Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
14Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Edisi 371

Edisi 371

Ratings: (0)|Views: 1,048 |Likes:
Published by Hary Buana

More info:

Published by: Hary Buana on May 30, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/15/2012

pdf

text

original

 
HARGA ECERAN Rp2.500,- LUAR JAWA + Ongkos Kirim
Tepat & Perlu
Media KMedia KMedia KMedia KMedia Komomomomomunikasi Masyunikasi Masyunikasi Masyunikasi Masyunikasi MasyaaaaaakaakaakaakaakatttttTTTTTanspar anspar anspar anspar anspar ananananan
Selengkapnya baca Halaman 3
Edisi 371 Tahun VII 31 Mei s.d. 6 Juni 2010
Simak Halaman Khusus
PURWASUKA
Satu Halaman Untuk Purwakarta - Subang dan Karawang
Halaman 5
 d  i   h   a l   4  
Sebagian juga menilai, bilakebijakan pemerintahmenghapus subsidi ini benardilaksanakan, dikhawatirkanakan terjadi pasar gelap untuktransaksi jual beli BBM. Karena,subsidi untuk kendaraan rodaempat, pengguna premium justru tidak dihapus.Dari sisi penyelenggaraanpemerintah, berbagai pihak jugabisa memahami subsidi BBMdari tahun ke tahun makinmemberatkan APBN.Diperkirakan, tahun ini saja,pemerintah terpaksa memenuhisubsidi BBM mencapai 4 jutakilo liter. Padahal, kuota subsidiBBM dalam APBN hanyasekitar 3,5 juta kilo liter.Kontribusi penyedot subsidiBBM untuk sepeda motordiperkirakan menguras sekitar5,8 juta kilo liter setiaptahunnya.Menanggapi rencanapemerintah menghapus subsidiBBM bidang transportasikhususnya kendaraan rodadua, Ketua Yayasan LembagaKonsumen Indonesia (YLKI)Sudaryatmo yang dihubungi
Medikom
mengemukakan,rencana kebijakan pemerintah yang hendak menghapus
Rakyat Ketar-ketir
Pemerintah CabutSubsidi BBM
Pemerintahmerencanakanmenghapus subsidi BBMbidang tertentu di sektortransportasi. Ironinya,penghapusan subsidiBBM ini dikenakan padakendaraan roda dua,yang mayoritas penggunakendaraan roda duaadalah masyarakatmenengah ke bawah.Munculnya kebijakanpemerintah ini, kontanmembuat ketar-ketirmasyarakat.Dikhawatirkan, kebijakanini makin membuat rakyattidak berdaya di tengah-tengah perekonomianyang mendera.
subsidi BBM kendaraan roda duatelah mendapatkan penolakan luasdari berbagai kelompok masyarakat.Walaupun akhirnya kebijakan itudiralat.Hal ini menunjukkan pemerin-tah tidak memiliki kebijakanstrategis yang jelas untuk kepenti-ngan rakyat. Apalagi, alasan peme-rintah yang hendak membatasipenggunaan subsidi BBM premiumdiganti atau dialihkan pembatasan,sehingga kendaraan bermotorharus menggunakan pertamax.“Ini kebijakan coba-coba. Hampirsama dengan program konversiminyak tanah menjadi elpiji.Semestinya pemerintah melibatkanperan YLKI dan partisipasimasyarakat dalam melahirkankebijakan,” kata Sudaryatmo.Ia juga menilai, terkaitpencanangan beban subsidi ituterbaca jelas bahwa pemerintahakan melahirkan kebijakanmenaikkan harga sejumlahkomoditas lainnya seperti hargaelpiji, tarif tol, dan tarif listrik.“Ini menunjukkan ketidak-berpihakannya kebijakan pemerin-tah terhadap beban ekonomimasyarakat. Padahal kondisi saatini masyarakat dalam posisi yangsangat sulit,” tandasnya.Ada kecenderungan, tambahnya,pemerintah tidak matang dalammengeluarkan kebijakan. Semesti-nya, pemerintah memperbaiki dayabeli masyarakat secara luas terlebihdahulu barulah berbicara tentangpenghapusan subsidi.Sementara itu, dari Gedung DPRRI rencana pemerintah menghapussubsidi BBM ini mendapat reaksikeras. Seperti yang dikemukakanWakil Ketua DPR RI PramonoAnung, DPR RI secara persisbelum mengetahui rencanapemerintah melalui KementerianESDM untuk penghapusansubsidi BBM untuk kendaraanbermotor ini. Oleh karena itu,katanya, melalui Komisi VII DPRRI rencana pemerintah ini akansegera diklarifikasi.“Apakah akan betul-betuldiprogramkan atau hanya wacana saja?” katanya setengahbertanya. Tapi Pramono juga melihat, wacana itu masih sebatas wacana belum menjadikebijakan ESDM. WalaupunPramono sepakat, kebijakan
Ke Halaman 11
BEKASI,
 Medik om
 –KecenderunganKetua Dewan Pimpinan Daerah(DPD) Partai Golkar Jawa Barat,Irianto MS Syafiuddin
ogah
melantik Darip Mulyana, dansekaligus mencabut SuratKeputusan (SK) Nomor: KEP-26/Golkar/II/2010, tanggal 24 Februari2010 tentang PengesahanKomposisi dan Personalia DPDPartai Golkar Kabupaten Bekasi,masa bakti 2009-2015, karenatermakan ucapannya sendiri.Masalahnya, Yance–panggilanakrab Irianto MS Syafiuddin– pernah melontarkan ucapanbernada ‘ancaman’ yangmengagetkan banyak orang. Yance,berniat mundur dari jabatannyasebagai Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat, kalau Dewan PimpinanPusat (DPP) Partai Golkarmemenangkan Darip Mulyana.Oleh karena itu, dipastikanYance tidak akan menarikucapannya yang disampaikan padaacara silaturahmi dengan paraKetua DPD Partai Golkarkabupaten/kota se-Jawa Barat, 20Maret 2010 lalu, di Hotel YasminPuncak, Cipanas, Cianjur.Ketika
Ogah
Cabut SK Neneng Hasanah Yasin
Yance Berniat Mundur dari Ketua Golkar Jabar
itu, Yance menganggap bahwapersoalan DPD Partai GolkarKabupaten Bekasi sudah selesai,sehingga tidak perlu dipersoalkan,apalagi dibahas dalam forumsilaturahmi tersebut.“Saya minta para ketua DPDPartai Golkar untuk tidakmembahas persoalan DPD GolkarKabupaten Bekasi, karenamasalahnya sudah selesai. Kalaukelak DPP memenangkan DaripMulyana, saya akan mundursebagai Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat,” kata Yance, sepertidilansir Sekretaris DPD PartaiGolkar Kabupaten Bekasi, MuhtadaSobirin kepada
Medikom
, Jumatpekan lalu.Wacana mundurnya Yance darikursi Ketua DPD Partai Golkar JawaBarat, juga dikemukakan WakilSekretaris Bidang Organisasi DPDPartai Golkar Kabupaten Bekasiversi Neneng Hasanah Yasin,Supriyadi. Menurutnya, DPD PartaiGolkar Jawa Barat tidak akanmencabut Surat Keputusan (SK)Nomor: KEP-26/Golkar/II/2010,tanggal 24 Februari 2010 tentangPengesahan Komposisi danPersonalia DPD Partai GolkarKabupaten Bekasi, masa bakti2009-2015.”Bahkan, saya mendengarKetua DPD Partai Golkar JawaBarat, Irianto MS Syafiuddin, padaRapat Kerja Daerah (Rakerda) diCiamis, beberapa waktu lalu,mengancam akan mengundurkandiri dari kepengurusan PartaiGolkar, apabila SK Nomor: KEP-26/Golkar/II/2010 dicabut,” Supriyadi,menegaskan.
