/  43
 
UNDANG UNDANG REPUBLIK INDONESIANOMOR 25 TAHUN 2007 TENTANGPENANAMAN MODAL DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESAPRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,Menimbang : a. bahwa untuk mewujudkan masyarakat adil dan makmurberdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar NegaraRepublik Indonesia Tahun 1945 perlu dilaksanakanpembangunan ekonomi nasional yang berkelanjutandengan berlandaskan demokrasi ekonomi untuk mencapaitujuan bernegara;b. bahwa sesuai dengan amanat yang tercantum dalamKetetapan Majelis Permusyawaratan Rakyat RepublikIndonesia Nomor XVI/MPR/1998 tentang Politik Ekonomidalam rangka Demokrasi Ekonomi, kebijakan penanamanmodal selayaknya selalu mendasari ekonomi kerakyatan yang melibatkan pengembangan bagi usaha mikro, kecil,menengah, dan koperasi;c.bahwa untuk mempercepat pembangunan ekonominasional dan mewujudkan kedaulatan politik dan ekonomiIndonesia diperlukan peningkatan penanaman modaluntuk mengolah potensi ekonomi menjadi kekuatanekonomi riil dengan menggunakan modal yang berasal,baik dari dalam negeri maupun dari luar negeri;d. bahwa dalam menghadapi perubahan perekonomianglobal dan keikutsertaan Indonesia dalam berbagai kerjasama internasional perlu diciptakan iklim penanamanmodal yang kondusif, promotif, memberikan kepastianhukum, keadilan, dan efisien dengan tetap memperhatikankepentingan ekonomi nasional;e. bahwa . . .
 
- 2 -
e. bahwa Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1967 tentangPenanaman Modal Asing sebagaimana telah diubah denganUndang-Undang Nomor 11 Tahun 1970 tentang Perubahandan Tambahan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1967tentang Penanaman Modal Asing dan Undang-UndangNomor 6 Tahun 1968 tentang Penanaman Modal DalamNegeri sebagaimana telah diubah dengan Undang-UndangNomor 12 Tahun 1970 tentang Perubahan dan TambahanUndang-Undang Nomor 6 Tahun 1968 tentang PenanamanModal Dalam Negeri perlu diganti karena tidak sesuai lagidengan kebutuhan percepatan perkembanganperekonomian dan pembangunan hukum nasional,khususnya di bidang penanaman modal;f. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksuddalam huruf a, huruf b, huruf c, huruf d, dan huruf e perlumembentuk Undang-Undang tentang Penanaman Modal.Mengingat : Pasal 4 ayat (1)
,
Pasal 5 ayat (1), Pasal 18 ayat (1), ayat (2),dan ayat (5), Pasal 20, serta Pasal 33 Undang-Undang DasarNegara Republik Indonesia Tahun 1945;Dengan Persetujuan BersamaDEWAN PERWAKILAN RAKYAT REPUBLIK INDONESIAdanPRESIDEN REPUBLIK INDONESIAMEMUTUSKAN :Menetapkan : UNDANG-UNDANG TENTANG PENANAMAN MODAL.BAB IKETENTUAN UMUMPasal 1Dalam Undang-Undang ini yang dimaksud dengan:1. Penanaman modal adalah segala bentuk kegiatanmenanam modal, baik oleh penanam modal dalam negerimaupun penanam modal asing untuk melakukan usahadi wilayah negara Republik Indonesia.2. Penanaman . . .
 
- 3 -
2. Penanaman modal dalam negeri adalah kegiatanmenanam modal untuk melakukan usaha di wilayahnegara Republik Indonesia yang dilakukan oleh penanammodal dalam negeri dengan menggunakan modal dalamnegeri.3. Penanaman modal asing adalah kegiatan menanammodal untuk melakukan usaha di wilayah negaraRepublik Indonesia yang dilakukan oleh penanam modalasing, baik yang menggunakan modal asing sepenuhnyamaupun yang berpatungan dengan penanam modaldalam negeri.4. Penanam modal adalah perseorangan atau badan usaha yang melakukan penanaman modal yang dapat berupapenanam modal dalam negeri dan penanam modal asing.5. Penanam modal dalam negeri adalah perseorangan warganegara Indonesia, badan usaha Indonesia, negaraRepublik Indonesia, atau daerah yang melakukanpenanaman modal di wilayah negara Republik Indonesia.6. Penanam modal asing adalah perseorangan warga negaraasing, badan usaha asing, dan/atau pemerintah asing yang melakukan penanaman modal di wilayah negaraRepublik Indonesia.7. Modal adalah aset dalam bentuk uang atau bentuk lain yang bukan uang yang dimiliki oleh penanam modal yangmempunyai nilai ekonomis.8. Modal asing adalah modal yang dimiliki oleh negaraasing, perseorangan warga negara asing, badan usahaasing, badan hukum asing, dan/atau badan hukumIndonesia yang sebagian atau seluruh modalnya dimilikioleh pihak asing.9. Modal dalam negeri adalah modal yang dimiliki olehnegara Republik Indonesia, perseorangan warga negaraIndonesia, atau badan usaha yang berbentuk badanhukum atau tidak berbadan hukum.10. Pelayanan . . .

Share & Embed

More from this user

Add a Comment

Characters: ...