Welcome to Scribd. Sign in or start your free trial to enjoy unlimited e-books, audiobooks & documents.Find out more
Download
Standard view
Full view
of .
Look up keyword
Like this
14Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Cara Tepat Mewujudkan Kepemimpinan Adil

Cara Tepat Mewujudkan Kepemimpinan Adil

Ratings: (0)|Views: 134|Likes:
Published by abunabilaassundawy

More info:

Published by: abunabilaassundawy on Jun 20, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

08/12/2013

pdf

text

original

 
Cari
HOME ADAB DAN PERILAKU AHKAM AKHLAK  AKTUAL AL-ILMU AL-IRHAB = TERORISME AL-MANHAJ AS-SALAFY  AL-MASAA'IL AL-QUR'AN AL-QUR'AN : ILMU AL-QUR'AN : TAFSIR  AL-WALA' DAN AL-BARA' AL-WASAILU AL-MUFIDAH AMALAN SUNNAH ANAK-ANAK MUSLIM AQIDAH AHLUS SUNNAH AQIDAH AL-WASITHIYAH AQIDAH EMPAT IMAM AR-RASAA-IL HUKUM AS-SAA'AH : AD-DAJJAL AS-SAA'AH : AL-MAHDI AS-SAA'AH : NABI ISA AS-SUNNAH AS-SUNNAH DALAM ISLAMBAI'ATBID'AH DAN BAHAYANYABIRRUL WALIDAINDAKWAH, TARBIYAHDEMOKRASI DAN POLITIK DO'A, DZIKIR, TAUBATFATAWA 'ARKANIL ISLAMFIQIH IBADAHFIRAQFOKUS UTAMAGAMBAR, LAGU, PERMAINANHADITSHAJJI DAN UMRAHHARI RAYA = IEDHIZBIYYAH DAN HAROKAHJENAZAH : KEMATIAN,MAYITJIHAD FII SABILILLAHJUAL BELIKELUARGA & MASALAHNYAKESEMPURNAAN ISLAMKURBAN DAN AQIQAHMA'RUF NAHI MUNGKAR MABHATSMAKANAN, SEMBELIHANMANHAJMEDIA DAN SARANAMU'AMALAT DAN RIBAMUJMAL AHLISSUNNAH
Kategori Fokus UtamaCara Tepat Mewujudkan Kepemimpinan Yang Adil
Selasa, 15 Juni 2010 15:56:47 WIBCARA TEPAT MEWUJUDKAN KEPIMPINAN YANG ADILOlehSaid Yai Al-Kumriini Agama Islam adalah agama yang sangat sempurna. Islam mengatur seluruh aspek kehidupan.Tercermin dalam surat an-Nahl/16 ayat 89, Allah Ta'ala berfirman:"Dan Kami turunkan kepadamu Al-Kitâb (Al-Qur`ân) untuk menjelaskan segala sesuatu danpetunjuk serta rahmat dan kabar gembira bagi orang-orang yang berserah diri"[an-Nahl/16:89]Bahkan, Islam telah mengatur dan menjelaskan tata cara buang air. Demikian pula, Islam telahmengatur dan menjelaskan masalah perpolitikan. Islam memberikan konsep yang jelas untuk mewujudkan kepemimpinan yang adil dan benar. Dan berikut, tulisan ini akan membahassecara ringkas, bagaimana mewujudkan kepemimpinan tersebut.Sebagaimana fenomena yang nampak di masyarakat kita, terdapat dua kubu di tengah kaummuslimin yang berjuang dan menghabiskan waktunya untuk mewujudkan kepemimpinan yangadil. Kubu yang pertama, terdiri dari orang-orang yang menghalalkan politik non Islami, ataupaling tidak berkecimpung di dalamnya. Kubu yang kedua, terdiri dari orang-orang yangmenghalalkan darah para penguasa (pemerintahan), atau paling tidak berusahamenggulingkannya.Manakah di antara kedua kubu ini yang sesuai dengan syariat? Jika kedua kubu itu tidak sesuai dengan syariat, lantas bagaimana sikap kita?KILAS BALIK SEJARAHSebelum menjawab dua pertanyaan di atas, ada baiknya kita menengok ke masa lalu. KetikaRasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam mulai berdakwah hingga akhirnya tercipta sebuahdaulah, yaitu Daulah Islamiyah, karena beliau adalah suri teladan kita.Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam diutus di tengah-tengah kaum yang sangat buruk agama, masyarakat dan perpolitikannya. Meski keberadaannya di tengah kaum yangsedemikian parah, ternyata, ketika berada di Makkah, beliau Shallallahu 'alaihi wa sallam tidak pernah berusaha untuk melakukan pemberontakan, merebut kekuasaan, ataupunmenggunakan cara-cara licik untuk menggulingkan atau membunuh pemimpin-pemimpinkaum musyrikin Makkah. Mengapa Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam tidak menggunakancara tersebut? Jawabannya, karena cara tersebut bukan cara yang tepat.Bahkan, ketika Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam telah berdakwah secara terang-terangandan banyak manusia yang mulai masuk Islam, maka kaum Quraisy mengutus 'Utbah binRabi'ah untuk membujuknya.'Utbah bin Rabi'ah berkata kepada Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam
almanhaj.or.id - Cara Tepat Mewujudkan Kepemimpinan Yang Adilhttp://www.almanhaj.or.id/content/2726/slash/01 of 521/06/2010 5:31 AM
 