Kewibawaan lembaga
Bak gayung bersambut. WakilKetua Bidang Organisasi DPD PartaiGolkar Jawa Barat, Tonny Aprilanimembenarkan Yance mengancammengundurkan diri, apabila DPPmemenangkan Darip Mulyana.”PakYance memang pernah berucapseperti itu, ketika silaturahmidengan para Ketua DPD PartaiGolkar kabupaten/kota se-JawaBarat di Hotel Yasmin Puncak,Cipanas, Cianjur. Saya kira,Muhtada (Sekretaris DPD PartaiGolkar Kabupaten Bekasi,
red
) jugatahu. Karena dia hadir dalam acaratersebut,” kata Tonny Aprilani, yangdihubungi
Medikom
, di Bandung, Jumat. Tonny sendiri mengaku tidakhadir dalam acara tersebut. Namun,ia menyatakan keprihatinannyaatas ancaman Yance yang berniatmundur dari Ketua DPD PartaiGolkar Jawa Barat, lantaran DPPmemenangkan Darip Mulyana dan
ogah
mencabut SK Nomor: KEP-26/Golkar/II/2010.”Terus terang saya prihatin,mestinya Pak Yance bersikap
legowo
menerima keputusan DPP.Masalahnya, ini menyangkutkewibawaan lembaga. Karena itu,seyogianya Pak Yance melantikDarip Mulyana, sekaligusmengukuhkan komposisi danpersonalia Dewan Pimpinan DaerahGolongan Karya Kabupaten Bekasi,masa bakti 2010-2015,” pinta TonnyAprilani.Kalau kewibawaan lembagasudah dicampakkan, lanjut Tonny,siapa yang akan diikuti. Apalagi,menurut informasi yang dia terima,surat DPP Partai Golkar Nomor: B-459/Golkar/IV/2010, tanggal 30April 2010 tentang DPD PartaiGolkar Kabupaten Bekasi, yangdikirim ke Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat itu sudah final dan DPPmemenangkan Darip Mulyana.”Saya sendiri hingga kini belumdapat surat DPP tersebut. Soalnya,kita tidak pernah diajak bicara.Kabarnya, surat itu dikirimlangsung oleh DPP ke Ketua danSekretaris DPD Partai Golkar JawaBarat, Irianto MS Syafiuddin danDedi Mulyadi,” kata Tonny Aprilani.Mantan anggota Komisi X DPRRI ini menilai gagal konsolidasiorganisasi yang dilakukan DPDPartai Golkar Kabupaten Bekasiversi Neneng Hasanah Yasin. Terbukti, sejak Nenengmengantongi SK, baru menggelarmusyawarah kecamatan (muscam)di tiga kecamatan. Itu pun, menurut Tonny, tidak dilakukan dikecamatan setempat, melainkan dikecamatan lain.”Walau sudah melakukanmuscam, Neneng ternyata takmampu melakukan konsolidasiorganisasi dengan baik. Buktinya,baru tiga kecamatan dilakukanmuscam dan digelar di kecamatanlain,” tandasnya.
(Dudun/Ahmad Taufik)
Irianto MS Syafiuddin
MAJALENGKA,
 Me d ik om
 – Pelaksanaan Sensus Penduduktahun 2010 (SP 2010) berakhirsudah pada tanggal 31 Mei 2010.Namun, berakhirnya kerja keraspara petugas sensus sebagai petugaspencaca lapangan (PCL) khususnyadi Kabupaten Majalengka,menyisakan ganjalan yang tidakmengenakkan. Sebab, merekadiduga menjadi sapi perahan paraoknum.Seperti diungkapkan salahseorang PCL, mewakili teman-temannya kepada
Medikom
, ketikapekerjaan akan berakhir merekaakan mendapatkan honor sebesarRp2,3 juta. Di dalamnya termasukpajak penghasilan dan biaya-biayalainnya seperti yang tercantumdalam perjanjian kontrak kerjamereka dengan Kantor BPSMajalengka. Tambahan honorlainnya berupa honor ongkospengganti biaya transport sebesarRp300.000 serta honor latihansensus penduduk sebesarRp280.000.Menurut PCL yang enggandisebutkan nama serta wilayahkecamatan tempat merekabertugas dengan alasan keamananini, alangkah terkejutnya merekaketika uang pengganti transport yang harusnya diterima sebesarRp300.000 seperti yang merekatanda tangani pada daftarpenerimaan uang transport,kenyataan yang diberikan olehkoordinator sensus kecamatan(KSK) dan koordinator lapangan(korlap) hanya sebesar Rp200.000.Sementara yang Rp100.000 tidakdiberikan tanpa alasan jelas.Rumornya, uang tersebut akandiberikan kepada unsur muspika(kecamatan, koramil dan polsek).Yang lebih mengherankan,menurut informasi yangberkembang, dari uang honor punharus ada lagi setoran sebesarRp100.000. “Kami ingin masalahpotongan uang transport ini segeradiusut tuntas karena sudahmerupakan tindakan pungli danoknum yang melakukannya harusdihukum biar menjadi efek jera bagi yang lainnya. Apalagi jika dihitungdengan banyaknya PCL yangbertugas di Kabupaten Majalengkamenjadi 2.772 orang, maka jumlahpungli tersebut akan mencapai nilaisebesar Rp297.200.000,” katasumber.Dugaan terjadinya pemotonganuang pengganti transport para PCL dibenarkan oleh Camat JatiwangiSwasono Pramono DJ SSos MM.Saat dikonfirmasi
Medikom
di sela-sela acara sosialisasi pajak bumi danbangunan di Kantor DPKADMajalengka, Rabu (26/5), Swasonomengaku mendapatkan laporandari para PCL yang bertugas di
Uang TransportPetugas SensusDisunat
Kecamatan Jatiwangi bahwa uangpengganti transport mereka telahdipotong oleh korlap Kecamatan Jatiwangi sebesar Rp100.000.“Sebagai tindak lanjut kamisudah memanggil danmenginstruksikan kepada KSK dankorlap untuk segeramengembalikannya kepada paraPCL secepatnya, dibarengi denganbukti pengembalian,” ujar Swasono.Kepala Badan Pusat StatistikMajalengka R Deni Lesmana SKom,di kantornya, Senin (24/5)menyatakan, sangat berterimakasih atas informasi yangdisampaikan wartawan terkaitadanya dugaan pemotongan uangpengganti transport para PCL. Iaberjanji akan akan menelusuri
Menurut PCL yangenggan disebutkannama serta wilayahkecamatan tempatmereka bertugasdengan alasankeamanan ini,alangkahterkejutnya merekaketika uangpengganti transportyang harusnyaditerima sebesarRp300.000 sepertiyang mereka tandatangani pada daftarpenerimaan uangtransport,kenyataan yangdiberikan olehkoordinator sensuskecamatan (KSK)dan koordinatorlapangan (korlap)hanya sebesarRp200.000.Sementara yangRp100.000 tidak diberikan tanpaalasan jelas.Rumornya, uangtersebut akandiberikan kepadaunsur muspika(kecamatan, koramildan polsek).
Ke Halaman 11
Wali Kota Tak Izinkan PendirianFO di Dago
Nyilep Dana Bansos, AnggotaDPRD Sumedang Dituntut 18 Bulan
INDRAMAYU,
 Medik om
 –Sedikitnya 100 orang dinyatakan positif mengidap penyakit AIDS. Sebanyak 13 orang penderita meninggaldunia, serta sisanya masih dalam pengawasan tim medis. Datapengindap AIDS tersebut tercatat pada Komisi PenanggulanganAIDS Daerah (KPAD) Indramayu.Para penderita AIDS terbanyak berasal dari Kecamatan Bongassebanyak 7 orang, Kecamatan Kandanghaur 7 orang, KecamatanIndramayu 6 orang, dan Kecamatan Losarang 6 orang sertaselebihnya hampir menyebar di 20 kecamatan.Anggota KPAD Indramayu dan juga Ketua LSM Pelita Ilmu,Kristien menjelaskan, HIV (Human Immunodeficiency Virus ) adalahvirus yang menyerang sistem kekebalan tubuh manusia dankemudian menimbulkan AIDS. Hingga kini mekanisme kerja HIVdi dalam tubuh manusia masih terus diteliti. Namun secara umumtelah diketahui bahwa HIV menyerang sel-sel darah putih sistemkekebalan tubuh yang bertugas menangkal infeksi.Dijelaskan Kristien, seorang pengidap HIV akan mulaimenampakkan gejala-gejala AIDS, dan kondisinya akan terusmemburuk hingga ajal menjemputnya.Krtistien menambahkan, seseorang yang mengidap HIV kelihatanbiasa seperti halnya orang lain. Ini berarti seseorang yang terinfeksiHIV tidak menunjukkan sesuatu gejala klinis. Dengan kata lain,dia merasa dan tampak sehat selama bertahun-tahun sebelumAIDS mulai muncul.HIV tambah Kristien, dapat menular kepada siapapun melaluicara tertentu, tanpa peduli kebangsaan, ras, jenis kelamin, agama,tingkat pendidikan, kelas ekonomi maupun orientasi seksualnya.Penularan HIV/AIDS lanjut Kristien dapat melalui berbagai caramelalui hubungan seksual dengan seorang pengidap HIV tanpamemakai kondom, melalui darah yang sudah terinfeksi HIV, lewattranfusi darah atau alat-alat yang sudah tercemar HIV, dan melaluiibu yang mengidap HIV kepada janin di kandungannya selamakehamilan.“Pengidap penyakit yang mematikan ini kebanyakan menimpausia produktif yakni 25 sampai 35 tahun merupakan usia rawan,” jelas Kristien.
