Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
48Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
makalah pembelajaran fisika menggunakan lab virtual

makalah pembelajaran fisika menggunakan lab virtual

Ratings: (0)|Views: 2,107 |Likes:
Published by Nur Rohmadi
makalah penelitian pembelajaran fisika menggunakan lab virtual ditinjau kemampuan awal
makalah penelitian pembelajaran fisika menggunakan lab virtual ditinjau kemampuan awal

More info:

Categories:Types, School Work
Published by: Nur Rohmadi on Jun 08, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/03/2013

pdf

text

original

 
PENGARUH PEMBELAJARAN FISIKA MENGGUNAKAN LAB
VIRTUAL
TERHADAP PRESTASI BELAJAR DITINJAU DARIKEMAMPUAN AWAL SISWA
 Nur Rohmadi
Guru SMP Muhammadiyah 12 Kalijambe, Sragen, 57275 E-mail :nurrohmadi@gmail.com 
Tujuan penelitian untuk mengetahui adanya: (1) Pengaruh penggunaan laboratorium
virtual 
dalam bentuk demonstrasi dan eksperimen terhadap prestasi belajar siswa. (2) Pengaruh kemampuan awal siswa kategorirendah, kategori sedang, dan kategori tinggi terhadap prestasi belajar siswa. (3) Interaksi antara metodemengajar menggunakan laboratorium
virtual 
dengan kemampuan awal siswa terhadap prestasi belajar.Peneliti menggunakan metode eksperimen dengan disain faktorial 3
×
2. Populasi penelitian adalahseluruh siswa kelas IX MTs Muhammadiyah 2 Kalijambe kabupaten Sragen tahun pelajaran 2007/2008.Sampel diambil secara acak dengan memperhatikan strata atau tingkat kemampuan awal siswa. Kelompok kontrol terdiri dari 45 siswa kelas IX-A dan kelompok eksperimen juga 45 siswa kelas IX-C. Pengumpulandata menggunakan teknik tes untuk mendapatkan nilai kemampuan awal dan nilai prestasi belajar (ranah psikomotorik dan kognitif) dan teknik non tes berupa angket untuk mendapatkan nilai prestasi belajar ranahafektif. Validitas instrumen kemampuan awal dan prestasi belajar ranah kognitif diuji dengan menggunakanrumus koefisien korelasi biserial. Reliabilitas instrumen diuji dengan rumus K-R 20. Uji validitas instrumenkemampuan awal diperoleh
11
=
0,87 dan prestasi belajar pada ranah kognitif diperoleh
11
 
=
0,92. Datadianalisis dengan menggunakan Anava dua jalan frekuensi sel tak sama.Hasil penelitian diperoleh bahwa: (1) Ada pengaruh metode demonstrasi dan metode eksperimenmenggunakan laboratorium
virtual 
terhadap prestasi belajar siswa (FA
=
11,865 > Ftabel
=
3,956). (2) Ada pengaruh kemampuan awal siswa kategori rendah, sedang, dan kategori tinggi terhadap prestasi belajar siswa (FB
=
9,332 > Ftabel
=
3,092). (3) Tidak ada interaksi antara penggunaan metode mengajar menggunakan laboratorium
virtual 
dan kemampuan awal terhadap prestasi belajar siswa (FAB
=
0,724 <Ftabel
=
3,092).
Kata kunci
: Laboratorium virtual, demonstrasi, eksperimen, kemampuan awal
PENDAHULUAN
Selama proses belajar mengajar berlangsung selalu terjadi interaksi antara guru dengan siswa.Pemilihan dan penggunaan metode mengajar sangat berperan dalam keberhasilan proses belajar mengajar.Penggunaan laboratorium
virtual 
(media komputer) akan lebih mengarahkan dan memusatkan perhatian siswa pada materi pelajaran. Penggunaan laboratorium
virtual 
juga dapat memperkuat persepsi siswa dan mendorongnya agar ingin mengetahui materi pelajaran lebih mendalam.Banyak materi pelajaran Fisika yang berkaitan langsung dengan kehidupan sehari-hari, namundalam proses belajar mengajar guru dan siswa tidak mungkin menyampaikannya dengan obyek yang sebenarnya. Dengan alasan pertimbangan biaya, resiko yang mungkin terjadi dan waktu yangtak memungkinkan. Oleh karena itu pembelajaran yang cocok dengan keadaan di atas adalahdengan simulasi menggunakan perangkat lunak (
 software
) komputer. Siswa dengan menggunakanlaboratorium
virtual 
model simulasi akan mengalami pembelajaran seperti kejadian yangsebenarnya. Materi pembelajaran akan lebih mudah dipahami oleh siswa dan akan menimbulkansemangat yang lebih tinggi pada diri siswa untuk belajar Fisika.Keberhasilan belajar yang dicapai siswa dipengaruhi oleh faktor intrinsik dan ekstrinsik. Faktor intrinsik adalah faktor yang berasal dari dalam diri siswa seperti bakat, motivasi, minat, intelegensi, penguasaan konsep dasar dan lain sebagainya. Penguasaan konsep dasar, termasuk di dalamnyaadalah kemampuan awal siswa sebelum ia belajar materi konsep selanjutnya. Kemampuan awal
 
