Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
6Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Rancangan Undang-undang Non Litigasi Kelompok a-3 New

Rancangan Undang-undang Non Litigasi Kelompok a-3 New

Ratings: (0)|Views: 179 |Likes:
Published by Enzo Aby Manyu
semoga bermanfaat kawan2 :)
semoga bermanfaat kawan2 :)

More info:

Categories:Business/Law
Published by: Enzo Aby Manyu on Jun 06, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

08/07/2013

pdf

text

original

 
RANCANGAN UNDANG-UNDANG NOMOR XXX TAHUN XXXTENTANGPEMERINTAHAN DESAPERUBAHAN KETIGA ATASUNDANG-UNDANG NOMOR 32 TAHUN 2004TENTANGPEMERINTAHAN DAERAHDENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESAPRESIDEN REPUBLIK INDONESIAMenimbang :
a.
bahwa dalam rangka mewujudkan amanat Undang-UndangDasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, penyelenggaraan pemerintahandaerah diarahkan agar mampu melahirkan kepemimpinan daerah dan desa yangefektif dengan memperhatikan prinsip demokrasi, persamaan, keadilan, dankepastian hukum dalam sistem Negara Kesatuan Republik Indonesia;
b.
bahwa untuk mewujudkan kepemimpinan daerah dan pemerintahan desa yangdemokratis yang memperhatikan prinsip persamaan dan keadilan, penyelenggaraan pemilihan kepala pemerintah daerah memberikan kesempatanyang sama kepada setiap warga negara yang memenuhi persyaratan;
c.
bahwa dalam Undang-Undang Nomor 32 tahun 2004 tentang PemerintahanDaerah belum mengatur mengenai pemerintahan desa yang otonom dan berperanaktif dalam pemerintahan yang efektif;
 
d.
bahwa dalam rangka efisiensi dan efektivitas penyelenggaraan pemerintahandesa , perlu adanya pengaturan untuk pemberian wewenang dan fungsi pemerintahan desa yang berperan aktif melaksanakan pemerintahannya sendiriatau otonomi desa sehingga Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentangPemerintahan Daerah perlu diubah;
e.
bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam huruf a, huruf  b, huruf c, huruf d, dan huruf e, perlu membentuk Undang-Undang tentangPerubahan ketiga atas Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentangPemerintahan Daerah; Mengingat : 1. Pasal 18 UUD1945, Bab IV Pasal 18 UUD 1945;2. Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 125, TambahanLembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4437);3. Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1979 tentang Pemerintah Desa;. DEWAN PERWAKILAN RAKYAT REPUBLIK INDONESIAdanPRESIDEN REPUBLIK INDONESIAMEMUTUSKAN :BAB IKETENTUAN UMUMPasal 1
 
Dalam Undang-undang ini yang dimaksud dengan :a.Desa adalah suatu wilayah yang ditempati oleh sejumlah penduduk sebagai kesatuanmasyarakat termasuk di dalamnya kesatuan masyarakat hukum yang mempunyaiorganisasi pemerintahan terendah langsung dibawah Camat dan berhamenyelenggarakan rumah tangganya sendiri dalam ikatan Negara Kesatuan Republik Indonesia; b.Kelurahan adalah suatu wilayah yang ditempati oleh sejumlah penduduk yangmempunyai organisasi pemerintahan terendah langsung di bawah Camat, yang tidak  berhak menyelenggarakan rumah tangganya sendiri;c.Dusun adalah bagian wilayah dalam Desa yang merupakan lingkungan kerja pelaksanaan pemerintahan Desa;d.Lingkungan adalah bagian wilayah dalam Kelurahan yang merupakan lingkungan kerja pelaksanaan pemerintahan Kelurahan;e.Pemerintah, Pemerintah Daerah, Kepala Daerah, Peraturan Daerah, Kecamatan,Pemerintahan Umum, Pemerintahan Daerah, dan Pejabat yang berwenang, adalah pengertian-pengertian menurut ketentuan Undang-undang Nomor 5 Tahun 1974 tentangPokok-pokok Pemerintahan di Daerah;f.Pembentukan Desa dan Kelurahan adalah tindakan mengadakan Desa dan Kelurahan baru di luar wilayah Desa-desa dan Kelurahan-kelurahan yang telah ada;g.Pemecahan Desa dan Kelurahan adalah tindakan mengadakan Desa dan Kelurahan barudi dalam wilayah Desa dan Kelurahan;h.Penyatuan Desa dan Kelurahan adalah penggabungan dua Desa dan Kelurahan atau lebihmenjadi satu Desa dan Kelurahan baru;i.Penghapusan Desa dan Kelurahan adalah tindakan meniadakan Desa dan Kelurahan yangada.BAB IIDESABagian PertamaPembentukan, Pemecahan, Penyatuan,dan Penghapusan DesaPasal 2(1)Desa dibentuk dengan memperhatikan syarat-syarat luas wilayah, jumlah penduduk dansyarat-syarat lain yang akan ditentukan lebih lanjut dengan peraturan Menteri Dalam Negeri.(2)Pembentukan nama, batas, kewenangan, hak dan kewajiban Desa ditetapkan dan diatur dengan Peraturan Daerah sesuai dengan pedoman yang ditetapkan oleh Menteri Dalam Negeri.(3)Ketentuan tentang pemecahan, penyatuan dan penghapusan Desa diatur dengan PeraturanMenteri Dalam Negeri.

Activity (6)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 thousand reads
1 hundred reads
Popo Beck liked this
turida liked this
Enzo Aby Manyu liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->