Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
20Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Sifat Thermal Material

Sifat Thermal Material

Ratings: (0)|Views: 919 |Likes:
Published by Ikmalul Hakim

More info:

Published by: Ikmalul Hakim on Jun 08, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/04/2012

pdf

text

original

 
 
Sifat Thermal Material 135
BAB 11Sifat Thermal Material
 
Dalam padatan, terdapat dua jenis energi thermal yang tersimpan di dalammya yaituenergi vibrasi atom-atom di sekitar posisi keseimbangannya dan energi kinetik yangdikandung elektron-bebas. Jika suatu padatan menyerap panas maka
energi internal 
 yang tersimpan dalam padatan meningkat yang diindikasikan oleh kenaikantemperaturnya. Jadi perubahan energi pada atom-atom dan elektron-bebasmenentukan sifat-sifat thermal padatan. Sifat-sifat thermal yang akan kita bahasadalah
kapasitas panas, pemuaian, konduktivitas panas
.
11.1. Kapasitas Panas dan Panas Spesifik 
 Kapasitas panas
 
(heat capacity)
adalah jumlah panas yang diperlukan untuk meningkatkan temperatur padatan sebesar satu derajat K.Konsep mengenai kapasitas panas dinyatakan dengan dua cara, yaitua.
 
Kapasitas panas pada volume konstan,
v
, dengan relasi
vv
dT dE 
=
(11.1)dengan
 E 
adalah energi internal padatan yaitu total energi yang ada dalam padatan baik dalam bentuk vibrasi atom maupun energi kinetik elektron- bebas. b.
 
Kapasitas panas pada tekanan konstan,
 p
, dengan relasi
 p p
dT dH 
=
(11.2)dengan
 H 
adalah
enthalpi
. Pengertian enthalpi dimunculkan dalamthermodinamika karena sesungguhnya adalah amat sulit menambahkanenergi pada padatan (meningkatkan kandungan energi internal) saja denganmempertahankan tekanan konstan. Jika kita masukkan energi panas kesepotong logam, sesungguhnya energi yang kita masukkan tidak hanyameningkatkan energi internal melainkan juga untuk melakukan
kerja
padawaktu pemuaian terjadi. Pemuaian adalah perubahan volume, dan padawaktu volume berubah dibutuhkan energi sebesar perubahan volume kalitekanan udara luar dan energi yang diperlukan ini diambil dari energi yangkita masukkan. Oleh karena itu didefinisikan enthalpi guna mempermudahanalisis, yaitu
 PV  E  H 
+=
(11.3)dengan
 P 
adalah tekanan dan
adalah volume.
 
 
136 Sudaryatno S, Ning Utari,
Mengenal Sifat-Sifat Material 
 Panas spesifik 
(
specific heat 
)
adalah kapasitas panas per satuan massa per derajatK, yang juga sering dinyatakan sebagai kapasitas panas per mole per derajat K.Untuk membedakan dengan kapasitas panas yang ditulis dengan huruf besar (
v
dan
 p
), maka panas spesifik dituliskan dengan huruf kecil (
c
v
dan
c
 p
).
 
 Perhitungan Klasik.
 
Menurut hukum Dulong-Petit (1920), panas spesifik padatanunsur adalah hampir sama untuk semua unsur, yaitu sekitar 6 cal/mole
o
K.Boltzmann, setengah abad kemudian, menunjukkan bahwa angka yang dihasilkanoleh Dulong-Petit dapat ditelusuri melalui pandangan bahwa energi dalam padatantersimpan dalam atom-atomnya yang bervibrasi. Energi atom-atom ini diturunkandari teori kinetik gas.Molekul gas ideal memiliki tiga derajat kebebasan dengan energi kinetik rata-rata per derajat kebebasan adalah
 B
21
 
