Read without ads and support Scribd by becoming a Scribd Premium Reader.
 
1
II. Pelayanan Publik (Concept of Publice Srvices)
1. Pelayanan Publik
Pelayanan publik dapat diartikan sebagai pemberian layanan(melayani) keperluan orang atau masyarakat yang mempunyaikepentingan pada organisasi itu sesuai dengan aturan pokok dantata cara yang telah ditetapkan.Sebagaimana telah dikemukakan terdahulu bahwa pemerintahanpada hakekatnya adalah pelayanan kepada masyarakat. Ia tidaklahdiadakan untuk melayani dirinya sendiri, tetapi untuk melayanimasyarakat serta menciptakan kondisi yang memungkinkan setiapanggota masyaraakat mengembangkan kemampuan dan kreativitasnyademi mencapai tujuan bersama (Rasyid, 1998). Karenanya birokrasipublik berkewajiban dan bertanggung jawab untuk memberikanlayanan baik dan profesional.Pelayanan publik (
 public services
) oleh birokrasi publiktadi adalah merupakan salah satu perwujudan dari fungsi aparaturnegara sebagai abdi masyarakat di samping sebagai abdi negara.Pelayanan publik (
 public services
) oleh birokrasi publikdimaksudkan untuk mensejahterakan masyarakat (warga negara) darisuatu negara kesejahteraan (
welfare state
). Pelayanan umum olehLembaga Administrasi Negara (1998) diartikan sebagai segala
 
 
bentuk kegiatan pelayanan umum yang dilaksanakan oleh InstansiPemerintah di Pusat, di Daerah dan di lingkungan Badan UsahaMilik Negara/Daerah dalam bentuk barang dan atau jasa baik dalamrangka upaya kebutuhan masyarakat maupun dalam rangkapelaksanaan ketentuan peraturan perundang-undangan.Pelayanan publik dengan demikian dapat diartikan sebagaipemberian layanan (melayani) keperluan orang atau masyarakatyang mempunyai kepentingan pada organisasi itu sesuai denganaturan pokok dan tata cara yang telah ditetapkan.Sementara itu, kondisi masyarakat saat ini telah terjadisuatu perkembangan yang sangat dinamis, tingkat kehidupanmasyarakat yang semakin baik, merupakan indikasi dari
empowering 
 yang dialami oleh masyarakat (Thoha dalam Widodo, 2001). Hal iniberarti masyarakat semakin sadar akan apa yang menjadi hak dankewajibannya sebagai warga negara dalam hidup bermasyarakat,berbangsa dan bernegara. Masyarakat semakin berani untukmengajukan tuntutan, keinginan dan aspirasinya kepadapemerintah. Masyarakat semakin kritis dan semakin berani untukmelakukan kontrol terhadap apa yang dilakukan olehpemerintahnya.Dalam kondisi masyarakat seperti digambarkan di atas,birokrasi publik harus dapat memberikan layanan publik yang
 
 
lebih profesional, efektif, sederhana, transparan, terbuka,tepat waktu, responsif dan adaptif serta sekaligus dapatmembangun kualitas manusia dalam arti meningkatkan kapasitasindividu dan masyarakat untuk secara aktif menentukan masadepannya sendiri (Effendi dalam Widodo, 2001). Arah pembangunankualitas manusia tadi adalah memberdayakan kapasitas manusiadalam arti menciptakan kondisi yang memungkinkan setiap anggotamasyarakat mengembangkan kemampuan dan krativitasnya untukmengatur dan menentukan masa depannya sendiri.Pelayanan publik yang profesional, artinya pelayanan publikyang dicirikan oleh adanya akuntabilitas dan responsibilitasdari pemberi layanan (aparatur pemerintah). Dengan ciri sebagaiberikut :1.
 
Efektif, lebih mengutamakan pada pencapaian apa yang menjaditujuan dan sasaran;2.
 
Sederhana, mengandung arti prosedur/tata cara pelayanandiselenggarakan secara mudah, cepat, tepat, tidak berbelit-belit, mudah dipahami dan mudah dilaksanakan oleh masyarakatyang meminta pelayanan;3.
 
Kejelasan dan kepastian (transparan), mengandung akan artiadanya kejelasan dan kepastian mengenai :a.
 
Prosedur/tata cara pelayanan;
Search History:
Searching...
Result 00 of 00
00 results for result for
  • p.
  • Notes
    Load more