitu banyak, hampir 75% pekerjaan masyarakatnya adalah nelayan Tradisionalsampaisekarangbelumadapeluanguntukpembangunanfisikmaupun non fisik, sementara ini hanya mengharapkanbantuanekonomidariAPBDkabupatenNatuna.Kurangnya lapangan pekerjaan di Desa Teloh Laboh,masyarakat pernah merencanakan membangun pebriksendiri sekaligus antisipasi masyarakat pesisir Desa TelokLaboh bisabekerjaselaindaripadaitubisa
Anambas(MR)
Untung tak dapat di raih,malang tak dapat di tolak, begitulah musibah yang dialami kapal patroli keamanan
Bandung(MR)
Meski menimbulkan kemacetan lalu lintasdibeberapa ruas jalan, Wali Kota Bandung, H DadaRosada memenuhi janji keinginan warga KotaBandung, mengarak keliling Kota Piala Juara UmumMTQ Jabar 2010 yang berhasil dipertahankanKafillah Kota Bandung. Bersamaan itu pula, turutdiarak Piala Gelar Juara Sepakbola Liga Super Indonesia (LSI U-21) 2010 yang diraih Persib U-21.
 AnambasBerkabung
PatkamlaTerbakar,IstriBupatiHilang
 AparatHukumDimintaTurunTanganPeriksaProyekSenilaiRp54.274Milyar
RH. Batubara : Tidak Ada Yang Kebal di Mata Hukum
 penghujan saat ini, karenatidak dilanjutkan ataupun di pelihara oleh pihak PT.CitraGading Asritama sebagai pemenangtenderproyektahunlalu tersebut dan seakan-akandibiarkan begitu saja oleh pihak penanggung jawab proyek padahal penyerahansementara proyek PHO(Provosional Hand Over) padaakhir tahun 2009 lalu sudahdilakukan oleh pihak peme-rintah (pengguna jasa), yangdiduga pada serah terima saatitu seakan-akan dipaksakan,meskipun pekerjaannya masih banyak yang belum selesainamun tetap saja diadakanserah terima oleh dinas (peme-rintah) dalam hal ini SNVTPreservasi dan PembangunanJalan dan Jembatan Metro- politan Surabaya (Penggu-naJasa).Ketua Koorwil LSMGerhana Jawa Timur, RH.Batubara mengatakan, “pi-hak kami sudah melayang-kan surat konfirmasi danklarifikasi kepada pihadinas dan pihak PT. CGAnamun hingga saat ini belum ada tanggapan.” tutur BatuBara.Dalam waktu dekat ini pihak kami akan melaporkansecara resmi ke aparat hukumterkait tentang kejanggalan proyek pembangunan jalanyang menghabiskan anggaran45 miliyar tersebut, tidak adayang kebal di mata hukum, itukan uang masyarakat dari hasil pajak yang kita bayar dan di pungut serta di kelola oleh pihak pemerintah untuk  pembangunan negeri ini,terang RH. Batubara ketika dikonfirmasi wartawan dikantornya.Menurut pantauan koraninidilapangan,
Jadi Juara MTQ Jabar dan Juara LSI,Pemkot BandungAdakan PawaiAkbar 
“Ini keinginan masyarakat sekaligus ungkapankegembiraan, juga apresiasi pada mereka yang berprestasi”, ujar Dada yang larut dalam kegiatan bersama Wakil Wali Kota Bandung, Ayi Vivananda,saat melepas rombongan di Taman MonumenBandungLautanApi(BLA)Tegallega,Jumat(21/05).Asisten Perekonomian dan Pembangunan KotaBandung, H Ubad Bactiar melaporkan, sedikitnyaseribulebihkendaraanmotordanmobillaut (Patkamla) Tambelanmilik Lanal Tarempa yangmengangkut 22 orang rom- bongan istri Pj.Bupati Anam- bas Yusrizal, terbakar dantenggelam, Kamis lalu. Seba-nyak 19 orang selamat dan 3lainnya, termasuk istri Pj.Bupati Anambas, MaulyYulianti,dinyatakanhilang.Musibah ini berawal darirencana ibu penggerak PKK Anambas yang akan melaku-kan kunjungan ke KecamatanJemaja, Anambas, Kamis(20/05/2010). Selain anggota penggerak PKK, empat ang-gotaLanalTarempa(tigaorangdiantaranya nakhoda danABK), dan beberapa pegawaiPemkab Anambas ikut dalamrombonganini.Rombongan berangkat dari pelabuhan Pemkab AnambasdiTarempasekitarpukul08.40WIB. Setelah menempuh perjalanansekitar50menit
salah satu korban yang berhasil diselamatkan mengalamiluka bakar yang cukup parah
Pasangan “Saudara”
Sukses Kampanye Ke II
Hasil Tangkapan Melimpah
Tidak Bisa Dijual 
PenyimpanganDAKTerkuak,
PejabatDisdikSebutUnsurPolitik 
Marpai :Adanya Unsur Politik Dari BobroknyaPerealisasian DAK OKUS
Mama Laurent mengatakan bahwa dia tidak mampu lagimeramal setelah tahun 2012, penglihatan tertutup tabir hitamkelam gelap nan kotor.Tapi Mama Laurent mengatakan bahwa akan ada peramalyang bisa membersihkan tabir hitam & kotor itu, siapakahdia?Dia adalah Mama Lemon, cairan pembersih yang ampuhmenghilangkan noda-noda di piring, gelas, panci yanggosong!!
