Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
41Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Aspek Kompetensi Sosial

Aspek Kompetensi Sosial

Ratings: (0)|Views: 2,016 |Likes:
Published by amir sapadila

More info:

Published by: amir sapadila on May 28, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/25/2012

pdf

text

original

 
Posted on November 19th, 2008 inPsikologi Sosialby Admin Blog
Aspek Kompetensi Sosial
Jika tulisan saya sebelumnya lebih memberikan pengertian tentang artikompetensi sosial,maka tulisan ini lebih spesifik membahas tentang aspek-aspek yang ada dalamkompetensi sosial.Berbagai pandangan dan pengalaman hidup menunjukkan bahwa keberhasilan hidupmanusia banyak ditentukan kemampuan mengelola diri dan kemampuan mengelolahubungan dengan orang lain, salah satu kualitas hidup seseorang yang banyak menentukan keberhasilan dalam menjalin hubungan dengan orang lain adalah kompetensiyang dimilikinya, karena kompetensi sosial berkaitan dengan kemampuan untuk menjalinhubungan dengan sesama, suka menolong, dermawan, empati.Menurut Adam (1983) menyimpulkan tiga komponen yang memungkinkan seseorangmembangun dan menjalani hubungan yang positif dengan teman sebaya, yaitu : a) pengetahuan tentang keadaan emosi yang tepat untuk situasi sosial tertentu (pengetahuansosial), b) kemampuan untuk berempati dengan orang lain (empati), dan c) percaya padakekuatan diri sendiri (locus of control).Sedangkan La Fontana dan Cillesen (2002) menuliskan bahwa kompetensi sosial dapatdilihat sebagai perilaku prososial, altruistik, dan dapat bekerja sama. Anak-anak yangsangat disukai dan yang dinilai berkompetensi sosial oleh orang tua dan guru-guru padaumumnya mampu mengatasi kemarahan dengan baik, mampu merespon secara langsung,melakukan cara-cara yang dapat meminimalisasi konflik yang lebih jauh dan mampumempertahankan hubungannya (Fabes dan Eisenberg dalam Papalia dkk, 2002).Sementara itu Rydell dkk. (1997) menuliskan bahwa berdasarkan hasil berbagai penelitian sejauh ini, kompetensi sosial merupakan fenomena unidemensional. Hal-halyang paling disepakati oleh para ahli psikologi sebagai aspek kompetensi sosial anak adalah perilaku prososial atau prosocial orientation (suka menolong, dermawan, empati)dan initiative taking versus social withdrawal dalam kontek interaksi sosial atau disebut juga sebagai social initiative (Waters dkk dalam Rydell, 1997). Aspek prosocialorientation terdiri dari kedermawanan (generosity), empati (empaty), memahami oranglain (understanding of others), penanganan konflik, (conflict handling), dan sukamenolong (helpfulpness). Aspek Sosial Initiative terdiri dari aktif untuk melakukaninisiatif dalam situasi interaksi sosial dan Withdrawal behavior dalam situasi tertentu(Rydell dkk, 1997).Dalam masyarakat anak dipandang berkompeten secara sosial jika perilaku mereka lebih bertanggung jawab, mandiri atau tidak bergantung, mampu bekerjasama, perilakunya bertujuan, dan bukan yang serampangan, serta mempunyai kontrol diri atau tidak impulsif sedangkan anak tidak kompeten jika perilakunya yang seenaknya, tidak ramah,

Activity (41)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Ayu Paramita liked this
Tusriadi.s,ip liked this
Ikha Twin liked this
Junot Bega Begi liked this
Nurul Husna added this note
(:
Dya DePp liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->