siswa merupakan prasyarat untuk memperoleh kemampuan baru yang lebih tinggi, sehingga dalammelakukan aktivitas kemampuan awal sangat berpengaruh terhadap kegiatan berikutnya.
BAHAN DAN METODE
Menurut Gagne: ³Belajar terjadi apabila suatu situasi stimulus bersama dengan isi ingatanmempengaruhi siswa sedemikian rupa sehingga perbuatannya berubah dari waktu sebelum iamengalami situasi itu ke waktu sesudah ia mengalami situasi tadi´ (Ngalim Purwanto, 1992).Belajar dapat diartikan sebagai perubahan seluruh tingkah laku individu yang relatif menetapsebagai hasil pengalaman dan interaksi dengan lingkungan. Belajar adalah suatu proses bukan suatuhasil yang merupakan dasar perkembangan hidup manusia.Pembelajaran Fisika yang menuntut keaktifan dan keikutsertaan siswa dalam menemukan konsep.Hasil pembelajaran fisika sesuai dengan teori belajar Gagne yaitu ketrampilan motorik (aspek  psikomorik), ketrampilan intelektual (kognitif), dan sikap (aspek afektif).Pembelajaran fisika materi listrik dinamis sangat erat kaitannya dengan peristiwa yang ditemukansiswa dalam kehidupan sehari-hari. Pembelajaran dengan menggunakan metode demonstrasi daneksperimen, meskipun menggunakan lab virtual melalui simulasi media komputer akanmemberikan tambahan bermakna pada penguasaan konsep listrik dinamis. Apa yang dipelajarisiswa pada materi listrik dinamis dapat dimanfaatkan dalam kehidupan sehari-hari, ini merupakankonsep pembelajaran bermakna seperti yang dikemukakan oleh Ausubel.Siswa tingkat SMP/MTs telah mempunyai kemampuan berpikir abstrak, sehingga dalam pembelajaran fisika tidak harus menunjukkan benda yang sebenarnya. Sehingga jika pembelajarandilakukan dengan simulasi media komputer siswa tidak akan kesulitan menerima materi pelajaran.Bruner mengusulkan teori yang disebut ³
 F 
ree Discovery Learning 
´. Menurut teori ini, proses belajar akan berjalan dengan baik dan kreatif jika guru atau dosen memberi kesempatan kepadasiswa untuk menemukan suatu aturan (termasuk teori, konsep, definisi, dan sebagainya) melaluicontoh-contoh yang menggambarkan atau mewakili sumbernya. Dengan kata lain siswa dibimbingsecara induktif untuk memahami suatu kebenaran umum.Pembelajaran melalui metode demonstrasi dan eksperimen, siswa diberi kebebasan untuk menuangkan pikiran dan kreatifitasnya, sehingga konsep materi pelajaran listrik dinamis dapatdipahami oleh siswa lebih mendalam. Dengan menggunakan metode demonstasi dan eksperimen,siswa diajak berpikir secara induktif hingga ditemukannya suatu kesimpulan yang tidak lainmerupakan konsep atau pengetahuan baru.Keberhasilan belajar siswa dipengaruhi oleh kondisi atau keadaan dari dalam siswa sendiri,termasuk didalamnya adalah pengetahuan yang telah dimiliki siswa sebelum menerima materi pelajaran selanjutnya. Lingkungan di luar siswa juga mempengaruhi keberhasilan belajar siswa,termasuk di dalamnya adalah guru dan metode pembelajaran yang digunakan serta sarana prasaranayang dipergunakan.Media adalah alat yang menyampaikan atau mengantarkan pesan-pesan pembelajaran. Jika mediaitu membawa pesan-pesan atau informasi yang bertujuan instruksional atau mengandung maksud-maksud pengajaran maka media itu disebut media pembelajaran.Media pembelajaran menggunakan komputer yang dipilih oleh peneliti adalah CAI formatsimulasi, yang nantinya digabungkan dengan metode mengajar demonstrasi dan eksperimen. Media pembelajaran komputer yang dimaksud pada penelitian ini tidak lain merupakan perangkatlaboratorium virtual.Keunggulan Media Pembelajaran:1.
 
dapat meletakkan dasar-dasar yang nyata untuk berpikir. Karena itu dapat mengurangiverbalisme2.
 
memberikan pengalaman nyata dan dapat menumbuhkan kegiatan berusaha sendiri pada setiapsiswa3.
 
memberikan pengalaman yang tak mudah diperoleh dengan cara lain serta membantu berkembangnya pengalaman belajar yang lebih sempurnaMetode eksperimen atau percabaan adalah suatu teknik mengajar yang menekankan pada pelibatansecara langsung siswa untuk mengalami proses dan membuktikan sendiri hasil percobaan. Metodeini merupakan suatu metode mengajar yang termasuk paling sesuai untuk pembelajara IPA.
 