(H YF)
13 WargaIndramayu Tewas Akibat HIV/AIDS
SUBANG,
 Medik om
 –Pascabanjirlongsor dan banjir bandang yangmenimpa Kampung Cikondang,Desa Nagrak, Kecamatan Ciater,Subang Jawa Barat yang terjadipada 21 Mei lalu, pihakPemerintah Kabupaten Subangtelah berkoordinasi denganpihak TNI/Polri, Satpol PP dan Tim Tagana untuk melakukanevakuasi korban dan berusahamelakukan rehabilitasikawasan-kawasan yang rusakoleh bencana.Dari analisa awal, akibatbencana ini disebabkan olehkerusakan lingkungan. Untukitu akan dilakukan upaya solusiuntuk menyelesaikan supayatidak terjadi hal serupa di masa yang akan datang. Terutama menghindari menurunnya jumlahkunjungan wisatawan ke Ciater dan objek wisata lainnya.Wakil Bupati Subang Ojang Sohandi menyampaikan bahwadata yang diperoleh dari Pemerintah Kecamatan Ciatermenyebutkan nilai kerugian mencapai tiga miliar rupiah, meliputi15 rumah, sebagian besar rumah yang biasa disewakan atau vila-vila, 1 tempat ibadah, 17 unit sepeda motor– 2 unit di antaranyatidak berhasil ditemukan– dan 2 kendaraan roda empat alias mobil yang sedang diparkir. Mengenai korban jiwa meninggal dunia tidakada.Dikatakan Ojang, bencana ini tidak berdampak pada kunjungan wisatawan baik domestik maupun wisatwan asing ataumancanagara. Karena wilayah bencana jauh dari kawasan wisata.“Bagi masyarakat Subang atau luar Subang jika ingin berkunjungke kawasan Ciater tidak terganggu,” ujar Wakil Bupati.Untuk menangani atau rehabilitasi pascabencana, pihaknyaakan berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk mempertahankankawasan lindung yang masih baik untuk tetap dijaga. Kemudianakan merehab saluran air di kawasan pemukinan supaya layakdialiri air dalam volume yang besar.“Kami analisa di lapangan ternyata saluran air di kawasanpemukiman hanya 1 meteran, sehingga ketika terjadi luapan airdari atas dalam jumlah besar saluran tidak bisa menampungnya,” jelas Wakil Bupati. Karenanya, rehab akan memperbesar saluranair supaya bisa menampung lebih banyak volume air pada saatluapan melonjak
. (Loy)
 Akibat BanjirBandang KerugianCapai Rp3 Miliaran
Ojang Sohandi
 
Sisi Lain
Edisi 371 Tahun VII 31 Mei s.d. 6 Juni 2010
2
Jawa Barat
 JAWA BARAT,
 Med ik om
-KepalaBKKBN Provinsi Jabar Drs H RukmanHeryana MSi dalam sambutannyapada acara Harlah MuslimatNahdlatul Ulama (NU) yang Ke-64 diKabupaten Indramayu menegaskanbahwa peranan para muslimatdalam membangun bangsa inisangat penting, terutama terhadapkeluarga, agar menjadi keluargasejahtera. Peran serta para ibuterhadap program KeluargaBerencana sama halnya denganmembangun keluarga terarah danbahagia.“Melalui Harlah Muslimat yang Ke-64 ini, diharapkan dapat terus terjalinkesatuan dan persatuan, sehinggahidup ini sehat tanpa berbuatmaksiat sehingga selamat duniaakhirat,” ungkapnya.Kurang lebih 300 orang muslimatberkumpul di aula NU, di belakangAsrama Haji Kabupaten Indramayu,mendengarkan pidato dari KetuaPBNU Kabupaten Indramayu danKetua Umum Muslimat Jabarsekaligus anggota DPD Pusat Dra HjElla M Nur MSi.Selain memperingati harlah, diaula tersebut juga dilakukanpelayanan KB berupa KB Pil, danSuntik. Walaupun ada sedikitkendala, para tim medis yang datangdari Kabupaten Indramayu terlambattiba, namun semuanya dapat teratasisehingga para akseptor pun dapatterlayani. Muslimat NU mendukungProgram KB untuk tercapainyakeluarga sejahtera, sebagaimanatelah dirapatkan dalam rapat
Sangat Besar Peran Serta MuslimatIndramayu pada Program KB
koordinasi yang menyarankan bahwaOktober 2009 program KB telahmendapat payung hukum baru, yaituUU No 52 Tahun 2009 tentangPerkembangan Kependudukan danPembangunan Keluarga. UU tersebutbuah dari Amandemen UU No 10 Tahun 1992 tentang PerkembanganKependudukan danPembangunan Keluarga Sejahtera.Kemakmuran suatu negara diukurdengan menggunakan GNP (LPE-JML penduduk), sedangkan untukmengukur kualitas pendudukdigunakan IPM. Saat ini IPMIndonesia menempati urutan ke-117dari 176 negara.Untuk mengendalikan jumlahpenduduk tersebut, maka sejaktahun 1970 diluncurkanlah programKB Nasional. Pada saat itu programKB mengemban dua misi pokok, yaitu secara demografis KB harusmampu menurunkan TFR 50% padatahun 2000, dan secara filosofis KBharus mampu meningkatkankeluarga kecil bahagia sejahtera.“Alhamdulillah misi program KB yang pertama telah berhasil. Artinyaselama hampir 40 tahun KB telahmampu menurunkan rata-ratakelahiran lebih dari 50%. Sedangkanuntuk misi KB yang kedua memangmasih diperlukan kerja yang sangatkeras karena menyangkutkesejahteraan keluarga. Sedangkanupaya untuk peningkatankesejahteraan keluarga diperlukanpendekatan yang komprehensif semua sektor, di antaranya yangmenyangkut sektor pendidikan,kesehatan, ekonomi, agama dansosial budaya,” terang RukmanHeryana.Adapun program KB saat ini danke depan dihadapkan oleh berbagaitantangan. Di antaranya, populasiremaja 20% dari total penduduk,keluarga miskin yang telah mencapai45%, kecenderungan keluargamenggunakan pola kontrasepsi yangtidak rasional, kelembagaan,ketenagaan, dan pembiyaan KB yangmasih belum optimal, dan menurutkajian IPKB Jabar, dukunganpembiayaan KB dalam satu keluargarata-rata sebesar Rp6.000. Padahal dilain pihak, sebuah penelitianmenunjukkan bahwa daerah-daerah yang pencapaian peserta KB-nyatinggi, memiliki kecenderungantingkat kemiskinannya menurun.“Berdasarkan pemikiran di atas,kami selaku BKKBN Provinsi JawaBarat melalui Harlah Muslimat NU yang ke-64 mengharapkan jajaranMuslimat NU Jabar untuk memper-kuat kembali semangat program KB yang dulu jaya. Begitu pun terhadappara kader Muslimat NU yang tersebardi RT dan RW, desa/kelurahan dankota, untuk mengajak keluarga-keluarga, PUS, remaja untuk ikutKB. Karena KB bukan program yanghanya mengurusi kontrasepsi saja,akan tetapi KB juga adalah programpendidikan keluarga untuk mencapaikeluarga sejahtera, melalui PUP,pengaturan kelahiran, pembinaanketahanan keluarga danpemberdayaan ekonomi keluarga,”tambahnya. (
Iwan
)
SUKABUMI,
 Medik om
-Ketua KomiteIII Dewan Perwakilan DaerahRepublik Indonesia (DPD-RI), KHSofyan Yahya menilai, keinginanmasyarakat di empat kecamatan, yakni Kecamatan Sukaraja,Sukalarang, Kebonpedes danCireunghas (Susukecir) yang beradadi wilayah Kabupaten Sukabumi,untuk bergabung ke Kota Sukabumisangat wajar. Hal itu dilihat dariaspek geografis dan pelayananterhadap masyarakat. Demikianungkapan yang disampaikannyaketika melakukan kunjungan kerjadi Balaikota Sukabumi, Selasa (25/6).Menurutnya, keinginanmasyarakat Susukecir tersebut jugarasional, mengingat jarak tempuh warga yang ada di empat kecamatanitu sangat jauh ke Ibu KotaKabupaten Sukabumi yang ada diPelabuhanratu. Sementara ke KotaSukabumi hanya membutuhkan waktu yang tidak lama. Jadi, wilayah yang berada di sebelah timur KotaSukabumi tersebut sangat wajar dan
Ketua Komite III DPD KH Sofyan Yahya:
Penggabungan Wilayah Susukecirke Kota Sukabumi Wajar
rasional ketika meminta untukbergabung ke Kota Sukabumi. Dan jika penentu kebijakan melihat dariaspek kesejahteraan, tidak ada alasanuntuk menghambat keinginantersebut. Sebab, tujuanpembangunan adalah untukkesejahteraan rakyatnya. Sehinggaharus utamakan pelayananan dalammeningkatkan kesejahteraanmasyarakat.Dikatakannya, sebenarnya untukmenentukan penggabungan tersebutberada di Pemerintah Provinsi Jabar,sebab kewenangan penggabungansuatu wilayah di kota ataukabupaten, ada di pemerintahprovinsi. Sedangkan Mendagri hanyasebatas memberi rekomendasi saja.Dan untuk menindaklanjutikeinginan masyarakat yang beradadi empat kecamatan tersebut, Yahyamenjelaskan, DPD RI akanmelakukan pertemuan, baik denganBupati dan DPRD KabupatenSukabumi maupun denganmasyarakat yang ada di Susukecir. Tujuannya untuk memfasilitasikeinginan masyarakat denganPemkab Sukabumi.“Rencananya, bulan Juni akanmelakukan pertemuan sertamelakukan kunjungan ke empatkecamatan tersebut. DikarenakanKabupaten Sukabumi sekarang lagipilkada, tentunya agenda kamidengan Bupati Sukabumi yang baru,”terangnya.Sementara, berkaitan dengankunjungan kerja Komite III DPD RI diKota Sukabumi pada saat itu, ialahuntuk menampung aspirasiberkaitan dengan penggodogansejumlah rancangan undang-undang, di antaranya rancangan jaminan sosial masyarakat danrancangan undang-undang tentangperlindungan pembantu rumahtangga. Rombongan yang berjumlah10 orang langsung diterima oleh WakilWali Kota Sukabumi HM MulyonoMM beserta unsur Muspida. Dalamkesempatan tersebut, Mulyonomempresentasikan berbagai sektorpembangunan dan geografis KotaSukabumi. (
Arya
)
CIMAHI,
 Medik om
 –Kecamatan Cimahi Selatan mewakili Kota Cimahidalam penilaian sinergi kinerja kecamatan (lomba kecamatan) tingkatProvinsi Jawa Barat tahun 2010. Pemerintah Provinsi Jawa Baratmenyelenggarakan kegiatan tersebut untuk menunjang akselerasipencapaian target indeks pembangunan manusia (IPM) 2013 tingkat Jabar.Menurut Ketua Tim Penilai Dedi Haryadi, penilaian yang dilakukansetiap dua tahun sekali, difokuskan pada bidang pendidikan, kesehatan,dan daya beli masyarakat. Ia mengatakan, penilaian tersebut dilakukandalam waktu sepuluh hari, yakni 17-27 Mei 2010.“Penilaian ini diharapkan dapat mengembangkan pola kerja yangefektif dan terkoordinasi dalam mendorong pembangunan kinerja sertapelayanan di bidang kesehatan, pendidikan, dan aktivitas ekonomi,”ujarnya di Cimahi, Kamis (20/5).Sekretaris Daerah Kota Cimahi Drs H Encep Saepullohmengungkapkan rasa optimistisnya, Cimahi selatan akan mampumewakili Cimahi menjadi yang terbaik di Jawa Barat.
