Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
63Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Jong Indonesia Edisi 3 Juni 2010

Jong Indonesia Edisi 3 Juni 2010

Ratings: (0)|Views: 1,018 |Likes:
Majalah JONG Indonesia edisi 3 - Juni 2010. Diterbitkan oleh Perhimpinan Pelajar Indonesia (PPI) Belanda.
Majalah JONG Indonesia edisi 3 - Juni 2010. Diterbitkan oleh Perhimpinan Pelajar Indonesia (PPI) Belanda.

More info:

Published by: Yohanes Masboi Widodo on Jun 08, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

02/26/2013

pdf

text

original

 
1
No. 3 - Juni 2010 - Tahun I -
 Jong Indonesia
 
2
 Jong Indonesia
- No. 3 - Juni 2010 - Tahun I
P
erjalanan sejarahIndonesia tdiak bisadipisahkan dari merekayang merantau. Sejak jamanpenjajahan Belanda hinggasekarang, ribuan perantau yangmerupakan pekerja atau pelajarIndonesia yang menempuhpendidikan di Belanda. Kisahmengenai para perantau Indonesiadi Belanda bisa kita temukandalam buku “Di Negeri Penjajah:Orang Indonesia di Negeri Beladna1600-1950” karya Harry A. Poeze,yang terbit tahun 2008.Banyak hal menarik ditemukandi buku setelah 398 halaman ini,khususnya mengenai perjuangandan kehidupa pelajar-pelajarIndonesia pada masa penjajahanBelanda. Misalnya, cerita tentangmajalah “Bintang Hindia” yangdirintis oleh Abdul Rivai; ceritatentang penyair politikus terkenal,Noto Soeroto yang mengawalikarirnya dengan sukses, tetapimengakhiri hidupnya dengantragedy, juga tentang sejarahperhimpunan mahasiswaIndonesia yang sejak 1908secara semarak memperlihatkanberbagai nuansa politik.Kita mesti bersyukur danberuntung karena mereka pernahmencatat kisah dan pengalamanhidupnya, entah lewat surat kabaratau terbitan berkala yang dibuatoleh para pelajar Indonesia diBelanda, atau catatan harianmereka. Dari catatan-catatanitu, kita bisa menggali sejarahdan mereguk semangat daninspirasi dari pengalaman yangdisampaikan lewat tulisan-tulisanmereka.Menulis dan mencatat jugapenting dalam rangka melawanlupa. Koesalah Soebagyo Toer(2003) dalam bukunya “KampusKabelnaya: Menjadi Mahasiswadi Uni Soviet” mengatakan,pengalaman belajar di negeriorang, buruk atau baik,ada gunanya untuk dicatat.“Pengalaman adalah sejarah yangpaling nyata, yang apabila tidakdicatat akan lenyap dari ingatandan pengetahuan masyarakat,”tulisnya.Dalam hal ini, kita bisa belajardari orang Belanda, karenaorang Belanda adalah pencatatyang tekun. Tradisi menulis danmencatat mereka sangat kuat.Buku karya Harry A. Poeze iniadalah salah satu buktinya.Dalam hal ketekunan mencatatini, kata Koesalah, orang Indonesiapatut mencontoh orang Belanda.Dan hal itu, seperti menjadi gayahidup mereka. Ketika di Belandasaya pernah bertemu seoranganak sekolah dasar. Sejak diSekolah Dasar, murid-murid diBelanda dididik untuk menulis danmencatat pengalaman keseharianmereka di buku harian. Dikampus, saya temui teman-temankuliah yang punya kebiasaan unik:mereka tidak pernah terpisahdengan agenda atau buku harian.Berbeda sekali dengan kita,pelajar Indonesia, yang jarangmemiliki buku agenda atau bukuharian.Kita masih beruntung, adabeberapa orang senior kita yangrajin mencatat dan menulis.Salah satunya, Bapak IbrahimIsa. Tulisannya tentang aktivitasmasyarakat atau warga Indonesiadi Belanda, sering beredar di milisPerhimpunan Persaudaraan dandi milis Jaringan Kerja Indonesia(JKI). Lalu, di Paris, Perancis adaBapak Umar Said http://umarsaid.free.fr yang rajin menulis catatan-catatan kritis tentang Indonesia.Menyenangkan dan menyegarkanmembaca kisah-kisah dan catatanmereka.Beberapa waktu lalu, adateman-teman kita yang telahmembuat catatan mengenaipengalaman mereka belajar diBelanda lewat novel “Negeri vanOranje”. Ini adalah salah satucontoh yang baik, bahwa kisah danpengalaman kita hidup dan belajardi luar negeri bisa bermanfaat danbisa menginspirasi banyak orang.Kehadiran JONG Indonesia,salah satunya juga dalam rangkamemberi ruang untuk kawan-kawan menulis, mencatat, danberbagi. Lewat tulisan, opini,artikel, dan dokumentasi tersebutkita sebenarnya membuat jejak- jejak sejarah. Siapa tahu, inibermanfaat untuk anak cucu kita.Who knows!Terima kasih untuk beberaparekan yang masih setia dan
Catatan Orang Rantau
Salam Redaksi
 
3
No. 3 - Juni 2010 - Tahun I -
 Jong Indonesia
JONG INDONESIA
- Majalah online PPI Belanda.
 Pemimpin Umum
: Yohanes Widodo (Wageningen)
Pemimpin Redaksi
: Yessie Widya Sari (Wageningen)
Sekretaris Redaksi
: Yasmine MS Soraya (Delft)
Staf Redaksi
: Asti Rastiya (Denhaag) Sujadi (Leiden) Dian Kusumaati (Amsterdam)Amar Ma’ruf (Amsterdam) Rahma Saiyed (Denhaag) Henky Widjaja (Denhaag) Prita Wardani (Denhaag)Meditya Wasesa (Rotterdam) Bhayu Prasetya Turker (Enschede) Rika Theo (Den Haag) .
Fotografer 
: Qonita S(Eindhoven) Jimmy Perdana (Wageningen)
 Layout
: Asriadi Masuarang (Wageningen)
Kerabat Redaksi
bertahan, untuk menghidupi JONGIndonesia. Kami percaya, kerja initidak ada artinya apa-apa, kalaukami hanya bekerja sendirian.Karena itu, kami mengundangsemakin banyak pelajar-mahasiswa Indonesia yang sedangatau pernah mencicipi hidup diluar negeri, khususnya di Belanda,untuk bergabung dan berkolaborasilewat media ini.Jika semakin banyak orang-orang Indonesia diperantauan yangmenulis dan mencatat pengalamandan kehidupannya, mudah-mudahan bisa menjadi referensidan inspirasi bagi banyak orang.Mari mencatat pengalaman-pengalam an kita. Siapa tahu,catatan-catatan itu bisa menjadi jejak sejarah dan mampu memberiinspirasi pembaca dan orang-orangdi sekitar kita. ***
Yohanes ‘Masboi’ WidodoPemimpin Umum JongIndonesia

Activity (63)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
FransiskaVenaA liked this
izzay liked this
Agus Miswanto liked this
uwiiitem liked this
cumibusuk liked this
hendramanto liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->