Tabir Hitam Mama Laurent 
baca hal
11
baca hal
 
11
baca hal
11
baca hal
11
baca hal
11
baca hal
11
baca hal
11
baca hal
11
Bandung(MR)
Anas Urbaningrum meme-nangkan pemilihan ketuaumum Partai Demokrat dalamKongres II PartaiDemokrat,diBandung, Jawa Barat, Ahad(23/5) malam. Ia meraih 280suara, sedangkan lawannya,MarzukiAlie,hanya248suara.Tiga suara dinyatakan tidasah. Di awal penghitungan,Marzuki sempat memimpin.Ketika memasuki 200-an sua-ra,Anasmenyalip.Di putaran pertama, Anasmeraih 236 suara dan MarzukiAlie meraup 209 suara.Sedangkan
Jakarta,(MR)>>Mohammad
Panitia Seleksi (Pansel) Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)mulai bekerja. Meski hanya memilih satu orang pimpinan, dana Panselmencapai miliaran. "Ya itu kurang lebih Rp 2,5 miliar. Itu nanti masih akandikaji di Kementerian Keuangan," kata Patrialis di Kementerian Hukum danHAM,Kamis.SalinananggaranPansel,tambahdia,akandibagikankewartawan,agar diamati jika ada yang tak wajar. "Itu yang paling mahal dana untuk pasangiklan, pengumuman harus tiga kali, sekali pasang iklan saja Rp 300 juta," jelasdia. Anggaran,tambahdia,akandialokasikanuntukpengumumandanopera-sional panitia, termasuk transportasi, honor, dan pengadaan alat tulis.Sebelumnya,AnggotaPansel,ErryRiyanaHardjapamekas,berharappanitiatidak hanya mencari satu pimpinan. Demi efektifitas dan efisiensi, lang-sungmemilihlimapimpinansekaligus.Sebab,jabatanpimpinanKPKyangsaatinimenjabathanyatersisasekitarsatutahunlagi.Pansel ini dibentuk sebagai tindak lanjut atas ditolaknya Perpu PimpinanKPK oleh DPR sekaligus mengakhiri Tumpak Hatorangan PanggabeansebagaiPelaksanaTugasKetuaKPK.PanselKPKinidiketuaiPatrialisAkbar.Pansel beranggotakan Irjen Pol MH Ritonga, Soeharto, Achmad Ubbe, Ahmad Syafi'i Maarif, Todung Mulya Lubis, Rhenald Kasali, Basrief Arief, AkhiarSalmi,ErryRiyanaHardjapamekas,MuhammadFajrulFalak,Ichlasul Amal,danHariyadiBSukamdani.Sebelumnya, Patrialis menjelaskan, bahwa pansel akan bekerja selamaenam bulan. Menteri Hukum dan HAM itu pun berjanji pemerintah tidak akanintervensipenunjukancalonpimpinanKPK.
Presiden
SusiloBambang Yudhoyonotelah mengumumkanbahwa Direktur UtamaPT Bank Mandiri Tbk, Agus Martowardojomenggantikan
(Hal 2)
 
2
Berita Utama
Edisi 212 TEdisi 212 TEdisi 212 TEdisi 212 TEdisi 212 Tahun Xahun Xahun Xahun Xahun X25 Mei - 3 Juni 201025 Mei - 3 Juni 201025 Mei - 3 Juni 201025 Mei - 3 Juni 201025 Mei - 3 Juni 2010
Yang tidak tercantum di BOX Redaksional bukan wartawan kami. Dalam melaksanakan tugas jurnalistik wartawan kami dilengkapi dengan
Tanda Pengenal
dan
Surat Tugas Peliputan
dari Redaksi yang
masih berlaku
. Dan saat bertugas wartawan kami selalu membawa Surat Kabar Media Rakyat Edisi terbaru.
Pemimpin Umum : 
Hisar MT Sagala,
Penasehat : 
KH. DR. TG. Abd. Rahman Anwar SH. MA, Bambang Nugroho. ST, Aleh Heryanto.ST, Drs. Insanul Kamil, Syamsurizon.SH. MSi, Drs. Ir. H. Didin Sahidin, NJ. MSP, Ir.H.Agus Irianto MM, Drs. H. Ilyas Sabli,
Konsultasi Hukum : 
Susanto. SH,
Pemimpin Redaksi / Penanggung Jawab : 
HisarMT Sagala,
Dewan Redaksi : 
Hisar MT Sagala,Drs.H. Asep Achmad Djaelani, MM, Iwan Saputra, SE, M.Si, Drs. H. Yono Kusyono,
Redaktur : 
Irwan Hamid,
Litbang : 
Herman Sugianto,
Manager Iklan : 
Rudi Harris,
Manager Distribusi
Herdi,
Layout / Design : 
Ahmad Y, St,
Fhoto Grafer : 
Hamin,
Staf Redaksi : 
Jenri. S, Rusman, Rudi,Besti, Chandra
PERWAKILAN/ BIRO :
Jakarta Pusat : 
Ediatmo (Kepala), Nokipa,
Jakarta Utara : 
Eka Lesmana (Kepala), Sarif, Yanto Sitanggang,
Jakarta Timur : 
Sukron (Kepala), Wisnu,
Jakarta Barat : 
Mohammad(Kepala), Nugraha, Tedy Sutisna,
Jakarta Selatan : 
Hengki (Kepala), Yusandi, Sahrial Nova,
Karawang : 
K. Komarudin, HM. Suryana, Warsian, E. Supriatna,
Bogor, Depok : 
Ali,Ruslan,
Bekasi Kota : 
Yosef Rangkuti (Kepala), S. Wahyudi,
Kab. Bekasi : 
A. Natawi Jaya, Marulloh, H. Andang Hamdani,
Purwakarta : 
Sapan Supriatna,
Biro Subang : 
UkatSukatma (Kepala), Sujana, Agus Sunoto, Dulkarim,
Bandung Kota : 
Dodi Sulaeman (Kepala), Tuty Suhartati,
Bandung Barat : 
Dayanto, Darfi,
Kabupaten Bandung : 
Maman,
Sumedang/ Majalengka : 
Edi Moelyana (kepala), Ani Suhartini,Wawan Setiawan, Budi,Ratim, Ruhiyat, Agus Atang, Darmansyah,
Indramayu : 
Abdullah (Kepala), Maskin,Mukromin,
Cirebon : 
Masduri,
Kuningan : 
Dian,
Biro Garut : 
Undang Suryana (Kepala), Ali Hasan, Usep Jaelani,
Kab. dan Kota Sukabumi : 
Handi, Lamhot,
Biro Cianjur : 
Ruslan AG, Kuswandi, H. Apipudin, Adlan Taftajani,
Biro Kabupaten Tasik/ Kota Tasik : 
Zamzam Hermansyah (Kepala), H. Ade Dimyati, Barkah Sudrajat, Iin Kartiwan, Widayanti,Yuyu Wahyudin,
Ciamis : 
Heri Herdiana (Kepala),
Banjar : 
Ahmad Setia (Kepala),
Tangerang : 
Halim Untar (Kepala), Herman,
Lebak/ Pandeglang : 
Belfri (Kepala), Herianto,
Serang : 
Sukendar (Kepala), Nani,
Lampung : Kab. Tanggamus & Pringsewu: 
Dahlan (Kab. Biro), Jainuddin,
Perwakilan Sumatera Selatan : 
Alex Effendi, (Kepala),
Kota Palembang,
Adiyanto, (Kepala),