sehingga energi kinetik rata-rata dalam tigadimensi adalah
 B
23
. Energi per mole adalah
 RT  Nk  E 
 Bmole
2323
/
==
, (
 N 
bilangan Avogadro)yang merupakan energi internal gas ideal.Dalam padatan, atom-atom saling terikat sehingga selain energi kinetik terdapat pulaenergi potensial sehingga energi rata-rata per derajat kebebasan bukan
 B
21
 melainkan
 B
. Energi per mole padatan menjadi
 RT  E 
 padat mole
3
 /
=
cal/mole (11.4)Panas spesifik pada volume konstan
cal/mole 96,53
o
===
 RdT dE c
vv
(11.5)Angka inilah yang diperoleh oleh Dulong-Petit. Pada umumnya hukum Dulong-Petitcukup teliti untuk temperatur di atas temperatur kamar. Namun beberapa unsur memiliki panas spesifik pada temperatur kamar yang lebih rendah dari angkaDulong-Petit, misalnya B, Be, C, Si. Pada temperatur yang sangat rendah panasspesifik semua unsur menuju nol.
 Perhitungan Einstein.
Einstein memecahkan masalah panas spesifik denganmenerapkan teori kuantum. Ia menganggap padatan terdiri dari
 N 
atom, yangmasing-masing bervibrasi (osilator) secara bebas pada arah tiga dimensi, denganfrekuensi
 f 
 E 
. Mengikuti hipotesa Planck tentang terkuantisasinya energi, energi tiaposilator adalah
 E n
nhf  E 
=
(11.6)
 
 
Sifat Thermal Material 137dengan
n
adalah bilangan kuantum,
n
= 0, 1, 2,....Jika jumlah osilator tiap statusenergi adalah
 E 
n
dan
 E 
0
adalah jumlah asilator pada status 0, maka sesuai denganfungsi Boltzmann
)/(0
 E n
 Bn
e N  N 
=
(11.7)Energi rata-rata osilator adalah
1
)/(
===
hf  E nnnnn
 B E 
ehf  N  E  N  N  E  E 
(11.8)Dengan
 N 
atom yang masing-masing merupakan osilator bebas yang berosilasi tigadimensi, kita dapatka total energi internal
133
)/(
==
hf  E 
 B E 
e Nhf  E  N  E 
(11.9)Panas spesifik adalah
( )
2//2
13
    ==
hf hf  B E  Bvv
 B E  B E 
eehf  Nk dt dE c
(11.10)Frekuensi
 f 
 E 
, yang kemudian disebut frekuensi Einstein, ditentukan dengan caramencocokkan kurva dengan data-data eksperimental. Hasil yang diperoleh adalah bahwa pada temperatur rendah kurva Einstein menuju nol jauh lebih cepat dari dataeksperimen.
 Perhitungan Debye.
Penyimpangan ini, menurut Debye, disebabkan oleh asumsiyang diambil Einstein bahwa atom-atom bervibrasi secara bebas dengan frekuensisama,
 f 
 E 
. Analisis yang perlu dilakukan adalah menentukan spektrum frekuensi
 g 
(
 f 
)dimana
 g 
(
 f 
)
df 
didefinisikan sebagai
 
 jumlah frekuensi yang diizinkan yang terletak antara
 f 
dan (
 f 
+
df 
) (yang berarti jumlah osilator yang memiliki frekuensi antara
 f 
 dan
 f 
+
df 
). Debye melakukan penyederhanaan perhitungan dengan menganggap padatan sebagai medium merata yang bervibrasi dan mengambil hipotesa spektrumgelombang berdiri sepanjang kristal sebagai pendekatan pada vibrasi atom.
32
4)(
 s
c f  f  g 
π=
(11.11)dengan
c
 s
kecepatan rambat suara dalam padatan.Debye juga memberi postulat frekuensi osilasi maksimum,
 f 
 D
, karena jumlahkeseluruhan frekuensi yang diizinkan tidak akan melebihi 3
 N 
(
 N 
adalah jumlah atomyang bervibrasi tiga dimensi). Panjang gelombang minimum adalah
 D s D
 f c
/
=λ
 tidak lebih kecil dari jarak antar atom dalam kristal. Dengan mengintegrasi
 g 
(
 f 
)
df 
kali energi rata-rata yang diberikan oleh
 
(11.8) ia memperoleh energi internal untuk satu mole volume kristal

Activity (20)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Saiful Ipunk liked this
Meli Marlina liked this
W Dedix Doank liked this
Ajab Farhel liked this
Princes Nazyla liked this
minovma liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->