Teori stimulus respon berdasarkan psikologi behaviorisme. Ada dua hal penting yangmenjadi inti teori belajar ilmu jiwa tingkah laku ini, yakni kebisaan (
h
abit
) dan kesalahan(
error
).Pengertian tingkah laku dapat dijelaskan melalui aksi dan reaksi atau stimulus danrespon. Apabila hubungan antara stimulus dan respon sudah bersifat mapan, maka huhunganantara keduanya disebut habit atau kebisaan.Adapun ciri-ciri kebiasaan, yaitu:I.
Observabel
atau dapat diamati2. Kebiasaan itu dapat terjadi secara spontan atau tanpa disadari.3. Kebisaan itu sukar dihilangkan, kecuali jika lingkungannya diubah.Cara terjadinya hubungan antara stimulus dan respons menurut Watson, salah seorang penganut aliran psikologi klasik bahwa stimulus mendatangkan respon. Hubungan antarastimulus, respons, dan penguatan dapat digambarkan sebagai berikut. Stimulus adalah suaturangsangan yang menuntut aksi. Reaksi adalah perilaku yang timbul sebagai reaksi seseorangterhadap suatu aksi. Penguatan adalah suatu stimulus yang baru mengikuti terjadinya suaturespons.
B
. Metode Analisis Kontrastif
Analisis Kontrastif adalah suatu konsep yang berfungsi sebagai saranamengefisienkan dan mengefektifkan pembelajaran bahasa. Analisis kontrastif mempunyailangkah-langkah tertentu yang dikenal dengan istilah metode analisis kontrastif. Langkah-langkah kerja pada metode analisis kontrastif itu sudah tersirat atau sudah terbayang dalamdefinisi kontrastif berikutnya.Analisis Kontrastif adalah satu prosedur kerja yang mempunyai empat Iangkah kerjaini membandingkan struktur bahasa pertama dan bahasa kedua, memprediksi kesulilan belajar dan kesalahan berbahasa, memilih bahan pengajaran, dan menentukan cara penyajian bahan secara tepat dalam rangka mengefisienkan dan mengefektifkan bahasa kedua.Berdasarkan definisi analisis kontrastif tersebut di atas dapat diidentifikasikan empatlangkah kerja pada metode analisis kontrastif yakni:1. Langkah pertama, membandingkan struktur bahasa ibu siswa dengan bahasa kedua, yangakan dipelajari oleh siswa. Melalui perbandingan itu dapat diidentifikasi perbedaan antarastruktur bahasa ibu dengan bahasa kedua