Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
5Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Bab 5- Analisis Konflik_BB

Bab 5- Analisis Konflik_BB

Ratings: (0)|Views: 48 |Likes:
Published by Wahyudin Sumpeno

More info:

Published by: Wahyudin Sumpeno on Jun 08, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/23/2012

pdf

text

original

 
101
Bahan Bacaan 5.1
Analisis Konflik dan Kerangka KerjaPembangunan
... Apa Analisis Konflik Itu? 
Konflik yang terjadi dalam masyarakat merupakan sesuatu yang melekat dalamkehidupan manusia, ketika berinteraksi, berkomunikasi dan menjalin hubungan denganberbagai pihak dalam berbagai kondisi dan peristiwa. Analisis konflik dalam kontekspembangunan merupakan suatu alat yang digunakan untuk menelaah, menemukan danmemformulasikan kondisi masyarakat secara komprehensif dalam kerangka programpembangunan mencakup perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi. Konflik adalahmengenai persepsi dan pengertian orang tentang kejadian, kebijakan dan institusi.Analisis konflik membantu para pemangku kepentingan untuk mempertimbangkankembali perspektif mereka, yang kerapkali dipengaruhi oleh emosi, salah pengertian,asumsi, kecurigaan dan ketidakpercayaan. Dalam situasi konflik, emosi dapat denganmudah mengalahkan logika dan kenyataan. Karena itu penting untuk membedakanopini dari fakta. Analisis konflik bukan kegiatan penelusuran yang berdiri sendiri tetapiberkaitan erat dengan elemen lain seperti nilai-nilai, norma, kebijakan, ketersediaansumber daya, pola manajemen, birokasi dan pelayanan publik. Disamping itu analisiskonflik juga berkaitan dengan kebutuhan pemimpin dalam memetakan situasi danintensitas konflik yang terjadi dan pola pengelolaan konflik sesuai dengan kebutuhan.
... Mengapa Analisis Konflik Diperlukan ? 
Persoalan pembangunan membutuhkan situasi dan kondisi stabil. Salah satu syaratkeberhasilan pembangunan adanya kondisi kondusif dan terkendali. Pembangunan akansulit dilaksanakan jika kondisi masyarakat dalam situasi krisis dan anomali(ketidakpastian). Pembangunan itu sendiri membutuhkan infrastruktur yang kuatkarena aktivitas yang dilaksanakan sangat kompleks dan memiliki pengaruh yang luasterhadap sendi-sendi kehidupan masyarakat. Semakin maju kebutuhan dan harapanmasyarakat dalam memperbaiki kehidupannya, maka semakin cepat pula prosesperubahan yang harus dilakukan.
 
102
Pemahaman yang benar tentang situasi dan keadaan suatu masyarakat akanmembantu dalam memetakan kebutuhan dan tantangan yang dihadapi. Terutamaberkaitan dengan situasi dan keadaan masyarakat menyangkut hubungan sosial.sumber daya, nilai-nilai yang telah terbangun, pendapatan masyarakat, sistemdistribusi, kebijakan, pengaruh global dan penyebab ketidakstabilan yang mungkinterjadi dan dapat menghambat proses pembangunan itu sendiri. Semakin banyak parapendamping atau juru damai memahami kondisi nyata wilayah kerjanya, semakinsedikit kemungkinan terjadi kesalahan dalam menyusun rencana kerja dan tindakanyang harus dilakukan dalam pelaksanaan program. Di sisi lain, semakin besar peluangbagi pemimpin untuk berperan dan bekerjasama dengan para para pemangkukepentingan lain secara efektif.Manfaat kegiatan identifikasi dan analisis konflik bagi pemimpin masyarakatdiantaranya :
Menggali isu-isu strategis berkaitan dengan konflik dan kondisi sosial yang perlumendapat perhatian.
Membangun pemahaman bersama tentang hubungan konteks sosial, ekonomi,politik, budaya dan agama yang lebih luas dan mendalam untuk kepentinganpengelolaan konflik.
Menetapkan prioritas isu yang akan ditangani.
Melakukan penelusuran dan pendalaman terhadap dampak dari konflik yangterjadi.
Mengenal akar permasalahan dan faktor-faktor yang mempengaruhi konflik untukmerumuskan dan menetapkan langkah-langkah strategis yang diperlukan untukmenanganinya.
Mengenal motif dan insentif para pemangku kepentingan berupa harapan,kebutuhan dan pandangan masyarakat tentang konflik.
Mengidentifikasi pola dan bentuk hubungan antara para pemangku kepentingan.
Menggali dan mengumpulkan informasi berkaitan dengan gejala, permasalahandan dinamika konflik serta informasi lain yang berkaitan.
Menilai
kapasitas kelembagaan dalam mengelola konflik.
Mengenal sumber daya yang dibutuhkan dalam membangun hubungan (jejaring)dengan para pemangku kepentingan untuk membangun perdamaian.
M
eningkatkan kapasitas kelembagaan masyarakat dalam memecahkan masalah,menentukan masa depan, dan analisis dari para pemangku kepentingan lokaluntuk menangani konflik.
Melibatkan peran aktif perempuan dalam menganalisis konflik. Kerjasama antarapria dan wanita mempertimbangkan isu-isu yang timbul dari peran dantanggungjawab yang berbeda. Kaum perempuan memiliki pengaruh yang besardalam struktur sosial dan sejumlah strategi tertentu. Hal lain untuk mengikiskelemahan berkaitan dengan partisipasi, keragaman, keberlanjutan dan efektifitasdalam analisis yang dilakukan.
 
