Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
21Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
PP no 21 tahun 2008 tentang = PENYELENGGARAAN penanggulangan bencana

PP no 21 tahun 2008 tentang = PENYELENGGARAAN penanggulangan bencana

Ratings: (0)|Views: 823 |Likes:

More info:

Published by: surya sejahtera kediri on Jun 03, 2008
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/07/2013

pdf

text

original

 
PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIANOMOR 21 TAHUN 2008 TENTANGPENYELENGGARAAN PENANGGULANGAN BENCANADENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESAPRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,Menimbang : bahwa untuk melaksanakan ketentuan Pasal 50 ayat (2),Pasal 58 ayat (2), dan Pasal 59 ayat (2) Undang-UndangNomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana,perlu menetapkan Peraturan Pemerintah tentangPenyelenggaraan Penanggulangan Bencana;Mengingat : 1. Pasal 5 ayat (2) Undang-Undang Dasar Negara RepublikIndonesia Tahun 1945;2.
 
Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2007 tentangPenanggulangan Bencana (Lembaran Negara RepublikIndonesia Tahun 2007 Nomor 66, Tambahan LembaranNegara Republik Indonesia Nomor 4723);MEMUTUSKAN:Menetapkan : PERATURAN PEMERINTAH TENTANGPENYELENGGARAAN PENANGGULANGAN BENCANA.BAB IKETENTUAN UMUMPasal 1Dalam Peraturan Pemerintah ini yang dimaksud dengan:1.
 
Bencana adalah peristiwa atau rangkaian peristiwa yang mengancam dan mengganggu kehidupan danpenghidupan masyarakat yang disebabkan, baik olehfaktor alam dan/atau faktor nonalam maupun faktormanusia sehingga mengakibatkan timbulnya korban jiwa manusia, kerusakan lingkungan, kerugian hartabenda, dan dampak psikologis.2. Penyelenggaraan
. . .
 
 
- 2 -
2.
 
Penyelenggaraan penanggulangan bencana adalahserangkaian upaya yang meliputi penetapan kebijakanpembangunan yang berisiko timbulnya bencana,kegiatan pencegahan bencana, tanggap darurat, danrehabilitasi.3.
 
Pencegahan bencana adalah serangkaian kegiatan yang dilakukan untuk mengurangi ataumenghilangkan risiko bencana, baik melaluipengurangan ancaman bencana maupun kerentananpihak yang terancam bencana.4.
 
Kesiapsiagaan adalah serangkaian kegiatan yangdilakukan untuk mengantisipasi bencana melaluipengorganisasian serta melalui langkah yang tepatguna dan berdaya guna.5.
 
Peringatan dini adalah serangkaian kegiatanpemberian peringatan sesegera mungkin kepadamasyarakat tentang kemungkinan terjadinya bencanapada suatu tempat oleh lembaga yang berwenang.6.
 
Mitigasi adalah serangkaian upaya untuk mengurangirisiko bencana, baik melalui pembangunan fisikmaupun penyadaran dan peningkatan kemampuanmenghadapi ancaman bencana7.
 
Risiko bencana adalah potensi kerugian yangditimbulkan akibat bencana pada suatu wilayah dankurun waktu tertentu yang dapat berupa kematian,luka, sakit, jiwa terancam, hilangnya rasa aman,mengungsi, kerusakan atau kehilangan harta, dangangguan kegiatan masyarakat.8.
 
 Tanggap darurat bencana adalah serangkaiankegiatan yang dilakukan dengan segera pada saatkejadian bencana untuk menangani dampak buruk yang ditimbulkan, yang meliputi kegiatanpenyelamatan dan evakuasi korban, harta benda,pemenuhan kebutuhan dasar, perlindungan,pengurusan pengungsi, penyelamatan, sertapemulihan prasarana dan sarana.9.
 
Korban bencana adalah orang atau kelompok orang yang menderita atau meninggal dunia akibat bencana.10. Rehabilitasi
. . .
 
 
- 3 -
10.
 
Rehabilitasi adalah perbaikan dan pemulihan semuaaspek pelayanan publik atau masyarakat sampaitingkat yang memadai pada wilayah pascabencanadengan sasaran utama untuk normalisasi atauberjalannya secara wajar semua aspek pemerintahandan kehidupan masyarakat pada wilayahpascabencana.11.
 
Rekonstruksi adalah pembangunan kembali semuaprasarana dan sarana, kelembagaan pada wilayahpascabencana, baik pada tingkat pemerintahanmaupun masyarakat dengan sasaran utama tumbuhdan berkembangnya kegiatan perekonomian, sosialdan budaya, tegaknya hukum dan ketertiban, danbangkitnya peran serta masyarakat dalam segalaaspek kehidupan bermasyarakat pada wilayahpascabencana.12.
 
Wilayah bencana adalah wilayah tertentu yangterkena dampak bencana.13.
 
Masyarakat adalah perseorangan, kelompok orangdan/atau badan hukum.14.
 
Pengungsi adalah orang atau kelompok orang yangterpaksa atau dipaksa keluar dari tempat tinggalnyauntuk jangka waktu yang belum pasti sebagai akibatdampak buruk bencana.15.
 
Kelompok rentan adalah bayi, anak usia di bawah limatahun, anak-anak, ibu hamil atau menyusui,penyandang cacat dan orang lanjut usia.16.
 
Pemerintah Pusat, yang selanjutnya disebutPemerintah, adalah Presiden Republik Indonesia yangmemegang kekuasaan pemerintahan Negara KesatuanRepublik Indonesia sebagaimana dimaksud dalamUndang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.17.
 
Pemerintah daerah adalah gubernur, bupati/walikotaatau perangkat daerah sebagai unsur penyelenggarapemerintahan daerah.18.
 
Badan Nasional Penanggulangan Bencana, yangselanjutnya disingkat dengan BNPB, adalah lembagapemerintah non-departemen sesuai dengan ketentuanperaturan perundang-undangan.19. Badan
. . .

Activity (21)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Zefanya Wijaya T liked this
Usep Setiyawan liked this
Khairul Apok liked this
Khairul Apok liked this
Khairul Apok liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->