Kota Prabumulih / kab. Muara Enim : 
Alex Effendi (Kepala), Indra Apriansyah (Kepala), Wendi Karno, H.M. Taher SN, Teti Pega,
Biro Batu Raja / OKU : 
Sahmi, (Kepala),
Biro Oku Selatan : 
Swardi, (Kepala)
,
Yudi Novi,
Oku Timur : 
Rustam Efendi (Kepala),
Ogan Ilir : 
Marleni (Kepala), Astute,
Tulang Bawang : 
Sumarta (Kepala), Nani,
Kota Metro : 
Tohir (Kepala), Maman Irawan,
Pekanbaru : 
Paizal (Kepala),Nurdin,
Padang : 
Marqian,
Bengkulu : 
Aman Sipahutar,
Biro Mukomuko 
:
Hilman Daud,
Bengkulu Utara : 
Syaiful Bahkri S,
Jambi : 
Hendar,
Dumai : 
Suparta (Kepala), Parjio,
Tanjung Pinang : 
Winarto, Jerlin P,
Biro Batam : 
Ganda S.Prawira (Kepala,Herwin Saputra, Dodi Togatorop, A. Stansa Tuah,
Biro Tanjung Balai Karimun : 
Jerlin P (Kepala),
Kab. Lingga : 
Heri Susanto, Nurjaly, Hendrano,
Biro Natuna : 
HermanSugianto (Kepala), Didik Harjanto, M. Amin,
Kab. Anambas : 
S. Edwar. S, (Kepala),
Rokan Hilir : 
M. Erickson. S.Pd (Kepala), Rasmali SH, Syahdan,
Purwokerto : 
Hanapiah(Kepala), Kuswandi,
Batang : 
Rika Ida (Kepala), Hapid,
Kota Semarang: 
Irman Idrus (Kepala), Warsoma,
Cilacap : 
Murtaqin,
Pekalongan : 
Hetty(Kepala) Narwan,
Purbalingga 
Hermanda,
Yogyakarta : 
Suratno,
Klaten : 
Sutrisno, Tarmo,
Jawa Timur
RH. Batubara (Kepala), Adesva HT, Lambok Ferdinando, Hertanto, V. Julius Tarigan,
Sidoarjo : 
......,
Malang : 
.....,
Probolinggo : 
......,
Kupang : 
Moses Mone Kaka (Kepala)
,
Klaudius Edy Burga,
Kalimantan Barat : 
Ranto Leonardo,
Kalimantan Selatan / Tengah : 
GatnerEka Tarung, SE (Kepala),
Banjar Masin : 
Mulia,
Banjar Baru : 
Asrian Talatika,
Pulang Pisau : 
Yabi. K,
Samarinda : 
Kipan Suerta, Delimah,
Belu & TTu
Heribertus Kolo (Kepala),Lodowikus Umbu Lodongo, Robertus Seran, Agus TB. SH,
Flores Timur : 
Ferdinandus (Kepala), K. Lewoema,
Sorong : 
Dea (Kepala), Gonjali,
Kota Medan : 
Frendi Tua (Kepala),Herwan, Siti,
Tebing Tinggi : 
Hasni (Kepala), Herdan,
Langkat : 
Ojak Sianturi
(
Kepala), Waskito,
Deli Serdang : 
T. Manalu (Kepala), Belfri,
Pematang Siantar : 
Heru (Kepala),Sintan,
Simalungun : 
Togap Munthe (Kepala), Jentar Bangun,
Tarutung : 
Juang N,
Dairi : 
Karlen (Kepala), Benni Sitorus, Dadang Kusmandi,
Padang Sidempuan
Chairun(Kepala), Hotman, Ali,
Bali : 
Nyoman, Putu Artha.
Alamat RedaksiTata Usaha / Iklan / Sirkulasi
:Jl. Paledang RT 19/20 No. 4Kel. Karawang Kulon - Karawang 41311Telp. (0267) 8454238 Jawa Barat
E-mail
: mediarakyat_new@yahoo.com
PO. BOX 88 Karawang 41300Rekening
: Bank BRI Cab.KarawangNo. Rek : 0116-01-022016-50-9a/n: Hisar MT Sagala
Kantor Perwakilan Utama :
Jl. Bina Harapan No. 38-C,Telp. (021) 79192764Kel. Duren Tiga Pancoran - Jakarta Selatan
Penerbit
: Yayasan Media Rakyat Intermedia
Percetakan
:
PT. Wahana Semesta Intermedia 
Jakarta, (MR)
Presiden Susilo BambangYudhoyono telah mengumum-kan bahwa Direktur Utama PTBank Mandiri Tbk, Agus Marto-wardojo menggantikan posisiSri Mulyani Indrawati sebagaiMenteri Keuangan.Dengan penunjukan seba-gai Menteri, menurut MenteriBUMN, Mustafa Abubakar,maka secara otomatis Agusakan mengundurkan diri sebagaiDirektur Utama Bank Mandiri.Sejumlah kalangan meng-anggap posisi barunya ini meru-pakan kenaikan karir bankir se-nior tersebut. Namun, di sisilain, penghasilannya sebagaiseorang Menteri akan sangat jauh menurun ketimbanggajinya sebagai Dirut bank terbesar di Tanah Air tersebut.Apalagi, jajaran manajemenBank Mandiri baru saja menik-mati bonus besar Rp 83 miliar.Selama ini seorang menteri
Karier Menanjak,Gaji Agus Martowardojo Justru Merosot
Agus Martowardojo
hanya menerima gaji pokok Rp18 juta. Jika ditambah denganberbagai tunjangan yangdiperoleh, take home pay merekabisa Rp 50-60 juta per bulan. Itubelum termasuk dana operasi-onal menteri per bulan Rp 150 juta.Sedangkan, sebagai seo-rang Direktur Bank BUMN,Agus menikmati gaji yang jauhlebih besar. Pada 2009, setiapbulan, orang nomor satuMandiri ini mengantongi gajipokok Rp 166 juta. Itu belumtermasuk tunjangan dan bonus.Simak saja mengacu padalaporan keuangan tahunanBank Mandiri pada 2009, seba-nyak 11 anggota direksi mene-rima gaji Rp 27,6 miliar, tunja-ngan Rp 17,5 miliar, plus bonustahunan Rp 48 miliar. Total sela-ma setahun, mereka mempero-leh penghasilan Rp 93 miliar.Jika dibagi pro rata untuk 11anggota direksi, masing-masingakan memperoleh Rp 8,45 miliarper tahun. Dalam satu bulanrata-rata menerima lebih dari Rp700 juta. Artinya, sebagai DirutMandiri, gajinya rata-rata 4 - 5kali lipat dibandingkan menjabatMenkeu.Agus merupakan salah satucontoh dari sejumlah eksekutif di perusahaan swasta atauBUMN yang menduduki kursiMenteri. Contoh lainnya adalahMustafa Abubakar yang sebe-lumnya menjabat Dirut Bulogdan Soegiarto, mantan DirekturKeuangan Medco. Keduanyasama-sama menduduki kursiMenteri BUMN.Menurut seorang analismengungkapkan mendudukiposisi Menkeu adalah jabatanpolitis. Perannya lebih sebagaipengabdian kepada negara danpengaruh yang jauh lebih besar."Karena itu, penghasilan bukanlagi menjadi persoalan utama,"katanya.