(Fredy HS)
Cimahi Selatan IkutiPenilaian SinergiKinerja Kecamatan
INDRAMAYU,
 Medik om
 –KPU Kabupaten Indramayu masih melakukanverifikasi terhadap tiga calon yang melalui jalur independen(perseorangan) yang menyerahkan berkas dukungan pada Selasa pekankemarin. Ketiga bakal calon yang melalui jalur independen yakni TotoSucartono berpasangan dengan Khasan Basari, Mulyono Martonodengan Handaru Wijayakusuma, serta Api Karpi berpasangan denganRawita.Dokumen dukungan yang dibawa ketiga pasangan tersebut,diserahkan dalam tiga dokumen yaitu satu dokumen berupa fotokcopidiserahkan kepada Panitia Pemungutan Suara (PPS), dokumen keduaberisi identitas dukungan dalam bentuk perangkat lunak (
software
)dan dokumen ketiga berupa perangkat keras (
hardware
) diserahkanke KPU Indramayu.Ketua KPU Kabupaten Indramayu Ahmad Khotibul Umammengatakan, identitas dukungan yang diserahkan balon bupati dan wakilnya itu akan dilakukan verifikasi faktual dan administrasi selama14 hari dari 19 Mei hingga 1 Juni 2010. Setelah itu, baru dilakukanrekapitulasi di tingkat PPK yang waktunya selama empat hari dan diKPU Indramayu waktunya tiga hari.Setelah rekapitulasi kata Khotibul, kemudian tanggal 9 sampai 14 Juni 2010 KPU Indramayu mulai membuka pendaftaran Calon Bupatidan Wakilnya, baik dari jalur independen maupun dari jalur parpol.“Sedangkan pengumpulan dokumen dukungan KTP minimal 52.300buah sesuai syarat tiga persen dari jumlah penduduk,” ujar Khotib.
(H YF)
KPU Indramayu VerifikasiTiga Bakal Calon Independen
CIAMIS,
 Med ik om -
Kasus gagal tanam padi di wilayah KecamatanKalipucang, Padaherang dan sekitarnya, karena banyak petani yangtidak mengindahkan pola tanam. Petani yang sudah mendapatkanbantuan benih padi, namun mengalami gagal tanam, diusahakanuntuk kembali mendapatkan bantuan.Demikian dikatakan Bupati Ciamis Engkon Komara, usai mengikutiRapat Paripurna Prolegnas, Senin (24/5). Diakuinya, petani sudah diberipengarahan mengenai pola tanam, tetapi masih banyak yangberdasarkan pada harapan. “Banyak petani yang masih mengutamakanharapan, siapa tahu saat ini tanam tidak kena banjir. Nah, ternyataharapan tersebut sirna karena datang banjir yang menyebabkantanaman yang baru ditanam jadi puso atau gagal tanam,” ujarnya.Untuk mengantisipasi kerugian yang lebih besar, dia berharap agarpetani mengikuti petunjuk yang disampaikan oleh petugas, seperti dinaspertanian, penyuluh lapangan. Engkon juga berharap, baik petanimaupun penyuluh, tidak bosan menerima informasi terkait denganpola tanam. “Dengan menaati imbauan petugas, saya kira akan dapatmeminimalisir kerugian. Sekarang gagal tanam, maka hanya rugi benih,biaya pengolahan tanah dan waktu. Coba kalau padi sedang berbuahkemudian puso, kerugian akan lebih besar,” terangnya.Dampak lainnya, jelas Engkon, banjir juga dapat menjadikan hargagabah menjadi turun. Hal tersebut disebabkan kualitas gabah yangtidak memenuhi standar. (
Herz/Ipan
)
Gagal Tanam Akibat PetaniTidak Penuhi Pola Tanam
 JAKARTA,
 Medik om –
PemerintahKota Cimahi melakukanpenandatangan notakesepahaman dengan BadanPengkajian dan Penerapan Teknologi. Penandatanganan notakesepahaman dilakukan oleh WaliKota Cimahi Ir HM Itoc Tochija MMdengan Sekretaris Utama BPPT DrIr Jumain Appe, di auditorium
Walikota Cimahi, Ir.HM.Itoc Tochija,MM berjabat tangan dengan Sekretaris Utama BPPT Dr. Ir. Jumain Appe usai melaksanakan nota kesepahaman di Jakarta.
Pemkot Cimahi Tandatangani NotaKesepahaman dengan BPPT
BPPT, Jln MH Thamrin No 8 Jakarta,Rabu (19/5). Pemkot Cimahi telahmenjalin persetujuan dengan BPPT dalam bidang pengkajian danpemasyarakatan teknologi untukmendukung pembangunan KotaCimahi.Wali Kota berharap,penandatanganan persetujuantersebut dapat menjadi momentumbagi seluruh
stakeholder
KotaCimahi untuk bisa mengakselerasiproses pembangunannya ke arah yang lebih cepat dan pesat, terutamapembangunan dalam bidangpemasyarakatan teknologi.“Pelaksanaan pembangunan dimasa sekarang ini tidak bisa lepasdari pengaruh teknologi” ujarnya.
(Fredy HS)BANDUNG,
 Medik om
-
Perlombaandan pengujian ketangkasankhusus bagi pengemudi kendaraanbermotor roda empat, memilikiperan dalam pembangunan duniapariwisata. Mengemban tanggung jawab menjadi salah satulandasan Disparbud Jabarmenyelenggarakan West JavaAdventure Off Road (WJAOR), yaituuntuk kepentingan pengembangankepariwisataan secaraberkesinambungan. Pernyataan inidikemukakan Kadisparbud JabarIr H Herdiwan, Kamis (27/5),kepada para peserta, sebanyak 45tim yang keseluruhannyamelibatkan 135 kendaran dan 270orang peserta.Kadisparbud Jabar yangmendampingi Sekda Jabar, dalamkesempatan itu menjelaskan rute yang telah dipersiapkan, yaitudimulai dari halaman Gedung SateBandung dengan tujuan akhiratau
finish
di Cipanas Cianjur,dengan jarak tempuh sekitar 180km. “Rute peserta yang dilaluimencapai jarak 180 km dan akanberakhir di Aquilla Pacet Cianjur.Di sana akan ditampilkan pula ujiketerampilan mengemudikan
Pengemudi Kendaraansebagai Wisatawan Khusus
kendaraan 4x4 atau
trail stage
(TS),”tuturnya. Dalam
event
dengan tigarute ini akan dilakukan pula ujiketerampilan memperebutkan tropibergilir Gubernur Jawa Barat, yangrencananya bukan saja dihadiripeserta dari Jabar, tetapi hinggadunia internasional.Semangat uji keterampilan iniditampilkan dengan mendorongpeningkatan peran aktif masyarakatsebagai pelaku utama dalampengembangan dan promo wisata,sekaligus bertujuan untuk menjaringpeminat petualangan melakukan wisata minat khusus, yaitu dengan wisata olah raga otomotif. Lebih jauhdiharapkan seluruh peserta yang ikutmempersiapkan segala sarana danprasarana yang dibutuhkan menjadi
off roader
. “Pemeriksaan kelayakanseluruh kendaraan yang ikut sertasangat penting. Ini juga untukmengembangkan wisata minatkhusus atau petulangan melalui wisata olah raga otomotif,” tegas Ir HHerdiwan.Secara terpisah, KabidKeparawisataan Disparbud Jabar DrsH Dani Herdiana, dalam keteranganpersnya, mengatakan, dalampenyelenggaraan kegiatan iniDisparbud mengadakan kerja samadengan Paguyuban Jeep Bandung(PJB) untuk kelancaranpenyelenggaraan kegiatan. Untukkeamanan dalam penyelenggaraandengan 45 tim, 135 kendaraan,dengan berat hati para pesertadibatasi jumlahnya.
