P. 1
HidupSehatTanpaOBat

HidupSehatTanpaOBat

Ratings: (0)|Views: 312 |Likes:
Published by bagus77
Lembaran buku ini berisikan tentang kandungan mukjizat sains dalam ibadah yang kita laksanakan. Karena ilmulah yang selalu bisa memberikan kita pengertian-pengertian dan hakikat ilmiah dengan baik dan benar. Kita memang hanya bisa mengatakan Sami’na wa Atha’na (kami dengar dan kami taat), namun Allah dengan tegas mengatakan: “Al Qur’an ini tidak lain hanyalah peringatan bagi semesta alam. Dan sesungguhnya kamu akan mengetahui (kebenaran) berita Al Qur’an setelah beberapa waktu lagi.” (Shâd [38] : 86-87)
Ibadah apapun yang Allah perintahkan sebenarnya menyimbolkan tanda-tanda kebesaran-Nya yang mampu memberikan efek positif bagi yang melaksanakannya, baik itu ditinjau dari sisi rohani maupun ilmiah. Bukankah Rasulullah saw pernah mengatakan: “Dijadikan Penyejuk mataku ada di dalam shalat, wahai Bilal hiburlah kami dengan shalat.”
Seperti yang kita dapati sekarang ini, terdapat 126 Pusat Kesehatan di seluruh dunia yang menggunakan metode pengobatan dengan cara berpuasa seperti yang dikenal dalam ajaran Islam.
Ketika kita menunaikan zakat, maka itu berarti kita sedang melakukan transaksi dagang dengan Allah. Disamping itu, zakat juga dapat memberikan efek ketenangan bagi jiwa.
Kalau kita melaksanakan ibadah haji, maka itu menandakan bahwa kita sedang menuju kepada Allah dan melupakan segala urusan lain yang tidak ada hubungannya dengan Allah. Dari situ kita akan mendapatkan timbal balik materi maupun rohani. Dimana ketika seseorang pulang dengan membawa prediket haji mabrur, maka ia bersih dari dosa dan kesalahan laksana seorang bayi yang baru saja dilahirkan ibunya.
Jika kita perhatikan, ritual ibadah yang diperintahkan kepada kita hanya berupa gerakan-gerakan semata. Namun ternyata ia mampu memberikan anugerah yang luar biasa dan mengantarkan kita kepada nikmat surga.
Firman Allah swt: “(yaitu) orang-orang yang khusyuk dalam salatnya, dan orang-orang yang menjauhkan diri dari (perbuatan dan perkataan) yang tiada berguna, dan orang-orang yang menunaikan zakat, dan orang-orang yang menjaga kemaluannya, kecuali terhadap istri-istri mereka atau budak yang mereka miliki; maka sesungguhnya mereka dalam hal ini tiada tercela. Barang siapa mencari yang di balik itu maka mereka itulah orang-orang yang melampaui batas. Dan orang-orang yang memelihara amanat-amanat (yang dipikulnya) dan janjinya, Dan orang-orang yang memelihara amanat-amanat (yang dipikulnya) dan janjinya, Mereka itulah orang-orang yang akan mewarisi, (yakni) yang akan mewarisi surga Firdaus. Mereka kekal di dalamnya.” (Al-Mu’minûn [23] : 2-11)
Semoga Allah swt menjadikan buku ini bermanfaat bagi siapapun yang membaca dan mengingatnya. Hanya Dialah yang patut menjadi segala maksud, dan hanya Dia-lah yang memberi petunjuk ke jalan yang lurus.

Prof. Abdul Basith Muhammad Sayyid
Pakar Analisa Kesehatan di Lembaga Riset Nasional
Lembaran buku ini berisikan tentang kandungan mukjizat sains dalam ibadah yang kita laksanakan. Karena ilmulah yang selalu bisa memberikan kita pengertian-pengertian dan hakikat ilmiah dengan baik dan benar. Kita memang hanya bisa mengatakan Sami’na wa Atha’na (kami dengar dan kami taat), namun Allah dengan tegas mengatakan: “Al Qur’an ini tidak lain hanyalah peringatan bagi semesta alam. Dan sesungguhnya kamu akan mengetahui (kebenaran) berita Al Qur’an setelah beberapa waktu lagi.” (Shâd [38] : 86-87)
Ibadah apapun yang Allah perintahkan sebenarnya menyimbolkan tanda-tanda kebesaran-Nya yang mampu memberikan efek positif bagi yang melaksanakannya, baik itu ditinjau dari sisi rohani maupun ilmiah. Bukankah Rasulullah saw pernah mengatakan: “Dijadikan Penyejuk mataku ada di dalam shalat, wahai Bilal hiburlah kami dengan shalat.”
Seperti yang kita dapati sekarang ini, terdapat 126 Pusat Kesehatan di seluruh dunia yang menggunakan metode pengobatan dengan cara berpuasa seperti yang dikenal dalam ajaran Islam.
Ketika kita menunaikan zakat, maka itu berarti kita sedang melakukan transaksi dagang dengan Allah. Disamping itu, zakat juga dapat memberikan efek ketenangan bagi jiwa.
Kalau kita melaksanakan ibadah haji, maka itu menandakan bahwa kita sedang menuju kepada Allah dan melupakan segala urusan lain yang tidak ada hubungannya dengan Allah. Dari situ kita akan mendapatkan timbal balik materi maupun rohani. Dimana ketika seseorang pulang dengan membawa prediket haji mabrur, maka ia bersih dari dosa dan kesalahan laksana seorang bayi yang baru saja dilahirkan ibunya.
Jika kita perhatikan, ritual ibadah yang diperintahkan kepada kita hanya berupa gerakan-gerakan semata. Namun ternyata ia mampu memberikan anugerah yang luar biasa dan mengantarkan kita kepada nikmat surga.
Firman Allah swt: “(yaitu) orang-orang yang khusyuk dalam salatnya, dan orang-orang yang menjauhkan diri dari (perbuatan dan perkataan) yang tiada berguna, dan orang-orang yang menunaikan zakat, dan orang-orang yang menjaga kemaluannya, kecuali terhadap istri-istri mereka atau budak yang mereka miliki; maka sesungguhnya mereka dalam hal ini tiada tercela. Barang siapa mencari yang di balik itu maka mereka itulah orang-orang yang melampaui batas. Dan orang-orang yang memelihara amanat-amanat (yang dipikulnya) dan janjinya, Dan orang-orang yang memelihara amanat-amanat (yang dipikulnya) dan janjinya, Mereka itulah orang-orang yang akan mewarisi, (yakni) yang akan mewarisi surga Firdaus. Mereka kekal di dalamnya.” (Al-Mu’minûn [23] : 2-11)
Semoga Allah swt menjadikan buku ini bermanfaat bagi siapapun yang membaca dan mengingatnya. Hanya Dialah yang patut menjadi segala maksud, dan hanya Dia-lah yang memberi petunjuk ke jalan yang lurus.