>> EdiatmoJakarta (MR)
Kinerja tim independenyang diketuai Irjen Pol MathiusSalempang terkait penanganankasus mafia perpajakan yangmelibatkan Gayus HalomoanTambunan, masih perlu dikritisi.Salah satunya adalah tidak ter-sentuhnya oknum jaksa dalamkasus tersebut.Demikian dikemukakanSekretaris Satuan Tugas(Satgas) Pemberantasan MafiaHukum Denny Indrayana diKantor Tranparancy Inter-nasional Indonesia (TII) Jakarta,
Kinerja Tim Independen PolriDianggap Perlu Dikritisi
Kamis (20/5).Denny mengatakan, perkaradugaan korupsi yang diungkapmantan Kabareskrim PolriKomjen Pol Susno Duadji, seha-rusnya diserahkan kepadaKomisi Pemberantasan Korupsi(KPK)."Untuk kasus korupsinyake KPK. Tetapi untuk yang su-dah dilaksanakan, hasilnyaharus diapresiasi. Jadi tidak mengatakan hasilnya buruk.Dalam penanganan perkaralainnya sudah ada pencapaiandi bawah Mathius Salempangdibandingkan dengan perkarahukum lainnya," ujarnya.Namun Denny memperta-nyakan pihak kejaksaan yangdiindikasikan ikut terlibat hanyadiberikan sanksi administratif."Kalau di kepolisian yangdijadikan tersangka, tapi bagai-mana dengan kejaksaan. Kejak-saan belum ada tersangkanya.Padahal sulit membayangkan,kasus ini terjadi tanpa keter-libatan dalam unsur kejaksaan,"ujarnya menambahkan.Dalam kasus Gayus, timindependen yang dibentuk Polri, telah menetapkan sembi-lan tersangka. Namun tidak satupun dari pihak kejaksaan yangditetapkan sebagai tersangkadalam dugaan rekayasa perkarakorupsi Rp 28 miliar.Sementara itu, staf pengajarPerguruan Tinggi Ilmu Kepo-lisian (PTIK) Bambang WidodoUmar menuding bahwa Polrimelakukan kriminalisasi terha-dap Susno Duadji denganmencari-cari kesalahan."Kemungkinan mencari-carikesalahan Pak Susno ada. Itumungkin taktik politik kepoli-sian. Tapi kalau memang adabukti, sah-sah saja. Siapa punbisa dijerat," ujarnya.Menurut dia, untuk menepisanggapan itu Polri harus mela-kukan penyelidikan dugaantindak pidana yang dilakukanoleh sejumlah perwira tinggi
Deni Indrayana
Jakarta, (MR)
Kepala Pusat Pengamanan Internal Mabes Polri, BrigadirJenderal Budi Waseso, meminta Komisaris Jenderal SusnoDuadji tidak setengah hati membongkar kasus di institusiPolri. Budi meminta Susno membongkar semua kasus diMabes polri yang diketahui. "Ia jangan setengah-setengah,"kata Budi Waseso di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis(20/5).Budi mengatakan, Susno adalah kunci terbongkarnya jaringan mafia hukum di Kepolisian. Sehingga, Susno harusmau memberikan keterangannya di depan penyidik, baiksebagai saksi maupun tersangka. "Jangan tertutup," katadia. "Kalau tahu bongkar saja, Pak Susno ini kuncinya."Seperti diketahui, Susno mengawali terbongkarnya jaringan mafia hukum dalam penanganan perkarapenggelapan dan pencucian uang yang dilakukan olehpegawai Ditjen Pajak, Gayus Tambunan.Dalam kasus Gayus, sejumlah aparat, baik dari DitjenPajak, penyidik Kepolisian, Kejaksaan, dan hakim yangmenangani perkara itu terlibat dalam rekayasa kasus.Susno juga mengungkap adanya kasus mafia arwanaPT Salmah Arowana Lestari. Namun, Susno justru dijadikantersangka karena dituduh telah menerima suap sebesarRp 500 juta dari Haposan Hutagalung, yang juga mantanpengacara Gayus.
