Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
29Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Pengaruh Pembangunan Pltn Terhadap Kesehatan Manusia Dan Lingkungan Sekitar

Pengaruh Pembangunan Pltn Terhadap Kesehatan Manusia Dan Lingkungan Sekitar

Ratings:

4.0

(1)
|Views: 1,286 |Likes:
Published by rusdi ariawan
Pengaruh Pembangunan Pltn Terhadap Kesehatan Manusia Dan Lingkungan Sekitar
Pengaruh Pembangunan Pltn Terhadap Kesehatan Manusia Dan Lingkungan Sekitar

More info:

Published by: rusdi ariawan on Jun 20, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/12/2012

pdf

text

original

 
PENGARUH PEMBANGUNAN PLTN TERHADAPKESEHATAN MANUSIA DAN LINGKUNGANSEKITAR
PENGETAHUAN LINGKUNGAN HIDUPOLEH :PUTU RUSDI ARIAWAN (0804405050)
JURUSAN TEKNIK ELEKTROFAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS UDAYANADENPASAR2010
 
 
Pengaruh Pembangunan PLTN
...
©2010
 
Teknik Elektro
 
Page 2 of 9
 
Pengetahuan Lingkungan Hidup
PENGARUH PEMBANGUNAN PLTN TERHADAP KESEHATAN MANUSIA DANLINGKUNGAN SEKITAR(Suatu Kajian Pustaka)Mahasiswa Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas UdayanaKampus Bukit Jimbaran, Bali, 80361Abstrak
Sumber daya energi migas, batubara dan hidro yang dimiliki bumi Indonesia, telahmemberikan kontribusi ekonomi yang besar bagi kehidupan dan pembangunan bangsa selamabertahun-tahun. Namun kenyamanan tersebut nampak semakin berkurang dari tahun ketahun. Gejalaini ditandai oleh makin sering terjadinya gangguan kekurangan pasokan energi dan listrik, sertabesarnya pengeluaran negara berupa subsidi untuk sektor ini. Sementara potensi besar dari gas alamdan batubara serta energi baru dan terbarukan, yang seharusnya dapat mendukung sektor energi dankelistrikan serta mengatasi beban subsidi, belum dapat berperan maksimal. Banyak permasalahanenergi primer di Negara ini yang memerlukan penyelesaian dalam bentuk terobosan kebijakan yangberani.
 Kata kunci
:Dampak Nuklir, Pengaruh pembangunan PLTN.
 
PENDAHULUAN
Akhir-akhir ini beberapa negara mulaimemikirkan kembali pemanfaatan energi nuklir.Hal ini disebabkan oleh tingginya harga minyak bumi, keinginan untuk mengurangi emisi gasrumah kaca yang berakibat pada laju pemanasanglobal, dan mengurangi ketergantungan padapasokan migas dan batubara dari luar negeri.Beberapa berita aktual yang padadasarnya menunjukkan perubahan pemikiranterhadap pemanfaatan energi nuklir di negara-negara Eropa. Pada bulan Juni 2009 anggotaparlemen dari partai pendukung Kanselir JermanAngela Merkel menerbitkan proposal untuk membatalkan
exit law,
yaitu undang-undanguntuk menutup semua PLTN yang beroperasi.Proposal itu juga memasukkan opsi untuk membangun lebih banyak lagi PLTN. Selama iniJerman yang dikenal sebagai negara yang akanmenghapus penggunaan energi nuklir dinegaranya.Negara-negara Eropa lainnya jugamempunyai pendapat yang sama. NegaraPerancis mengumumkan untuk membangunPLTN ke-61 dan menyatakan tidak perlumelakukan perubahan kebijakan energi menujupemanfaatan energi terbarukan yang lebih mahalseperti angin dan surya. Bulan Juli lalu PerdanaMenteri Inggris mengusulkan pembangunan 8reaktor nuklir baru dalam kurun waktu 15 tahun,dan kelompok Greenpeace di Inggris tidak menyuarakan penolakan. Silvio Berloscuni, PMItalia juga berjanji untuk membatalkan keputusanuntuk menghapus PLTN. Langkah semacam inisudah terlebih dahulu dilakukan Swedia padatahun 2005.Di Timur Tengah yang notabene kayaakan minyak seperti UEA, Kuwait dan Qatar,telah merencanakan pembangunan PLTN, karenasemata-mata menginginkan diversifikasi energidan menyisakan cadangan minyaknya untuk generasi mendatang. Bahkan UEA sudahmenyelesaikan proses tender dan menunjuk pemenang untuk membangun PLTN sebesar 4 x1400 MWe. Selain itu perlu dicatat bahwa padatanggal 13/10/2009 Greenpeace Inggris untuk pertama kalinya menyampaikan kebijakan baruuntuk tidak menentang PLTN.Dunia saat ini mengoperasikan sekitar440 PLTN atau sekitar 373 GWe yang tersebar di32 negara. Jumlah ini menyumbang sekitar 15%pangsa listrik dunia. Akibat pemanasan global, jumlah ini akan semakin bertambah, karenamasih ada sekitar 47 unit PLTN yang sedangdalam masa konstrusi, dan masih ada 133 unitPLTN yang sedang dalam proses perencanaan.Sebagian besar dari PLTN yang sedang dibangundan direncanakan berada di kawasan Asia, yaitudi China, India, Korea, Taiwan dan Jepang, yang
 