NASEHATNIKAHNIKAH : TALAK - RUJUK PAKAIAN DAN PERHIASANPENGOBATAN PENYAKITPERPECAHAN UMAT !PRINSIP DASAR ISLAMPROPAGANDA SESATPUASAPUASA : FIQIH PUASAPUASA : I'TIKAAFQADHA DAN QADAR RIFQON AHLASSUNNAHRIZQI, HARTA, NAFKAHSHALATSIHIR, JIN, PERDUKUNANSIKAP KEPADA KAFIR SIYASI WAL FIKRISUMPAH DAN NADZAR SYARHU USHULIL IMANSYUBHAT DAN JAWABANTAUHIDTAUHID PRIORITAS UTAMATAZKIYATUN NUFUSTOLERANSIUSHUL AHLISSUNNAHWANITA : DARAH WANITAWANITA : FIQIH SHALATWANITA : KESEHATANWANITA : KONSULTASIWANITA : MUSLIMAHWANITA : THAHARAHWANITA : WASIATWARIS, HIBAH, HADIAHZAKAT
وَإِنْ ُ ْَ ُِ ْُ ََ ً َدْ َكَ َ َ ْ َ َ َ َ ْ ََأَ ْًادُوْ ََوَإِنْ ُ ْَ ُِ ْُ ُ ْ ً َ  ْ َكَ َ َ ْ َ "Jika engkau menginginkan kedudukan, maka kami akan menjadikanmu sebagai tuan kami,sehingga kami tidak akan memutuskan suatu perkara tanpamu. Jika engkau menginginkankerajaan, maka kami akan menjadikanmu sebagai raja kami" [1]. Apakah Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam menerima tawaran itu? Jawabannya, adalahtidak! Mengapa Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam tidak menerimanya? Padahal dengandemikian, sepertinya beliau Shallallahu 'alaihi wa sallam bisa berdakwah dengan menggunakankekuasaannya. Jawabannya, karena cara tersebut bukanlah cara yang tepat.Sebagai buktinya adalah Raja Najasyi rahimahullah yang telah masuk Islam; kendati sudahberada di tampuk kepemimpinan, tetap saja kekuasaannya tidak bisa dipergunakan untuk merubah masyarakatnya.Beda halnya ketika Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam berada di Madinah, pada saat itu,kaum muslimin cukup banyak dan memiliki kekuatan iman, sehingga dengan mudahnya,Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam mengatur mereka dan membentuk sebuah DaulahIslamiyah, yaitu daulah yang sangat kita dambakan untuk sekarang ini.KESLIHAN PEMERINTAH TERGANTUNG KEPADA KEADILAN DAN KESLIHANMASYARAKATNYAKetahuilah, keadilan dan keshâlihan pemerintah tergantung kepada keadilan dan keshâlihanmasyarakatnya. Dalam hal ini berlaku hukum sebanding. Jika masyarakat tidak adil dan tidak shâlih, bagaimana mungkin mereka mengharapkan pemerintah yang adil dan shâlih? Cobalahkita renungi ayat-ayat berikut ini. Allah Ta'ala berfirman, yang artinya: "Dan demikianlah kami jadikan sebagian orang-orangyang zalim itu menguasai sebagian yang lain disebabkan apa-apa yang mereka usahakan".