Event
reguler ini bertujuan untukmemfasilitasi adanya hiburan yangmengedepankan proses keamanandalam perjalanan, denganmengedepankan
adventure
atau
country road
sebagai wisata khusus.“Saya khawatir sebagai fasilitator,bersama panitia, tidak bisamengantisipasi proses keamanandalam perjalanan, bagi seluruhpeserta, termasuk kendaraanpanitia,” tandasnya.Dalam rangkamenumbuhkembangkan minat wisatawan, khususnya dalam bidang
off road
, maka senantiasa mencariobjek wisata baru. “Karena itu parapeserta yang mengikuti event inidianggap sebagai duta wisata didaerahnya. Para peserta sebanyakb45 tim dan 135 kendaraandiharapkan berperan sebagai duta wisata,” tegas Dani.(
Zaz
)
 TASIKMALAYA,
 Me d i k o m
 – Kegiatan Penilaian SinergitasKinerja Kecamatan DalamMenunjang Akselerasi Pencapaian Target IPM Jawa Barat Tahun2015 dilaksanakan di Aula KantorKecamatan Sukaresik Kabupaten Tasikmalaya, Senin (17/5). Hadirpada kesempatan tersebut, WakilBupati Tasikmalaya HE HidayatSH MH, Ketua Dewan PerwakilanRakyat Daerah (DPRD), dan tamuundangan lainnya.Dalam sambutannya, WakilBupati mengatakan, paradigmapembangunan manusiamemandang pembangunanbukan sebagai suatu tujuan,tetapi sebagai sarana memperluaspeluang peningkatan kapisitasdasar dan daya beli penduduk.Indeks Pembangunan Manusia(IPM) sebagai alat ukur dapatdigunakan untuk melihat kinerjapembangunan manusia di suatu wilayah yang dalam bahasapemerintah berarti menilai kinerjadan peranan birokrasi dalampencapaian menuju hidup layak.Wabup menambahkan, tujuanutama dari IPM pada dasarnyaadalah untuk memperlihatkanapakah pembangunan di suatu wilayah sudah mengakomodasipartisipasi seluruh pendudukdalam setiap tahapanpembangunan, sehingga
IPM KabupatenTasikmalaya Selalu Naik 
penduduk tidak lagi dipandangsebagai objek atau sasaranpembangunan tetapi dilibatkandalam proses pembangunan sebagaisubyek yang ikut mengambilkeputusan.IPM Kabupaten Tasikmalaya sejaktahun 2001 sampai dengan 2009, jelas Wabup, selalu mengalamikenaikan. Pada tahun 2001 IPMKabupaten Tasikmalaya sebesar58,73 dan pada tahun 2009 telahmencapai 71,67. Ia jugamenjelaskan, IPM bidangpendidikan pada tahun 2009 sudahmencapai 81,94, indeks kesehatansebesar 71,54, dan indeks daya belisebesar 61,55. Untuk saat ini yangmenjadi tantangan terbesar adalahmeningkatkan indeks daya beli yanglebih rendah dari dua komponen lainpendukung IPM.Di akhir sambutannya WakilBupati mengajak kepada semuapihak agar momen penilaian inidapat memberikan manfaat bagipihak-pihak terkait, khususnya bagiKecamatan Sukaresik maupun paracamat se-Kabupaten Tasikmalaya.Ia berharap, penilaian lebihmerupakan salah satu kegiatanpembinaan untuk mengetahuisejauh mana keterpaduan dansinergitas perangkat di tingkatkecamatan juga partisipasi aktif masyarakat dalam melaksanakanberbagai program untuk akselerasipencapaian target IPM Jawa Barattahun 2015.Ketua Tim Penilai SinergitasKinerja Kecamatan Drs Dedi Suhardimengatakan, penilaian sinergitaskecamatan diselenggarakan dalamdua tahun sekali, dimulai padatahun 2006 dan tahun ini telahmemasuki pada penilaian tahun yang ke-3.Dedi menambahkan, seluruhpeserta penilaian di tingkat Provinsi Jawa Barat merupakan kecamatanterbaik di masing-masing kabupatenataupun kota dalammengembangkan pola kerja yangefektif dan terkoordinasi dalammendorong pembangunan, kinerjaserta pelayanan di bidang kesehatan,pendidikan, dan aktivitas ekonomimasyarakat di wilayah kerjanya.Mekanisme penilaian sinergitaskinerja kecamatan berbasis IPM, Dedi yakin akan semakin mendorongsemangat kreativitas dan dayainovasi para perangkat kabupatenmaupun kota di kecamatannyamasing-masing sekaligus menjadiajang kompetisi secara sehat untukmeraih predikat terbaik dalammemberikan kontribusi bagi upayapeningkatan kesejahteraanmasyarakat Jawa Barat khususnyadalam bidang pendidikan,kesehatan, dan potensiperekonomian yang menopang dayabeli masyarakat.
(A Cucu)MAJALENGKA,
 Med ik om
 –Musimpenghujan di wilayahMajalengka diperkirakan masihakan berlangsung hingga akhir Juni mendatang, sedangkancurah hujan sedang, namunturun dengan waktu cukuplama.Menurut Kepala BMG Jatiwangi Eko Sunaryo, Jumat(28/5), awalnya diprediksi padabulan ini sudah mulaimemasuki musim kemarau,namun ternyata ada tekananrendah di wilayah SamudraPasifik sehingga banyakmenimbulkan awan yangkemudian bergerak dari wilayahbarat ke timur.“Kapan musim kemarau mulaiberlangsung, itu masih ditelitilagi. Hanya saja, prediksisementara ini curah hujansedang namun lama, dandiperkirakan musim kemaraubaru berlangsung mulai akhir Juni mendatang,” ungkap Ekoseraya menyebutkan suhu udarauntuk wilayah Majalengka dan Jatiwangi sekitar 32 hingga 35derajat celcius.Menyikapi adanya ramalancuaca yang menyebutkan masihtingginya curah hujan di wilayah Majalengka, KepalaDinas Pertanian Kabupaten
Musim PenghujanDiperkirakanHingga Akhir Juni
Majalengka H Idi Tjahidi tetapmeminta para petani untukmewaspadainya danmenghindari jangan sampaiareal pertanian terkena musibahkekeringan.Sehingga usai MT II petanidisarankan untuk mengubahpola tanam, mengganti denganpalawija, walaupun areal sawahterebut mendapat pengairan darisaluran irigasi. Karena saluranirigasi pada musim kemarautidak bisa diandalkansehubungan air biasanyamenyusut tajam.Apalagi belakangan ini banyakpintu irigasi yang tidak berfungsikarena rusak akibat becnanabanjir, rusak terlalu tua atauhilang. Sehingga pasokan air keareal sawah tidak maksimal.“Kalau saja benar musimkemarau mulai berlangsungpada akhir Juni, maka diMajalengka tidak akan ada arealsawah yang kekeringan. Karenausia padi sampai saat inikebanyakan sudah berumur duabulan atau satu setengahbulan,” ungkap H Idi yangmenyarankan petani untukberalih ke palawija, selain tidakbutuh air yang berlebihan jugatanah tidak jenuh.
(Jur)
 TASIKMALAYA,
 Med ik om
 –Wakil Bupati Tasikmalaya H E HidayatSH MH membuka secararesmi Sosialisasi HIV/AIDS dan PencegahanPenyalahgunaan Narkobapada kegiatanPelaksanaan KomunikasiInformasi Edukasi (KIE)Konseling dan KampanyeSosial Bagi PenyandangMasalah KesejahteraanSosial (PMKS), Selasa(11/5) di Aula GDI DesaMandalahayu, KecamatanSalopa.