Prof. Abdul Basith Muhammad Sayyid
Pakar Analisa Kesehatan di Lembaga Riset Nasional

More info:

Published by: bagus77 on Jun 09, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

02/23/2012

pdf

text

original

 
HidupSehat Tanpa Obat
 
Perpustakaan Nasional: Katalog Dalam Terbitan (KDT)MUHAMMAD AZ-ZAKKI, JAMALHidup Sehat Tanpa Obat
/Penulis: Dr Jamal Muhammad az-Zakki/Penyunting :Masrukhin; -Cet. 1- Jakarta : Cakrawala Publishing, 2010; xv, 309 hlm.; 14 x 21 cm
1. Anak I. Judul II.
Dr Jamal Muhammad az-Zakki
ISBN 979-3785-40-3
Pasal 2
(1) Hak cipta merupakan hak ekslusif bagi pencipta atau pemegang Hak Cipta untuk mengumumkanatau memperbanyak ciptaannya, yang timbul secara otomatis setelah suatu ciptaan dilahirkantanpa mengurangi pembatasan menurut peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Pasal 72
(1) Barangsiapa dengan sengaja dan tanpa hak melakukan perbuatan sebagaimana dimaksud dalampasal 2 ayat (1) atau pasal 49 ayat 9 (1) dan ayat (2) dipidana dengan pidana penjara masing-masing paling singkat 1 (satu) bulan dan/atau denda paling sedikit Rp 1.000.000,00 (satu jutarupiah), atau pidana penjara paling lama 7 (tujuh) tahun dan/atau denda paling banyak Rp5.000.000.000,00 (lima miliar rupiah).(2) Barangsiapa dengan sengaja menyiarkan, memamerkan, mengedarkan, atau menjual kepadaumum suatu ciptaan atau barang hasil pelanggaran Hak Cipta atau Hak Terkait sebagaimanadimaksud pada ayat (1) dipidana dengan pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun dan/ataudenda paling banyak Rp 500.000.000,00 (lima ratus juta rupiah).
UU No. 19 Tahun 2002
 Judul Buku :
HIDUP SEHAT TANPA OBAT
Penulis :
 
Dr Jamal Muhammad az-Zakki
Penulis:
Shlahuddin
Penyunting :
 
 Masrukhin
Perwajahan Isi & Penata Letak :
 Abu Naylah
Desain Sampul & Illustrasi :
Eman Sutalingga
Diterbitkan oleh :
Cakrawala Publishing
 Jl. Palem Raya No. 57 Jakarta 12260Telp. (021) 7060 2394, 585 3238 Fax. (021) 586 1326website : http://www.penerbitcakrawala.come-mail : info@penerbitcakrawala.comcakrawala _publish@yahoo.com
ANGGOTA IKAPI
Cetakan Pertama : Rabiul Akhir 1431 H / April 2010 M 
 
Daftar IsiPendahuluanBAB 1
Manfaat Medis dalam Ibadah Shalat
Definisi Shalat -----------------------------------------------------5Kedudukan Shalat dalam Islam ----------------------------------8Manfaat Medis ketika Berjalan Kaki Menuju Masjid -------------17Berjalan Kaki dan Keseimbangan Tubuh ------------------------21Riset Tentang Manfaat Berjalan Kaki ----------------------------22Waktu Shalat dan Waktu Aktivitas Psikologis Tubuh -----------24Apa yang Dimaksud dengan Ritme Biologis? --------------------25Aturan Waktu dalam Tubuh ------------------------------------26Apa yang Dimaksud Dengan Jam Biologis (Rhythm Circadian)? 26Apa yang Mengoperasikan Jam Biologis? ------------------------27Kesesuaian Waktu Shalat dengan Waktu Aktivitas Psikologis Tu-buh ---------------------------------------------------------------27Apa yang Terjadi di Waktu Shalat? -----------------------------27

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->