Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
76Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Sekilas Tentang Pakan Dan Ternak Ruminansia

Sekilas Tentang Pakan Dan Ternak Ruminansia

Ratings:

3.0

(1)
|Views: 10,569|Likes:
Published by Anang Sutirtoadi
Sekilas saja, untuk memahami dan antisipasi perkembangan iptek pakan ternak ruminansia
Sekilas saja, untuk memahami dan antisipasi perkembangan iptek pakan ternak ruminansia

More info:

Published by: Anang Sutirtoadi on Jun 07, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, DOCX, TXT or read online from Scribd
See More
See less

11/11/2013

pdf

text

original

 
Tentang Pakan dan Ternak Ruminansia
Produktivitas ternak ditentukan oleh beberapa faktor, antara lain : faktor nutrisi dan pakan ternak. Untuk berproduksi tinggi, ternak tidak hanyamembutuhkan bahan pakan yang berkualitas, tetapi juga interaksi antara masing-masing bahan. Efisiensi pakan dapat dicapai dengan penggunaan bahan pakanlokal terutama pemanfaatan bahan pakan ternak asal limbah pertanian, seperti : jerami padi, pucuk tebu, daun ketela pohon, dan lain sebagainya; tentunya denganinformasi yang memadai tentang karakter bahan pakan yang ada. Beberapa persyaratan awal yang harus dapat dipenuhi adalah : kandungan nutrisi yangmencukupi kebutuhan hidup pokok dan produksi, tidak ada kompetisi dengankebutuhan manusia, dan ekonomis (cukup tersedia di sekitar lokasi peternakansehingga dapat dilakukan minimisasi biaya pakan). Chuzaemi, Hermanto,Soebarinoto, dan Sudarwati (1997) menyatakan bahwa evaluasi kualitas bahan pakan lokal perlu dilakukan untuk mengetahui lebih jelas daya guna zat-zatmakanan (terutama protein) selama dalam saluran pencernaan ternak ruminansia,karena untuk berproduksi tinggi dibutuhkan pasok protein mikroba dan
 proteinbypass
.Pakan ternak ruminansia tersusun atas 2 bagian utama, yaitu konsentratdan hijauan. Konsentrat merupakan bahan pakan yang mengandung banyak zatmakanan mudah tercerna seperti protein dan energi tetapi kandungan seratnyarendah (Miller, 1979). Konsentrat mempunyai pengaruh yang nyata terhadapkemampuan penampilan genetik dalam meningkatkan produksi susu sertamemungkinkan sapi lebih banyak memanfaatkan bahan pakan (Morrison, 1961).Bahan pakan berserat sangat penting artinya bagi ternak ruminansia untuk menjaga stabilitas kondisi rumen. Penyediaan pakan berserat dalam jumlah yangcukup akan dapat mencegah terjadinya gangguan
metabolic disorder 
 pada sapi perah, termasuk penurunan bahan kering tercerna, persentase lemak susu,
displacemen abomasum
, peningkatan kejadian parakeratosis rumen, laminitis, danacidosis (Diggins, Bundy, and Christensen, 1979).Aspek nutrisi dan pakan ternak ruminansia seperti pada komoditi ternak  potong telah mengalami perkembangan dengan penyediaan pakan dalam bentuk 
1
 