Hadir pada kesempatan tersebut,unsur Muspida, camat dan unsurMuspika Kecamatan Salopa, KepalaUPTD Pendidikan, TKSM, pengurusPKK, pengurus BKMM, para kepalaSMP/sederajat, kepala SMA/sederajat, pengurus OSIS SMA,perwakilan organisasi mahasiswa,alim ulama, tokoh masyarakat, para
Wabup Buka Sosialisasi HIV/AIDS danPencegahan Penyalahgunaan Narkoba
siswa/siswi pelajar, serta
stakeholder
terkait.Pada kesempatan tersebut, WakilBupati mengatakan, sebagai bagiandari pembangun peradaban,pemelihara peradaban, dan penjagaperadaban, umat manusiamempunyai tanggung jawab yangsama sebagai bagian dari komunitasmanusia, warga bangsa dan warga Tasikmalaya, harus mampumencegah setiap perilaku yangmembahayakan kelestarianperadaban yang sehat, yaituperadaban yang tidak menyimpangdari kaidah-kaidah norma agama dankaidah-kaidah norma begara.Bahkan tidak menyimpang darikaidah-kaidah norma adat/kebiasaan baik sebagai pribadiataupun sebagai suatu komunitas.Di dalam Alquran jelas Wabup,diperintahkan untuk menjaga diridan keluarga dari peradaban yangmenyimpang. “Perintah Allah SWT,“Hendaklah ada di antara kaliansegolongan umatun yang mengajakberislam, mengajak kepada kebaikandan mencegah dari perbuatan-perbuatan yang munkar/menyimpang dari peradaban itu.”“Peradaban yang menyimpangantara lain membiarkan anak kecilmerokok atau dengan pepatah ‘ulahnyaah dulang’, semua keinginannyadipenuhi tanpa diarahkan yangmengakibatkan anak-anak terlibatpada penggunaan narkoba, HIV/AIDS, vandalisme, dan kriminal,”tutur Wabup.Ia juga mengajak kepada paraagnia, untuk membantupenyalahgunaan narkoba denganpola seperti orang Italia dan Thailan(Golden Triangle) yaitu mengubahladang opium menjadi perkebunanteh, kopi dan bunga atas stimulasidari masyarakat. “Mari kita kerjasama untuk menanggulangipenyalahgunaan narkoba secarabersama-sama sesuai dengankutipan buku Anang Iskandar yang berbunyi ‘Kecurigaan hanyamenimbulkan kebencian,persenjataan hanya menimbulkanperlawanan, dan hati ternyataharus diperhatikan dengan hati’,karena pembinaan generasipenerus kita diawali dari dalamkeluarga kita sendiri,” ungkapnya.Kasi Pelayanan dan RehabilitasiSosial pada Dinas SosialKependudukan dan Tenaga KerjaKabupaten Tasikmalaya Sri YuliaSSos MM mengatakan, maksuddan tujuan Pelaksanaan KIEKonseling dan Kampanye SosialBagi Penyandang MasalahKesejahteraan Sosial (PMKS),adalah meningkatkan wawasanpengetahuan dan kesadaranmasyarakat terhadap bahaya HIV/AIDS dan narkoba. Selain itu,meningkatkan keterpaduanpenanganan baik yang dilakukanoleh pemerintah maupunmasyarakat serta memfasilitasidan mendorong secara aktif upayapenanganan yang telah dilakukanoleh berbagai organisasimasyarakat dalam penangananHIV/AIDS dan narkoba.Pelaksanaan KIE Konseling danKampanye Sosial Bagi PenyandangMasalah Kesejahteraan Sosial(PMKS) ini, jelasnya, melibatkanperwakilan dari 10 kecamatan diantaranya Kecamatan Salopa,Pancatengah, Gunungtanjung,Cikatomas, Jatiwaras, Cineam,Manonjaya, Karangjaya, Sukaraja,dan Cibalong.
(A Cucu)
 
Lintas Kota
3
Edisi 371 Tahun VII 31 Mei s.d. 6 Juni 2010
BANDUNG,
 Med ik om
-PemerintahKota Bandung, mulai 7 Juni akanmenjadikan kawasan BalaikotaBandung dan Jalan Wastukancanasebagai kawasan udara bersih.Kendaraan khususnya mobil dinasdan pribadi, tidak bisa bebas masukdan parkir kecuali berstiker lulus ujiemisi.“Kebijakan ini adalah apresiasibagi kendaraan yang emisi gasbuangnya bagus. Direncanakanberlanjut dan diperluas ke berbagaitempat pusat layanan umum lain,kawasan kegiatan pemerintahan,pusat perbelanjaan, mal dankawasan pendidikan,” ujara KepalaBadan Pengelolaan LingkunganHidup (BPLH) Kota Bandung HDandan Riza Wardhana di sela-selakegiatan uji emisi mobil dinas danpribadi pegawai Pemkot Bandung,Kamis (26/5).Pencemaran udara, tutur Dandan,adalah masuknya zat pencemarberbentuk gas-gas (CO, Nox, SOx,H2S, hidrokarbon), partkel kecil atau(aerosol, debu, timah hitam) danenergi (suhu, kebisingan) ke dalamudara. Sumbernya secara zat kimiaberasal dari transpotasi, industri danpersampahan.
Balaikota Bandung dan JalanWastukancana Kawasan Udara Bersih
Wakil Wali Kota Bandung Ayi Vivananda, didampingi Kepala Badan Pengelolaan Lingkungan Hidup (BPLH) Kota Bandung H Dandan Riza Wardhana, dan kepala Dinas Perhubungan Kota Bandung Timbul Butarbutar memeriksacatatan hasil pengujian emisi sebuah kendaraan dinas di Balaikota Bandung, Jln Wastukancana Bandung, Kamis (27/5).
Kota Bandung dikatakannyatermasuk masih dalam kondisi rata-rata sedang. Artinya masih beradapada ambang batas, belum terlaluberpengaruh buruk pada kesehatanmanusia dan hewan kecuali padasejumlah tanaman spesifik. Namundiakuinya ada kecenderunganpenurunan kualitas. Pencemaranterparah ada di kawasan terminalsementara pada kawasan jalan lebihpada kebisingan.Untuk penertiban pencemaransuara keras knalpot, menurutnya iniadalah domainnya kepolisian.Kepolisian diyakininya akanmelakukan hal yang sama, apalagikepolisian sudah sangat komitterhadap lingkungan.“Mereka juga ikut berinisiatif,seperti dalam program car free daydengan sejuta kawannya. Upaya yang bisa kita lakukan adalah,menanam pohon sebanyak-banyaknya. Tapi ini pun belum bisamengatasi secara maksimal, perluterobosan lain antara lain wajib ujiemisi,” ujarnya.Wakil Wali Kota Bandung AyiVivananda berharap, di 2010kualitas udara Kota Bandung haruslebih meningkat. Udara KotaBandung harus lebih bersih danlebih sejuk. Dirinya berharap semua warga Kota Bandung melakukan ujiemisi gas buang. Gerakan wajib ujiemisi, diawali dari Pemkot Bandungbeserta seluruh jajarannya.“Mulai 7 Juni nanti, kendaraantidak lulus uji emisi gas buang, tidakbertanda sticker lulus uji emisi tidakboleh masuk dan parkir di Balaikota. Jadi kalau aparat pemkot adakegiatan di balaikota, kendaraanyatidak boleh masuk dan tidak bisaikut kegiatan, itu adalah sanksi,”kata Ayi.Melalui uji emisi, imbuhnya,pemilik kendaraan akan mengetahuiberapa tinggi zat kimia emisi gasbuang kendaraannya, baik CO, HC,CO2 maupun O2 juga ketepatancampuran udara dan bensin.Dicontohkan, baku mutukendaraan ber-BBM bensin di bawahtahun 2007, dikatakan memenuhibaku mutu emisi jika CO % 4,5 danHC 12.000. Sedangkan yang di atas2007, CO % 1,5 dan HC 200.“Masyarakat yang ingin melakukanuji emisi, Kota Bandung kini sudahada 44 bengkel yang ditunjuk,”tegasnya. 
(Dudi)CIMAHI,
 Medik om
 – 
Pemerintah Kota Cimahi menggelar forum diskusiinteraktif multistakeholder tentang pemberdayaan masyarakat, di aulakompleks perkantoran Pemkot Cimahi, Selasa (18/5). Forum diskusi inidibuka oleh Wali Kota Cimahi Ir HM Itoc Tochija MM. Tujuan diselenggarakannya forum diskusi untuk membangunpemahaman bersama tentang hakikat dan konsep pemberdayaanmasyarakat berdasarkan pengalaman lapangan dan kajian ilmiah.Peserta yang hadir dalam forum diskusi ini terdiri atas unsurpemerintah, legislatif, organisasi mitra kerja pemerintah, organisasimasyarakat, organisasi profesi, organisasi sosial, dan komponenmasyarakat lainnya.
(Fredy HS)
Pemkot Cimahi GelarForum DiskusiPemberdayaan Masyarakat
BANDUNG,
 Medik om
 – 
 Telkom ikut serta dalam Pekan Informasi Nasional2010 yang diselenggarakan Pemerintah Pusat melalui DepartemenKomunikasi dan Informasi (Depkominfo) baru-baru ini. Berbagai kegiatandigelar antara lain Pameran dan Seminar Informasi, Lomba Blog danAnimasi, Penerbitan Perangko Hari Pertama PIN 2010, Pagelaran WayangKulit, Peresmian 70 Desa Informasi Provinsi Riau serta peresmianpelayanan informasi masyarakat lainnya
.