[al-An'âm/6:129]. Allah Ta'ala berfirman, yang artinya: "Dan jika Kami hendak membinasakan suatu negeri makaKami perintahkan orang-orang yang hidup mewah di negeri itu (supaya mentaati Allah), tetapimereka melakukan kefasikan dalam negeri itu, maka sepantasnya berlaku terhadap perkataan(ketentuan Kami), kemudian Kami hancurkan negeri itu sehancur-hancurnya". [al-Isrâ`/17:16]. Ayat ini sangat jelas menerangkan, kefasikan masyarakat suatu negeri bisa membinasakannegeri tersebut. Allah Ta'ala berfirman, yang artinya: "Dan (penduduk) negeri itu telah kami binasakan ketikamereka berbuat kezhaliman". [al-Kahfi/18:59].Begitu pula disebutkan dalam hadits: َْأَ َِ ْِ َ ِٍ َلَ ِ َ َرَ ُلَا  ِ َ َ َ ْُكُا َ ْَ ِ ْ َ ْُوفِوَا   ْَ َِا ْ ُ ْ َِ َلَ»إِذَا ظَ ََ  ِ  ُْ َ ظَ ََ ِا ُ َِ َ ْ َ ُْ«. ُ ْ َ َرَ ُلَا  ِوَ َ ظَ ََ ِا ُ َِ َ ْ َ َ َلَ»ا ْ ُ ْُ ِ ِ َرِ ُْ وَا ْ َ ِ َُ ِ ِ َرِ ُْوَا ْ ِ ْُ ِرُذَا َ ِ ُْ ». "Dari Anas bin Malik Radhiyallahu 'anhu, ia berkata: "Rasulullah pernah ditanya, 'Ya,Rasulullah! Kapankah amar ma'ruf dan nahi mungkar akan kami tinggalkan?' Beliau Shallallahu'alaihi wa sallam bersabda, 'Jika tampak di tengah-tengah kalian, apa-apa yang tampak ditengah-tengah umat-umat sebelum kalian,' Kami pun bertanya: 'Ya Rasulullah! Apa yangtampak di tengah-tengah umat sebelum kami?' Beliau Shallallahu 'alaihi wa sallam berkata,'(Ketika) kerajaan/kekuasaan berada di tangan anak-anak muda [2] di antara kalian,perbuatan-perbuatan fâhisy (dosa besar) dilakukan oleh orang-orang yang tua[3] di antarakalian, dan ilmu disebarkan oleh orang yang hina[4] di antara kalian" [5]Hadits ini menjelaskan keterkaitan antara perbuatan dosa dengan amar ma'ruf nahi mungkar.Ketika amar ma'ruf nahi mungkar sudah ditinggalkan, maka ini menjadi tanda kebinasaansuatu kaum. Al-Walîd ath-Tharthûsi rahimahullah berkata: "Sampai sekarang masih terdengar orang-orangberkata, 'amalan-amalan kalian adalah pekerja-pekerja kalian', sebagaimana kalian sekarangini; maka seperti itulah kalian akan dipimpin. Di dalam Al-Qur`ân terdapat ayat yang semaknadengan ini (Qs al-An'âm/6 ayat 129, seperti telah disebutkan di atas)'."'Abdul-Mâlik bin Marwân berkata,"Wahai, rakyatku! Bersikap adillah kepada kami! (Bagaimanamungkin) kalian menginginkan dari diri-diri kami seperti yang dijalankan oleh Abu Bakar dan'Umar, sedangkan kalian tidak mengerjakan seperti apa-apa yang mereka amalkan?!"[6]
almanhaj.or.id - Cara Tepat Mewujudkan Kepemimpinan Yang Adilhttp://www.almanhaj.or.id/content/2726/slash/02 of 521/06/2010 5:31 AM
 