>> Wisnu
Polri : Susno, BongkarlahSemua Kasus
Polri. Salah satunya terkaitdugaan kepemilikan rekeningmencurigakan yang dilaporkanPusat Pelaporan Analisis Tran-saksi Keuangan (PPATK)."Jangan pilih kasih. Kalauada dugaan-dugaan, oknumpolisi lain ya diselidiki juga.Jangan hanya Susno yang jadisasaran," ujarnya.Sebelumnya PPATK me-nyatakan telah melaporkansejumlah temuan rekeningmencurigakan milik perwiratinggi Polri. Namun hingga saatini belum ada tindakan yangdilakukan oleh Polri menin-daklanjuti laporan itu.Sementara itu, BareskrimPolri terus mencari dugaanpidana yang dilakukan Susno.Salah satunya adalah dugaanpenyelewengan dana pengama-nan Pilkada Jawa Barat sebesarRp 13,5 miliar. Susno saat ituKapolda Jabar.Ketua Lembaga Perlindu-ngan Saksi dan Korban (LPSK)Abdul Harris Semendawaimengatakan bahwa pihaknyahingga belum menentukanapakah akan melindungi SusnoDuadji atau tidak. LPSK masihmengumpulkan data dan belummenggelar rapat paripurna
>>Tedy Sutisna
Banjarbaru (MR)
Harta kekayaan salah satucalon wali kota Banjarbaru,Provinsi Kalimantan Selatan,Rusdiansyah cukup mence-ngangkan KPU setempatkarena nilainya mencapaiRp200 miliar lebih.Ketua Komisi PemilihanUmum (KPU) Kota Banjarbaru,Fitriyadi, Senin mengatakan,harta kekayaan calon wali kotaitu sesuai laporan KomisiPemberantasan Korupsi(KPK) dalam surat bernomorB-1111/12/05/2010 yang dite-rima tanggal 14 Mei 2010.Dia mengungkapkan, ang-ka pasti kekayaan cawalitersebut Rp 200.795.950.000,-. “Harta kekayaan yang dimiliki
 Kekayaan Seorang Cawali Banjarbaru Capai Rp 200 Miliar
calon wali kota itu, terdiri dariharta tidak bergerak, hartabergerak, surat berharga, girodan setara kas lainnya sertapiutang. Total kekayaan adalahdata harta dikurangi hutang,”ujarnya.Menurut dia, berdasarkanpenilaian KPK, harta dengannilai terbesar calon wali kotanomor urut tiga itu, berupatanah seluas 20 ribu hektareyang berada di KabupatenTanah Laut Provinsi Kalseldengan nilai jual objek pajak(NJOP) sebesar Rp200 miliarlebih.“Informasi yang kamiterima, harta tidak bergerakberupa tanah seluas 20 ribuhektare itu merupakan tanahwarisan sejak tahun 1975 dansaat ini NJOP tanahnya men-capai Rp200 miliar lebih,”katanya.Dikatakan, laporan hartakekayaan calon wali kota danwakil wali kota Banjarbarumerupakan hasil verifikasiKPK periode Maret-April 2010,terhitung sejak pasangancalon menyerahkan daftarkekayaan sebagai salah satusyarat maju mencalonkan diridalam pilkada Banjarbaruperiode 2010-2015.Ketika dikonfirmasi, Rusdi-ansyah membenarkan lapo-ran harta kekayaan yangdimilikinya sesuai hasil verifi-kasi KPK yang jumlah totalnyamencapai Rp200 miliar. “Hartakekayaan berupa tanah ituadalah warisan orang tua sayadan sesuai NJOP yang berlakusaat ini sebesar Rp1.000permeter dikalikan luas tanah20 ribu hektar, maka totalnyamencapai Rp200 miliar,”katanya.Dikatakannya, kondisitanah warisan yang berlokasidi Desa Asam-Asam Keca-matan Jorong KabupatenTanah Laut itu, masih berupatanah kosong yang dulunyamerupakan kawasan hutanpekat (rotan) dan nilainyadipastikan semakin besarapabila di bawahnya terkan-dung batu bara.“Jika ada batu baradidalamnya, tentu saja nilaitanah lebih besar. Totalnyabisa mencapai triliun rupiah,tetapi kami belum tahu apakahada kandungan batu bara atautidak,” ujar dia.Sementara itu, sesuailaporan harta kekayaan peja-bat negara (LHKPN) wali kotaBanjarbaru yang diterbitkanKPK, urutan kedua calon walikota yang memiliki harta palingbanyak adalah Rahmat Thohirsebesar Rp4,4 miliar.Urutan ketiga Arie Sophiandengan kekayaan sebesarRp2,1 miliar ditambah uangdalam bentuk dolar sebesar21.688 dolar AS, disusulRuzaidin Noor dengan keka-yaan Rp2,027 miliar lebih.
>>Asrian TalatikaDenpasar (MR)
Dalam era otonomi daerah (Otda) disinyalir korupsimengalami proses transformasi, yakni tindakan KKN jugaterjadi sampai ke daerah-daerah kabupaten/kota maupunprovinsi. “Bahkkan seorang bupati di Bali pernah menyatakan,sebetulnya yang menyebabkan korupsi di kalangan pejabatadalah disebabkan karena masyarakat,” kata Wakil KetuaPersatuan Wartawan Indonesia (PWI) Bali Prof Dr I WayanWindia di Denpasar Rabu.Ia mengatakan, masyarakat saat bertemu dengankandidat yang bertarung pada Pemilihan Umum KepalaDaerah (Pilkada), mereka tidak pernah sungkan minta sesuatuyang bersifat instan dan berpikir sangat pragmatis.“Masyarakat sudah tak sungkan meminta uang kepada caloneksekutif maupun legislatif, sebagai imbalan dari suara yangakan diberikan pada pelaksanaan Pemilu legislatif maupunPilkada,” ujar Wayan Windia yang juga guru besar FakultasPertanian Universitas Udayana. Ia menilai, politik uangtersebut sebetulnya diminta oleh masyarakat lalu diresponsoleh para kandidat, setelah mereka terpilih menjadi pejabatkemudian melakukan tindakan korupsi.Opini tersebut sebetulnya telah menjadi wacana publik,namun baru saat ini semacam diverivikasi oleh seorangbupati di Bali yang kembali terpilih untuk masa jabatan keduakalinya. “Dengan demikian, mungkin dapat dikatakan bahwakorupsi di Indonesia sudah merakyat, membudaya danmasyarakat berani meminta imbalan uang atas dukungansuara yang diberikan,” ujar Prof Windia yang juga mantananggota DPR-RI.Windia menduga rakyat berani meminta uang dari kandi-dat, karena telah mendapatkan informasi, bahwa pejabat diIndonesia banyak yang korupsi. “Apa salahnya mereka`memeras` para kandidat, toh setelah jadi pejabat akanmelakukan tindakan korupsi,” tutur Prof Windia.Dengan demikian fenomena korupsi di Indonesia sema-kin melingkat dan mengkristal. Oleh sebab itu kontrol terhadappelaksanaan APBD harus secara ketat dan berkesinam-bungan oleh berbagai pihak.Untuk itu Pers harus diberdayakan agar mampu memaha-mi pelaksanaan APBD, sekaligus menginformasikan kepadamasyarakat, dengan harapan mampu menumbuhkankesadaran untuk bersama-sama melakukan kontrol terhadappelaksanaan APBD yang menyangkut berbagai aspekkehidupan, ujar Prof Windia
. >> Putu Artha
Korupsi Era OtdaAlami Transformasi
Medan (MR)
