Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
7Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Edisi 374

Edisi 374

Ratings: (0)|Views: 1,201 |Likes:
Published by Hary Buana
Mingguan Medikom
Mingguan Medikom

More info:

Published by: Hary Buana on Jun 21, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/03/2012

pdf

text

original

 
HARGA ECERAN Rp2.500,- LUAR JAWA + Ongkos Kirim
Tepat & Perlu
Media KMedia KMedia KMedia KMedia Komomomomomunikasi Masyunikasi Masyunikasi Masyunikasi Masyunikasi MasyaaaaaakaakaakaakaakatttttTTTTTanspar anspar anspar anspar anspar ananananan
Selengkapnya baca Halaman 3
Edisi 374 Tahun VII 21 s.d. 27 Juni 2010
Simak Halaman Khusus
PURWASUKA
Satu Halaman Untuk Purwakarta - Subang dan Karawang
Halaman 5
 d  i   h   a l   4  
Ke Halaman 11Ke Halaman 11
Bukan itu saja, di dunia industrikenaikan juga dikhawatirkanberdampak pada kegiatan ekonomi,terutama bagi sektor usaha mikrokecil dan menengah. Dipastikankenaikan ini sangat memberatkandan bisa berdampak besar yang bisamenjadi gelombang yangmematikan, yang akhirnyabermuara pada pemutusanhubungan kerja (PHK) bagi buruhdan karyawan di sektor ini.Anehnya kebijakan pemerintahini tidak memberikan dispensasibagi dunia usaha sektor usahamikro kecil dan menengah. Padahal
cost
produksi yang dikeluarkanpengusaha kecil dan menengahuntuk biaya listrik cukup signifikandalam roda usaha mereka.Menanggapi keputusanpemerintah menaikkan harga tarif dasar litrik, pengurus harianYayasan Lembaga KonsumenIndonesia (YLKI) Tulus Abadi yangdihubungi koran ini menganggap,kebijakan pemerintah menaikkan TDL secara terbatas untukkonsumen tertentu dengan alasanalokasi subsidi belum tepat. Karenakebijakan itu tidak berpihak padakepentingan kesejahteraan rakyatsecara keseluruhan. Semestinya,kata Tulus, sebelum menaikkan TDL, pemerintah perlu mengkajiimplikasi akibat kebijakan itu sertamelakukan langkah-langkahpenanggulangannya.Bagaimanapun, kata Tulus,kenaikan TDL akan melahirkanpembengkakan kepada seluruhsektor produksi yang tentu akanmengakibatkan kenaikan ongkosproduksi.“Bisa dibayangkan akibat
multyplier effect
-nya pada daya belimasyarakat akan menurun, jugamenurunkan tingkat investasi.Pada akhirnya akan berdampakpada pertumbuhan ekonomi,” kata Tulus. Tulus menilai, seharusnyapemerintah melakukan langkahmereformasi kinerja PT PLN secarakeseluruhan, terutama untukmengelola biaya saranapembangkit, melepaskanketergantungan biaya energi untuklistrik dari BBM solar. Bila itusudah ditempuh akan munculefisiensi.Berbagai kelemahan danmasalah dalam tubuh PT PLN mestidiperbaiki secara komprehensif.Sebab sampai kini, standarpelayanan PT PLN yang diberikankepada konsumen masih jauh dariharapan. Terutama pemenuhanhak-hak dasar konsumen terkaitmasih adanya pemadaman bergilir juga belum bisa diperbaiki. Padahal,hal-hal seperti itu, kata Tulusadalah hak-hak dasar konsumensecara normatif.“Pemenuhan hak-hak dasarnormatif konsumen semestinyalebih menjadi perhatianpemerintah,” kata Tulus.Hal lain yang menjadi fokusperhatian adalah persoalan biaya
Listrik Naik, Harga Membumbung Tinggi
Rencana pemerintah menaikkan tarif dasar listrik (TDL) 6-20% mulai Juli mendatang telahmenimbulkan keresahan. Walaupun kenaikan ini tidak diberlakukan untuk pelanggan golongan 450 VA-900VA, namun dipastikan kenaikan TDL akan berdampak luas. Terutama akan diikuti membumbungnya harga-harga kebutuhan pokok masyarakat.
