Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
13Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Reklamasi

Reklamasi

Ratings: (0)|Views: 1,487|Likes:
Published by takimai
Tambang
Tambang

More info:

Published by: takimai on Jun 20, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See More
See less

04/30/2013

pdf

text

original

 
Reklamasi Tambang Ir. Noor Rizqon Arief 
PRINSIP-PRINSIP REKLAMASI TAMBANG
1. UMUM
Sumber daya alam yang meliputi vegetasi, tanah, air dan kekayaan alam yang terkandung didalamnya merupakan salah satu modal dasar dalam pembangunan nasional, oleh karena ituharus dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk kepentingan rakyat dan kepentinganpembangunan nasional dengan memperhatikan kelestariannya.Salah satu kegiatan dalam memanfaatkan sumberdaya alam tersebut alah kegiatanpertambangan bahan galian yang hingga saat ini merupakan salah satu sektor penyumbangandevisa negara yang terbesar. Akan tetapi kegiatan pertambangan apabila tidak dilaksanakansecara tepat dapat menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan yang cukup besar antaralain berupa :
Penurunan produktivitas tanah.
Terjadinya erosi dan sedimentasi.
Terjadinya gerakan tanah/ longsoran.
Gangguan terhadap flora dan fauna.
Perubahan iklim mikro.
Permasalahan sosial.Dampak negatif usaha pertambangan terhadap lingkungan tersebut perlu dikendalikan untukmencegah kerusakan lingkungan di luar batas kewajaran.Prinsip dasar kegiatan reklamasi adalah bahwa :a. Kegiatan reklamasi harus dianggap sebagai kesatuan yang utuh (“
holistic 
”) dari kegiatanpenambangan.b. Kegiatan reklamasi harus dilakukan sedini mungkin dan tidak harus menunggu prosespenambangan secara keseluruhan selesai dilakukan.
2. DEFINISI
a. Penambangan ialah kegiatan untuk menghasilkan bahan galian yang dilakukan baik secaramanual maupun mekanis yang meliputi pemberaian, pemuatan, pengangkutan danpenimbunan.b. Tambang permukaan ialah usaha penambangan dan penggalian bahan galian yangkegiatannya dilakukan langsung berhubungan dengan udara terbuka.c. Reklamasi ialah usaha memperbaiki (memulihkan kembali) lahan yang rusak sebagai akibatkegiatan usaha pertambangan, agar dapat berfungsi secara optimal sesuai dengankemampuan.d. Restorasi lahan bekas tambang ialah upaya mengembalikan fungsi lahan bekas tambangmenjadi seperti keadaan semula.e. Rehabilitas lahan ialah usaha memperbaiki, memulihkan kembali dan meningkatkan kondisilahan yang rusak (kritis), agar dapat berfungsi secara optimal, baik sebagai unsur produksi,media pengatur tata air, maupun sebagai unsur perlindungan alam lingkungan.f. Rehabilitas lahan dan konservasi tanah (RLKT) ialah usaha memperbaiki (memulihkan),meningkatkan dan mempertahankan kondisi lahan agar dapat berfungsi secara optimal,baik sebagai unsur produksi, media pengatur tata air maupun sebagai unsur perlindunganalam lingkungan.g. Batuan limbah adalah batuan yang tergali dalam proses panambangan tetapi tidak diolahkarena tidak atau sedikit mengandung mineral yang dikehendaki.h. Tailing adalah bahan hasil dari proses pengolahan bahan galian yang tidak mengandungnilai ekonomis lagi.i. Bahan pembentuk asam ialah bahan yang jika berhubungan dengan air dan udara dapatmembentuk asam. j. Revegetasi ialah usaha /kegiatan penanaman kembali pada lahan bekas tambang.k. Kerusakan lingkungan ialah penurunan kualitas lingkungan sebagai akibat kegiatan yangmemanfaatkan sumberdaya alam, melebihi kemampuan tanpa memperhatikankelestariannya.l. Pencemaran lingkungan ialah perubahan kualitas lingkungan sebagai akibat adanya zatberacun baik beru[pa bahan padat, cair maupun gas.
Diklat Perencanaan Tambang Terbuka
1
Unisba, 12 – 22 Juli 2004
 
Reklamasi Tambang Ir. Noor Rizqon Arief 
3. DASAR HUKUM
Upaya pengendalian dampak negatif kegiatan pertambangan terhadap lingkungan hidupdilakukan berdasarkan peraturan perundang-undangan sebagai berikut :a. Undang-Undang Nomor 11 Tahun 1967 tentang Ketentuan-Ketentuan PokokPertambangan.b. Undang-Undang Nomor 4 Tahun 1982 tentang Ketentuan-Ketentuan Pokok PengolahanLingkungan Hidup.c. Undang-Undang No. 24 Tahun 1992 tantang Penataan Ruang.d. Mijn Politie Reglement (MPR Stbl 1930 No. 341).e. Peraturan Pemerintah Nomor 51 Tahun 1993 tentang Analisa Mengenai DampakLingkungan.f. Peraturan Pemerintah Nomor 51 Tahun 1993 tentang Analisis Mengenai DampakLingkungan.g. Intruksi Presiden R.I No. 1 Tahun 1976 tentang Sinkronisasi Pelaksanaan Tugas BidangKeagrariaan dengan Bidang Kehutanan, Pertambangan, Transmigrasi dan PekerjaanUmum.h. SKB Menteri Pertambangan dan Energi dan Menteri kehutanan Nomor :996 K/05/M.PE/1969 tentang Pedoman Pengaturan Pelaksanaan Undang-undang No. 429/K.pts.II/1939 Pertambangan dan Energi dalam Kawasan Hutan.i. SKB menteri Pertambangan dan Energi dan Menteri Kehutanan Nomor : 1101. K/702/M.PE/1991 tentang Pembentukan Team koordinasi 36/Kpts.II/1991Tetap Departemen Pertambangan dan Energi dan Departemen Kehutanan dan perubahanTatacara Pengajuan Izin Usaha Pertambangan dan Energi dalam Kawasan Hutan. j. Keputusan Menteri Pertambangan dan Energi No.0185.K/008/M.PE/1988 tentangPedomanan Teknis Penyusunan Penyajian Informasi Lingkungan, Analisis DampakLingkungan untuk Kegiatan di Bidang Pertambangan Umum dan Bidang PertambanganMinyak dan Gas Bumi dan Sumberdaya Panas Bumi.k. Keputusan Menteri Pertambangan dan Energi No. 1158.K/008/M.PE/1989 tentangKetentuan Pelaksanaan Analsis Dampak Lingkungan dalam Usaha Pertambangan danEnergi.l. Keputusan Menteri Pertambangan dan Energi No. 1211.K/008/M/PE/1995 tentangPencegahan dan Penanggulangan Kerusakan dan Pencemaran Lingkungan pada KegiatanUsaha Pertambangan Umum.
Diklat Perencanaan Tambang Terbuka
2
Unisba, 12 – 22 Juli 2004
 
