Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
23Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
3

3

Ratings: (0)|Views: 3,397|Likes:
Published by Linda Safitry

More info:

Published by: Linda Safitry on May 29, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See More
See less

04/11/2013

pdf

text

original

 
 i
ISSN 1410-6434INFO KESEHATAN MASYARAKAT Volume XI, Nomor 2, Desember 2007, Halaman 98–203Terakreditasi No. 56/DIKTI/Kep/2005
HASIL PENELITIAN
Gambaran Indikator Evaluasi Pengelolaan dan Pembiayaan Obat di 20 Puskesmas Sumatera Barat (98–104)
 Max Joseph Herman dan Rini Sasanti Handayani (Puslitbang Sistem dan Kebijakan Kesehatan, Badan Litbang Kesehatan)
Evaluasi Fasilitas Kerja dan Sikap Kerja pada Bagian Pengupasan (Peeling) Ditinjau dari FaktorErgonomi di PT Keluarga Mitratani Sejahtera Binjai Tahun 2004 (105–114)
 Eka Lestari Mahyuni (Fakultas Kesehatan Masyarakat USU)
Pengetahuan dan Perilaku Seks Wanita (Studi Pendahuluan untuk Pencegahan dan PenanggulanganPenyebaran HIV/AIDS di Kota Kendari) (115–122)
 Fitrilailah Mokui (Jurusan Epidemiologi Program Studi Kesmas Universitas Haluoleo)
Studi Komparatif Keluhan Pasien di Rumah Sakit dengan Pasien di Puskesmas (Studi Kasus di 7Kabupaten/Kota, di Provinsi Sumatera Utara) (123–130)
 Fotarisman Zaluchu, Sori Muda Sarumpaet, dan Syarifah (Badan Penelitian dan Pengembangan ProvinsiSumatera Utara, Medan, Bagian Epidemiologi Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sumatera Utara, Bagian PKIP Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sumatera Utara)
Health Manpower Forecasting in Malaysia (131–137)
 Destanul Aulia dan Sri Fajar Ayu (Department of Administration and Health Policy FKM USU, School of  Postgraduate Administration and Health Policy USU)
 Analisis Risiko Pajanan Mangan dalam Air Melalui Intake Oral terhadap Kesehatan Masyarakat diSekitar TPA Rawakucing Kecamatan Neglasari Kota Tangerang Provinsi Banten Tahun 2007 (138–148)
Taufik Ashar (Departemen Kesehatan Lingkungan Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sumatera Utara Medan)
Gambaran Kepuasan Pasien Berdasarkan Metode Servqual dan Diagram Kartesius di Rumah Sakit Bakti Yudha Kota Depok (149–157)
Siti Khadijah Nasution (Departemen Administrasi dan Kebijakan Kesehatan Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sumatera Utara)
Pengembangan Jaminan Pemeliharaan Kesehatan Masyarakat (JPKM) Menuju Kepesertaan Semesta(Universal Coverage) di Kabupaten Purbalingga Provinsi Jawa Tengah (158–165)
 Budi Aji dan Eri Wahyuningsih (Jurusan Kesehatan Masyarakat Fakultas Kedokteran dan Ilmu-Ilmu KesehatanUniversitas Jenderal Soedirman Purwokerto, Jawa Tengah, Jurusan Kesehatan Masyarakat Fakultas Kedokterandan Ilmu-Ilmu Kesehatan Universitas Jenderal Soedirman Purwokerto, Jawa Tengah)
Persepsi Masyarakat terhadap Kualitas Pelayanan Kesehatan di Puskesmas Binjai Kota (166–171)
 Heru Santosa (Departemen Kependudukan dan Biostatistika Fakultas Kesehatan Masyarakat UniversitasSumatera Utara)
Pengaruh Pemberian Suplemen Vitamin B12 terhadap Serum Vitamin B12 dan Hemoglobin Anak Prasekolah (172–180)
 Zulhaida Lubis, Hardinsyah, Hidayat Syarief, Fasli Jalal, dan Muhilal (Program Doktor PS GMK SPS IPB, Dept.Gizi Masyarakat FEMA IPB, Dept. Gizi Masyarakat FEMA IPB, Dirjen Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan Depdiknas dan Fak. Kedokteran Univ. Andalas Padang, Fak. Kedokteran UNPAD Bandung)
 
