Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
29Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Optimasi Proses Mie Ganyong

Optimasi Proses Mie Ganyong

Ratings: (0)|Views: 1,283 |Likes:
Published by Nadia Hana Soraya
Buat lomba inovasi ITB yang deadlinenya 1 Juni. Hehe. Ngedadak pisan buatnya punten jadinya aneh. Nggak menang pun kami bahagia, karena kerjanya buat uang makan (uang penggantian proposal, hehe :D).

Yang ini ada beberapa yang direvisi tapi kalo mau buat contoh template proposal insya Allah bisa dipake.

Ijin aplod Neng Alin, Neng Lia, Neng Mae, dan Teh Hasnah! :D
Buat lomba inovasi ITB yang deadlinenya 1 Juni. Hehe. Ngedadak pisan buatnya punten jadinya aneh. Nggak menang pun kami bahagia, karena kerjanya buat uang makan (uang penggantian proposal, hehe :D).

Yang ini ada beberapa yang direvisi tapi kalo mau buat contoh template proposal insya Allah bisa dipake.

Ijin aplod Neng Alin, Neng Lia, Neng Mae, dan Teh Hasnah! :D

More info:

Categories:Types, Research, Science
Published by: Nadia Hana Soraya on May 31, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/04/2013

pdf

text

original

 
LOMBA PENELITIAN INOVASI SAINS, TEKNOLOGI DAN SENI
Optimasi Proses Produksi Mie Berbahan Baku Ganyong (
Canna discolor 
)Pemanfaatan Bahan Alam
Disusun oleh:LIN HOFA NURUL A. 10708035LIA QURRATA AKYUNI 10708015MAE LUTFIYAH 10708082 NADIA HANA S.13008011HASNAH SAKINAH13408094
KANTOR WAKIL REKTOR BIDANG KEMAHASISWAANLEMBAGA KEMAHASISWAAN2010
 
LEMBAR PENGESAHAN
1.Judul Peneletian: Optimasi Proses Produksi Mie Berbahan BakuGanyong (
Canna discolor 
)2.Bidang Penelitian: Pemanfaatan Bahan Alam3.Ketua Pelaksana Penelitiana.Nama Lengkap: Lin Hofa Nurul Alifah b.NIM: 10708035c.Prodi/Fakultas/Sekolah: Sains dan Teknologi Farmasi/Sekolah Farmasid.Alamat Rumah dan No. Telp/HP: Jl. Kiaracondong No. 279 A, Bandung.e.Alamat email: linhofana@gmail.com1.Anggota Pelaksana Penelitian: 4 orang2.Biaya Penelitian yang diusulkan: Rp 4.415.000,003.Jangka Waktu Pelaksanaan: 4 bulanBandung, 31 Mei 2010Mengetahui:Pembimbing(Elfahmi, Ph.D) NIP.Ketua Pelaksana(Lin Hofa Nurul Alifah) NIM. 10708035Menyetujui:Ketua Program Studi,
 
BAB IPENDAHULUANI.1 Latar Belakang Masalah
Indonesia merupakan negara yang subur. Hal ini dibuktikan dengan banyaknyavarietas tumbuhan yang ditemukan di Indonesia. Selain itu, didukung pula dengan letak Indonesia yang strategis yakni berada di daerah tropis dengan asupan energi matahari yangcukup sehingga menjadikan Indonesia sebagai lahan yang cocok untuk pertumbuhan berbagai jenis tanaman. Tidak salah jika pada zaman dahulu Indonesia menjadi pusat perniagaanrempah-rempah terbesar di dunia.Salah satu tanaman yang memiliki peluang tinggi untuk tumbuh di bumi pertiwi iniadalah jenis umbi-umbian. Umbi-umbian banyak tumbuh di Indonesia karena tanahnya cocok dan sesuai dengan keadaan fisik untuk berkembangnya tanaman tersebut. Namun, kurangnya pemahaman masyarakat pribumi akan zat yang terkandung dalam tanaman tersebutmenyebabkan pemanfaatannya sampai sekarang masih terbilang sangat minim. Sebagaiakibatnya, tanaman tersebut hanya mampu diolah secara sederhana tanpa pengolahan lebihlanjut. Padahal kandungan karbohidrat dalam umbi-umbian yang sangat tinggi mampudijadikan sebagai bahan pangan alternatif pengganti beras dan mie.Salah satu contoh jenis tanaman yang termasuk dalam komoditas umbi-umbian adalahganyong. Ganyong yang memilki nama ilmiah
Canna discolor 
L. ini belum sepopuler ubi jalar atau ubi kayu. Hal senada diutarakan salah seorang pedagang ketika dilakukan survey kesalah satu pasar tradisional yang ada di kota Bandung. Pedagang tersebut menyatakan bahwaganyong tidak dijual di pasar-pasar karena pemanfaatannya yang masih sangat minim yaknihanya sebatas direbus atau digoreng kemudian dimakan seadanya. Berbeda dengan umbi-umbian yang lain seperti ubi dan singkong yang katanya “pulen”, ganyong mengandung banyak serat sehingga rasanya kurang enak ketika dimakan biasa (ganyong rebus). Itulah penyebab mengapa para pedagang tradisional pun enggan menjual ganyong, selain karena pemanfaatannya yang masih minim, ganyong juga kurang diminati masyarakat. Tidak heran jika sekarang ini sulit sekali ditemukan pedagang umbi-umbian yang menjual ganyongtersebut. Padahal, menurut penelitian ganyong merupakan salah satu bahan pangan non berasyang bergizi cukup tinggi terutama karena kandungan kalsium, fosfor, dan karbohidrat yangterkandung di dalamnya.

Activity (29)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Hayu Ning Dewi liked this
sasa felisa liked this
alenpepa liked this
andrtuxie liked this
greensangrilla liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->