Setelah kita mengetahui, bahwa keshalihan dan keadilan pemerintah tergantung padakeshalihan dan keadilan masyarakatnya, maka tidak ada jalan lain untuk mewujudkannyakecuali dengan melakukan perubahan terhadap masyarakatnya.BERITA DARI NABI SHALLALLAHU 'ALAIHI WA SALLAM TENTANG KEADAAN UMAT DI MASADATANG DAN CARA MENGATASINYAKeadaan masyarakat seperti yang ada sekarang ini sudah dikabarkan oleh RasulullahShallallahu 'alaihi wa sallam, begitu pula cara penyelesaiannya. Rasulullah Shallallahu 'alaihi wasallam bersabda:« إِذَا َ َ َ ْ ُْ ِ ْ ِ  َِوَأَ َْ ُْأَذْ َبَا ْ َ َِوَرَ ِ  ُْ ِ رْعِوَ ََ ْ ُُا ْ ِ َدَ َ  َا  ُ َ َ ْ ُْذُ ّًَ َ ْِ ُُ َ   َْ ِ ُاإِ َدِ  ِ ُْ » "Jika kalian berjual beli dengan cara 'înah [7] dan mengambil ekor-ekor unta serta kalian telahridho dengan pertanian[8] dan meninggalkan jihad, maka Allah akan menimpakan kepadakalian kehinaan. Allah tidak akan menghilangkannya sampai kalian kembali kepada agamakalian"[9].Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:«ََا  ِ َا ْ َ ْَأَ ْ َ َ َ ْ ُْ،وَ َ ِ أَ ْ َأَنْ ُ ْ َ َ َ َ ْ ُُا  ْ َ َ َ ُ ِ َْ َ َ َْ َ ْ َ ُْ،  َ َ َ َ ُ ھَ َ َ َ َ َ ُ ھَ،وَ ُ ْ ِ َ ُْ َ َأَ ھْ َ َ ْ ُْ » "Demi Allah! Bukanlah kemiskinan yang aku takutkan dari diri kalian. Akan tetapi, aku takut jika dunia dilapangkan kepada kalian, sebagaimana dilapangkan kepada umat-umat sebelumkalian, sehingga kalian berlomba-lomba (untuk mendapatkannya) sebagaimana mereka duluberlomba-lomba, dan dunia itu akan menghancurkan kalian sebagaimana menghancurkanmereka". [10]Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:« ُ ِُأَنْ ََا َ َ َ ْ ُُا ُ َُ ِْ ُأُ ُٍ َ َ ََا َا ُ َ َُ َ َ َ ْ َ ِ َ«. َلَ ُ ْ َ َرَ ُلَا  ِ أَ ِْ ِ ٍ ِ َ َْ َ ِٍ َلَ»أَ ْ ُْ َْ َ ِٍ َ ِ ٌوَ َ ِْ َ ُ ُنَ ُ َءً َ ُ َءِا   ْِ َ ْ َِعُا ْ َ َ ََ ِْ ُ ُبِ َُو ُْ وَ َ ْ َُ ِ ُ ُ ِ ُُا ْَ ھََ«. َلَ ُ ْ َوَ َا ْَ ھَُ َلَ» ُا ْ َ َةِوَ ََا ھِ َُا ْ َْتِ » "Sebentar lagi umat-umat (agama lain) akan menyerbu kalian dari segala penjuru sebagaimanaorang-orang yang makan menyerbu piring makannya," kami pun bertanya, "Apakah pada saatitu jumlah kami sedikit?" Beliau berkata, "Jumlah kalian pada saat itu banyak. Akan tetapi,kalian akan menjadi buih-buih seperti buih-buih air. Allah akan mencabut rasa takut atausegan dari hati musuh-musuh kalian, serta menjadikan al-wahn di hati-hati kalian." Kamibertanya, "Apakah al-wahn itu?" Beliau Shallallahu 'alaihi wa sallam menjawab, "Cintakehidupan (dunia) dan takut kepada kematian" [11].Hadits-hadits di atas menerangkan keadaan kaum muslimin, bahwasanya mereka akan terlenadengan dunia, bodoh dan jauh dengan agama, hatinya tidak pernah terbetik untuk berjihad,sehingga Allah akan menjadikan mereka hina dan binasa, dan menjadikan musuh-musuh tidak takut dengan mereka. Benarlah yang telah disampaikan oleh Rasulullah Shallallahu 'alaihi wasallam. Semua yang disebutkan itu telah benar-benar terjadi.[12]Dalam hadits di atas, Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam juga menjelaskan bahwa kaummuslimin tidak akan kembali jaya kecuali jika mereka kembali kepada agamanya. Tidak lain,yaitu dengan melakukan tashfiyah (pembersihan) dan tarbiyah (pendidikan/pengajaran).[13]Syaikh 'Abdul-Mâlik Ramdhâni hafizhahullâh menjelaskan, "Tashfiyah, yaitu membersihkanIslam dari ajaran-ajaran lain yang masuk ke dalamnya. Dan tarbiyah, yaitu mendidik ataumengajarkan Islam yang sebenarnya (asli) kepada manusia, yaitu men-tashfiyah tauhid darisyirik, men-tashfiyah sunnah dari bidah, men-tashfiyah fikih dari pendapat-pendapat baruyang lemah, men-tashfiyah akhlak dari perilaku umat-umat yang binasa dan hina, danmen-tashfiyah hadiits-hadiits Nabi yang shahîh dari yang dusta dan palsu".[14]Syaikh al-Albâni rahimahullah berkata, "Wajib untuk diketahui, mengapa kaum muslimin padasaat ini tidak berhukum dengan hukum Islam kecuali di beberapa daerah saja? Mengapa paradai Islam tidak menerapkan Islam pada diri mereka sendiri sebelum menyuruh orang lainuntuk memperaktekkan Islam di negara-negara mereka? Jawabannya cuma satu, yaitu, karenamereka tidak mengenal Islam kecuali secara global saja, atau mereka tidak men-tarbiyah dirimereka dan orang lain berdasarkan Islam dalam kehidupan, akhlak, dan muamalah mereka."[15]KENYATAAN PAHITNikmat menjadi thalibul-ilmi adalah nikmat yang sangat besar. Akan tetapi, sangat sedikit
almanhaj.or.id - Cara Tepat Mewujudkan Kepemimpinan Yang Adilhttp://www.almanhaj.or.id/content/2726/slash/03 of 521/06/2010 5:31 AM

Activity (14)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 thousand reads
1 hundred reads
Ali Ismunadi liked this
Ali Ismunadi liked this
adiretsu7491 liked this
Feby Polymorpa liked this
nerailkobah liked this
nerailkobah liked this
nerailkobah liked this

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->