Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
87Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Memijahkan Induk Ikan Secara Semi Buatan Menggunakan Hormon Artificial

Memijahkan Induk Ikan Secara Semi Buatan Menggunakan Hormon Artificial

Ratings: (0)|Views: 14,965|Likes:
Setiap spesies ikan mempunyai karakteristik tersendiri, termasuk tingkah laku cara memijahnya. Banyak spesies ikan yang membutuhkan substrat dalam pemijahannya dikarenakan sifat telurnya yang menempel, juga banyak spesies ikan yang tidak membutuhkan substrat dikarenakan sifat telurnya melayang atau akan berserakan di dasar perairan atau ikan akan membuat sarang sebagai tempat peletakan telurnya. Atas dasar tingkah laku cara memijah ikan tersebut maka petani ikan bisa memanipulasi lingkungan ikan memijah yang tentu saja dibuat menyerupai lingkungan aslinya. Di bawah ini beberapa contoh ikan dengan sifat telurnya:
Setiap spesies ikan mempunyai karakteristik tersendiri, termasuk tingkah laku cara memijahnya. Banyak spesies ikan yang membutuhkan substrat dalam pemijahannya dikarenakan sifat telurnya yang menempel, juga banyak spesies ikan yang tidak membutuhkan substrat dikarenakan sifat telurnya melayang atau akan berserakan di dasar perairan atau ikan akan membuat sarang sebagai tempat peletakan telurnya. Atas dasar tingkah laku cara memijah ikan tersebut maka petani ikan bisa memanipulasi lingkungan ikan memijah yang tentu saja dibuat menyerupai lingkungan aslinya. Di bawah ini beberapa contoh ikan dengan sifat telurnya:

More info:

Published by: Putra Harapan Bangsa on Jun 08, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, DOC, TXT or read online from Scribd
See More
See less

07/20/2013

pdf

text

original

 
PEMBELAJARAN 4
MEMIJAHKAN INDUK IKAN SECARA SEMI BUATANMENGGUNAKAN HORMON ARTIFICIAL
Tujuan Akhir pembelajaran / Terminal Performance Objective (TPO) setelahmempelajari kompetensi ini peserta diklat mampu memijahkan induk ikan secarasemi buatan menggunakan hormon artificial sesuai persyaratan bila disediakaninduk ikan, ikan donor, alat bedah, peralatan pemijahan ikan secara semibuatan, dan kolam pemijahan.
A. Tujuan Antara /
Enabling Objective
(EO)
Peserta mampu memijahkan ikan secara semi buatan menggunakan hormonartificial
B. Materi Pemijahan Ikan secara Semi Buatan menggunakan HormonArtificial
Setiap spesies ikan mempunyai karakteristik tersendiri, termasuk tingkah lakucara memijahnya. Banyak spesies ikan yang membutuhkan substrat dalampemijahannya dikarenakan sifat telurnya yang menempel, juga banyak spesiesikan yang tidak membutuhkan substrat dikarenakan sifat telurnya melayang atauakan berserakan di dasar perairan atau ikan akan membuat sarang sebagaitempat peletakan telurnya. Atas dasar tingkah laku cara memijah ikan tersebutmaka petani ikan bisa memanipulasi lingkungan ikan memijah yang tentu sajadibuat menyerupai lingkungan aslinya. Di bawah ini beberapa contoh ikandengan sifat telurnya:Pemijahan ikan secara semi buatan merupakan salah satu cara pemijahan indukikan yang lazim dilakukan pembenih ikan. Pemijahan dengan cara ini dilakukanuntuk melengkapi teknik pemijahan ikan secara alami. Selain itu pemijahan ikanSub. Kompetensi Pemijahan ikansecara semi buatan menggunakanhormon artificial
 