pokok penyediaan (BPP) listrik yangtentu terkait biaya jualnya kepadakonsumen. Persoalan efisiensi danberbagai permasalahan yangmenyelimutinya harus diuraiterlebih dahulu hingga munculefisiensi harga yang optimum,dalam biaya energi dan pasokanlistrik.Persoalan lain, Tulus juga tidaksepakat adanya diskriminasi tarif dalam penggunaan kapasitas jaringan PLN. Yang akibatnya adakonsumen yang masih disubsidipemerintah dan ada yang tidak. Halini, lanjutnya, bisa menimbulkandampak buruk secara kehidupansosial yang melahirkankecemburuan. Yang akhirnya akanmenimbulkan gejolak sosial karenadinilai tidak adil dan diskriminatif.Kenaikan TDL juga dikeluhkankalangan dunia usaha. Ketua DPNAsosiasi Pengusaha Indonesia(Apindo), Djimanto bisamemahami kebijakan pemerintahdalam menaikkan TDL. Denganalasan untuk kepentinganpengurangan subsidi yang salahsasaran selama ini. Tetapi,kebijakan ini harus juga diikutikebijakan terkait agar pertumbuhanekonomi dan geliat investasi bisaterjaga.Pemahaman kalangan duniausaha yang melihat subsidi hanyadiberikan kepada konsumen kecildengan tarif dasar penyesuaianharus ditempatkan pada kebijakanstrategis makro ekonomi. Tapi jangan sampai kebijakan iniberakibat buruk pada sektor bisnisatau geliat investasi yang padaakhirnya berdampak padakesejahteraan rakyat.Djimanto juga mengharapkanpemerintah mengeluarkankebijakan penyangga untukmenjaga laju seluruh sektorekonomi dalam upaya menjamindaya saing produk nasional dalampasar domestik maupun pasarinternasional.“Kebijakan imbangan harusditetapkan pemerintah dandisahkan DPR. Terutamapencabutan regulasi biayaperolehan energi listrik yang hinggasaat ini serba bermasalah. Sepertitarif ganda, daya listrik maksimal,masih adanya surat keputusanbersama untuk menggerakkan
business
to
business
mengenaihibah jaringan,” kata Djimanto.Ia juga tidak membantah bilakebijakan pemerintah menaikkan TDL sebuah kebijakan final makakebijakan pemerintah selanjutnya,menurut Djimanto, adalahmenetapkan TDL untuk seluruhsektor produktif harus lebih rendahdibandingan TDL konsumen rumahtangga. Langkah ini supaya positif untuk menilai produksi dankesejahteraan masyarakat.Kerisauan adanya kenaikan TDL ini juga dirasakan MenteriPerindustrian Mohammad
Ke Halaman 11
Bukan itu saja, di dunia industri kenaikan juga dikhawatirkan berdampak pada kegiatan ekonomi, terutama bagisektor usaha mikro kecil dan menengah.
Menurut salah seorang wargaDusun Bantardawa, DesaBantardawa, dirinya danmasyarakat lainnya menghadiriacara sosialisasi yang dipimpin olehsekretaris desa sekaligus pokmastersebut, di balai Yandu DusunBantardawa. Sekdes mengatakandirinya adalah pokmas bukanpamong desa. Di situ, diamenyosialisasikan dana bantuan yang telah dihibahkan oleh 35 orangpenerima bantuan korban gempa.Alhasil terkumpul dana hasilhibah yang dipungut langsung olehmasing-masing pokmasnya senilaiRp2.100.000/penerima. Alasannya,untuk membantu warga yangrumahnya rusak dan tidak terdatadi desa. Jumlah warga yang tidakterdata awalnya hanya 96 orang,akhirnya bertambah menjadi 278orang.Namun demikian, ada beberapa warga yang menolak bantuantersebut. “Saya menolak bantuanitu karena saya kurang mengerti
Dana Hibah Bantuan GempaTidak Jelas Alokasinya
CIAMIS,
 Medikom
Karut marut danabantuan gempa diDesa Bantardawa,KecamatanPurwadadi, KabupatenCiamis menjadiperbincangan warga.Masalahnya, beberapaminggu ke belakangsekelompok wargadiundang untuk acarasosialisasipenceceran danagempa yang sudahcair.