 Tujuan utama pelaksanaan PIN 2010 adalah untuk meningkatkanpelayanan informasi dan menyosialisasikan keterbukaan informasipublik sesuai Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik yang barusaja disahkan pada 30 April 2010.Pada kegiatan yang digelar di Bandar Seni Raja Ali Haji atau GedungPurna MTQ Pekanbaru tersebut, Telkom ambil bagian sebagaipenyelenggara Lomba Blog dan Animasi, Penyedia TV Up-link sebagaisaranan siaran langsung acara pembukaan, menampilkan berbagaiproduk dan layanan dalam pameran serta ikut serta dalam TeleconferenceSarana Informasi Desa Berdering.PIN 2010 dibuka secara resmi oleh Menteri Komunikasi dan Informasi Tifatul Sembiring pada tanggal 25 Mei. Tifatul dalam sambutannyamengatakan, UU Keterbukaan Informasi Publik akan dimanfaatkanuntuk mengatur distribusi informasi, mana yang harus dibuka kepadamasayarakat dan mana yang tidak. Distribusi informasi sangatdiperlukan untuk mendukung percepatan pembangunan terutama didaerah-daerah supaya Indonesia mampu mengejar ketertinggalannyadari negara lain dalam hal teknologi informasi.Usai pembukaan Pekan Informasi Nasional di Gedung Purna MTQPekanbaru, Menkominfo Tifatul Sembiring didampingi oleh Chief Operating Officer (COO) Telkom Ermady Dahlan dan Executive GeneralManager Divisi Consumer Service Barat Mas’ud Khamid mengunjungistan Telkom. Menkominfo mencoba akses melalui koneksi Speedy kePortal e-Commerce Telkom yang baru diluncurkan yaitu Plasa.com,sekaligus mengkases website Telkom www.telkom.co.id.Setelah itu Ermady menjelaskan mengenai layanan IP Video Phone yang dikembangkan oleh Divisi Infrastruktur Telekomunikasi Telkom.Menkominfo berkesempatan melakukan panggilan Video Phone ke Kantor Telkom di Bandung dan berlangsung dengan lancar. Bahkan Menkominfolangsung melakukan order pemasangan video phone di ruangankantornya di Jakarta.Selanjutnya, Menkominfo meninjau lomba pembuatan blog dananimasi yang diadakan oleh Telkom di Area Pameran PIN 2010. Lombatersebut diikuti oleh 100 orang pelajar sekolah menengah di Pekanbaru.Pelajar yang berniat mendaftar lomba pembuatan blog dan animasisebelumnya sempat membludak sehingga panitia lomba terpaksamembatasi peserta. 
(IthinK)
Telkom Perkenalkan IP Video Phone dalam PekanInformasi Nasional 2010
BANDUNG,
 Med ik om
-Wali KotaBandung Dada Rosada menegaskan,Pemerintah Kota Bandung tidakakan memberikan lagi izin pendirianfactory outlet (FO) baru di sepanjang Jln Ir H Djuanda (Dago). Pasalnyakawasan tersebut akandikembalikan pada fungsi awalnyasebagai kawasan permukiman danperkantoran.Dada menyatakan, selama dirinyamenjadi Wali Kota hingga 2013mendatang, pihaknya tidak akanpernah memberikan izin untukpembangunan FO baru di Jln Ir HDjuanda. Pemkot sendiri sudahmeminta pengusaha FO agarberpindah tempat ke JlnCihampelas dan Braga.Ia menambahkan, sudah adakesepakatan dan kesediaan dari
Wali Kota Tak IzinkanPendirian FO di Dago
pihak pengusaha untuk pindah dari Jln Ir H Djuanda. Dada mengambilcontoh salah satu pengusaha FO yang sudah bersedia pindah danmembuka FO di Jln Braga. “SepertiPak Ferry, ia sudah beli empat lokasidi Braga,” katanya.Saat ini, di Jln Ir H Djuandadiduga akan dijadikan FO baru.Sementara iyu, Dada mengakubelum mengetahuinya. Namundemikian, ia tidak akan memberikanizin pendirian FO. “Pokoknya sama,FO baru tidak akan saya izinkanberdiri di sana (Jln Ir H Djuanda,red),” tegasnya.FO baru tengah dibangun di JlnIr H Djuanda depan SPBU Petronas.Bagian pagar ditutupi sehingga tidakterlihat ada aktivitas pekerjaan dibagian dalam. Padahal sejumlahpekerja tampak tengah mela-kukan berbagai aktivitas, mulaidari membuat tembok, mema-sang besi hingga mengubahtampak depan bangunan yangsebelumnya digunakan sebagairestoran makanan Jepang itu.Sebelumnya di lokasi tersebutsempat mencuat rencanapembangunan SPBU.Kepala Distarcip KotaBandung Juniarso Ridwanmembenarkan, perizinan untukbangunan itu belum ada. Ketikaditemui di Gedung DPRD KotaBandung, Juniarso menyatakan,bangunan tersebut tidak akandijadikan FO melainkan galeri.Namun demikian ia tidak menye-butkan secara rinci galeri apa yang dibangun tersebut.
(Dudi)BANDUNG,
 Medik om
-Setelah melaluiproses pembahasan selamaberbulan-bulan, akhirnya PerdaPajak Hiburan disahkan bersamaandengan Perda RT/RW, PerdaRetribusi Parkir, dan PerdaBangunan. Pengesahan keempatperda tersebut dilakukan dalam rapatparipurna DPRD Kota Bandung,pekan lalu.Namun, khusus untuk PerdaPajak Hiburan, sempat mendapatpenolakan dari Fraksi PKS. Dalampandangannya, Fraksi PKS menilaiPanitia Khusus Perda Pajak Hiburanseharusnya bisa memanfaatkankebijakan yang didasarkan padaUndang-Undang (UU) No. 28/2009tentang Pajak Daerah dan RetribusiDaerah yang memungkinkankenaikan pajak hiburan hingga 75%.Menurut anggota Fraksi PKS,
Perda Pajak Hiburan Disahkan
Budi Haryana, momentum yangmengizinkan pemerintah daerahbisa memungut pajak hiburanhingga 75% seharusnya bisadimanfaatkan. Selain bisadigunakan sebagai regulasi, retribusipajak hingga 75% bagi jenis hiburantertentu yaitu diskotek, klub malam,dan pub bisa dijadikan sumberpendapatan asli daerah (PAD).“Yang bertanggung jawabmembayar pajak kan pengunjung,bukan pengusaha. Alasan yangmenyebutkan pengusaha merasakeberatan, itu tidak relevan,”katanya.Ditemui di tempat yang sama,Kepala Dinas Pendapatan (Dispenda)Kota Bandung Yossi Iriantomenjelaskan, pembuatan PerdaPajak Hiburan pada dasarnyamemiliki fungsi budgeting danregulasi. Budgeting berkaitandengan input bagi PAD,sedangkan regulasi sebagaibentuk pengaturan. Jika ditanya masalah besaran,kata Yossi, Pemkot Bandungsepakat dengan pandangan yangdisampaikan Fraksi PKS.Namun, tambahnya,penyusunan perda harusmelibatkan banyak pihak.Yossi menambahkan,kenaikan pajak hiburan bukanserta-merta upaya untukmenaikkan PAD. Pajak hiburanbukan satu-satunya input bagikas daerah. Justru dengan fungsiregulasi yang lebih dikedepankan,bisa mendorong kemajuan jenishiburan yang berdasarkanbudaya lokal.
(Dudi)BANDUNG,
 Med ik om
-Percepatanpembangunan sanitasi harusdiprioritaskan, karena saat inikondisi sanitasi lingkungan KotaBandung masih di angka 15%.Secara bertahap Pemkot Bandungakan meningkatkannya minimalmenjadi 25% pada tahun 2010.Capaian itu diharapkan bisaterwujud dengan alokasi anggarandi APBD sebesar Rp51 miliarditambah dengan bantuan programpengembangan infrastruktur dariInfrastructure Enchancement Grant(IEG) AusAID Australia.“Bantuan berbentuk konsultasi.Bahkan katanya akan membantupembiayaan beberapa lokasi dalambentuk proyek. Lokasinya akan kitatentukan,” ujar Wali Kota BandungDada Rosada pada lokakarya“Strategi Percepatan PembangunanSanitasi Kota Bandung”, di BalaiKota Bandung, Jln Wastukancana,belum lama ini.Menurut Dada, persoalan terberat
Percepatan PembangunanSanitasi Harus Ditingkatkan
mengenai sanitasi adalah sampah,limbah rumah tangga, limbah darirumah sakit dan industri. “Kendalalain juga banyak sekali. Kepadatanpenduduk juga bisa mengakibatkanorang membangun rumah jadi tidaksehat,” imbuhnya.Percepatan pembangunansanitasi di Kota Bandung, lanjutnya,merupakan kebutuhan mendesak yang pelaksanaannya harusdilakukan secara terintegrasi antarapemerintah, masyarakat, dan duniausaha. Pasalnya, sanitasi yangkurang memadai sering menjadi isulingkungan yang berpotensimenimbulkan penyakit,meningkatkan biaya perawatankesehatan dan kebutuhan airbersih.“Hal ini harus dilaksanakan secarakomprehensif, multisektoral, danberkelanjutan sehingga manfaatnyabenar-benar maksimal dirasakanmasyarakat. Artinya, perlu jugadukungan perubahan perilakumasyarakat secara melembagadalam pola hidup bersih dansehat, dimulai dari sanitasipribadi,” ujarnya.Kepala Bappeda Kota BandungH Taufik Rachman menuturkan,terkait percepatan pembangunansanitasi di Kota Bandung,Pemkot Bandung belum lama initelah menambah jaringan induklayanan air kotor di sepanjang JlnSoekarno-Hatta arah ke IPAL Bojongsoang yang dibiayaibantuan pemerintah pusatsebesar Rp62 miliar. IPAL seluas85 hektare dan terbesar di Asia Tenggara ini masih ideal karenapemanfaatannya baru sekitar48%. “Tugas Pemkot Bandungsekarang yaitu bagaimana salu-ran buangan air kotor dari ru-mah-rumah tangga bisa tersam-bung ke saluran itu. Jika ini bisadimaksimalkan, insya Allah bisameningkatkan kualitas keseha-tan masyarakat,” ujarnya.
