Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
30Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
01_PEDNIS_JITUT_JIDES_2009

01_PEDNIS_JITUT_JIDES_2009

Ratings: (0)|Views: 710 |Likes:

More info:

Published by: Rizki Slamet Nugroho on Jun 09, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/04/2013

pdf

text

original

 
 
DIREKTORAT PENGELOLAAN AIR
DIREKTORAT JENDERAL PENGELOLAAN LAHAN DAN AIRDEPARTEMEN PERTANIAN2009
PEDOMAN TEKNIS
REHABILITASIJARINGAN IRIGASI DESA (JIDES)/ TINGKAT USAHATANI (JITUT)
PT-PLA C3.1-2009
 
Pedoman Teknis Rehabilitasi JIDES/JITUT - 2009 
1
I.
 
PENDAHULUAN
 A. Latar Belakang Air merupakan salah satu faktor penentu (determinan) dalamproses produksi pertanian. Oleh karena itu investasi irigasimenjadi sangat penting dan strategis dalam rangka penyediaanair untuk pertanian. Dalam memenuhi kebutuhan air untuk berbagai keperluan usaha tani, maka air (irigasi) harus diberikandalam jumlah, waktu, dan mutu yang tepat, jika tidak makatanaman akan terganggu pertumbuhannya yang pada gilirannyaakan mempengaruhi produksi pertanian.Pemberian air irigasi dari hulu (
upstream 
) sampai dengan hilir(
downstream 
) memerlukan sarana dan prasarana irigasi yangmemadai. Sarana dan prasarana tersebut dapat berupa:bendungan, bendung, saluran primer dan sekunder, box bagi,bangunan-bangunan ukur, dan saluran tersier serta salurantingkat usaha tani (TUT). Terganggunya atau rusaknya salah satubangunan-bangunan irigasi akan mempengaruhi kinerja sistemyang ada, sehingga mengakibatkan efisiensi dan efektifitas irigasimenjadi menurun. Apabila kondisi ini dibiarkan terus dan tidak segera diatasi, maka akan berdampak terhadap penurunanproduksi pertanian yang diharapkan, dan berimplikasi negatif terhadap kondisi pendapatan petani dan keadaan sosial, ekonomi
 
Pedoman Teknis Rehabilitasi JIDES/JITUT - 2009 
2
disekitar lokasi.Berdasarkan data dari Departemen Pekerjaan Umum tahun2006, luas sawah irigasi sederhana yang sudah mempunyai jaringan utama tetapi belum optimal seluas 53.503 Ha, sedangkanuntuk luas sawah irigasi semiteknis yang sudah mempunyai jaringan utama tetapi belum optimal seluas 35.274 Ha, hal initentu saja kondisi jaringan di bagian hilirnya banyak mengalamikerusakan.Menurunnya daya dukung lingkungan akibat banjir,terbatasnya peran masyarakat dalam operasional danpemeliharaan jaringan irigasi memaksa kita untuk dapat lebih arif dan bijak dalam mengembangkan, mendayagunakan dan menjagafungsi sumber daya air baik dari aspek pengelolaan
(demand/user) 
maupun dari aspek 
“supply” 
tanpa mengurangisasaran produktivitas
output 
.Undang-undang No. 7 tahun 2004 tentang SDA danPeraturan Pemerintah No. 20 tahun 2006 tentang irigasimengamanatkan bahwa tanggung jawab pengelolaan jaringanirigasi tersier sampai ke tingkat usahatani (JITUT) dan jaringanirigasi desa (JIDES) menjadi hak dan tanggung jawab petanipemakai air (P3A) sesuai dengan kemampuannya. Oleh karenasebagian besar perkumpulan petani pemakai air sampai saat inibelum dapat menjalankan tanggung jawabnya, maka Ditjen PLA 

Activity (30)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 thousand reads
1 hundred reads
Tanzil Ja liked this
mastasi liked this
Untung Aribowo liked this
Berry Kurniawan liked this
cvl02 liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->