dan rumah saya tidak rusak. Jadikenapa harus menerima? Apalagisaya enggak mengerti dana yangdipungut sebanyak Rp2.100.000dari 35 penerima itu, kan jumlahnya banyak kenapa yangdisalurkan hanya 110.000.00/KKdari yang jumlahnya 278 KK.Bayangkan saja masih banyak sisauang tersebut dan maudikemanakan,” tuturnya kepada
Medikom
saat dikonfirmasi.Seorang warga penerima bantuankorban gempa juga mengakui telahdipungut sebesar Rp2.100.000. “Inibenar dan yang saya herankankenapa anggotanya dipungut,sementara pokmasnya yangmemungut enggak mengasih samaseperti saya. Ada permainan apa ini? Jangan-jangan dia nakal,” ujarnyakepada
Medikom
.Karena banyak kesimpangsiuranberita tersebut,
Medikom
mengkonfirmasi salah seoranganggota BPD melalui HP-nya. Diapun membenarkan danmenyatakan dirinya mendapatbagian dana yang sebesarRp110.000. “Namun saya meno-laknya dikarenakan saya kurangsetuju dan enggak mau dengan nilaiuang tersebut, akan menjadibumerang di akhir kemudian,”katanya kepada
Medikom
.Namun berbeda dengan AA,seorang pokmas sekaligus Sekdesdi Desa Bantardawa. Hanya saja,saat dikonfirmasi melalui HP-nya,dia menyangkal pemberitaan itu.AA menegaskan bahwa semua itutidak benar.Kepala Desa Bantardawa Hadri yang dijumpai
Medikom
di kantorDesa, Rabu (16/6) mengatakan,kepala desa tidak mempunyaikewenangan. Karenanya, tidaktahu menahu tentang adanyaaturan. “Itu hasil kesepakatanmereka dengan para pokmas jugapara ketua RT dan RW. Dan sayapun tidak tahu sisa uang tersebutdikemanakan dan untuk keperluanapa-apanya,” tutur Hadri.
(Herman)BEKASI,
 Medik om
 –Apes benarnasib Sonik, tukang ojek yangbiasa mangkal di perapatanPoponcol Cibarusah. Minggu(13/6) di siang bolong, ketikasedang asik bercumbu mesralayaknya suami istri denganperempuan selingkuhannya diPerumahan Taman FirdausMalaka Cibarusah, tiba-tiba sajadidatangi suami selingku-hannya. Ditemani kakak ipar,suami perempuan selingkuhanSonik, langsung mengetukpintu. “Buka pintunya,” tegassuami si perempuan. Tanpa curiga, Sonik punmembuka pintu dan keluar. Takayal, suami dan kakak ipar dariperempuan itu langsungmenjambret baju Sonik. “Dimana istri saya,” tanyanyakepada Sonik. “Engg ada di sini,” jawab Sonik tegas. Tak percaya dengan ucapan
Garap Istri Orang,
TukangOjek Didenda Rp5 Juta
Ke Halaman 11
SOREANG,
 Medik om
 –Sebagian warga Kabupaten Bandungbelum menikmati terangnyalistrik. Beberapa warga tidakmampu seperti disampaikan Jajang, Asep, Neneng, dan Agus warga Desa Mangun Jaya, DesaPatropsari, dan Desa RancakloleKecamatan Arjasari serta Heri,Adung, Amir, warga Desa Mar-galuyu Kecamatan Pangale-ngan. Mereka sangat mendam-bakan masuknya listrik ke wilayah tempat mereka tinggal.
Abdi tos 70 tahun teu acanngaraosan caangna listriksapertos di nusanes tiasanongton bola di
TV,
padahalnagara urang parantos mer-deka puluhan tahun
. Mudah-mudahan pemerintah
tiasangabantos ka warga nu teumampuh sapertos abdi
,” paparAwo, warga Margaluyu, Keca-matan Pangalengan, Kabu-paten Bandung yang sangatmendambakan penerangantersebut.Hal itu dibenarkan beberapakepala desa seperti Kepala DesaRancakole Tasdik, Kepala DesaPatrolsari Tete Sudarya, KepalaDesa Mangunjaya KecamatanArjasari Asep T dan Kepala Desa
Sebagian Warga KabupatenBandung Belum Dapatkan Lisdes
Margaluyu Kecamatan Panga-lengan Edi Mulyadi. Saat ditemui
Medikom
