Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword or section
Like this
130Activity
×

Table Of Contents

0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
5kr1p51_Atreides

5kr1p51_Atreides

Ratings: (0)|Views: 52,631|Likes:
Published by Agung Kurniawan

More info:

Categories:Types, Research, Law
Published by: Agung Kurniawan on Jun 01, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See More
See less

06/22/2013

pdf

text

original

 
1
BAB IPENDAHULUANA. Latar Belakang Masalah
Di dalam penulisan yang bersifat ilmiah, sudah barang tentu setiappenulisannya memiliki alasan yang berbeda-beda sesuai dengan maksud dantujuan dari penulis, dalam mengadakan penelitian terhadap suatu masalah yangakan ditelitinya. Demikian halnya dengan penyusunan skripsi ini, tidak terlepasdari permasalahan tersebut diatas sesuai dengan maksud dan tujuan, situasi ataukondisi masyarakat kita dewasa ini.Sebagaimana kita ketahui bahwa pada akhir-akhir ini tindak pidana yangdilakukan oleh anak atau remaja semakin meningkat, meresahkan masyarakat danmenyebabkan terjadinya kejahatan-kejahatan yang dilakukan oleh anak atauremaja tersebut. Hal ini dapat kita ketahui melalui berbagai mass media yangantara lain : radio, surat kabar, televisi, majalah, serta media cetak lainnya danbahkan dari internet yang memberi kita informasi mengenai masalah kejahatanyang dilakukan oleh anak atau remaja tersebut.Batasan yang diajukan dalam menelaah mengenai pengertian anak remaja, berdasarkan dari pendapat pakar-pakar psikologi (Drs. Andi Mappiaremengutip Elizabeth B. Hurlock) dan peraturan perundang-undangan yang berlaku(Undang-Undang nomor 23 Tahun 2002 tentang perlindungan Anak)menyebutkan bahwa pengertian remaja adalah suatu batasan usia dengan rentangusia antara 13 (tiga belas) tahun sampai dengan 21 (dua puluh satu) tahun.
 
2Sedangkan pengertian anak adalah seseorang yang belum berusia 18 (delapanbelas) tahun, termasuk anak yang masih dalam kandungan. Sehingga dalambatasan konsep penulisan hukum ini adalah bagi anak / remaja dalam rentang usiaantara 13 – 21 tahun.Di bawah ini penulis ketengahkan beberapa contoh-contoh bentuk kenakalan anak / remaja yang berpotensi menimbulkan kejahatan yang dilakukanoleh anak atau remaja, dan dapat dikategorikan kepada perbuatan yang dapatmeresahkan masyarakat :1. Perkelahian pelajar antar Sekolah Menengah Pertama maupun perkelahianpelajar antar Sekolah Menengah Umum.2. Kebiasaan merokok, menyalahgunakan narkotika serta minum-minumankeras yang meresahkan masyarakat dan menimbulkan dampak negatif dilingkungan masyarakat.3. Menyalahgunakan atau mempergunakan berbagai macam obat-obatanperangsang dan melihat adegan atau pertunjukan 17 tahun keatas yangdapat memacu timbulnya kejahatan asusila atau perbuatan cabul.4. Sering bergaul dengan wanita-wanita yang mempunyai reputasi kurangbaik di dalam lingkungan masyarakat, sehingga menimbulkan tradisi SexBebas.5. Kebebasan bergaul tanpa adanya pengawasan yang dapat menimbulkansikap brutal, liar dan anarki anak atau remaja.6. Perjudian dikalangan anak atau remaja.
 
3Mengenai kenakalan anak atau remaja tersebut kita tidak dapatmenyalahkan mutlak sepenuhnya, bahwa anak atau remajalah yang bersalah.Karena remaja sebelum menginjak masa remajanya, tentu melewati masa anak-anak yang tidak terlepas dari bimbingan orang tua dan juga keberadaanlingkungan tempat tinggalnya. Dalam hal ini penulis analisa bahwa masa anak-anak adalah cikal bakal yang akan membentuk kepribadian menjadi remaja yangdewasa dan berbudi luhur bila pada masa anak-anak mereka dididik dengan baik,teratur, diberi kasih sayang dan perhatian yang cukup. Sebaliknya apabila padamasa anak-anak kurang atau tidak mendapatkan perhatian dan kasih sayang dariorang tuanya, maka kelak anak tersebut dapat menjadi remaja yang kurangberkepribadian, nakal dan hidup tidak teratur sehingga pada akhirnyamenyebabkan anak atau remaja tersebut terjerumus ke dalam hal-hal yang negatif.Sehubungan dengan masalah kenakalan anak-anak, banyak faktorpenyebab yang bisa disebutkan disini :1. Kondisi pertumbuhan.2. Kerusakan syaraf.3. Tidak memperhatikan kebutuhan anak.4. Pendidikan buruk.5. Faktor perasaan.6. Penyakit kejiwaan.7. Faktor kesehatan.8. Faktor kejiwaan.9. Faktor peraturan.10. Faktor ajaran buruk.
1
Apabila kita berbicara mengenai masalah kenakalan anak atau remaja,tidak terlepas dari generasi muda sebagai penerus cita-cita luhur bangsa Indonesia.Oleh karena itu mutlak diperlukan adanya pembinaan generasi muda sesuai
1
Ali Qaimi,
Keluarga & Anak Bermasalah
, Cahaya, Bogor, 2002, hal. 33.

Activity (130)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 thousand reads
1 hundred reads
Bang Zack liked this
rahmanrauf92 liked this
Hami Sibagariang liked this
Immel Mym Mel liked this
Anto Kizz Nekath liked this
Maman Broow liked this
Romaldo Barreto added this note|
sangat membantu proses skripsi saya

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->