kecil pengaruhnya terhadap struktur organisasi karena segala sesuatunyaditangani melalui departemen ekspor di kantor pusat perusahaan. Tahap 2Sukses yang di raih pada tahap 1 memimpin perusahaan untuk membangunperusahaan penjulannya sendiri dengan banyak kantor cabang di berbagainegara, untuk mengurangi para pedangang perantara dan untuk memperolehlebih banyak kontrol atas pemasarannya. Ekspor menjadi aktivitas yang lebihpenting sehingga perusahaan membangun divisi ekspor untuk mengawasikantor-kantor cabang perusahaan. Tahap 3Sukses di tahap sebelumnya membawa perusahaan untuk membangun fasillitasproses pemanufakturan dalam upaya menambah penjualan dan kantorpelayanan di negara-negara yang penting bagi perusahaannya. Perusahaansekarang menambah divisi internasional yang bertanggung jawab terhadapsebagian besar fungsi bisnis yang dilakukan di negara lain. Tahap 4Pada tahap ini perusahaan sepenuhnya menjadi perusahaan multinasionaldimana perusahaan meningkatkan investasinya di luar negeri perusahaan jugamembangun divisi atau perusahaan yang melakukan proses operasional lokal,misal Ford di inggris yang berada di negara tujuan untuk melayani pasar yangada dengan lebih baik serta memperluas lini produk. Perusahaan tersebut jugamembangun kapasitas pemanufakturan lokal, dan mengorganisasi fungsi-fungsimanajerial ( seperti pengembangan produk, keuangan, pemasaran dan lain-lainnya) secara lokal. Seiring perjalanan waktu perusahaan induk mengakuisisibisnis lainnya yang terkait dan memperluas basis divisi operasional lokal.Sehingga ketika anak perusahaan yang berada di negara tujuan berhasilmengembangkan keberadaan regionalnya dengan kuat anak perusahaanmemperoleh otonomi yang lebih luas dan berdiri sendiri. Kantor pusat divisiinternasional dapat dibangun sebagai milik penuh anak perusahaan yangmandiri dari induk perusahaan. Kantor pusat internasional akan mengawasiseluruh operasional luar negeri dan mengelola operasi internasional dalamsebuah industri multi domestik dimana negara dan wilayah yang berbeda-bedamemanufaktur serta membeli serangkaian produk yang bereda. duPon, misalnyamengelola operasi produk-produk pertanian internasionalnya dari Jenewa, Swiss. Tahap 5Beberapa perusahaan multinasional yang paling berhasil, masuk ke dalam tahapini dimana perusahaan telah memiliki personil, R&D, dan strategi-strategikeuangan lingkup dunia. Oleh karena kekhususan proses operasionalnya dalamindustri global, MNC mendenasionalisasi operasi dan rencana desain produknya,proses pemanufakturan, dan pemasaran, berdasarkan pertimbangan lingkupdunia. Perusahaan sekarang merupakan MNC global, bukan lagi MNC yang multidomestik. Pertimbangan-pertimbangan global sekarang mendominasi desain