Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
19Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
UU Jasa Konstruksi

UU Jasa Konstruksi

Ratings: (0)|Views: 340 |Likes:
Published by Mohammad Syafii

More info:

Published by: Mohammad Syafii on Jun 09, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/04/2013

pdf

text

original

 
UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 18TAHUN 1999 TENTANG JASA KONSTRUKSI
DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
SERTIFIKASI Menimbang
:a.bahwa pembangunan nasional bertujuan untukmewujudkan masyarakat adil dan makmur yangmerata material dan spiritual berdasarkan Pancasiladan Undang-Undang Dasar 1945;b.bahwa jasa konstruksi merupakan salah satukegiatan dalam bidang ekonomi, sosial, danbudaya yang mempunyai peranan penting dalampencapaian berbagai sasaran guna menunjangterwujudnya tujuan pembangunan nasional;c.bahwa berbagai peraturan perundang-undanganyang berlaku belum berorientasi baik kepadakepentingan pengembangan jasa konstruksi sesuaidengan karakteristiknya, yang mengakibatkankurang berkembangnya iklim usaha yangmendukung peningkatan daya saing secaraoptimal, maupun bagi kepentingan masyarakat;d.bahwa berdasarkan pertimbangan tersebut padahuruf a, b, dan c diperlukan Undang-undang tentangJasa Konstruksi;
Mengingat
:Pasal 5 ayat (1), Pasal 20 ayat (1), dan Pasal 33 ayat (1)Undang-Undang Dasar 1945;
Dengan Persetujuan
 
DEWAN PERWAKILAN RAKYAT REPUBLIK INDONESIAMEMUTUSKAN: 
BAB I KETENTUAN UMUMPasal 1
AtasDalam Undang-undang ini yang dimaksud dengan1.jasa konstruksi adalah layanan jasa konsultansiperencanaan pekerjaan konstruksi, layanan jasapelaksanaan pekerjaan konstruksi, dan layanan jasakonsultansi pengawasan pekerjaan konstruksi;2.pekerjaan konstruksi adalah keseluruhan atausebagian rangkaian kegiatan perencanaan dan/ataupelaksanaan beserta pengawasan yang mencakuppekerjaan arsitektural, sipil, mekanikal, elektrikal, dantata lingkungan masing-masing besertakelengkapannya, untuk mewujudkan suatu bangunanatau bentuk fisik lain;3.pengguna jasa adalah orang perseorangan ataubadan sebagai pemberi tugas atau pemilikpekerjaan/proyek yang memerlukan layanan jasakonstruksi;4.penyedia jasa adalah orang perseorangan ataubadan yang kegiatan usahanya menyediakan layanan jasa konstruksi;5.kontrak kerja konstruksi adalah keseluruhandokumen yang mengatur hubungan hukum antarapengguna jasa dan penyedia jasa dalam
 
penyelenggaraan pekerjaan konstruksi;6.kegagalan bangunan adalah keadaan bangunan,yang setelah diserahterimakan oleh penyedia jasakepada pengguna jasa, menjadi tidak berfungsi baiksecara keseluruhan maupun sebagian dan/atau tidaksesuai dengan ketentuan yang tercantum dalamkontrak kerja konstruksi atau pemanfaatannya yangmenyimpang sebagai akibat kesalahan penyedia jasadan/atau pengguna jasa;7. forum jasa konstruksi adalah sarana komunikasidan konsultasi antara masyarakat jasa konstruksidan Pemerintah mengenai hal-hal yang berkaitandengan masalah jasa konstruksi nasional yangbersifat nasional, independen, dan mandiri;8. registrasi adalah suatu kegiatan untuk menentukankompetensi profesi keahlian dan keterampilantertentu, orang perseorangan dan badan usaha untukmenentukan izin usaha sesuai klasifikasi dankualifikasi yang diwujudkan dalam sertifikat;9.perencana konstruksi adalah penyedia jasa orangperseorangan atau badan usaha yang dinyatakan ahliyang profesional di bidang perencanaan jasakonstruksi yang mampu mewujudkan pekerjaandalam bentuk dokumen perencanaan bangunan ataubentuk fisik lain;10. pelaksana konstruksi adalah penyedia jasa orangperseorangan atau badan usaha yang dinyatakan ahliyang profesional di bidang pelaksanaan jasakonstruksi yang mampu menyelenggarakankegiatannya untuk mewujudkan suatu hasilperencanaan menjadi bentuk bangunan atau bentukfisik lain;11. pengawas konstruksi adalah penyedia jasa orangperseorangan atau badan usaha yang dinyatakan ahliyang profesional di bidang pengawasan jasakonstruksi yang mampu melaksanakan pekerjaanpengawasan sejak awal pelaksanaan pekerjaankonstruksi sampai selesai dan diserahterimakan.Atas
BAB II ASAS DAN TUJUAN
 