 
ii
Kecelakaan Kerja dan Cedera yang Dialami oleh Pekerja Industri di Kawasan Industri Pulo Gadung Jakarta (181–188)
Woro Riyadina (Puslitbang Biomedis dan Farmasi Balitbangkes Depkes RI)
TINJAUAN PUSTAKA Pengaruh Perubahan Sosial terhadap Perilaku Seks Remaja dan Pengetahuan Kespro sebagai Alternatif Penangkalnya (189–197)
 Abdul Jalil Amri Arma (Departemen Kependudukan dan Biostatistika Fakultas Kesehatan Masyarakat UniversitasSumatera Utara)
Upaya Eradikasi Polio di Indonesia (198–203)
Oke Rina R. dan Kiking Ritarwan (Departemen Ilmu Kesehatan Anak FK-USU/RSUP H. Adam Malik, Departemen Ilmu Penyakit Saraf FK-USU/RSUP H. Adam Malik)
 
 
98
 HHHAAASSSIIILLLPPPEEENNNEEELLLIIITTTIIIAAANNN 
GAMBARAN INDIKATOR EVALUASI PENGELOLAAN DANPEMBIAYAAN OBAT DI 20 PUSKESMAS SUMATERA BARAT
Max Joseph Herman dan Rini Sasanti Handayani
Puslitbang Sistem dan Kebijakan Kesehatan, Badan Litbang Kesehatan
 ABSTRACT 
 Drug financing is the biggest cost component of health care which is relativelyeasy to be intervened, especially at the government sector. If key outcomeindicators have been determined at the beginning of an intervention measuring whether the objectives of the intervention have been met through changes inthese indicators makes it possible to assess the impact of an intervention. Theobjective of the study is essential regarding the recent decentralization policy.Guidelines on Drug Management and Financing at Puskesmas with indicatorsadopted from WHO-PAHO “Manual of Rapid Assessment Pharmaceutical Management,1995” as well as indicators recently developed from a study in Pekalongan District in 1999/2000, i.e. cost recovery, actual cost and ability to pay, is intended to increase efficiency, to assess the system and to broaden theknowledge of drug managing staff at District Health Office (Dinkes Kabupaten/Kota), District Pharmaceutical Warehouse (GFK) and Primary Health Care (Puskesmas). This cross-sectional retrospective study was designed to characterize drug use practices in each locality for a sample of at least 20health facilities, with a minimum of 30 encounters being recorded in each facility. Studying 20 Puskesmas from 4 districts, i.e. Pesisir Selatan, SawahluntoSijunjung, Padang Pariaman and Payakumbuh through their medical records(600 from each district) will increase the reliability and generalizability of theindicators. The results of this study shows that in all district, drug budget per capita was too high during 1998-2001 for drug cost per encounter had beendetermined up to 218% higher than the actual drug cost per encounter and  patients’ ability to pay was higher than the actual treatment cost for certaindiseases. On the other hand, the cost recovery was declining for all districts.More intensive socialization of rational prescribing for Puskesmas physician toachieve efficiency in drug financing and implementation of this guidelines isnecessary, regional authority should better return all Puskesmas retributionentirely.
 Keywords:
Drug financing, Health facility, Assessment guidelines
PENDAHULUAN
 “Pedoman Evaluasi Pengelolaan danPembiayaan Obat di Puskesmas” hasil penelitian di kabupaten Pekalongan tahun1999/2000 yang diadopsi dari pedomanWHO- PAHO,
Manual of Rapid Assessment  Pharmaceutical Management, Based on: An Indicator Approach
1
, disusun dandisesuaikan dengan keadaan permulaan berlakunya peraturan desentralisasi (
Undang-Undang Nomor 22 Tahun 1999
2
tentang Otonomi Daerah dan Peraturan Pemerintah Nomor 25 Tahun 2000
3
tentang  Pemerintahan Daerah
). Pengadaan obat dikabupaten/kota tahun 2002 saat penelitian inidilakukan belum sepenuhnya desentralisasi,serta indikatornya belum dilengkapi denganindikator biaya pemulihan, biaya riil obat danATP (
ability to pay
).
1,4
 Pengelolaan obat di Puskesmas bertujuan agar (a) pengadaan obat sesuai

Activity (23)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Dwee Jovovich liked this
Yiyis Syafrie liked this
Riza Zahara liked this
Dian Endah liked this
Rachix Izat liked this
Via Nya Gagap liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->