Pengaruh Pembangunan PLTN
...
©2010
 
Teknik Elektro
 
Page 3 of 9
 
Pengetahuan Lingkungan Hidup
merupakan negara dengan tingkat ekonomi yangkuat dan dengan pertumbuhan ekonomi yangtinggi. Berbeda dengan perubahan sikap yangmenjadi lebih positif ke arah pemanfaatan energinuklir seperti di negara lain, tetapi sebaliknyapro-kontra pemanfaatan PLTN di Indonesiakembali muncul, dengan suara kontra yang lebihdominan pada kalangan tertentu. Tentu saja perludipahami bahwa tidak ada satu pun teknologiyang seratus persen bebas dari kemungkinanresiko kecelakaan. Namun perlu juga disadaribahwa dalam pengembangan teknologi, semakinbesar risiko yang menyertai produk tersebut,semakin ketat dan tinggi standard keselamatanyang ditetapkan.Berdasarkan latar belakang permasalahan diatas, dapat dirumuskan permasalahannya sebagaiberikut: Bagaimanakah pengaruh pembangunanPLTN terhadap lingkungan sekitar?Karya Ilmiah ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana pengaruh energi nuklirmemancarkan radiasi gelombangelektromagnetik terhadap kesehatan manusia.
METODE PENELITIAN
Tipe penelitian ini tergolong kedalampenelitian hukum normatif dan penelitian hukumkepustakaan maka titik berat penelitianmempergunakan bahan hukum bukan data,sehingga data primer yang dipergunakan hanyabersifat memperkuat, melengkapi danmenunjang, kemudian sumber data sekunderdilakukan melalui sumber data kepustakaan(
library research
) yang terdiri dari bahan hukumprimer dan bahan hukum sekunder.Adapun bahan hukum primer yangdigunakan terutama berpusat dan bertitik tolak pada peraturan perundang-undangan yangberlaku di Indonesia seperti UU No.10 Tahun1997 tentang Ketenaganukliran, pasal 13mengenai pembangunan PLTN komersial.Berikutnya dipergunakan pula bahan hukumsekunder berupa pendapat hasil-hasil penelitian,kegiatan ilmiah dan beberapa informasi darimedia masa.Pendekatan masalah yang dipakai terhadappenelitian ini, adalah beberapa pendekatan yangdikenal dalam hukum normatif, yaitu pendekatankasus (
the case approach
), pendekatanperundang-undangan (
the statute approach
),pendekatan analisis konsep hukum (
analiticalconceptual approach
).Jenis bahan hukum yang dipergunakanberupa bahan-bahan hukum primer sepertiperaturan perundang-undangan, surat keputusanMenteri, peraturan daerah, sedangkan bahan-bahan hukum sekunder yaitu bahan-bahan yangerat kaitannya dengan bahan-bahan hukumprimer dapat membantu menganalisis danmemahami hukum primer adalah : a) hasil karyailmiah para sarjana; b) hasil penelitian ; c)laporan-laporan, media massaBahan-bahan hukum tersier, yaitu bahan-bahan yang memberikan informasi tentangbahan-bahan hukum primer dan bahan hukumsekunder meliputi bibliografi.Adapun metode pengumpulan bahan hukumdalam penelitian ini adalah dengan menggunakanmetode gabungan antara bola salju (
snowballmethode
) dengan metode sistematis (
systematicmethode
).Dari hasil pengumpulan data, kemudian datadianalisis, dikontruksi dan diolah sesuai denganrumusan masalah yang telah ditetapkan,kemudian disajikan secara deskriptif.Dalam penelitian hukum normatif, yangdianalisis bukanlah data, melainkan dilakukansecara deskriptif, interpretatif, evaluatif,argumentatif dan sistematis. Bahan hukum yangdikumpulkan akan disajikan secara utuh,kemudian dianalisis. Adapun analisis yangdikemukakan bersifat deskriptif artinya uraianapa adanya terhadap suatu kondisi atau posisidari proporsi-proporsi hukum atau non hukum.Interpretatif adalah analisis dengan caramenginterprestasi atau menjelaskan penggunaan jenis-jenis penafsiran dalam ilmu hukum, sepertipenafsiran yang sistematis dan gramatikal.Penafsiran secara sistematis artinya terdapathubungan antara pasal satu dengan pasal-pasalyang lainnya. Sedangkan penafsiran secaragramatikal adalah penafsiran berdasarkan artikata. Evaluatif yakni melakukan evaluasi ataupenilaian tepat atau tidak tepat, setuju atau tidak setuju, benar atau salah, sah atau tidak olehpeneliti terhadap suatu pandangan, proporsi,pernyataan rumusan, norma, keputusan baik yangtertera dalam bahan hukum primer maupunbahan hukum sekunder.Sedangkan analisis yang bersifatargumentatif tidak bisa dilepaskan dari teknik evaluasi karena penilaian harus didasarkan padaalasan-alasan yang bersifat penalaran hukum.Dalam pembahasan permasalahan hukum makinbanyak argumen makin menunjukkan kedalampenalaran hukum. Sistematis, adalah berupaupaya mencari kaitan rumusan suatu konsep

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->