103
... Prinsip-Prinsip dalam Analisis Konflik 
Analisis konflik didasarkan pada pandangan bahwa masyarakat memiliki struktur dantingkat yang sangat kompleks dan membutuhkan kerangka kerja komprehensif untukmemahami masalah, persepsi, pertentangan antara kelompok, sumber daya,kelembagaan dan membangun aksi bersama dalam masyarakat. Oleh kerena itu,dibutuhkan pedoman berupa prinsip-prinsip yang disepakati bersama berdasarkaninformasi yang lengkap. Beberapa prinsip yang perlu diperhatikan dalam melakukananalisis konflik.
Kehandalan instrumen atau alat bantu yang digunakan untuk pengumpulan danmenganalisis terhadap isu dan fenomena konflik yang terjadi. Tidak mudahmerancang dan menguji alat bantu atau teknis analisis yang mampumeningkatkan kesahihan dari perangkat yang disusun.
Partisipasi berbagai pihak atau pemangku kepentingan untuk melakukanidentifikasi, penelusuran, penilaian dan merumuskan visi bersama. Keterlibatanpihak-pihak yang berkonflik sangat membantu dalam merancang kegiatan danmenetapkan pokok strategi dalam penanganan konflik dan membangunkeberlanjutan.
Analisis konflik harus menguji konteks pengembangan secara komprehensif mencakup aspek sosial, ekonomi, politik, sumber daya alam dan isu-isu global.
Kondisi psikologis pihak-pihak yang berkonflik merupakan aspek penting dalampengelolaan konflik. Hal ini tidak berarti bahwa fakta lebih penting daripadapersepsi atau perasaan, karena para pemangku kepentingan memiliki cara yangberbeda dalam memahaminya.
Transformasi sosial merupakan hal penting dalam menyediakan ruangkerjasama dalam mengelola konflik. Hal ini juga mencakup upaya peningkatankapasitas lokal dalam penanganan konflik secara terintegrasi.
Acuan waktu mencakup perencanaan, implementasi strategi, evaluasi dantindak lanjut dalam kerangka penahapan konflik. Aktivitas analisis konflikhendaknya menetapkan cakupan pekerjaan dan rentang waktu penyelesaianberdasarkan indikator pencapaian tujuan yang telah ditetapkan.
Fleksibilitas dan penyesuaian dalam menentukan perangkat dan caramenggunakannya bersama kelompok. Pertimbangkan pula pada saat manamengintegrasikan dengan perangkat lainnya. Setiap tindakan atau programhendaknya dilakukan bertahap dan disesuaikan dengan situasi dan penerimaanmasyarakat untuk menggali kebutuhan dan kepentingan bersama.Karakteristik informasi atau data yang dikumpulkan tentu akan berbeda padasetiap kasus. Kerapkali informasi yang lebih banyak lebih baik daripada lebih sedikit,namun mungkin tidak semua informasi relevan, valid, dapat dipercaya atau bergunadalam penarikan kesimpulan. Kebutuhan informasi yang dianggap perlu seringkalidibatasi oleh keterbatasan waktu, tenaga ahli, dan sumberdaya yang tersedia. Olehkarena itu perlu dilakukan pembatasan definisi dan metodologi dalam melakukananalisis konflik agar terhindar dari penyimpulan dan keputusan yang tidak tepat.

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->