Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
55Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Membongkar Jamaah Islamiyah - Nasir Abas

Membongkar Jamaah Islamiyah - Nasir Abas

Ratings: (0)|Views: 951 |Likes:
Published by Idayu Salafi

More info:

Published by: Idayu Salafi on Jun 21, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/21/2012

pdf

text

original

 
MEMBONGKAR JAMAAH ISLAMIYAH
 
Pengakuan Mantan Anggota JI
 
Penulis:
Nasir Abas
 Tata Letak Isi dan Desain Cover:Studio KreativaISBN 979-3858-05-2Cetakan I, Juli 2005Diterbitkan oleh
Penerbit Grafindo Khazanah Ilmu
 
 
Pasar Minggu, Jakarta Selatane-mail: grafindoina@yahoo.com.sg
Hak cipta dilindungi undang-undang
 
 Dilarang mereproduksi atau memperbanyak seluruh maupun sebagiandari buku ini dalam bentuk atau cara apapun tanpa izin tertulis dari penerbit.
 
Pengantar Penerbit
 
A
lhamdulillah, akhirnya kami dapat menerbitkan sebuah karya yang amatberharga, dan sangat penting untuk diketahui khalayak publik. Dilihat dari segisubstansi maupun penulisnya, buku yang ada di hadapan Anda sekalian ini, jelasbukan sembarang karya yang ditulis untuk kepentingan sesaat atau maksud-maksud tertentu. Sebab, karya ini sarat dengan data, sesuai dengan fakta, dantidak berpretensi menggurui pembaca terhormat. Buku berjudul MembongkarJamaah Islamiyah; Pengakuan Mantan Anggota JI, iniadalah sebuah penelusuran panjang penulisnya, sejak mulai dari pergumulannyadengan pemahaman tentang Islam, persentuhannya dan pertemanannya denganpara aktivis dan tokoh Jamaah Islamiyah (JI) seperti Imam Samudra, Abu BakarBaasyir, Hilmi Bakar dan lain sebagainya, hingga pergulatan sang penulis kebelantara negeri seperti Afghanistan, Malaysia (yang notabene adalah negerinyasendiri), Mindanao, Filipina, dan beberapa daerah di Indonesia. Perjalanan panjang ini adalah bagian dari pengabdian Nasir Abas, sang penulis,kepada Jamaah Islamiyah, dengan cita-cita utama mendirikan Negara Islam diNusantara (meliputi Indonesia, Malaysia, Brunei, dan Filipina). Nasir sendiriadalah mantan petinggi JI, dengan jabatan terakhir sebagai Amir Mantiqi III(meliputi Sabah, Serawak, Brunei, Kalimantan, Sulawesi, dan Filipina Selatan).Kini, ia telah keluar dari JI, yang menurutnya penuh kesesatan dalammemahami Islam yang hanif dan anggun, menjadi Islam yang keras, danmenakutkan publik. Kontroversi tentang Jamaah Islamiyah sendiri dalam beberapa tahun terakhirmemang cukup menjadi perhatian dan sorotan publik Indonesia dan duniainternasional. Masalah ini mencuat terutama sejak rentetan aksi kekerasan danterorisme marak empat tahun terakhir. Tragedi memilukan pemboman WTC diAS pada 2001, Bom Bali tahun 2002, Bom J.W. Marriott pada 2003, BomKuningan tahun 2004, dan serentetan kejadian mengenaskan lainnya. Tak ada satu pun agama di dunia ini yang melegitimasi, apalagi mengajarkanbahwa kekerasan sebagai cara yang absah untuk meraih tujuan. Justifikasiterhadap agama atas pelbagai kejadian teror misalnya, oleh sekelompok orangtertentu, jelas salah. Ini tampaknya berpangkal dari kesalahan menangkap danmemahami pesan agama, apa pun namanya, bahwa kekerasan, apapunbentuknya, tak dapat ditolerir dan karenanya mesti dikikis hingga ke akar-akarnya. Sebab, ia tak saja merugikan kehidupan sosial manusia dalam jangkapendek, tapi juga dalam jangka panjang seperti trauma psikis yang dideritamasyarakat terkena aksi biadab teror.
 
 Sebagai contoh, doktrin jihad misalnya, kerap kali dipahami sekelompok orang,seperti kebanyakan pemahaman anggota JI, secara sempit, yakni sebagaisepongkah kekerasan menghalalkan darah orang berbeda agama (non-Muslim),guna meraih apa yang dicitakannya. Orang kafir adalah musuh utama Islam,dan karenanya mestilah diperangi. Ini suatu pemahaman amat bodoh,mengingat makna jihad sesungguhnya amat luas dan mulia. Menyingkirkan duri dari jalanan, menuntun orang tua menyeberang jalan,tersenyum pada orang yang dijumpai, silaturrahim kepada sahabat dan sanakfamili, dan seterusnya, adalah bagian dari jihad. Jadi, jihad membunuh orangtanpa alasan yang jelas dan dibenarkan agama, bukanlah pemahaman ajaranIslam yang tepat. Bukankah Islam menegaskan, membunuh satu nyawa samaartinya menghilangkan nyawa banyak orang? Inilah antara lain yang akandiluruskan dalam buku ini. Masih banyak lagi fakta dan pemahamanmenyesatkan kelompok radikal JI dan beberapa kelompok lainnya, yang akandibongkar dalam karya yang juga akan diterbitkan dalam versi bahasa Inggrisini.Semoga penerbitan buku ini dapat membantu dan memandu kita menyelamiajaran Islam dengan benar, sehingga tidak lagi terjadi aksi kekerasan denganmengatasnamakan agama tertentu. Sekali lagi, kekerasan selamanya adalahterkutuk, dan karenanya, kita memiliki tanggung jawab untuk mencegahnya.Akhirnya, kritik konstruktif tentu kami butuhkan untuk penyempurnaanpenerbitan edisi berikutnya. Selamat membaca. Wallahu A’lam Jakarta, Awal Juli 2005Grafindo Khazanah Ilmu
Sekapur Sirih Dari Penulis
 

Activity (55)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Zaid Al-muhajir added this note
mengapa di bocorkan rahsia..taukah ente.orang kafir gembira melihat tulisan ente.jika ente tak suka jangan libatkan orang lain.takutlah dengan allah.
pretender liked this
Aqim Anjar liked this
Fahmi Hasan liked this
B'MAZ liked this
Putra Assyiddiq liked this
najmie99 liked this
Jaya Mega liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->