Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword or section
Like this
139Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
makalah kepemimpinan

makalah kepemimpinan

Ratings: (0)|Views: 36,520|Likes:
Published by alifaze

More info:

Published by: alifaze on Jun 09, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/29/2013

pdf

text

original

 
Pentinya Memami Teori-teori Kepemimpinan bagi seorang kepsek 
TEORI KEPEMIMPINAN DALAM PERSPEKTIF AL-QURAN(STUDI PERBANDINGAN TENTANG KONSEP KEPEMIMPINAN KEPALASEKOLAH DAN TEORI KEPEMIMPINAN DALAM AYAT-AYAT AL-QUR’AN)
Oleh: MUHAMMAD ASRORI ARDIANSYAHBAB IPENDAHULUANA. Latar BelakangKepemimpinan merupakan bagian terpenting dari organisasi lembaga pendidikan. Hal inidapat dilihat pada kenyataannya ketika seorang pemimpin telah menjalankan tugasnyamemanej organisasinya dengan baik maka organisasi tersebut akan menjadi baik pula.Bagitu pulan halnya dengan kepemimpinan kepala sekolah, ia merupakan faktor  penggerak, penentu arah kebijakan sekolah yang akan menentukan bagaimana tujuansekolah dan pendidikan pada umumnya yang direalisasikan dengan MPMBS. Kepalasekolah dituntut senantiasa meningkatkan efektifitas kinerja. Dengan begitu, MPMBSsebagai paradigma baru pendidikan yang dapat memberikan hasil yang memuaskan.Kinerja kepala sekolah dalam kaitannya dengan MPMBS adalah segala upaya yangdilakuakan dan hasil yang dapat dicapai oleh kepala sekolah dalammengimplementasikan MPMBS disekolahnya untuk mewujudkan tujuan pendidikansecara efektif dan efisien.Melihat penting dan strategisnya posisi kepala sekolah dalam mewujudkan tujuansekolah, maka seharusnya kepala sekolah harus mempunyai nilai kemampuan relationyang baik dengan segenap warga di sekolah, sehingga tujuan sekolah dan tujuan pendidikan berhasil dengan optimal. Ibarat nahkoda yang menjalankan sebuah kapalmengarungi samudra, kepala sekolah mengatur segala sesuatu yang ada di sekolah.Dalam Islam sendiri, kepemimpinan mendapatkan porsi bahasan yang tidak sedikit.Tidak sedikit ayat al-Qur’an dan Hadits yang membincang akan pentingnyakepemimpinan dalam sebuah komunitas. Beberapa istilah al-Quran yang terkait dengankepemimpinan antara lain, khalifah (khilafah), imam (imamah) dan uli al-Amri.Disamping itu disebutkan juga prinsip-prinsip kepemimpinan, yang mana prinsip tersebutharus dimilki oleh seorang pemimpin walaupun tidak secara totalitasUntuk itulah, penulismerasa penting untuk mengaplikasikan teroi-teori kepemimpinan yang terdapat di dalamal-Qur’an tersebut dalam kaitannya dengan kepemimpinan kepala sekolah di lembaga pendidikan yang dipimpinnya.B. Rumusan Masalah1. Apa pengetian kepemimpinan?2. Bagaimana konsep kepemimpinan kepala sekolah?
 
3. Bagaimana teori kepemimpinan kepala sekolah dalam perspektif al-Qur’an?C. Tujuan PembahasanMakalah ini bertujuan untuk menjelskan kembali konsep kepemimpinan kepala sekolahdan mengaitkannya dengan teori-teori kepemimpinan dalam ayat-ayat suci al-Qur’an.BAB IIPEMBAHASANA. Pengertian Kepemimpinan1. Definisi KepemimpinanMengenai definisi kepemimpinan, banyak perbedaan pendapat mengenai definisinya. Halini disebabkan berbedanya sudut pendang dari masing-masing peneliti, merekamendefinisikan kepemimpinan sesuai dengan perspektif-perspektif individual dan aspek dari fenomena yang paling menarik perhatian mereka.Jacobs & Jacques mendefinisikan kepemimpinan sebagai sebuah proses memberi arti(pengarahan yang berarti) terhadap usaha kolektif, dan yang mengakibatkan kesediaanuntuk melakukan usaha yang diinginkan untuk mencapai sasaran.[1]Sedangkan menurut Tannenbaum, Weschler & Massarik kepemimpinan adalah pengaruhantarpribadi, yang dijalankan dalam suatu sistem situasi tertentu, serta diarahkan melalui proses komunikasi, ke arah pencapain satu tujuan atau bebrapa tujuan tertentu.[2]Dari pengertian di atas ditarik kesimpulan bahwa kepemimpinan merupakan suatuhubungan proses mempengaruhi yang terjadi dalam suatu komunitas yang diarahkanuntuk tercapainya tujuan bersama. Disamping itu jika melihat rumus kepemimpinan yangdiajukan oleh Paul Hersey dan Kenneth H. Blanchard, maka hubungan natara pemimpindan yang dipimpin tidak harus selalu berada dalam hubungan yang hirarkis.2. Syarat-Syarat KepemimpinanKonsepsi mengenai persaratan kepamimpinan itu harus selalu di kaitkan dengan tiga hal pokok yaitu,a. Kekuasaan ialah kekuatan, otoritas dan legalitas yang memberikan wewenang kepada pemimpin guna mempengaruhi dan menggerakkan bawahan untuk berbuat sesuatu. b. Kewibawaan ialah kelebihan, keunggulan, keutamaan, shingga orang mampu“mbawani” atau mengatur orang lain, sehingga orang tersebut patuh pada pimpinan dan bersedia melakukakan perbuatan-perbuatan tertentu.c. Kemampuan ialah segala daya, kemampuan, kesanggupan, kekuatan dan kecakapan/ketrampilan teknis maupun sosial yang dianggap melebihi dari kemampuan anggota biasa.[3]3. Sifat-Sifat PemimpinPenilaian sukses atau atau gagalnya pemimpin antara lain dilakukan dengan mengamatidan mencatat sifat-sifat dan kualitas perilakunya. Diantara para penganut teori sifat/kesifatan dari kepemimpinan (the traitist theory of leadership) adalah Ordway Tead.Menurut Ordway, ada sepuluh sifat-sifat kepemimpinan, yaitu ;a) Energi jasmaniah dan mental (Psysical and nervous energy) b) Kesadaran akan tujuan dan arah (A sense of purpose and direction)c) Antusiame (enthusiasm)
 
