Kultum 5 menit by. Abdurrahman,S.Ag
Editing By. Rahman1
1. SEKUNTUM BUNGA TERPELIHARA
Allah SWT tidak menciptakan wanita dari kepala laki-laki untuk dijadikan atasanya . Tidak juga Allah SWT ciptakan wanita dari kaki laki-laki untuk dijadikan bawahannya. Tetapi Allahmenciptakan wanita dari tulang rusuk laki-laki, dekat dengan lenganya untuk dilindunginya, dandekat dengan hatinya untuk dicintainya. Allah tidak menciptakan wanita sebagai komplementer atau sebagai barang substitusi apalagisekedar objek buat laki-laki. Tetapi Allah menciptakan wanita sebagai teman yang mendampingihidup Adam tatkala kesepian di surga. Juga Allah ciptakan wanita sebagai pasangan hidup bagilaki-laki untuk menyempurnakan hidupnya sekaligus sebab lahirnya generasi, disamping tunduk dan beribadah kepada Allah tentunya.Namun mengapa tetap saja ada laki-laki yang tunduk di bawah kaki wanita. Mengemis cintanya,berharap kasih sayangnya dengan menggadaikan kepemimpinan, bahkan kehormatan dan hargadirinya. Wanita dipuja bagai Dewa, disanjung bagai Dewi Sinta, yang banyak menyerbabkan laki-laki buta mata, buta telingga, bahkan buta mata hatinya..Namun ada juga yang mengaggap rendah wanita. Wanita dinista, dihina. Kesuciannya dijadikanobjek yang tidak bernilai harganya. Tenaganya dieksploitasi bagaikan kuda. Kelembutannyadijadikan transaksi murahan yang tak seimbang valuenya. Wanita dijadikan sekedar pemuas nafsubelaka, bila habis madunya, dengan seenaknya di buang ke keranjang sampah, atau dianggapsandal jepit yang tak berguna. Jika wanita itu adalah ibu kita, kakak atau adik perempuan kita, anak kita, relakah kita melihatmereka menjajakkan diri di gelapnya malam yang mencekam. Relakah kita melihat merekamembanting tulang mengumpulkan rupiah, ringgit atau real dengan mayat terbujur kaku sebagairesikonya? Jika wanita itu adalah ibu kita, kakak atau adik perempuan kita, anak kita, relakah kitamembiarkannya seolah seonggok jasad hidup yang tidak memiliki nilai guna? Dipajang sana-sini,kemudian orang-orang tidak bertanggung jawab dapat bebas menyentuhnya? Jika wanita itu adalah ibu kita, kakak atau adik perempuan kita, anak kita, relakah kitamembiarkannya beringgas, liar, ganas, tidak berpendidikan, bodoh, dunggu, hanya karenaketidakmampuan ayah memberi nafkah, karena ketidakmampuan ibu medidik dan mencintainya,karena ketidakmampuan kita melindunginya, sebagaimana Allah menciptakan wanita dari tulang rusuk laki-laki, dekat dengan lengannya untuk dilindunginya, dekat dengan hatinya, untuk dicintainnya.Ia tetap wanita, yang diciptakan Allah SWT dengan segala kelebihan dan kekuranganya. Tidak bisa manusia dengan akalnya yang kerdil ini mengganti kedudukannya apa lagi fitrahnya. Wanita