BAB IPENDAHULUAN
A.Latar BelakangPembangunan ekonomi dalam periode jangka panjang, padadasarnya memiliki empat dimensi pokok antara lain pertumbuhan, penanggulangan kemiskinan, perubahan atau transformasi ekonomi sertakeberlanjutan pembangunan masyarakat agraris menjadi masyarakatindustri. Pertmbuhan pendapatan nasional akan membawa suatu perubahanmendasar dalam struktur ekonomi, dari ekonomi tradisional dengan pertanian sebagai sektor utama ke ekonomi modern yang didominasi olehsektor-sektor nonprimer, khususnya industri manufaktur.Semakin tinggi laju pertumbuhan ekonomi rata – rata pertahunmembuat semakin tinggi peningkatan pendapatan masyarakat perkapita,semakin cepat perubahan struktur ekonomi, dengan asumsi bahwa faktor – faktor penentu lain seperti tenaga kerja, bahan baku, dan teknologimendukung proses tersebut. Transformasi struktural merupakan prasyaratdari peningkatan dan kesinambungan pertumbuhan dan penanggulanggankemiskinan, sekaligus pendukung bagi kelanjutan pembangunan. Padakenyataannya, pertumbuhan ekonomi di Indonesia tidak disertai dengan pertumbuhan struktur tenaga kerja yang berimbang, artinya titik balik untuk aktivitas ekonomi tercapai lebih dahulu dibanding titik balik penggunaan tenaga kerja. Sehingga terjadi masalah – masalah yangseringkali diperdebatkan di antaranya apakah pangsa PDB sebandingdengan penurunan pangsa serapan tenaga kerja sektoral dan industri manayang berkembang lebih cepat, agroindustri atau industri manufaktur.Apabila transformasi kurang seimbang dikuatirkan akan terjadi proses pemiskinan dan eksploitasi sumber daya manusia pada sektor primer.
1