Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
14Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Konsep Pelayanan Publik 1

Konsep Pelayanan Publik 1

Ratings: (0)|Views: 477 |Likes:
Published by Hans Jonni

More info:

Published by: Hans Jonni on Jun 14, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/28/2013

pdf

text

original

 
Hans Jonni
Administrasi NegaraE 211 09 255
I.
 
PELAYANAN PUBLIK DAN KONSEP PELAYANAN PRIMA
Pelayanan pada dasarnya adalah kegiatan yang ditawarkan oleh organisasi atau perorangankepada konsumen (yang dilayani), yang bersifat tidak berwujud dan tidak dapat dimiliki.Sedangkan Pelayanan Prima merupakan terjemahan dari istilah ³Service Excellent´ yang secaraharafiah berarti pelayanan yang sangat baik atau pelayanan yang terbaik, karena sesuai denganstandard pelayanan yang berlaku atau dimiliki oleh instansi yang memberikan pelayanan.Apabila instansi belum memiliki standard perlayanan maka pelayanan disebut sangat baik atauterbaik atau akan menjadi prima, manakala dapat atau mampu memuaskan pihak yang dilayani(pelanggan). Jadi pelayanan prima dalam hal ini sesuai dengan harapan pelanggan.Penerapan konsep pelayanan prima di lingkungan aparatur pemerintahan tertulis dalamkeputusan Menpan nomor 81 / 1995, yang juga dipertegas dalam instruksi Presiden nomor I /1995 tentang peningkatan kualitas aparatur pemerintahan kepada masyarakat. Ditegaskan pelayanan yang berkualitas terhadap masyarakat adalah yang sesuai dengan sendi-sendi sebagai berikut:1. Kesederhanaan, dalam arti bahwa prosedur / tata cara pelayanan diselenggarakan secaramudah, lancar, cepat dan tidak berbelit-belit serta mudah dipahami dan dilaksanakan.2. Kejelasan dan kepastian, menyangkut:- Prosedur / tata cara pelayanan umum- Persyaratan pelayanan umum, baik teknis maupunadministrative- Unit kerja atau pejabat yang bertanggung jawab dalam memberikan pelayanan umum-Rincian biaya / tarif pelayanan umum dan tata cara pembayarannya- Jadwal waktu penyelesaian pelayanan umum.
 
Hans Jonni
Administrasi NegaraE 211 09 255
- Hak dan kewajiban baik dari pemberi maupun penerima pelayanan umum berdasarkan bukti penerimaan permohonan / kelengkapannya sebagai alat untuk memastikan pemrosesan pelayanan umum.- Pejabat yang menerima keluhan pelanggan (masyarakat).3. Keamanan, dalam arti proses serta hasil pelayanan umum dapat memberikan keamanan dankenyamanan serta dapat memberikan kepastian hukum.4. Keterbukaan, dalam arti bahwa prosedur / tata cara, persyaratan, satuan kerja / pejabat penanggung jawab pemberi pelayanan umum, waktu penyelesaian dan rincian biaya / tarif danhal-hal lain yang berkaitan dengan proses pelayanan umum wajib diinformasikan secara terbukaagar mudah diketahui dan dipahami masyarakat, baik diminta maupun tidak diminta.5. Efisien, meliputi persyaratan pelayanan umum hanya dibatasi pada hal-hal yang berkaitanlangsung dengan pencapaian sasaran pelayanan dengan tetap memperhatikan keterpaduan antara persyaratan dengan produk pelayanan umum yang diberikan. Juga dicegah adanya pengulangan pemenuhan kelengkapan persyaratan , dalam hal proses pelayanannya mempersyaratkankelengkapan persyaratan dari satuan kerja / instansi pemerintah lain yang terkait.6. Ekonomis, memperhatikan :- nilai barang atau jasa pelayanan umum dengan tidak menuntut biaya yang tinggi diluar kewajaran- kondisi dan kemampuan pelanggan (masyarakat) untuk membayar secara umum- ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku
 
Hans Jonni
Administrasi NegaraE 211 09 255
7. Keadilan yang merata dalam arti cakupan atau jangkauan pelayanan umum harus diusahakanseluas mungkin dengan distribusi yang merata dan diperlakukan secara adil.8. Ketepatan waktu, dalam arti pelaksanaan pelayanan umum dapat diselesaikan dalam periodewaktu yang telah ditentukan.Penetapan kompetensi pelayanan prima dalam keputusan menpan dan dalam instruksi Presidennomor 1/1995 tentang Peningkatan Kualitas Aparatur Pemerintah Kepada masyarakat tersebutmenunjukkan bahwa pemerintah sangat memperhatikan untuk meningkatkan kualitas layananmasyarakat melalui penerapan Pelayanan Prima.Penerapan Pelayanan Prima di Daerah.Dalam rangka penerapan peraturan pemerintah mengenai pelayanan prima ini, pemerintahmengadakan kompetisi antar daerah di bidang layanan publik tingkat nasional. Kompetisi inidisambut baik oleh seluruh pemda sehingga setiap pemda berlomba-lomba untuk memperbaikidan meningkatkan sistem pelayanan masyarakat di daerahnya.Salah satu contoh success story yang patut dicontoh adalah Sukses Kabupaten Sragen jawaTengan dalam melaksanakan ´sistem pelayanan Satu Atap´ yang identik dengan pelayanan prima. Ada 3 program besar layanan publik yang dimiliki kabupaten ini. Pertama: meningkatkankualitas pelayanan kepada masyarakat, kedua: mempercepat kesejahteraan masyarakat, ketiga:mewujudkan efektivitas dan efisiensi penyelenggara pemerintah.Dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat Kabupaten Sragen menerapkan standar  pelayanan prima dengan fokus waktu yang jelas, biaya transparan, persyaratan sederhana danmudah diakses sehingga melalui program pelayanan prima ini Kabupaten Sragen berhasil :- meningkatkan nilai investasi daerah sebesar 16.6% (dari Rp. 30.7 M menjadi 35,2 M)- hasil survey kepuasan pelanggan mencapai skor 81 alias sangat memuaskan, dimana proses

Activity (14)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 thousand reads
1 hundred reads
merisstp liked this
setyo_nugroho_13 liked this
Andy Novan liked this
andre_triadi liked this
arsitektur90 liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->