d) Keramahan dan kecintaan (Friendliness and affection)e) Integritas (integrity)f) Penguasaan teknis (technical mastery)g) Ketegasan dalam mengambil keputusan (decisiveness)h) Kecerdasan (intelligence)i) Kepercayaan (faith).[4]B. Konsep Kepala Sekolah1. Pengertian Kepala SekolahKeberhasilan suatu lembaga pendidikan sangat tergantung pada kepemimpinan kepalasekolah. Karena dia sebagai pemimpin dilembaganya, maka dia harus mampu membawalembaganya kearah tercapainya tujuan yang telah ditetapkan, dia harus mampu melihatadanya berubahan serta mampu melihat masa depan dalam kehidupan globalisasi yanglebih baik. Kepala sekolah harus bertanggung jawab atas kelancaran dan keberhasilansemua urusan pengaturan dan pengelolaan sekolah secara formal kepada atasannya atausecara informal kepada masyarakat yang telah menitipkan anak didiknyaKepala sekolah adalah tenaga fungsional guru yang diberi tugas untuk memimpin suatusekolah dimana diselenggarakan proses belajar mengajar, atau tempat diamana terjadiinteraksi antara guru yang memberi pelajaran dan murid yang menerima pelajaran.[5]Dilembaga persekolahan, kepala sekolah atau yang lebih populer sekarang disebutsebagai ”guru yang mendapat tugas tambahan sebagai kepala sekolah”, bukanlah merekayang kebetulan mempunyai nasib baik senioritas, apalagi secara kebetulan direkrut untuk menduduki posisi itu, dengan kinerja yang serba kaku dan mandul. Mereka diharapkandapat menjadi sosok pribadi yang tangguh, andal dalam rangka pencapaian tujuanorganisasi sekolah.Kepala sekolah adalah sebagai padanan dari shcool principal , yang tugas kesehariannyamenjalankan principalship atau kekepalasekolahan. Istilah kekepalasekolahanmengandung makna sebagai segala sesuatu yang berkaitan dengan tugas pokok danfungsi sebagai kepala sekolah. Penjelasan ini dipandang penting, karena terdapat beberapa istilah untuk menyebut jabatan kepala sekolah, seperti administrasi sekolah(shcool administrator), pimpinan sekolah (shcool leader), manajer sekolah(shcoolmanajer), dan lain-lain.[6]Dari penjelasan diatas maka, bisa disimpulkan bahwasanya posisi kepala sekolah akanmenetukan arah suatu suatu lembaga. Kepala sekolah merupakan pengatur dari programyang ada di sekolah. Karena nantinya diharapkan kepala sekolah akn membawa spiritkerja guru serta kultur sekolah dalam peningkatan mutu belajar siswa.2. Fungsi dan Tugas Kepala SekolahKyte (1972) mengatakan bahwa seorang kepala sekolah mempunyai lima fugsi utama.Pertama bertanggungjawab atas keselamatan, kesejahteraan, dan perkembangan murid-murid yang ada di lingkungan sekolah. Kedua, bertanggungjawab atas keberhasilan dankesejahteraan profesi guru. Ketiga, berkewajiban memberikan layanan sepenuhnya yang berharga bagi murid-murid dan guru-guru yang mungkin dilakukan melalui pengawasanresmi yang lain. Keempat, bertanggungjawab mendapatkan bantuan maksimal dari semuainstitusi pembantu. Kelima, bertanggungjawab untuk mempromosikan murid-muridterbaik melalui berbagai cara.

Activity (139)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 thousand reads
1 hundred reads
Pinuji Rahayu liked this
Asi Wahid liked this
Elsabix Hamaky liked this
Ranti Ekasari liked this
Agy Leeminhoo liked this
Rian Julianto liked this
Sofina Safri added this note
thaks banyak for makalahnya smoga bisa jd pedoman nulis makalah sendiri
Than Must Prazt liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->