Sebanyak 195.387 guru di seluruh Indonesia, mulai dariguru SD, SMP dan SMA/sederajat memasuki masa pensiunsepanjang tahun 2009 sampai 2014. “Dengan demikian akandibutuhkan tenaga-tenaga guru baru yang siap menggantikanguru-guru yang akan memasuki masa pensiun tersebut,” kataMenteri Pendidikan Nasional Muhammad Nuh di Medan,Sabtu.Secara rinci, guru-guru yang akan memasuki masapensiun tersebut pada tahun 2009 sebanyak 25.538 orangyang terdiri dari guru SD sebanyak 19.602 orang, SMP 4.008orang, SMA 1.261 orang dan guru SMK sebanyak 667 orang.Tahun 2010 guru yang akan pensiun sebanyak 27.058orang, masing-masing terdiri dari SD sebanyak 21.493 orang,SMP 3.671 orang, SMA 1.235 orang dan SMK sebanyak 659orang, sementara tahun 2011 sebanyak 26.411 orangdengan rincian guru SD 21.285 orang, SMP 3.238 orang, SMA1.269 orang dan SMK sebanyak 619 orang.Tahun 2012 guru yang akan memasuki masa pensiunsebanyak 38.640 orang yang terdiri dari guru SD sebanyak31.467 orang, SMP 4.503 orang, SMA 1.828 orang dan SMKsebanyak 842 orang, dan untuk tahun 2013 sebanyak 37.492orang dengan rincian guru SD 29.849 orang, SMP 4.657orang, SMA 2.079 orang dan SMK sebanyak 907 orang.“Sementara pada tahun 2014 guru yang akan memasukimasa pensiun sebanyak 40.248 orang, terdiri dari guru SDsebanyak 30.983 orang, SMP 5.411 orang, SMA 2.725 orangdan SMK sebanyak 1.129 orang. Jadi totalnya hingga tahun2014 ada 195.387 guru yang akan pensiun dan ini harussegera dicari penggantinya,” katanya.“Ini artinya peluang yang sangat baik bagi lulusan-lulusanUnimed untuk mengisi kekosongan tersebut, dan untuk itukami telah menyiapkan lulusan-lulusan yang siap pakai,”katanya.
>> Frendi Tua
195.387 Guru di Indonesia
Akan Pensiun
 
3
Berita Utama
Edisi 212 TEdisi 212 TEdisi 212 TEdisi 212 TEdisi 212 Tahun Xahun Xahun Xahun Xahun X25 Mei - 3 Juni 201025 Mei - 3 Juni 201025 Mei - 3 Juni 201025 Mei - 3 Juni 201025 Mei - 3 Juni 2010
Tasikmalaya (MR)
Wakil Walikota Tasikma-laya Ir. H Dede Sudrajat,menerima bantuan dari ketuaSurvey Research Group of University Teknologi Malaysia(UTM) Prof.dr. Zuhaemy Ismailyang diterima langsung KepalaSekolah SMA I Tasikmalayauntuk dijadikan dana abadiSMA I sebagai sekolah “go tothe world class school”.Pada era globalisasi saat ini,sumber daya manusia dituntutuntuk memilik kualifikasi globalsebab itu, perlu dimulai satusistem pendidikan yang bisamenjembatani anak didik masuk ke dunia global. Walaupunkemajuan negara tidak semata-mata ditentukan oleh pendi-dikan, namun pendidikan telahmemberikan andil yang sangatbesar bagi kemajuannya.Salah satunya melalui acara“One Day InternationalizationSeminar” yang diadakan di aulaSMAN 1 Kota Tasikmalaya,Rabu (12/5). Acara yangterselenggara atas kerjasamaPemerintah Kota (Pemkot)Tasikmalaya, dalam hal iniSMAN 1 Kota Tasikmalayadengan Department of Mathe-matics Faculty of Science UTM.Selain dihadiri oleh WakilWalikota Tasikmalaya, KetuaKomisi IV DPRD dan anggo-tanya, perwakilan UniversitasSiliwangi, Kepala DinasPendidikan, perwakilan dariRintisan SD, SMP, SMK danSMA bertaraf Internasional se-Priangan Timur serta dewanguru dan para orang tua siswa,acara ini juga dihadiri oleh timdari Research Department of Mathematics Faculty of ScienceUTM, 2 (dua) orang diantara-nya didaulat sebagai nara-sumber yakni Prof. Dr. MamanAbdul Djauhari dan Prof. Dr.
One Day Internationalization Seminar
di SMAN 1 Kota Tasikmalaya
Zuhaimy Ismail.Wakil Walikota Tasikma-laya, Ir. H. Dede Sudrajat dalamsambutanya menyampaikanterima kasih dan penghargaanyang setinggi-tingginya kepadatim Researh UTM sekaligusperwakilan dari Johor ataskerjasamanya dalam penye-lenggaraan seminar ini. “Diu-sianya yang memasuki tahun ketiga sebagai Rintisan SMABertaraf Internasional, SMAN1 Kota Tasikmalaya dengansemangat “in Harmonia Prog-resio” Dalam Kebersamaan AdaKemajuan secara bersungguh-sungguh mempersiapkan dirimenjadi Sekolah Bertaraf Internasional”, ujar H. Dede.Prof. Dr. Maman Djauharidalam ucap sambutnyamenyampaikan rasa bahagiadan terima kasihnya mendapatundangan dari SMAN 1 KotaTasikmalaya untuk menghadiriacara ini. “ Jadi apapun ilmuyang kita ikuti harus dilakukandengan sungguh-sungguh danprofesional” pesannya.Selaku ketua panitia Drs.Wawan Syamsul melaporkansebanyak 320 (tiga ratus duapuluh) sekolah di Indonesiayang menjadi R-SMA-BI yangkemudian akan dipilih sebanyak 41 (empat puluh satu) sekolahuntuk menjadi SBI.Wawan juga menyampaikanrasa terima kasih atas dukungandari semua pihak sehingga acaraini dapat terselenggara, mudah-mudahan SMAN I Kota Tasik-malaya menjadi SBI “ harapWawan.Di acara ini juga diberikanbantuan beasiswa R-SMA-BIyang bersumber dari Dana Block Grant Tahun Pelajaran 2009/ 2010 sesuai dengan SuratKeterangan Nomor 005/306-SMA.01/TU/2010 dengankategori beasiswa tidak mampu/ orang tua kurang beruntungsebanyak 31 (tiga puluh satu)orang dan kategori beasiswaprestasi akademik dan nonakademik sebanyak tiga puluhdua orang, dengan total nilaibeasiswa Rp.45 Juta rupiah.Sebagai penutup acara,Wakil Walikota Tasikmalayamemberikan cenderamatakepada perwakilan tim dariDepartment of MathematicsFaculty of Science UTM yakniProf. Dr. Zuhaimy Ismail (KetuaSurvey Research Group of UTM), begitu juga sebaliknyatim UTM memberikan bantuan
Bertempat di ruang kerjanya di Bale Kota Tasikmalaya,Rabu (12/5), Wakil Walikota Tasikmalaya Ir. H. Dede Sudrajat,MP didampingi Kepala Dinas Pendidikan Kota Tasikmalayadan Kepala Dinas KUKM Indag Kota Tasikmalaya menerimakunjungan Duta Malaysia dari Universitas Teknologi Malaysia(UTM).Rombongan tersebut diketuai Prof. Dr. Zuhaemy Ismaildengan didampingi Prof. Dr. Maman A Jauhari beserta 4Profesor dan Doktor lainnya.Selain untuk bersilaturahmi tujuan rombongan dari UTM juga untuk menjajaki kerjasama dalam bidang pendidikan,salah satunya dengan SMAN 1 Tasikmalaya denganmenyelenggarakan seminar pendidikan. Nantinya juga akandikembangkan kerjasama bidang ekonomi, perdagangandan juga budaya antara Pemerintah Kota Tasikmalaya denganJohor Malaysia.
