1
ZAKAT HARTA (MAL)DAN PEMBAGIANNYA
1.
Pengertian Maal (harta)
a. Menurut terminologi bahasa (lughat), harta adalah segala sesuatu yang diinginkan sekali oleh manusia untuk memiliki, memanfaatkan dan menyimpannya.Sedangkan menurut terminologi syari'ah (istilah syara'), harta adalah segala sesuatu yang dapat dimiliki (dikuasai)dan dapat digunakan (dimanfaatkan) menurut ghalibnya (lazim). Sesuatu dapat disebut dengan maal (harta)apabila memenuhi 2 (dua) syarat, yaitu:c. Dapat diambil manfaatnya sesuai dengan ghalibnya. Misalnya rumah, mobil, ternak, hasil pertanian, uang, emas,perak, dll.
2.
SYARAT-SYARAT WAJIB MAL :
a.
Muslimb.
Aqilc.
Balighd.
Milik Sempurnae.
Cukup Nisabf.
Cukup Haul
3.
APA SAJA HARTA YANG TERKENA ZAKAT
Persyaratan harta yang wajib dizakatkan itu ada lima:
•
Al-milk at-tam
. Harta itu dikuasai secara penuh dan dimiliki secara sah, yang didapat dari usaha, bekerja, warisan, ataupemberian yang sah, dimungkinkan untuk dipergunakan, diambil manfaatnya, atau disimpan.Harta yang bersifat haram tidaklah sah dan tak akan diterima zakatnya.
Milik Penuh
Artinya harta tersebut beradadalam kontrol dan kekuasaanya secara penuh, dan dapat diambil manfaatnya secara penuh. Harta tersebut didapatkanmelalui proses pemilikan yang dibenarkan menurut syariat Islam, seperti : usaha, warisan, pemberian negara atau orang lain dan cara-cara yang sah. Sedangkan apabila harta tersebut diperoleh dengan cara yang haram, maka zakat atas hartatersebut tidaklah wajib, sebab harta tersebut harus dibebaskan dari tugasnya dengan cara dikembalikan kepada yang berhak atau ahli warisnya.
•
An-namaa
. Harta yang berkembang jika diusahakan atau memiliki potensi untuk berkembang, misalnya hartaperdagangan, peternakan, pertanian, deposito mudharabah, usaha bersama, obligasi, dlsb.
Berkembang
Artinya hartatersebut dapat bertambah atau berkembang bila diusahakan atau mempunyai potensi untuk berkembang.
•
Telah mencapai nisab
. Harta itu telah mencapai ukuran tertentu. Misalnya untuk hasil pertanian telah mencapai jumlah750 kg beras / perak 595 gr / 85gr emas, peternakan sapi telah mencapai 30 ekor, dsb.
Cukup Nishab
Artinya hartatersebut telah mencapai jumlah tertentu sesuai dengan ketetapan syara'. sedangkan harta yang tidak sampai nishabnyaterbebas dari Zakat dan dianjurkan mengeluarkan Infaq serta Shadaqah.
•
Telah melebihi kebutuhan pokok
. Yaitu kebutuhan minimal yang diperlukan seseorang dan keluarganya yang menjaditanggungannya untuk kelangsungan hidupnya.
Lebih Dari Kebutuhan Pokok
Kebutuhan pokok adalah kebutuhanminimal yang diperlukan seseorang dan keluarga yang menjadi tanggungannya, untuk kelangsungan hidupnya. Artinyaapabila kebutuhan tersebut tidak terpenuhi yang bersangkutan tidak dapat hidup layak. Kebutuhan tersebut sepertikebutuhan primer atau kebutuhan hidup minimum, misal, belanja sehari-hari, pakaian, rumah, kesehatan, pendidikan,dsb.
•
Telah mencapai satu tahun (haul)
khusus untuk harta-harta tertentu, misalnya perdagangan. Tetapi untuk harta jenis lain,misalnya pertanian, zakatnya dikeluarkan pada saat harta tersebut didapatkan.
Berlalu Satu Tahun (Al-Haul)
Maksudnya adalah bahwa pemilikan harta tersebut sudah belalu (mencapai) satu tahun. Persyaratan ini hanya berlakubagi ternak, harta simpanan dan perniagaan. Sedangkan hasil pertanian, buah-buahan dan rikaz (barang temuan) tidak ada syarat haul.
asilitas ini disediakan untuk membantu anda menghitung besar zakat anda. Hitunglah pendapatan dan simpanan andauntuk mengetahui besar zakat / infaq yang perlu dikeluarkan. Masukkan nilai rupiah tanpa titik atau koma.
Setelah itusilahkan hubungi
Badan Amil Zakat, Infaq dan Shodaqoh (BAZIS)
terdekat untuk membayar Zakat/Infaq anda.
ZAKAT HARTA YANG TELAH TERSIMPAN SATU TAHUN
a. Uang Tunai, Tabungan, Deposito atau sejenisnya Rp 150.000.000,-b. Saham atau surat-surat berharga lainnya Rp 125.000.000,-c. Real Estate (tidak termasuk rumah tinggal yang dipakai sekarang) Rp 0d. Emas, Perak, Permata atau sejenisnya Rp 65.000.000,-e. Mobil (lebih dari keperluan pekerjaan anggota keluarga) Rp 75.000.000,-f. Jumlah Harta Simpanan (A+B+C+D+E)
Rp
415.000.000,-g. Hutang Pribadi yg jatuh tempo dalam tahun ini Rp 60.000.000,-h. Harta simpanan kena zakat(F-G, jika > nisab)
Rp
355.000.000,-
I. JUMLAH ZAKAT ATAS SIMPANAN YANG WAJIB DIBAYARKAN PERTAHUN (2,5% x H)
Rp
8.875.000.-
Add a Comment
Anniera Husainaleft a comment
Adhicipta R. Wirawanleft a comment
Ulum Apikleft a comment