secara semi buatan dilakukan terhadap beberapa jenis ikan yang sulit dilakukandengan cara alami dan buatan seperti pemijahan induk ikan bawal.Hormon buatan pada pemijahan ini dapat digunakan seperti HCG, Ovaprim dansebagainya. Dosis hormon yang digunakan pada setiap jenis ikan berbedaseperti ikan lele dengan ikan bawal atau ikan mas. Selain itu, setiap jenis hormonberbeda dosis penggunaannya pada induk ikan.
1. Menyiapkan Alat, Bahan dan Media Pemijahan
Kegiatan pemijahan ikan secara semi buatan merupakan salah satu usahabudidaya yang bertujuan untuk meningkatkan pendapatan pembenih ikan.Meningkatnya pendapatan petani ikan perlu dilakukan perbaikan teknikpembenihan ikan. Setiap jenis ikan memiliki teknik pembenihan yang berbeda-beda baik cara memijah, kebiasaan memijah dan sifat telur sehinggapenggunaan alat dan bahan juga berbeda-beda. Oleh sebab itu untukmemperbaiki teknik pemijahan setiap jenis ikan membutuhkan penggunaan alatdan bahan.Secara umum pemijahan ikan secara semi buatan disesuaikan dengankebiasaan ikan memijah di alam. Pada pemijahan ikan secara semi buatan,induk ikan dirangsang menggunakan hormon untuk mempercepat pemijahaninduk ikan. Sedangkan untuk kegiatan penetasan telur ikan, disesuaikan dengankebutuhan telur dan cara penetasan telur dialam. Setiap jenis telur ikanmembutuhkan kualitas dan kuantitas air yang optimal seperti suhu, oksigenterlarut, debit air dan sebagainya untuk penetasan di alam. Kebutuhan kualitasdan kuantitas air tersebut dipenuhi di wadah penetasan (bak, fiberglas ) sesuaidengan kebiasaan di alam. Oleh sebab dibutuhkan beberapa alat dan bahan.Alat dan bahan yang dibutuhkan secara garis besar adalah:TermometerSubstrat/kakabanDo meterHapapH meterKakabanAeratorWaringPompa submersibleInduk ikanSpuiteDesinfektanSiponSikatBak, fiberglas, akuariumGolok
 
Corong tetasSedangkan wadah yang diperlukan tentu saja menyesuaikan dengan komoditasikan yang akan dipijahkan. Wadah yang dibutuhkan yaitu untuk penangananinduk ikan dan penetasan telur serta wadah pendederan larva. Wadah tersebutbisa berupa kolam tanah, bak semen atau akuarium atau bahkan bak sementaraterbuat dari plastik. Ukuran wadah pemijahan ikan menyesuaikan denganpasangan induk ikan atau jumlah dan ukuran substrat, karena pasangan indukikan jantan dan betina tidak selamanya satu berbanding satu. Ikan nilamembutuhkan pasangan satu jantan dan tiga betina, sedangkan ikan masmembutuhkan satu induk betina dan enam hingga delapan induk jantan. Ukuransubstrat (kakaban) biasanya adalah 1.25 m X 0.45 m sedangkan substrat untukpemijahan ikan koki adalah bisa 30 cm. Dengan demikian luasan wadahpenetasan telur harus mempertimbangkan panjang dan lebar substrat serta jumlah kepadatan telur/larva. Berbeda kiranya apabila wadah penetasan telur akan bergabung menjadi satu dengan kolam pendederan, jika demikian biasanyaukuran wadah akan semakin luas bisa 300-1000 m
2
. Hal ini tergantung jumlahkakaban berisi telur yang akan ditetaskan. Intinya tidak ada ukuran baku.Wadah tersebut biasanya terdapat pada penetasan dan pendederan ikan mas.Media pemijahan ikan perlu disesuaikan dengan kondisi alam dimana ikantersebut memijah. Jika membutuhkan suara gemericik maka perlu dibuat suaragemericik air. Jika membutuhkan gerombolan dedaunan/enceng gondok makaperlu dipasang gerombolan dedaunan/enceng gondok tersebut.Tetapi padaintinya kualitas air media harus diperhatikan. Kualitas air terdiri dari beberapafaktor yaitu:Faktor fisika (Suhu, Kecerahan, Kekeruhan),Faktor kimia ( O
2
terlarut, pH, Alkalinitas, CO
2
),Faktor Biologi (plankton atau tanaman air).Faktor kualitas air yang penting pada pemijahan harus dipenuhi sesuai dengankebutuhan kualitas air media ikan tersebut. Kualitas air media sangatmempengaruhi kecepatan pemijahan ikan, kadang-kadang apabila salah satu

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->