>> Iin Kartiwan
UTM Peluang KerjasamaPemkot TasikmalayaDengan Malaysia
Natuna (MR)
Tepatnya di Desa Tanjung Kumbik Kecamatan Pulau TigaKabupaten Natuna diadakan berbagai rangkaian kegiatanlomba dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT)TK Mandiri Desa Pulau Tiga, selasa (11/5). Acara yang dibukalangsung Sekda Natuna Drs. H Ilyas Sabli, M.Si itu diawalidengan mengadakan perlombaan bola kaki persahabatanantara Tim Pemkab Natuna bersama Tim DPRD Natunamelawan sejumlah Tim yang dijuluki sebagai tuan rumah.Meskipun sebuah bus angkutan yang membawa rombo-ngan dari Ranai menuju Pelabuhan Selat Lampa sempatmengalami kecelakaan disekitar jalan Desa Pian Padangnamun Sekda Natuna Drs. H. Ilyas Sabli, M.Si bersama rom-bongan masih terus melanjutkan perjalanannya. Rombonganyang diperkirakan tiba di lokasi sekitar pukul 14.15 langsungdisambut Camat beserta Kepala Desa dan sejumlahmasyarakat setempat kemudian di arak menuju arenapertandingan.Menurut Wakil Panitia Pelaksana Kegiatan “Mucshin”mengatakan, bahwa apa yang kami laksanakan saat iniadalah dalam rangka memperingati HUT TK Mandiri yangke-5 Organisasi Kepemudaan. Dulu Organisasi ini bernamaTK Remaja dan pada tahun 2002 juga sudah pernahdiadakan acara seperti ini dengan mendatangkan artis dariIbukota dan acara hiburan malam lainnya, juga sempatmengundang Band yang berasal dari Kalimantan.Menurutnya, sudah 5 tahun TK Mandiri berdiri, baru kaliini di merayakan ulang tahunnya, Insyaallah kedepannyasetiap tahunnya akan kita adakan. Karena di KecamatanPulau Tiga ini khususnya di Desa ini boleh dikatakan panenraya Cengkeh, jadi momen itu kami manfaatkan dari DewanPengurus TK Mandiri membuka perayaan yang meriah dansebesar mungkin, jadi menurut kami saat ini lumayan meriahlah.Dikatakannya pula untuk perayaan kali ini pihaknya menda-tangkan kelompok musik yang diberinama Ayu Band Grubdari Kalimantan Barat. Sementara itu anggaran yang kitapergunakan diluar Band yaitu kita menyusun anggaran sekitarRp. 150 Juta, jadi anggaran yang kami dapat pertama dariiuran anggota, iuran wajib dan iuran pokoknya. Kemudianditambah uang kas kami juga ada sedikit, kemudian darisumbangan masyarakat, dari masyarakat itu KK di atas umur40 tahun sebesar Rp. 200 Ribu, kemudian di bawah umur 40tahun sebesar 300 Ribu, kemudian pemuda yang belumbekeluarga sebesar Rp. 300 Ribu. Jadi keputusan itu kamiambil berdasarkan musyawarah masyarakat Pulau Tiga, jadimasyarakat mampu membayar itu karena hasil panen rayatadi.Dia juga mengatakan bahwa, untuk Band yang kita datang-kan dari Kalimantan kita membayar mereka satu malamsebesar Rp. 550 Ribu, dan rencananya mereka membawapenghibur joged sekitar 8 orang, bagi siapa yang berniatberjoget diatas panggung dikenakan tiket sebesar Rp. 10Ribu, jadi satu ronde itu Rp. 80 Ribu. Target kami satu malam-nya itu sekitar 40 ronde. Tapi yang pernah dibuat oleh Desa-Desa lain maupun pengalaman kami dimasa lalu itu pernahmencapai 100 ronde jadi target kami paling tidak 80 ronde,itu kami harus bisa dalam satu malam. Karena kalau kamitidak bisa mencapai target itu otomatis kami akan mengalamikerugian. Agar acara yang berlangsung selama satu bulanitu dapat berjalan dengan baik, meriah dan tidak merugikan.Mucshin mengatakan bahwa, antisipasi dalam ketekoranitu telah kami siapkan karena kami dari panitia juga menga-dakan pasar malam, diantaranya permainan ketangkasan,kami buat tempatnya dan kemudian kami sewakan, dan dariwarung-warung masyarakat. Olah raga yang dilombakanpertama bola kaki itu ada sekitar 64 klub sudah terdaftar, danalhamdullilah 4 klubnya bisa hadir hari ini, kemudian vollykalau tidak salah jumlah klubnya itu ada sekitar 30 lebih, dankemudian pertandingan takraw yang jumlah klubnya sayatidak begitu ingat, dan yang terakhir badminton.Untuk mensukseskan acara tersebut dia mengatakanbahwa telah melibatkan seluruh masyarakat KecamatanPulau Tiga khususnya dan kami juga mengundangKecamatan se-Kabupaten Natuna dan yang terdaftar itu yangtidak hadir hanya Kecamatan Midai, Serasan dan Subi. Sudahkita hubungi mereka berhalangan hadir karena transportasiterlalu jauh. Sedangkan hadiah yang kami siapkan untukbola kaki itu sebesar Rp.10 Juta ditambah piala ditambahlagi piagam, dan untuk Bola Volly itu sebesar Rp.7 Juta,sedangkan Takraw sebesar Rp.2 Juta.Pada kesempatan itu dia juga berharap agar masyarakatPulau Tiga ini mudah-mudahan kekompakan dan kebersa-maannya akan terus terjalin sampai acara ini selesai danberlanjut seterusnya. Kemudian tujuan kami adalah inginmenjadi contoh bagi Kecamatan lain yang ada di KabupatenNatuna agar dapat secara kepemudaan atau olah raga ini diKabupaten itu setidak-tidaknya lebih meriah dari pada kami,sesuai dengan skopnya. >>
Otoy
Sekda NatunaResmikan HUT TK MandiriDesa Pulau Tiga
Surabaya (MR)
Panggung politik bukandunia kiai karena keahlian kiaiada di bidang agama. "Nabi me-ngajarkan bila sesuatu diserah-kan bukan pada ahlinya, makatunggulah kehancuran. Sayamembuktikan itu saat aktif dipolitik selama 3,5 tahun," kataKH Zainuddin MZ di Surabaya,Jawa Timur, Sabtu.Mantan Ketua Partai Bin-tang Reformasi tersebut meng-kritik prilaku para politikus saatini. "Politikus itu berbeda de-ngan ulama, karena ulama itupenerus Nabi yang selalu memi-kirkan umatnya, sedangkanpolitikus hanya memikirkanumat saat kampa-nye," katanya.
