Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
59Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Teori X dan Teori Y

Teori X dan Teori Y

Ratings: (0)|Views: 3,051 |Likes:
Published by spica_shie88

More info:

Published by: spica_shie88 on May 26, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/19/2013

pdf

text

original

 
Teori X dan Teori Y
Dari Wikipedia Bahasa Melayu, ensiklopedia bebas.
Lompat ke:pandu arah,gelintar
Teori X dan Teori Y
ialah teori motivasi manusia yang dicipta dan dibangunkan olehDouglasMcGregor pada 1960-an. Teori ini mengemukakan strategi kepemimpinan efektif denganmenggunakan konsep pengurusanberpenyertaan. Konsep ini terkenal dengan menggunakananggapan-anggapan sifat dasar manusia. Pemimpin yang menyukai teori X cenderung menyukaigaya kepemimpinan melalui kuasa dan sebaliknya, seorang pemimpin yang menyukai teori Ylebih menyukai gaya kepemimpinan demokratik. Sebagai contoh, karyawan yang memiliki jenisteori X adalah karyawan dengan sifat yang tidak akan bekerja tanpa perintah, sebaliknyakaryawan yang memiliki jenis teori Y akan bekerja dengan sendirinya tanpa perintah atau pengawasan dari atasannya. Jenis Y ini adalah jenis yang sudah menyedari tugas dantanggungjawab pekerjaannya.Teori perilaku ialah teori yang menjelaskan bahawa suatu perilaku tertentu dapat membezakan pemimpin dan bukan pemimpin pada setiap manusia. Konsep teori X dan Y dikemukakan olehDouglas McGregor dalam buku
The Human Side Enterprise
di mana para pengurus / pemimpinorganisasi syarikat memiliki dua jenis pandangan terhadap para pegawai / karyawan iaitu teori xatau teori y.
[sunting] Teori X
Teori ini menyatakan bahawa pada dasarnya manusia adalah makhluk pemalas yang tidak suka bekerja serta senang menghindar dari pekerjaan dan tanggungjawab yang diberikan kepadanya.Pekerja memiliki cita-cita yang kecil untuk mencapai tujuan syarikat namun menginginkan balas jasa serta jaminan hidup yang tinggi. Dalam bekerja para pekerja harus terus diawasi, diancamserta diarahkan agar dapat bekerja sesuai dengan yang diinginkan syarikat.
[sunting] Teori Y
Teori ini memiliki anggapan bahwa kerja adalah kudrat manusia seperti halnya kegiatan sehari-hari. Pekerja tidak perlu terlalu diawasi dan diancam secara ketat kerana mereka memiliki pengendalian serta pengerahan diri untuk bekerja sesuai tujuan syarikat. Pekerja memilikikemampuan kreatif, imaginasi, kepandaian serta memahami tanggungjawab dan prestasi atas pencapaian tujuan bekerja. Pekerja juga tidak harus mengerahkan segala potensi diri yangdimiliki dalam bekerja.
[sunting] Lihat juga
 
Menurut McGregor organisasi tradicional dengan ciri-cirinya yang sentralisasi dalam pengambilan keputusan, terumuskan dalam dua model yang dia namakan Theori X dan TheoriY.Teori X menyatakan bahwa sebagian besar orang-orang ini lebih suka diperintah, dantidak tertarik akan rasa tanggung jawab serta menginginkan keamanan atas segalanya. Lebihlanjut menurut
 
asumís teori X dari McGregor ini bahwa orang-orang ini pada hakekatnya hádala:<!--[if !supportLists]-->1.
 
<!--[endif 
 
]-->Tidak menyukai bekerja<!--[if !supportLists]-->2.
 
<!--[endif 
 
]-->Tidak menyukai kemauan dan ambisi untuk  bertanggung jawab, dan lebih menyukai diarahkan atau diperintah<!--[if !supportLists]-->3.
 
<!--[endif 
 
]-->Mempunyai kemampuan yang kecil untuk  berkreasi mengatasi masalah-masalah organisasi.<!--[if !supportLists]-->4.
 
<!--[endif 
 
]-->Hanya membutuhkan motivasi fisiologis dankeamanan saja.<!--[if !supportLists]-->5.
 
<!--[endif 
 
]-->Harus diawasi secara ketat dan sering dipaksauntuk mncapai tujuan organisasi..Untuk menyadari kelemahan dari asumí teori X itu maka McGregor memberikanalternatif 
 
teori lain yang dinamakan teori Y. asumís teori Y ini menyatakan bahwa orang-orang pada hakekatnya tidak malas dan dapat dipercaya, tidak seperti yang diduga oleh teori X. Secarakeseluruhan asumís teori Y mengenai manusia hádala sebagai berikut:<!--[if !supportLists]-->1.
 
<!--[endif 
 
]-->Pekerjaan itu pada hakekatnya seperti bermaindapat memberikan kepuasan lepada orang. Keduanya bekerja dan bermainmerupakan aktiva-aktiva fisik dan mental. Sehingga di antara keduanya tidak ada perbedaan, jira keadaan sama-sama menyenangka.<!--[if !supportLists]-->2.
 
<!--[endif 
 
]-->Manusia dapat mengawasi diri sendiri, dan halitu tidak bisa dihindari dalam rangka mencapai tujuan-tujuan organisasi.<!--[if !supportLists]-->3.
 
<!--[endif 
 
]-->Kemampuan untuk berkreativitas di dalammemecahkan persoalan-persoalan organisasi secara luas didistribusikan kepadaseluruh karyawan.
 
<!--[if !supportLists]-->4.
 
<!--[endif 
 
]-->Motivasi tidak saja berlaku pada kebutuhan-kebutuhan social, penghargaan dan aktualisasi diri tetapi juga pada tingkatkebutuhan-kebutuhan fisiologi dan keamanan.<!--[if !supportLists]-->5.
 
<!--[endif 
 
]-->Orang-orang dapat mengendalikan diri dankreatif 
 
dalam bekerja jira dimotivasi secara tepat.Dengan memahami asumís dasar teori Y ini, McGregor 
 
menyatakan selanjutnya bahwamerupakan tugas yang penting bagi menajemen untuk melepaskan tali pengendalidengan memberikan desempatan mengembangkan potensi yang ada pada masing-masing individu. Motivasi yang sesuai bagi orang-orang untuk mencapai tujuannyasendiri sebaik mungkin, dengan memberikan pengarahan usaha-usaha mereka untuk mencapai tujuan organisasi.
PENGURUSAN
 

Activity (59)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Mohd Amin liked this
Abdul Mujib liked this
Syukri O Om liked this
Jun Nurul liked this
ChAy Phanan liked this
ddy man liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->