Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
58Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Lingkungan Ekonomi Dalam Pemasaran Internasional

Lingkungan Ekonomi Dalam Pemasaran Internasional

Ratings: (0)|Views: 2,903 |Likes:
Published by Erdy Deniansyah

More info:

Published by: Erdy Deniansyah on May 29, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/06/2013

pdf

text

original

 
Lingkungan Ekonomi Dalam Pemasaran InternasionalA.Dasar-dasar ekonomi
1.Sistem perekonomianDikotomi fundamental dapat dibuat antara perekonomian pasar dan perekonomianyang direncanakan secara terpusat. Kedua jenis perekonomian tersebut memilikisejumlah karakteristik tertentu, dan tidak ada satupun sistem ekonomi yangmemiliki kesempurnaan kesemuanya memiliki kelemahan dan kelebihan. Dalam praktiknya, semua perekonomian nasional merupakan perekonomian campuran,dari perekonomian pasar sempurna dan sistem perekonomian pasar terpusat.
Perekonomian pasar Dalam suatu perekonomian pasar, dua unit sosial memainkan peran penting:individu dan perusahaan. Individu memiliki sumber-sumber daya dan produk konsumsi, sedangkan perusahaan menggunakan sumber-sumber daya itu danmenghasilkan suatu produk. Mekanisme yang menggerakan perekonomian pasar adalah interaksi berbagai kekuatan pasar yakni, sistem harga, penggunaan sumber daya, serta distribusi barang dan jasa.Faktor kunci yang membuat roda perekonomian berputar adalah kedaulatankonsumen (hak konsumen untuk memilih dan menentukan barang dan jasamana yang akan digunakan), dan kebebasan perusahaan untuk bergiat dalam pasar. Selama individu-individu dan perusahaan-perusahaan bebas mengambilkeputusan ekonomi, saling interaksi antara permintaan dan penawaran akanmemastikan alokasi yang tepat atas sumber-sumber daya. Perekonomian pasar telah dianggap berhasil pada negara-negara industri. Meskipun demikian, perekonomian pasar sempurna tidak akan ada karena adanya pengaruh daritiga faktor, yakni perusahaan skala besar, serikat-serikat pekerja dan kebijakan pemerintah.
Perekonomian terpusatDalam suatu perekonomian terpusat, dampak kekuatan pasar adalah terbatas.Bagaimana sumber daya digunakan dan produk didistribusikan ditetapkan oleh birokrat pemerintah pusat. Agar sistem ini berfungsi, metode perencanaanyang kompleks dan kepemilikan publik atas alat-alat produksi adalah esensial.Rencana-rencana sangatlah rinci; rencana-rencana tersebut menentukan
 
variabel-variabel seperti tingkat produksi, harga, dan pola distribusi. Sistemdimana individu diberi begitu sedikit kebebasan ekonomi adalah komunisme.Perekonomian komunis ditandai oleh kepemilikan publik atas faktor-faktor  produksi dan alokasi sumber daya yang terencana. Dalam perekonomianterpusat/terencana (
 planned economies
), ekualitas sosial merupakan tujuan pokok, dan perusahaan swasta dianggap sebagai pemborosan dan eksploitatif.Akibat perubahan politik dan ekonomi di negara-negara Eropa Timur dan UniSoviet, dewasa ini hanya sedikit negara yang menerapkan perekonomianterpusat.Perekonomian terencana mempunyai beberapa keunggulan dan sekaliguskelemahan. Berkat komitmennya terhadap kesejahteraan sosial, jurang perbedaan antara yang kaya dan yang miskin tidaklah lebar. Penganggurandan inflasi dapat dikendalikan secara lebih enteng. Namun, di lain pihak,kelemahan sistem ini adalah tidak tumbuhnya perusahaan karena tidak adanyainsentif, untuk mengelola usaha dengan cara yang efisien dan produktif.Akibatnya, barang dan jasa menjadi sangat langka dan sukar didapatkan olehorang kebanyakan.
Perekonomian campuranDalam kenyataannya tidak ada perekonomian yang murni ditentukan oleh pasar atau seluruhnya direncanakan secara terpusat. Meskipun kini tidak adalagi contoh yang sempurna dari kedua sistem tersebut. Di Hong Kong, sebagaicontoh, keberadaan banyak perusahaan kecil yang bersaing dan kebijakanintervensi pemerintah yang minimal berakibat dalam sistem dengan banyak karakteristik perekonomian pasar murni. Amerika Serikat bukanlah contohyang bagus. Baik pemerintah federal maupun negara bagian mencampuri persoalan-persoalan ekonomi sebagai produsen barang dan jasa dan melaluiregulasi ekonomi yang ekstensif. Cir-ciri seperti subsidi, pajak, dan organisasinonpasar (seperti oligopoli dan serikat perdagangan) juga mengusik modelekonomi pasar murni. Banyak negara industri (dengan tingkat pendapatantinggi) seperti Jerman dan Swedia memilki tingkat kepemilikan pemerintahyang relatif rendah, namun mempunyai tradisi kuat kesejahteraan sosial yangditunjang oleh berbagai pajak.
 