Pasal 2
Pengaturan jasa konstruksi berlandaskan pada asaskejujuran dan keadilan, manfaat, keserasian, keseimbangan,kemandirian, keterbukaan, kemitraan, keamanan dankeselamatan demi kepentingan masyarakat, bangsa, dannegara.
Pasal 3
Pengaturan jasa konstruksi bertujuan untuk
memberikan arah pertumbuhan dan perkembangan jasa konstruksi untuk mewujudkan struktur usahayang kokoh, andal, berdaya saing tinggi, dan hasilpekerjaan konstruksi yang berkualitas;
mewujudkan tertib penyelenggaraan pekerjaankonstruksi yang menjamin kesetaraan kedudukanantara pengguna jasa dan penyedia jasa dalam hakdan kewajiban, serta meningkatkan kepatuhan padaketentuan peraturan perundang-undangan yang
 
berlaku;
mewujudkan peningkatan peran masyarakat dibidang jasa konstruksi.Atas
BAB III USAHA JASA KONSTRUKSIBagian Pertama Jenis, Bentuk, dan Bidang UsahaPasal 4
1.Jenis usaha jasa konstruksi terdiri dari usahaperencanaan konstruksi, usaha pelaksanaankonstruksi, dan usaha pengawasan konstruksi yangmasing-masing dilaksanakan oleh perencanakonstruksi, pelaksana konstruksi, dan pengawaskonstruksi.2.Usaha perencanaan konstruksi memberikanlayanan jasa perencanaan dalam pekerjaankonstruksi yang meliputi rangkaian kegiatan ataubagian-bagian dari kegiatan mulai dari studipengembangan sampai dengan penyusunandokumen kontrak kerja konstruksi.3.Usaha pelaksanaan konstruksi memberikanlayanan jasa pelaksanaan dalam pekerjaankonstruksi yang meliputi rangkaian kegiatan ataubagian-bagian dari kegiatan mulai dari penyiapanlapangan sampai dengan penyerahan akhir hasilpekerjaan konstruksi.4.Usaha pengawasan konstruksi memberikanlayanan jasa pengawasan baik keseluruhan maupunsebagian pekerjaan pelaksanaan konstruksi mulaidari penyiapan lapangan sampai dengan penyerahanakhir hasil konstruksi.
Pasal 5
1. Usaha jasa konstruksi dapat berbentuk orangperseorangan atau badan usaha.2. Bentuk usaha yang dilakukan oleh orangperseorangan sebagaimana dimaksud pada ayat(1) selaku pelaksana konstruksi hanya dapatmelaksanakan pekerjaan konstruksi yang berisikokecil, yang berteknologi sederhana, dan yangberbiaya kecil.3.Bentuk usaha yang dilakukan oleh orangperseorangan sebagaimana dimaksud pada ayat (1)selaku perencana konstruksi atau pengawaskonstruksi hanya dapat melaksanakan pekerjaanyang sesuai dengan bidang keahliannya.4.Pekerjaan konstruksi yang berisiko besar dan/atauyang berteknologi tinggi dan/atau yang berbiayabesar hanya dapat dilakukan oleh badan usaha yangberbentuk perseroan terbatas atau badan usahaasing yang dipersamakan.
Pasal 6
Bidang usaha jasa konstruksi mencakup pekerjaanarsitektural dan/atau sipil dan/atau mekanikal dan/atauelektrikal dan/atau tata lingkungan, masing-masing besertakelengkapannya.

Activity (19)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
prihananto_sa liked this
Muhammad Asikin liked this
Adhy Kirei liked this
Billi Joe liked this
Suci Ningsih liked this
Andrean Maulana liked this
Ade Lathif liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->