7.
Pemanfaatan hasil hutan kayu adalah kegiatan untuk memanfaatkan dan mengusahakan hasil hutan berupa kayudengan tidak merusak lingkungan dan tidak mengurangifungsi pokoknya.8.
Pemanfaatan hasil hutan bukan kayu adalah kegiatan untuk memanfaatkan dan mengusahakan hasil hutan berupa bukankayu dengan tidak merusak lingkungan dan tidak mengurangifungsi pokoknya.9.
Pemungutan hasil hutan kayu dan/atau bukan kayu adalahkegiatan untuk mengambil hasil hutan baik berupa kayudan/atau bukan kayu dengan batasan waktu, luas dan/atauvolume tertentu.10.
Izin pemanfaatan hutan adalah izin yang diterbitkan olehpejabat yang berwenang yang terdiri dari izin usahapemanfaatan kawasan, izin usaha pemanfaatan jasalingkungan, izin usaha pemanfaatan hasil hutan kayudan/atau bukan kayu, dan izin pemungutan hasil hutan kayudan/atau bukan kayu pada areal hutan yang telah ditentukan.11.
Izin usaha pemanfaatan kawasan yang selanjutnya disingkatIUPK adalah izin usaha yang diberikan untuk memanfaatkankawasan pada hutan lindung dan/atau hutan produksi.12.
Izin usaha pemanfaatan jasa lingkungan yang selanjutnyadisingkat IUPJL adalah izin usaha yang diberikan untuk memanfaatkan jasa lingkungan pada hutan lindung dan/atauhutan produksi.13.
Izin usaha pemanfaatan hasil hutan kayu yang selanjutnyadisingkat IUPHHK dan/atau izin usaha pemanfaatan hasilhutan bukan kayu yang selanjutnya disebut IUPHHBK adalahizin usaha yang diberikan untuk memanfaatkan hasil hutanberupa kayu dan/atau bukan kayu dalam hutan alam padahutan produksi melalui kegiatan pemanenan ataupenebangan, pengayaan, pemeliharaan dan pemasaran.14.
IUPHHK restorasi ekosistem dalam hutan alam adalah izinusaha yang diberikan untuk membangun kawasan dalamhutan alam pada hutan produksi yang memiliki ekosistempenting sehingga dapat dipertahankan fungsi danketerwakilannya melalui kegiatan pemeliharaan,perlindungan dan pemulihan ekosistem hutan termasuk penanaman, pengayaan, penjarangan, penangkaran satwa,pelepasliaran flora dan fauna untuk mengembalikan unsurhayati (flora dan fauna) serta unsur non hayati (tanah, iklimdan topografi) pada suatu kawasan kepada jenis yang asli,sehingga tercapai keseimbangan hayati dan ekosistemnya.
Add a Comment