 pakan komplit (
complete feed)
. Pakan komplit adalah campuran konsentrat danhijauan menjadi suatu bentuk ransum tunggal. Dengan sistem ini akanterhindarkan seleksi pakan oleh ternak dan dapat meningkatkan efisiensi dalamusaha peternakan ternak potong. Kondisi ini telah menjadi fenomena tersendiri,yaitu peternak mempunyai alternatif efesiensi dalam manajemen penyediaan dan pemberian pakan. Fakta dilapang masih terdapat banyak kendala yang dihadapiuntuk memaksimalkan peran pakan komplit untuk peningkatan produktivitasusaha peternakan ternak potong. Namun disisi lain, keberadaan pakan komplitdiperlukan sebagai salah satu peningkatan manajemen pada usaha peternakanternak potong termasuk ternak domba.Pada sisi lain, berbagai teknologi juga diperlukan untuk mempertahankanketersediaan pakan, meningkatkan kualitas pakan dan mengoptimalkan fungsikerja rumen sehingga produksi ternak di Indonesia dapat ditingkatkan. Teknologidengan memanfaatkan mikroorganisme untuk makanan manusia sudah dikenalsejak lama dan di dalam pakan ternak sudah mulai diperkenalkan di Indonesia.Bentuknya dapat berupa probiotik (bakteri, jamur, khamir atau campurannya), produk fermentasi atau produk ekstrak dari suatu proses fermentasi (biasanyaenzim). Mikroorganisme murni atau campuran digunakan untuk pembuatan silaseterutama jerami padi, untuk meningkatkan kualitas limbah pertanian misalnyalimbah pabrik kelapa sawit atau untuk meningkatkan fungsi rumen.Perkembangan teknologi pemanfaatan probiotik juga dapat diaplikasikan langsungdalam pakan ternak sehingga memberikan langkah efisiensi bagi peternak. Namunaspek ekonomis tetap menjadi prioritas terutama pada usaha peternakan rakyatdengan kapital terbatas. Dengan kemampuan pembuatan pakan yangmemanfaatkan sumber daya lokal, maka kemudahan dalam memperoleh jenis probiotik lokal akan semakin memberdayakan peternak. Solusi ini cukup logiskarena beberapa jenis ragi lokal dapat menjadi alternatif dalam penyediaan probiotik dan hal ini mulai banyak diperkenalkan.Berdasar uraian diatas, untuk penyediaan informasi teknologi pakan yanglebih luas maka perlu dilakukan pengkajian potensi limbah pertanian seperti jerami padi sebagai sumber serat kasar melalui pengembangan penggunaan
2
 
dengan aplikasi fermentasi dan jenis probiotik sebagai alternatif penyediaan pakanternak ruminansia.Pada umumnya di Indonesia pada saat musim kemarau atau musim kering, penyediaan bahan pakan bagi ternak ruminansia seperti domba, kambing, sapi dankerbau banyak mengalami kesulitan. Hal ini merupakan salah satu kendala bagi pengembangan usaha peternakan. Oleh sebab itu harus dicari alternatif untuk mengatasinya dengan usaha memperluas penganekaragaman pakan ternak.Seperti ternak ruminansia lainnya, ternak domba membutuhkan hijauansebagai pakan utama baik untuk keperluan hidup pokok, pertumbuhan, produksidan reproduksi. Disamping pakan hijauan tersebut, masih perlu juga diberi pakantambahan, misalnya konsentrat, khususnya pada jenis unggul dan sistem pemeliharaan yang intensif. Rumput dan hijauan sebagai pakan utama hewanruminansia pada musim kemarau umumnya menjadi kering dan berkurang jumlahnya sehingga nilai gizinya akan berkurang dan jumlah pakan yangdikonsumsi ternak juga akan berkurang. Pemanfaatan limbah pertanian juga masih banyak ditemukan permasalahan terutama dalam kualitas. Akibatnya akan terjadi penurunan kondisi tubuh ternak dan dapat menimbulkan penyakit akibat defisiensizat-zat penting yang dibutuhkan ternak, terutama yang bersumber dari hijauan.Pakan ternak dengan kualitas tinggi selain ditentukan oleh daya cerna yangtinggi juga ditentukan oleh nilai gizinya. Oleh sebab itu diharapkan dengan pengolahan akan dapat meningkatkan nilai gizi dan daya cernanya sehinggalayak digunakan sebagai pakan ternak. Pakan dengan daya cerna yang tinggimemungkinkan peningkatan efisiensi pakan yang diikuti dengan pertumbuhanyang lebih cepat sehingga memiliki nilai ekonomi.Berbagai upaya untuk mengurangi tingkat perombakan protein dan pemborosan energi di dalam rumen telah dilakukan, baik dengan menggunakan
inhibitor metan
, bahan pemacu produksi propionat (monensin, rumensin),maupun pemicu pertumbuhan mikroba rumen. Probiotik dalam bentuk sediaankultur bakteri, ragi, maupun kapang tertentu mulai banyak diteliti dandikembangkan sebagai bahan alternatif. Jenis probiotik dalam bentuk ragimerupakan salah satu jenis yang mudah diakses oleh peternak. Ragi telah banyak digunakan dalam usaha tape ataupun roti. Dengan melihat beberapa aspek yang
3

Activity (76)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Try Haryanto liked this
Made Sudarma liked this
Jannez Harianza liked this
Mirni Lamid liked this
Niza Nadianda liked this
Linda Purwati liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->