Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword or section
Like this
77Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
SEJARAH HUKUM

SEJARAH HUKUM

Ratings: (0)|Views: 11,831 |Likes:
Published by fajarnonoman
Ringkasan Sejarah Hukum dari Buku Karya John Gillesen dan First Gorle
Ringkasan Sejarah Hukum dari Buku Karya John Gillesen dan First Gorle

More info:

Published by: fajarnonoman on Jun 03, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

08/15/2013

pdf

text

original

 
1
PENDAHULUANPerlunya Mempelajari Sejarah Hukum
Sebagai suatu disiplin ilmu, sejarah hukum tergolong pegetahuanyang masih muda dan belum banyak dikenal bahkan dikalangan fakar hukum sendiri sehingga pertumbuhan dan perkembangannya belummenggembirakan. Hal ini mungkin sekali disebabkan oleh belumdisadarinya betapa pentingnya disiplin ilmu baru ini dalam menunjang danmemahami ilmu pengetahuan hukum, khususnya hukum positif.Menurut John Gillisen dan Frist Gorlé, terdapat manfaat yang besar dalam mempelajari sejarah hukum dengan alasan-alasan sebagai berikut :
1.
Hukum tidak hanya berubah dalam ruang dan letak (Hukum Belgia,Hukum Amerika, Hukum Indonesia, dan sebagainya), malainkan jugadalam lintasan waktu. Hal ini berlaku bagi sumber-sumber hukum formil,yakni bentuk-bentuk penampakan diri norma-norma hukum, maupun isinorma-norma hukum itu sendiri (sumber-sumber hukum materiil).
2.
Norma-norma hukum dewasa ini sering kali hanya dapat dimengertimelalui sejarah hukum.
3.
Sedikit banyak mempunyai pengertian mengenai sejarah hukum, padahakikatnya merupakan suatu pegangan penting bagi yuris pemula untukmengenal budaya dan pranata hukum.
4.
Hal ikhwal yang teramat penting di sini adalah perlindungan hak asasimanusia terhadap perbuatan semena-mena bahwa hukum diletakandalam perkembangan sejarahnya serta diakui sepenuhnya sebagaisesuatu gejala histories.
Objek dan Tujuan Sejarah Hukum
Sejarah hukum merupakan bagian dari sejarah umum. Sejarahmenyajikan dalam bentuk sinopsis suatu keterpaduan seluruh aspekkemasyarakatan dari abab ke abad, yakni sejak untuk pertama kali tersediainformasi sampai masa kini..
Sejarah Hukum by JohnGillisen & Frist Gorle
 
2
Sebagai ilmu pengetahuan, sejarah hukum tergolong ilmupengetahuan sosial atau ilmu pengetahuan kemanusiaan (humaniora), yangmemunyai kesamaan dengan ilmu pengetahuan alam, yakni semua adalahempiris, artinya bertumpu pada pengamatan dan pengalaman suatu aspektertentu dari kenyataan.
Sejarah dan Sejarah Hukum
Sejarah mempelajari perjalanan waktu masyarakat di dalamtotalitasnya, sedangkan sejarah hukum merupakan satu aspek tertentu darihal itu, yakni hukum. Apa yang berlaku untuk seluruh, betapapun jugaberlaku untuk bagian, serta maksud dan tujuan sejarah hukum mau tidakmau akhirnya adalah menentukan juga dalil-dalil atau hukum-hukumperkembangan kemasyarakatan.Sudah barang tentu bahwa sejarawan hukum harus memberikansumbangsihnya kepada penulisan sejarah secara terpadu. Bahkansumbangsih tersebut teramat penting, mengingat peran besar yangdimainkan oleh hukum di dalam perkembangan pergaulan hidup manusia.Hal tersebut integral dalam pengertian bahwa ia tidak dapat diwujudkandengan memisahkan hukum dari gejala-gejala kemasyakatan lainnya, yangantra hal-hal tersebut dengan hukum dapat ditelusuri keterkaitannya.
Historitas Hukum
a.
Visi Idealitas-SpiritualistisHukum itu sebagai suatu perwujudan satu atau lain gagasan absolut,maka apapun asal atau isi gagasan yang kita kemukakan, bagaimanapunkita akan lebih cendrung dan bermuara pada suatu pandangan hukum yanglebih statis dari pada yang dinamis. Memang benar bahwa dalam hipotesistersebut berbagai bentuk perwujudan hukum yang muncul secara berturut-turut satu sesudah yang lain sebagai pencerminan gagasan hukum absolutyang tiak sempurna, dan pada hakikatnya cendrung
a-priori 
tidak berubahdan karenanya
a-historis
. Bentuk-bentuk perwujudan yang timbul secaraberturut-turut satu sesudah yang lain dapat diuraikan sesuai dengan tertiburut kronologis, tetapi keterkaitan yang satu dengan yang lain tidak dilihat
Sejarah Hukum by JohnGillisen & Frist Gorle
 
3
dalam perspektif kronologis linear melainkan dalam perimbangan terhadapgagasan absolut tersebut. Berdasarkan titik tolak yang demikian, padahakikatnya hanya sedikit sekali mengarah seperti yang dimaksudkan dalamsejarah hukum.b.Visi Matrealistis-SosialogisHukum tidak dianggap sebagai perwujudan ide, seperti keadilanrasio, dan lain-lain, melankan sebagai produk kenyataan masyarakat ataurealitas masyarakat, maka pandangan hukum statis beralih tempat danberubah oleh hal yang dinamis, yang pada hakekatnya lebih rentan terhadapsuatu pendekatan histories. Selama hukum itu dipandang sebagai suatuproduk rasio, yang per definisinya dimana-mana dan senantiasa identik,maka selama itu pula kita tidak dapat menemukan suatu klarifikasi yangmemadai bagi besarnya keanekaragaman norma-norma hukum. Dalamaliran ini, yang paling banyak sumbangsihnya bagi pembentukan hukumdinamis adalah mazhab histories dan marxisme.John Gillisen dan Frist Gorlé, bertitik tolak dengan memilihpandangan hukum sosialogis, artinya suatu yang dalam hukum tidakbertujuan melihat perwujudan tersebut dari satu atau lain asas tersebut,melainkan menengok suatu produk kenyataan dalam kemasyarakatan.Dengan cara ini visi-visi matrealistis dan spiritualistis sepertinya dapatdiperdamaikan satu dengan yang lainnya. Didalam batas-batas yangdimungkinkan oleh situasi kehidupan materiil untuk dapat melaksanakan(karenanya ada kemandirian relative ini), maka hal tersebut memainkansuatu peranan spesifik yang perlu kita teliti.
Sejarah Hukum by JohnGillisen & Frist Gorle

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->