Standar Ruangan Bi
oskop…
©2010
Teknik Elektro
Page 3 of 13
Pengetahuan Lingkungan Hidup
Karya Ilmiah ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana pengaruh peralatanbioskop memancarkan radiasi gelombangelektromagnetik terhadap kesehatan manusia.
METODE PENELITIAN
Tipe penelitian ini tergolong kedalampenelitian hukum normatif dan penelitian hukumkepustakaan maka titik berat penelitianmempergunakan bahan hukum bukan data,sehingga data primer yang dipergunakan hanyabersifat memperkuat, melengkapi danmenunjang, kemudian sumber data sekunderdilakukan melalui sumber data kepustakaan(
library research
) yang terdiri dari bahan hukumprimer dan bahan hukum sekunder.Adapun bahan hukum primer yangdigunakan terutama berpusat dan bertitik tolak pada peraturan perundang-undangan yangberlaku di Indonesia seperti Kep. Menkes288/Menkes/SK/III/2003 tentang PedomanPenyehatan Sarana dan Bangunan Umum.Berikutnya dipergunakan pula bahan hukumsekunder berupa pendapat hasil-hasil penelitian,kegiatan ilmiah dan beberapa informasi darimedia masa.Pendekatan masalah yang dipakai terhadappenelitian ini, adalah beberapa pendekatan yangdikenal dalam hukum normatif, yaitu pendekatankasus (
the case approach
), pendekatanperundang-undangan (
the statute approach
),pendekatan analisis konsep hukum (
analiticalconceptual approach
).Jenis bahan hukum yang dipergunakanberupa bahan-bahan hukum primer sepertiperaturan perundang-undangan, surat keputusanMenteri, peraturan daerah, sedangkan bahan-bahan hukum sekunder yaitu bahan-bahan yangerat kaitannya dengan bahan-bahan hukumprimer dapat membantu menganalisis danmemahami hukum primer adalah : a) hasil karyailmiah para sarjana; b) hasil penelitian ; c)laporan-laporan, media massaBahan-bahan hukum tersier, yaitu bahan-bahan yang memberikan informasi tentangbahan-bahan hukum primer dan bahan hukumsekunder meliputi bibliografi.Adapun metode pengumpulan bahan hukumdalam penelitian ini adalah dengan menggunakanmetode gabungan antara bola salju (
snowballmethode
) dengan metode sistematis (
systematicmethode
).Dari hasil pengumpulan data, kemudian datadianalisis, dikontruksi dan diolah sesuai denganrumusan masalah yang telah ditetapkan,kemudian disajikan secara deskriptif.Dalam penelitian hukum normatif, yangdianalisis bukanlah data, melainkan dilakukansecara deskriptif, interpretatif, evaluatif,argumentatif dan sistematis. Bahan hukum yangdikumpulkan akan disajikan secara utuh,kemudian dianalisis. Adapun analisis yangdikemukakan bersifat deskriptif artinya uraianapa adanya terhadap suatu kondisi atau posisidari proporsi-proporsi hukum atau non hukum.Interpretatif adalah analisis dengan caramenginterprestasi atau menjelaskan penggunaan jenis-jenis penafsiran dalam ilmu hukum, sepertipenafsiran yang sistematis dan gramatikal.Penafsiran secara sistematis artinya terdapathubungan antara pasal satu dengan pasal-pasalyang lainnya. Sedangkan penafsiran secaragramatikal adalah penafsiran berdasarkan artikata. Evaluatif yakni melakukan evaluasi ataupenilaian tepat atau tidak tepat, setuju atau tidak setuju, benar atau salah, sah atau tidak olehpeneliti terhadap suatu pandangan, proporsi,pernyataan rumusan, norma, keputusan baik yangtertera dalam bahan hukum primer maupunbahan hukum sekunder.Sedangkan analisis yang bersifatargumentatif tidak bisa dilepaskan dari teknik evaluasi karena penilaian harus didasarkan padaalasan-alasan yang bersifat penalaran hukum.Dalam pembahasan permasalahan hukum makinbanyak argumen makin menunjukkan kedalampenalaran hukum. Sistematis, adalah berupaupaya mencari kaitan rumusan suatu konsephukum atau proposisi hukum antara peraturanperundang-undangan yang sederajat maupunantara yang tidak sederajat.
HASIL DAN PEMBAHASAN
Bioskop adalah tempat atau gedung dengansegala fasilitas didalamnya, dimana masyarakatdapat berkumpul dan menonton film denganmembayar tiket masuk.
Hubungan Bioskop Dengan KesehatanManusia
Bioskop mempunyai peranan penting dalampenularan penyakit, timbulnya kecelakaan dangangguan-gangguan lain. Gangguan-gangguanyang dapat ditimbulkan antara lain: (Munif Arifin, 2009)