Reklamasi Tambang Ir. Noor Rizqon Arief 
4. PERENCANAAN REKLAMASI
Untuk melaksanakan reklamasi diperlukan perencanaan yang baik, agar dalampelaksanaannyadapat tercapai sasaran sesuai yang dikehendaki. Dalam hal ini reklamasi harusdisesuaikan dengan tata ruang. Perencanaan reklamasi harus sudah disiapkan sebelummelakukan operasi penambangan dan merupakan program yang terpadu dalam kegiatanoperasi penambangan. Hal-hal yang harus diperhatikan di dalam perencanaan reklamasiadalah sebagai berikut :a. Mempersiapkan rencana reklamasi sebelum pelaksanaan penambangan.b. Luas areal yang direklamasi sama dengan luas areal penambangan.c. Memeindahkan dan menempatkantanah pucuk pada tempat tertentu dan mengatursedemikian rupa untuk keperluan vegetasi.d. Mengembalikan/memperbaiki kandungan (kadar) bahan beracun sampai tingkat yangaman sebelum dapat dibuang ke suatu tempat pembuangan.e. Mengembalikan lahan seperti keadaan semula dan/atau sesuai dengan tujuanpenggunaannya.f. Memperkecil erosi selama dan setelah proses reklamasi.g. Memindahkan semua peralatan yang tidak digunakan lagi dalam aktivitas penambangan.h. Permukaan yang padat harus digemburkan namun bila tidak memungkinkan untuk agarditanami dengan tanaman pionir yang akarnya mampu menembus tanah yang keras.i. Setelah penambangan maka pada lahan bekas tambang yang diperuntukan bagi vegetasi,segera dilakukan penanaman kembali dengan jenis tanaman yang sesuai dengan rencanarehabilitasi. j. Mencegah masuknya hama dan gulma berbahaya, dank. Memeantau dan mengelola areal reklamasi sesuai dengan kondisi yang diharapkan.
4.1 PEMERIAN LAHAN
Pemerian lahan pertambangan merupakan hal yang terpenting untuk merencanakan jenisperlakuan dalam kegiatan reklamasi. Jenis perlakuan reklamasi dipengaruhi oleh berbagaifaktor utama :1. Kondisi Iklim,2. Geologi,3. Jenis Tanah,4. Bentuk Alam,5. Air permukaan dan air tanah,6. Flora dan Fauna,7. Penggunaan lahan,8. Tata ruang dan lain-lain.Untuk memperoleh data dimaksud diperlukan suatu penelitian lapangan. Dari berbagai faktortersebut di atas, kondisi iklim terutama curah hujan dan jenis tanah merupakan faktor yangterpenting.
4.2 PEMETAAN
Rencana operasi penambangan yang sudah memperhatikan upaya reklamasi atau sebaliknyadengan sendirinya akan saling mendukung dalam pelaksanaan kedua kegiatan tersebut.Rencana (tahapan pelaksanaan) tapak reklamasi ditetapkan sesuai dengan kondisi setempatdan rencana kemajuan penambangan. Rencana tahap reklamasi tersebut dilengkapi deganpeta skala 1 : 1000 atau skala lainnya yang disetujui, disertai gambar-gambar teknis bangunanreklamasi. Selanjutnya peta tersebut dilengkapi dengan peta indeks dengan skala memadai.Di dalam peta tersebut digambarkan situasi penambangan dan lingkungan, misalnya kemajuanpenambangan, timbunan tanah penutup, timbunan terak (slag), penyimpanan sementara tanahpucuk, kolam pengendap, kolam persediaan air, pemukiman, sungai jembatan, jalan,revegetasi, dan sebagainya serta mencantumkan tanggal situasi/ pembuatannya.
4.3 PERALTAN YANG DIGUNAKAN
Untuk menunjang keberhasilan reklamasi biasanya digunakan peralatan dan sarana prasarana,antara lain :”Dump Truck”, Bulldozer, excavator, traktor, tugal, back hoe, sekop, cangkul,bangunan pengendali erosi (a.l : susunan karung pasir, tanggul, susunan jerami, bronjong,pagar keliling), beton pelat baja untuk menghindari kecelakaan dan lain-lain.
Diklat Perencanaan Tambang Terbuka
3
Unisba, 12 – 22 Juli 2004

Activity (13)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Mahmud Giggs liked this
RNH liked this
adyanpz liked this
dinooaku liked this
Izzu Ikmala liked this
Izzu Ikmala liked this
Kurniawan Akbar liked this
Rika_Imbiri_7714 liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->