Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
36Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Manajemen Mutu Dalam Pendidikan

Manajemen Mutu Dalam Pendidikan

Ratings: (0)|Views: 3,291|Likes:
Published by Ahmad Nur Ali

More info:

Published by: Ahmad Nur Ali on Jun 01, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See More
See less

01/05/2013

pdf

text

original

 
 
MANAJEMEN MUTU DALAM PENDIDIKANhttp://alfatihna.blogspot.com/2010/04/manajemen-mutu-dalam-pendidikan.html A. Pendahuluan
Upaya peningkatan mutu pendidikan merupakan titik strategis dalamupaya menciptakan pendidikan yang berkualitas. Pendidikan yang berkualitasmerupakan salah satu pilar pembangunan bagi suatu bangsa melaluipengembangan potensi individu. Karenanya, dapat dikatakan bahwa masadepan suatu bangsa terletak pada mutu dan kualitas pendidikan yangdilaksanakan.Untuk menjamin mutu dan kualitas pendidikan, diperlukan perhatianyang serius, baik oleh penyelenggaran pendidikan, pemerintah, maupunmasyarakat. Sebab, dalam sistem pendidikan nasional sekarang ini,konsentarasi terhadap mutu dan kualitas bukan semata-mata tanggungjawabsekolah dan pemerintah, tetapi merupakan sinergi antara berbagai komponentermasuk masyarakat. Oleh karena itu, masyarakat harus sadar danberkonsentrasi terhadap peningkatan mutu pendidikan. Untuk melaksanakanpenjaminan mutu tersebut, diperlukan kegiatan yang sistematis dan terencanadalam bentuk manajemen mutu.Manajemen mutu dalam pendidikan merupakan cara dalam mengatursemua sumber daya pendidikan, yang diarahkan agar semua orang yangterlibat di dalamnya melaksanakan tugas dengan penuh semangat danberpartisipasi dalam perbaikan pelaksanaan pekerjaan sehingga menghasilkan jasa yang sesuai bahkan melebihi harapan pelanggan.
B. Manajemen Mutu dalam Pendidikan1. Konsep Dasar Manajemen Mutu
Istilah manajemen memiliki banyak arti, tergantung orang yangmengartikannya. Menurut Moefti Wiriadihardja (1987: 30), manajemenadalah mengarahkan/memimpin sesuatu daya usaha melalui perencanaan,pengorganisasian, pengkordinasian dan pengendalian sumber daya
 
 manusia dan bahan ditujukan untuk mencapai tujuan yang telah ditentukansebelumnya. Sedang Syafaruddin (2005: 42) mendefinisikan manajemensebagai suatu proses pengaturan dan pemanfaatan sumber daya yangdimiliki organisasi melalui kerjasama para anggota untuk mencapai tujuanorganisasi secara efektif dan efisien. Dari dua pengertian di atas, dapatdipahami bahwa manajemen merupakan tindakan-tindakan yangdilakukan oleh sekelompok orang dalam sebuah organisasi dalam rangkamencapai tujuan organisasi yang telah ditetapkan.Sedangkan mutu, secara essensial digunakan untuk menujukkankepada suatu ukuran penilaian atau penghargaan yang diberikan ataudikenakan kepada barang (
 product 
) dan/atau jasa (
service
) tertentuberdasarkan pertimbangan obyektif atas bobot dan/atau kinerjanya (AanKomariah dan Cepi Triatna, 2005:9). Jasa/pelayanan atau produk tersebutdikatakan bermutu apabila minimal menyamai bahkan melebihi harapanpelanggan. Dengan demikian, mutu suatu jasa maupun barang selaluberorientasi pada kepuasaan pelanggan. Apabila kata mutu digabungkandengan kata pendidikan, berarti menunjuk kepada kualitas
 product 
yangdihasilkan lembaga pendidikan atau sekolah. Yaitu dapat diidentifikasidari banyaknya siswa yang memiliki prestasi, baik prestasi akademik maupun yang lain, serta lulusannya relevan dengan tujuan (Aan Komariahdan Cepi Tiratna, 2005: 8)Dari penjelasan di atas, dapat disimpulkan bahwa manajemenmutu adalah suatu cara dalam mengelola suatu organisasi yang bersifatkomprehensif dan terintegrasi yang diarahkan dalam rangka memenuhikebutuhan pelanggan secara konsisten dan mencapai peningkatan secaraterus menerus dalam setiap aspek aktivitas organisasi.Sasaran yang dituju dari manajemen mutu adalah meningkatkanmutu pekerjaan, memperbaiki prodiktivitas dan efisiensi melalui perbaikankinerja dan peningkatan mutu kerja agar menghasilkan produk yangmemuaskan atau memenuhi kebutuhan pelanggan. Jadi, manajemen mutubukanlah seperangkat peraturan dan ketentuan yang kaku yang harus
 
 diikuti, melainkan seperangkat prosedur proses untuk memperbaiki kinerjadan meningkatkan mutu kerja (Mohammad Ali, 2007: 344).Dalam manajemen produksi, ada suatu mekanisme penjaminanagar produk yang dihasilkan dapat memenuhi standar mutu. Untuk itupengendalian mutu harus dilakukan sejak awal perencanaan. Apabilapengendalian mutu dilakukan setelah produk dihasilkan bisa menghadapiresiko terjadinya sejumlah produk yang tidak sesuai dengan standar yangdiharapkan. Dalam paradigma demikian, tujuan utama manajemen mutuadalah untuk mencegah dan mengurangi resiko terjadinya kesalahan dalamproses produksi, dengan cara mengusahakan agar setiap langkah yangdilaksankan selama proses produksi dapat berjalan sebaik-baiknya sesuaistandar. Dengan demikian, dalam manajemen mutu bukan sekedarberupaya agar produk yang dihasilkan memenuhi standar mutu, tetapilebih difokuskan pada bagaimana proses produksi bisa terlaksana denganbaik, sesuai dengan prosedur yang seharusnya dilakukan. Dengan prosesproduksi yang baik, tentu akan dapat menghasilkan produk yang baik pula.
2. Manajemen Mutu Pendidikan
Pendidikan yang bermutu dan berkualitas merupakan harapan dandambaan bagi setiap warga negara ini. Masyarakat, baik yang terorganisirdalam suatu lembaga pendidikan, maupun orang tua/wali murid, sangatberharap agar murid dan anak-anak mereka mendapatkan pendidikan yangbermutu agar kelak dapat bersaing dalam menjalani kehidupan. Untuk menjawab harapan masyarakat tersebut, setiap lembaga pendidikanhendaknya selalu berupaya agar pendidikan yang dikelolanya dapatmenghasilkan produk yang berkualitas, yaitu produk yang dapatmemuaskan para pelanggan.Praktek penyelenggaraan pendidikan dapat dikiyaskan denganproses produksi dalam sebuah perusahaan (industri). Hanya saja, produk yang dihasilkan lembaga pendidikan dalam bentuk jasa. Oleh karena itulembaga pendidikan dapat dikatakan sebagai perusahaan jasa.

Activity (36)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 thousand reads
1 hundred reads
Syafrial Hanif liked this
As Marsekel liked this
Iskandar Gunawan liked this
Iskandar Gunawan liked this
Ach Junaidi liked this
Nurhayana Zamad liked this
Syarwani Ahmad liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->