Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
40Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Himpunan Perundangan KETENAGAKERJAAN

Himpunan Perundangan KETENAGAKERJAAN

Ratings: (0)|Views: 1,831 |Likes:
Published by mbahsuro68
Himpunan Perundangan KETENAGAKERJAAN
Himpunan Perundangan KETENAGAKERJAAN

More info:

Categories:Topics, Art & Design
Published by: mbahsuro68 on Jun 01, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

02/18/2013

pdf

text

original

 
 
LEMBARAN NEGARAREPUBLIK INDONESIA
 
No.39, 2003 TENAGA KERJA.Ketenagakerjaan. Perjanjian Kerja. Hubnungan Kerja. Pengawasan. PHK. Lembaga Pekerja.Upah. Pemerintah Pusat. Pemrintah Daerah. (Penjelasan dalam Tambahan LembaranNegara Republik Indonesia No. 4279).
UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIANOMOR 13 TAHUN 2003TENTANGKETENAGAKERJAAN
DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESAPRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,Menimbang:a.
 
bahwa pembangunan nasional dilaksanakan dalam rangka pembangunanmanusia Indonesia seutuhnya dan pembangunan masyarakat Indonesiaseluruhnya untuk mewujudkan masyarakat yang sejahtera, adil, makmur,yang merata, baik materiil maupun spiritual berdasarkan Pancasila danUndang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945;b.
 
bahwa dalam pelaksanaan pembangunan nasional, tenaga kerja mempunyaiperanan dan kedudukan yang sangat penting sebagai pelaku dan tujuanpembangunan;c.
 
bahwa sesuai dengan peranan dan kedudukan tenaga kerja, diperlukanpembangunan ketenagakerjaan untuk meningkatkan kualitas tenaga kerjadan peransertanya dalam pembangunan serta peningkatan perlindungantenaga kerja dan keluarganya sesuai dengan harkat dan martabatkemanusiaan;d.
 
bahwa perlindungan terhadap tenaga kerja dimaksudkan untuk menjaminhak-hak dasar pekerja/buruh dan menjamin kesamaan kesempatan sertaperlakuan tanpa diskriminasi atas dasar apapun untuk mewujudkan
 
kesejahteraan pekerja/buruh dan keluarganya dengan tetap memperhatikanperkembangan kemajuan dunia usaha;e.
 
bahwa beberapa undang-undang di bidang ketenagakerjaan dipandangsudah tidak sesuai lagi dengan kebutuhan dan tuntutan pembangunanketenagakerjaan, oleh karena itu perlu dicabut dan/atau ditarik kembali;f.
 
bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana tersebut pada huruf a, b, c,d, dan e perlu membentuk Undang-undang tentang Ketenagakerjaan.Mengingat:Pasal 5 ayat (1), Pasal 20 ayat (2), Pasal 27 ayat (2), Pasal 28, dan Pasal 33 ayat(1) Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.Dengan persetujuan bersama antaraDEWAN PERWAKILAN RAKYAT REPUBLIK INDONESIADANPRESIDEN REPUBLIK INDONESIAMEMUTUSKAN:Menetapkan:UNDANG-UNDANG TENTANG KETENAGAKERJAAN.
BAB IKETENTUAN UMUMPasal 1
Dalam undang-undang ini yang dimaksud dengan:1.
 
Ketenagakerjaan adalah segala hal yang berhubungan dengan tenaga kerjapada waktu sebelum, selama, dan sesudah masa kerja.2.
 
Tenaga kerja adalah setiap orang yang mampu melakukan pekerjaan guna
 
menghasilkan barang dan/atau jasa baik untuk memenuhi kebutuhan sendirimaupun untuk masyarakat.3.
 
Pekerja/buruh adalah setiap orang yang bekerja dengan menerima upah atauimbalan dalam bentuk lain.4.
 
Pemberi kerja adalah orang perseorangan, pengusaha, badan hukum, ataubadan-badan lainnya yang mempekerjakan tenaga kerja dengan membayarupah atau imbalan dalam bentuk lain.5.
 
Pengusaha adalah
:
 a.
 
orang perseorangan, persekutuan, atau badan hukum yangmenjalankan suatu perusahaan milik sendiri;b.
 
orang perseorangan, persekutuan, atau badan hukum yang secaraberdiri sendiri menjalankan perusahaan bukan miliknya;c.
 
orang perseorangan, persekutuan, atau badan hukum yang berada diIndonesia mewakili perusahaan sebagaimana dimaksud dalam huruf adan b yang berkedudukan di luar wilayah Indonesia.6.
 
Perusahaan adalah
:
 a.
 
setiap bentuk usaha yang berbadan hukum atau tidak, milik orangperseorangan, milik persekutuan, atau milik badan hukum, baik milik swasta maupun milik negara yang mempekerjakan pekerja/buruhdengan membayar upah atau imbalan dalam bentuk lain;b.
 
usaha-usaha sosial dan usaha-usaha lain yang mempunyai pengurusdan mempekerjakan orang lain dengan membayar upah atau imbalandalam bentuk lain.7.
 
Perencanaan tenaga kerja adalah proses penyusunan rencanaketenagakerjaan secara sistematis yang dijadikan dasar dan acuan dalampenyusunan kebijakan, strategi, dan pelaksanaan program pembangunanketenagakerjaan yang berkesinambungan.8.
 
Informasi ketenagakerjaan adalah gabungan, rangkaian, dan analisis datayang berbentuk angka yang telah diolah, naskah dan dokumen yangmempunyai arti, nilai dan makna tertentu mengenai ketenagakerjaan.9.
 
Pelatihan kerja adalah keseluruhan kegiatan untuk memberi, memperoleh,meningkatkan, serta mengembangkan kompetensi kerja, produktivitas,disiplin, sikap, dan etos kerja pada tingkat keterampilan dan keahliantertentu sesuai dengan jenjang dan kualifikasi jabatan atau pekerjaan.10.
 
Kompetensi kerja adalah kemampuan kerja setiap individu yang mencakupaspek pengetahuan, keterampilan, dan sikap kerja yang sesuai denganstandar yang ditetapkan.