Tujuan Penggunaan Metode Eksperimen1.
 
Mengajar bagaimana menarik kesimpulan dari berbagai fakta, informasi, atau data yangdiperoleh melalui pengamatan pada proses eksperimen.2.
 
Melatih peserta didik merancang, mempersiapkan, melaksanakan, dan melaporkan percobaan.3.
 
Melatih peserta didik menggunakan logika berpikir induktif untuk menarik kesimpulan darifakta, informasi, atau data yang terkumpul melalui percobaan.Keunggulan dan Kekurangan Metode Eksperimen1.
 
Mampu melatih peserta didik untuk menggunakan dan melaksanakan prosedur metode ilmiahserta berpikir ilmiah, sehingga terlatih untuk membuktikan ilmu secara ilmiah.2.
 
Memperkaya pengalaman dengan hal-hal yang bersifat objektif, realistis, dan menghilangkanverbalisme.Metode demonstrasi adalah suatu teknik penyajian pelajaran di mana guru/kelompok siswamemperlihatkan kepada seluruh siswa sesuatu proses sehingga siswa dapat mengamati danmerasakan proses tersebut. Metode demonstrasi digunakan dengan pertimbangan sekolah tidak memiliki alat dengan jumlah yang memadai untuk menggunakan metode eksperimen. Mediakomputer pada pembelajaran metode demonstrasi menggunakan 3 unit komputer.Tujuan Penggunaan Metode Demonstrasi1.
 
siswa mampu memahami tentang cara mengatur atau menyusun sesuatu2.
 
siswa dapat mengamati bagian-bagian dari suatu benda atau alat3.
 
 bila siswa melakukan sendiri demonstrasi, maka ia dapat mengerti juga menggunakan suatualatKeunggulan dan Kekurangan Metode Demonstrasi1.
 
Dapat membuat pengajaran menjadi lebih jelas dan lebih konkret, sehingga menghindariverbalisme (pemahaman melalui kata-kata atau kalimat)2.
 
Siswa dirangsang untuk aktif mengamati, menyesuaikan antara teori dan kenyataan, danmencoba melakukannya sendiriPada penelitian ini kemampuan awal yang digunakan adalah kemampuan prasyarat, yaitukemampuan yang dimiliki oleh siswa pada pokok materi bahasan sebelumnya yang menunjangmateri pokok berikutnya. Sedangkan tes yang digunakan adalah tes prasyarat (pre-requisite test).Materi bahasan yang digunakan sebagai prasyarat pada penelitian ini adalah listrik statis dansumber arus listrik searah. Sedangkan materi pokok berikutnya adalah listrik dinamis.Penelitian dilaksanakan di MTs Muhammadiyah 2 Kalijambe kabupaten Sragen pada semester gasal tahun pelajaran 2007/2008 bulan Mei - Desember 2007Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimentasi dengan desain faktorial(A
v
B). Faktor pertama (A) adalah metode pembelajaran yang digunakan, yaitu metode demonstrasidan eksperimen dengan menggunakan laboratorium virtual. Sedangkan faktor kedua (B) adalahkemampuan awal siswa yang dibagi dalam tiga kategori yaitu tinggi, sedang, dan rendah. Perlakuandalam penelitian ini disajikan dalam gambar 1.
AA
1
A
2
 BB
1
A
1
B
1
A
2
B
1
 B
2
A
1
B
2
A
2
B
2
 B
3
A
1
B
3
A
2
B
3
 
Gambar 1 Skema Perlakuan Penelitian
Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IX MTs Muhammadiyah 2 Kalijambe kabupatenSragen tahun pelajaran 2007/2008 dengan cacah 164 siswa yang terbagi dalam 4 kelas. Sampel penelitian diambil dengan teknik random sampling, maksudnya dalam menentukan anggota sampeldiambil secara acak dengan diundi. Hasil pengambilan undian diperoleh kelas IX-C memperoleh pembelajaran eksperimen dan kelas IX-A memperoleh pembelajaran demonstrasi.Variabel Penelitian, Variabel bebas :1.
 
Metode Pembelajaran, terdiri dari: a) Metode pembelajaran demonstrasi, adalah penyajianmateri fisika oleh guru dan siswa secara bergiliran dengan mempertontonkan atau menujukkansuatu kejadian atau proses dengan mengacu pada langkah-langkah tertentu sesuai LKS.

Activity (48)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Cuan Boxer liked this
Nini Farisa liked this
Ary Norsaputra liked this
Nhyne Fisika liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->