(Dudi)CIREBON,
 Medik om
-
Kenyamanandan kepuasan wisatawan manca-negara (wisman) dan wisatawannusantara (winus) dalam mengun- jungi destinasi atau kawasan wisata,menjadi kebijakan strategis Pemprov Jabar. Hal ini diimplementasikanDisparbud Jabar dengan melakukanpeningkatan standarisasi pelayanandengan melakukan pelatihan bagipelaku penyelenggara jasakepariwisataan. Pernyataan inidikemukakan Kadisparbud Jabar IrH Herdiwan, Selasa (18/5), dalamsambutan resmi pembukaan acaraPembinaan Tenaga Spa di HotelGrage Cirebon yang berlangsunghingga Kamis (20/5).“Tenaga spa yang professionaldapat tampil prima, sehat dan siapmemberikan pelayanan terbaik bagi wisatawan, sehingga wisatawanmempunyai kenangan dandiharapkan akan kembali lagidengan mengulangi perjalanan wisatanya ke Jabar,” tutur Herdiwankepada para peserta yang berjumlah45 orang yang berasal dari wilayahCirebon.Peran pemerintah sebagaifasilitator dan regulatormengarahkan dan membina duniausaha spa dan tenaga pelayanannyasesuai dengan makna sejarahkelahirannya di negara Eropa, yakniBelgia. “Diharapkan nantinyakeberadaan dunia usaha spa dan
Disparbud Fasilitasi TenagaPerawatan Ekstra Wisatawan
tenaga pelayanannya sesuai denganmakna sebenarnya ketika pertamakali dikenalkan di negeri Belgia.Sehingga perkembangan duniausaha spa di Jabar yang pertum-buhannya begitu cepat itu bisa men-dukung sektor pariwisata sebagailokomotif perekonomian,” tegasnya.Pertama kali spa itudiperkenalkan oleh para bangsawandi Eropa (Belgia) yang memanfaatkansumber air panas untuk merawatkecantikan dan kesehatan.“Wisatawan yang berkunjung kekawasan wisata yang dimiliki Jabar,rata-rata atau pasti membutuhkanperawatan ekstra, demi kepentinganterjaminnya kesehatan danperawatan kesehatan. Sehinggaperawatan ekstra ini menjadipeluang bisnis bagi seluruhpenyelenggaran pariwisata danmasyarakat,” tegasnya.Sementara itu Kepala BalaiPengembangan Kemitraan,Pelatihan TenagaKepariwisataan dan Kebudayaan(BPKTKK) Drs H Moch Kahfi MSi,sebagai penanggung jawabkegiatan, dalam kesempatan itumengatakan, sesungguhnya ber-harap pembinaan atau pelatihan yang diikuti 45 peserta ini me-ningkatkan daya tarik destinasiatau kawasan wisata.(
Zaz
)
CIMAHI,
 Med ik om
 –Wali KotaCimahi Ir HM Itoc Tochija MMmeninjau lokasi bencana banjir yang menimpa warga pendudukRW 7, RW 11, dan RW 13 diKelurahan Utama, KecamatanCimahi Selatan, Jumat (21/5).Bencana banjir terjadi akibatmeluapnya air Kali Cihujung,malam sekitar pukul 20.00 WIB.Pemerintah kota telahmelakukan upaya tanggapdarurat di lokasi-lokasi kejadianbencana, yaitu melakukanpenanggulangan bencanasementara.Wali Kota Cimahi Itoc Tochija yang mengunjungi lokasikejadian mengatakan,meluapnya air Kali Cihujungantara lain akibattersumbatnya saluran dibeberapa titik yang dilakukanindustri di daerah tersebut.Saat itu juga, wali kotamenunjuk tim yang dipimpinoleh Asisten AdministrasiUmum Drs Bambang Arie MMuntuk melakukan pengecekanke lapangan.“Kami akan meminta pemilikpabrik agar peduli kepadalingkungan sekitar. Merekaharus memperhatikanpenggunaan fasilitas yangmenyangkut sarana danprasarana umum, dalam hal iniadalah saluran air,” katanya. Jika berdasarkan hasilpengecekan ternyata benar adapenutupan saluran air, akandilaksanakan pembongkaran.Menurut wali kota, yangmenjadi fokus saat ini adalahupaya menormalisasi fungsisaluran tersebut. Jangansampai disalahgunakan,sehingga bisa menimbulkanbahaya bagi warga danlingkungan di sekitarnya. 
(Fredy HS)
Wali KotaCimahiTinjauLokasiBanjir
Walikota Cimahi meninjau lokasi bencana banjir didampingi Asisten II dan Kadis PU Bina Marga Kota Cimahi
CIMAHI,
 Medik om
 –PemerintahKota Cimahi mengadakanupacara peringatan 102 tahunHari Kebangkitan Nasional, dilapangan apel kompleks perkan-toran Pemkot Cimahi, Kamis (20/5). Bertindak selaku inspekturupacara, Wali Kota Cimahi Ir HMItoc Tochija MM dan pemimpinupacara Drs Dani Bastiani dariDisdukcapilsosnaker.Hadir dalam upacara, KetuaDPRD Kota Cimahi, Wakil WaliKota Cimahi, unsur Muspida KotaCimahi, para pejabat dan PNS dilingkungan Pemkot Cimahi,ormas dan organisasikepemudaan.Wali Kota Cimahi Itoc Tochijadalam sambutannyamengatakan, ketahanan bangsasangat ditentukan oleh kekuatankarakter kebangsaanmasyarakatnya. Namun dari
Peringatan Harkitnas Tingkat Kota Cimahi
kondisi yang berkembang saat ini,khususnya dari aspek kehidupanbermasyarakat, berbangsa, danbernegara, kenyataannya perludisikapi secara bijak oleh seluruhkomponen kekuatan bangsa.“Ketahanan sosial bangsa kita saatini tengah diperhadapkan denganberbagai tantangan yang kalau tidakdikelola dengan baik bisa jadi padagilirannya akan berakibatmunculnya gejala-gejala yang dapatmelemahkan karakter kebangsaankita.” ujarnya.Menurut Wali Kota,pembangunan karakter bangsasetidaknya harus mencakup empatlingkup besar, yaitu lingkup keluarga,lingkup pendidikan, lingkupmasyarakat, dan lingkuppemerintahan. Pada lingkupkeluarga, wahana pembelajarandan pembiasaan harus dilakukanoleh orang tua terhadap anak sebagaianggota keluarga. Pada lingkuppendidikan adalah wahanapendidikan dan pengembangankarakter yang dilakukan secaraterintegrasi oleh para guru. Padalingkup masyarakat, wahanapembinaan dan pengembangankarakter melalui keteladanan paratokoh masyarakat, dan pada lingkuppemerintahan wahanapembangunan karakter bangsamelalui keteladanan aparatpenyelenggara negara dan tokoh-tokoh elit bangsa.Pada akhir sambutannya, WaliKota menyampaikan, “Semoga kitasemua bisa meneladani semangatpergerakan yang lahir pada 102tahun lalu yang tertampung dalam wadah Boedi Oetomo di manasejarah mencatatnya sebagai embriobagi perjuangan kemerdekaannasional Indonesia di kemudianhari.”
(Fredy HS)
 “Ketahanan sosialbangsa kita saat initengahdiperhadapkandengan berbagaitantangan yang kalautidak dikelola denganbaik bisa jadi padagilirannya akanberakibat munculnyagejala-gejala yangdapat melemahkankarakter kebangsaankita.” 

Activity (14)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Cecep Heriwijaya liked this
Derry Susanti liked this
Eliyus Rohmanu liked this
Tb Koko Asmara liked this
Yance Aga liked this
Cucu Suminar liked this
trimawiasa liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->