/  20
 
PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIANOMOR 24 TAHUN 2010 TENTANGPENGGUNAAN KAWASAN HUTANDENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESAPRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,Menimbang : bahwa untuk melaksanakan ketentuan Pasal 38 Undang-Undang Nomor 41 Tahun 1999 tentang Kehutanansebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2004 tentang Penetapan Peraturan PemerintahPengganti Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2004 tentangPerubahan Atas Undang-Undang Nomor 41 Tahun 1999 tentangKehutanan Menjadi Undang-Undang, perlu menetapkanPeraturan Pemerintah tentang Penggunaan Kawasan Hutan;Mengingat : 1. Pasal 5 ayat (2) Undang-Undang Dasar Negara RepublikIndonesia Tahun 1945;2. Undang-Undang Nomor 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1999 Nomor167, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor3888) sebagaimana telah diubah dengan Undang-UndangNomor 19 Tahun 2004 tentang Penetapan PeraturanPemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2004tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 41 Tahun1999 tentang Kehutanan Menjadi Undang-Undang(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor86, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor4412);MEMUTUSKAN:Menetapkan : PERATURAN PEMERINTAH TENTANG PENGGUNAANKAWASAN HUTAN.BAB I ...
 
 
- 2 -BAB IKETENTUAN UMUMPasal 1Dalam Peraturan Pemerintah ini yang dimaksud dengan:1.
 
Hutan adalah suatu kesatuan ekosistem berupa hamparanlahan berisi sumber daya alam hayati yang didominasipepohonan dalam persekutuan alam lingkungannya, yangsatu dengan lainnya tidak dapat dipisahkan.2.
 
Kawasan hutan adalah wilayah tertentu yang ditunjukdan/atau ditetapkan oleh pemerintah untuk dipertahankankeberadaannya sebagai hutan tetap.3.
 
Hutan produksi adalah kawasan hutan yang mempunyaifungsi pokok memproduksi hasil hutan.4.
 
Hutan lindung adalah kawasan hutan yang mempunyaifungsi pokok sebagai perlindungan sistem penyanggakehidupan untuk mengatur tata air, mencegah banjir,mengendalikan erosi, mencegah intrusi air laut, danmemelihara kesuburan tanah.5.
 
Penggunaan kawasan hutan adalah penggunaan atassebagian kawasan hutan untuk kepentingan pembangunandi luar kegiatan kehutanan tanpa mengubah fungsi danperuntukan kawasan hutan tersebut.6.
 
Penggunaan kawasan hutan yang bersifat nonkomersialadalah penggunaan kawasan hutan yang bertujuan tidakmencari keuntungan.7.
 
Penggunaan kawasan hutan yang bersifat komersial adalahpenggunaan kawasan hutan yang bertujuan mencarikeuntungan.8.
 
Reboisasi adalah upaya penanaman jenis pohon hutanpada kawasan hutan rusak berupa lahan kosong, alang-alang, atau semak belukar untuk mengembalikan fungsihutan.9.
 
Reklamasi hutan adalah usaha memperbaiki ataumemulihkan kembali hutan atau lahan dan vegetasi dalamkawasan hutan yang rusak sebagai akibat penggunaankawasan hutan agar dapat berfungsi secara optimal sesuaidengan peruntukannya.10. Menteri ...
 
 
- 3 -10.
 
Menteri adalah menteri yang menyelenggarakan urusanpemerintahan di bidang kehutanan.Pasal 2Penggunaan kawasan hutan bertujuan untuk mengaturpenggunaan sebagian kawasan hutan untuk kepentinganpembangunan di luar kegiatan kehutanan.Pasal 3(1)
 
Penggunaan kawasan hutan sebagaimana dimaksud dalamPasal 2 hanya dapat dilakukan
 
di
 
dalam:a.
 
kawasan hutan produksi; dan/ataub.
 
kawasan hutan lindung.(2)
 
Penggunaan kawasan hutan sebagaimana dimaksud padaayat (1) dilakukan tanpa mengubah fungsi pokok kawasanhutan dengan mempertimbangkan batasan luas dan jangkawaktu tertentu serta kelestarian lingkungan.(3)
 
Ketentuan lebih lanjut mengenai batasan luas dan jangkawaktu tertentu serta kelestarian lingkungan sebagaimanadimaksud pada ayat (2) diatur dengan peraturan Menteri.Pasal 4(1)
 
Penggunaan kawasan hutan untuk kepentinganpembangunan di luar kegiatan kehutanan hanya dapatdilakukan untuk kegiatan yang mempunyai tujuanstrategis yang tidak dapat dielakkan.(2)
 
Kepentingan pembangunan di luar kegiatan kehutanansebagaimana dimaksud pada ayat (1) meliputi kegiatan:a.
 
religi;b.
 
pertambangan;c.
 
instalasi pembangkit, transmisi, dan distribusi listrik,serta teknologi energi baru dan terbarukan;d.
 
pembangunan jaringan telekomunikasi, stasiunpemancar radio, dan stasiun relay televisi;e.
 
 jalan umum, jalan tol, dan jalur kereta api;f. sarana . . .

Share & Embed

More from this user

Add a Comment

Characters: ...