Panggung Politik Bukan Dunia Kiyai
Dai sejuta umat itu jugamengkritik prilaku umat Islamsaat ini yang menderita penya-kit "kudis", "kurap", serta "ku-til". "Kudis itu kurang disiplin,kurap itu kurang rapi, dan kutilitu kurang teliti. Umat menderitaketiga penyakit itu karenakurang iman," katanya.Oleh karena itu, Zainuddinmengajak masyarakat Indone-sia menghilangkan ketigapenyakit itu. "Penyakit fisik itumasih mudah disembuhkandengan datang ke dokter, tapipenyakit jiwa dapat disembuh-kan dengan datang ke ulama,kembali kepada agama karenapenyakit fisik itu hanya diketa-hui kita," katanya. (Ant)
Zainudin MZ
Endowmart Fund Stimulantkepada SMAN I Tasikmalaya.>>
Iin KartiwanJakarta (MR)
Jaksa Agung HendarmanSupandji dinilai memberikantoleransi pada praktik mafiahukum di lingkungan Kejak-saan. Ini terbukti dari diperta-hankannya posisi KamalSofyan Nasution sebagai salahsatu Jaksa Agung Muda (JAM).Kamal Sofyan Nasutiondirotasi dari jabatan JaksaAgung Muda tindak PidanaUmum (Jampidum) menjadi
Jaksa Agung DinilaiBeri Toleransi pada Mafia Hukum
Febry Diansyah
Jaksa Agung Muda Perdata danTata Usaha Negara (Jamdatun).Sebelumnya, Jaksa Agungmenjatuhkan sanksi ringankepada Kamal Sofyan karenadinilai terlibat dalam penanga-nan perkara Gayus HP Tambu-nan yang mengakibatkan man-tan pegawai Ditjen Pajak itubebas dari kurungan penjara.Penilaian miring terhadapKejaksaan ini dilontarkan pene-liti Indonesia Corruption Watch(ICW) Febri Diansyah kepadawartawan, Rabu. "Memper-tahankan Kamal Sofyan, berartikesekian kalinya Jaksa Agungmemberikan toleransi terhadappelanggaran," katanya tegas.Febri mengatakan semesti-nya seluruh JAM yang adasekarang tidak perlu diperta-hankan. Dia juga mengatakanagar kinerja keenam JAM die-valuasi ulang. "Beri kesempatankepada yang muda," kata dia.Senada, anggota Komisi IIIDPR Gayus Lumbuun memintaJaksa Agung HendarmanSupandji menjelaskan alasan-nya merotasi jajaran eselon Iitu. Jika latar belakangan rotasi jajaran JAM hanya untuk penyegaran, Gayus menga-takan, "Kesannya jadi regene-rasi tidak jalan di Kejaksaan dantidak ada stok kepemimpinan."Menanggapi penilaian itu,Wakil Jaksa Agung Darmonomengaku tidak ambil pusing.Sebab, rotasi telah melalui per-timbangan yang sangat matangdan diharapkan mampu mewu- judkan optimalisasi organisasiKejaksaan.Namun Darmono mengakui,rotasi memang dilakukan karenaada JAM yang dinilai tidak sesuai penempatannya. Karenaitu, butuh pergeseran posisiJAM yang didasarkan atasaspek inovasi kepemimpinan.Selain itu, ada JAM yangdinilai telah berada pada puncak prestasi. "Berprestasi sudahpuncak, jadi perlu ada inovasitempat lain sesuai kemampuandan keahliannya," ujarnya.Dihubungi terpisah, Jam-pidsus Marwan Effendymengaku senang dengan posisibarunya sebagai Jaksa AgungMuda Pengawasan (Jamwas).Apalagi, permintaaan rotasi ituberasal dari dirinya dandisetujui Jaksa Agung.Marwan mengatakan, jaba-tan barunya sebagai Jamwasakan menjadi pekerjaan menan-tang bagi dirinya. "Banyak inovasi baru, saya suka peker- jaan yang menantang," tutur-nya.Mengaku sudah siap diposisi baru, Marwan mengung-kap bahwa tidak ada persiapankhusus untuk menjabatJamwas. Sebab, kata dia, tugasJamwas tidak jauh berbedadengan tugas seorang KepalaKejaksaan Tinggi (Kajati)."Bedanya hanya pada lingkup jangkauan saja," kata Marwan.
>> Mohammad
Kamal Sofyan NasutionHendarman Supandji

Activity (6)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Nitalia Silaban liked this
Anggi Mulyawan liked this
Ima Wilma liked this
Willem Sianipar liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->