2.Stuktur ekonomiPola klasifikasi lazim membedakan tiga sektor dalam sebuah perekonomian. Tigasektor tersebut adalah (1) sektor agrikultural, terdiri atas pertanian, kehutanan, perburuan, dan penangkapan ikan; (2) sektor industrial, terdiri atas pertambangan, pabrikasi, konstruksi, kelistrikan, air dan gas; (3) sektor jasa terdiri atas segala bentuk aktivitas ekonomi lainnya. Suatu taksonomi alternatif membedakanmenjadi empat sektor: sektor primer (segala aktivitas yang mengandalkan sumber daya alam), sektor pabrikasi, sektor utilitas (listrik dan air), dan sektor jasa. Negara-negara berkembang biasanya jauh lebih tergantung pada pertaniandibanding negara maju/kaya, dimana aktivitas pabrikasi dan jasa signifikansinyarelatif lebih besar. Bahkan dalam sektor ekonomi yang ada, bentuk kegiatanekonomi sebuah negara, berbeda secara tajam dengan yang ada di negara lainnya.Pertanian yang intensif modal, misalnya, berbeda, dari pertanian yang masihmenggunakan tenaga lembu dan kerbau. Di negara-negara berkembang, aktivitas pabrikasi seperti tekstil dan pemrosesan makanan bertumpu pada operasi intensif tenaga kerja menggunakan bahan baku yang dengan cepat tersedia. Di negara-negara Barat, pabrikasi teknologi tinggi, yang bergantung pada masukan modalyang besar dan tenaga mahir, cenderung mendominasi.3.Pembangunan ekonomiPertumbeuhan ekonomi yang pesat (diukur dari keseluruhan GNP /
 gross national  product 
dan pendapatan per kapita) merupakan tujuan pokok hampir semuanegara. Tujuannya jelas, pertumbuhan tingkat pendapatan biasanya diiringi oleh perbaikan kesehatan, edukasi, nutrisi, dan ketersediaan yang lebih luas atas produk konsumsi. Sejalan dengan itu, laju pertumbuhan ekonomi yang tinggimenimbulkan berbagai perubahan dalam struktur ekonomi dan sosial, perubahanyang tidak selalu dikehendaki. Hal ini lumrah terjadi pada negara-negara berkembang yang tumbuh dengan pesat, dimana struktur sosial tradisionalmungkin digusur oleh pola-pola yang tidak begitu disukai (seperti urbanisasi besar-besaran) yang melahirkan berbagai masalah sosial yang pelik.Proses pertumbuhan ekonomi dan perubahan-perubahan struktural yangdiakibatkannya lazim disebut dengan pembangunan ekonomi (
economicdevelopment 
). Ukuran yang paling lazim digunakan untuk menguku pembangunan ekonomi adalah GNP per kapita. Penggunaan data ini

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->