Tak lama kemudian setelah Pak Gito meminum air teh tersebut, Pak Gitomerasa sakit perut dan berlari ke toilet karena air the tersebut ternyata sudah diberi obat pencuci perut oleh Emen dan karena kacamatnya telah di tukar denganyang palsu sehingga ketika berlari Pak Gito menabrak pintu kelas. Di saat Pak Gitosedang di toilet murid-murid pun asik bercontek ria.Setelah sekian menit meraka bercontek ria tiba-tiba Visco mengeluarkan HPdan menelepon seseorang, lalu Emen, Dinda, Amoy, dan Michel pun langsungmenghampiri Visco.Visco: “ Halo teman!! Ini soal yang sangat sulit malah mungkin lebihsulit dari soal yang lain. Siapakah nama Bupati Lebak?Amoy: “Bodohnya kamu ini, masa nama Bupati Lebak saja kamu tidaktahu!!”Emen, Dinda, Michel: (menyoraki Visco)Setelah mereka selesai mengerjakan tak lama kemudian Pak Gito datang danlangsung duduk di kursinya. Lalu Dinda pun menghampiri Pak Gito .Dinda: “ Pak itu kan kacamata saya!”Pak Gito: “Looh kalau begitu kacamata saya di mana?”Dinda: “Itu Pak di meja” (menunjuk ke arah kacamata Pak Gito)Pak Gito: (mengambil dan memakai kacamatanya)Pak Gito: “Waktu sudah habis, ayo cepat kumpulkankertas ulangannya!”Murid-murid: (menumpulkan kertas ulangan ke Pak Gito)Pak Gito: “Oh iya, Emen kamri kamu!”Emen : “ Ada apa Pak?” (sambil menghampiri Pak Gito)Pak Gito : “Kamu saya tunjuk sebagai perwakilan dari kelas Matahari iniuntuk membagikan brosur ini. Tolong bagikan ya!!”Emen: “Baik Pak”