, mereka membenarkanbahwa sebagian warganya belumtersentuh penergangan listrik.“Makanya kami menyambut baikpada pemerintah baik bapak bupatiatau pak gubernur dengan adanyaprogram Jabar Caang, yangdiprogramkan oleh Gubernur JawaBarat. Mudah-mudahan bantuantersebut bisa sampai padamasyarakat kami dalam waktusecepatnya, karena warga kamisangat membutuhkan bantuantersebut untuk penerangan danuntuk menutupi kehidupanmasyarakat dalam kehidupansehari-hari,” ungkap Tete.Kepala Dinas SDAP KabupatenBandung Ir Hj Ratna yangdidampingi Ir Atun Kasi Energi saatditemui
Medikom
di ruangannyamembenarkan masih banyak desadi Kabupaten Bandung yang belummendapatkan penerangan listrikpedesaan.“Tentu saja akan kita upayakanbaik dari bantuan pemerintahkabupaten ataupun pemerintahprovinsi, tentunya dengan carabertahap disesuaikan dengananggaran yang ada. Ya mudah-mudahan lama-lama masyarakatnanti akan mendapatkan programtersebut,” ujar Ratna.Ia menegaskan, desa-desatersebut akan diupayakan padaprogram tahun 2010 dan tahun yang akan datang.“Jika tidak terkaver tahunsekarang, kita upayakan padatahun 2011. Silakan buat proposalpengajuan pada Bapak, Bupati,dan Gubernur, nanti akan kitasampaikan sesuai dengan kuotadan anggaran yang ada daripemerinatah.
(Suhendar R)SUBANG,
 Medik om –
Enam anggotakomplotan pencuri kendaraanbermotor (curanmor) diringkusSatuan Reserse Krimial KepolisianResort Subang, Jumat dini hari (18/6). Dua di antaranya terpaksadilumpuhkan dengan timah panasdan satu penjahat lainnya babakbelur dihakimi massa karenaberusaha melawan saat akanditangkap.Dua penjahat yang ditembak yakni Agus Santoni (18), warga DesaSadawarna, Kecamatan Cibogo,Kabupaten Subang dan Somad(31), warga Kampung Telukbayur,Desa Karanghaur, KecamatanPabayuran Kabupaten Bekasi.Sementara korban yang dihakimimassa adalah Suntama alias Bram(35), warga Desa/KecamatanCibuaya, Kabupaten Karawang dantiga tersangka lainnya masing-
Pelaku Perampokan Mobil Dihadiahi Timah Panas
masing Wardani (19) wargaKabupaten Bekasi, Asep Sopian(25), warga Cibogo Subang, sertaCecep Supandi (27) warga DesaRengasdengklok Selatan,Kecamatan Rengasdengklok,Kabupaten Karawang.Berdasarkan informasi yangdikumpulkan
Medikom
, tersangka yang dijahar massa hingga beritaini diturunkan masih tak sadarkandiri di RSUD Ciereng. Demikian pula,satu penjahat yang menderita lukatembak masih dirawat di rumahsakit yang sama. Sementara empatrekan mereka digiring ke MapolsektaSubang untuk diperiksa lebihlanjut.Menurut Kepala Polres SubangAjun Komisaris Besar DadangHartanto, penangkapan komplotanpejahat itu berlangsung sekitarpukul 04.30 WIB. Waktu itu merekatengah menyatroni rumah YongkiSukmawan (27), warga PerumahanSukarahayu, RT 88/24, KelurahanKaranganyar Kecamatan Subang.Dua anggota pejahat tersebut yakniAgus Santoni dan Suntama bahkantelah masuk ke halaman rumahkorban mengincar Honda Jazzdengan No Pol D 1082 XG yangdiparkir di halaman rumah. Merekamasuk ke halaman rumah korbandengan cara menggunting gembokpagar.Namun, sebelum keduatersangka berhasil membuka pintumobil, aksi mereka keburudiketahui oleh warga setempat,Hada (19). Saat itu saksi langsungberteriak membangunkan pemilikrumah, sehingga para pejahatterkejut dan berusaha melarikandiri. Selain membangunkan pemilikrumah, teriakan Hada ternyatadidengar anggota polisi yang tengahberpatroli. Warga dan polisi itu punberupaya mengejar para pejahattersebut.Agus tertangkap setelah pahakanannya tertembus timah panas.Sementara, tersangka Suntamaberupaya bersembunyi di atasplafon sebuah rumah kosong dikompleks tersebut. Namun, diaterjatuh dan akhirnya dihakimimassa yang mengejarnya.Berangkat dari keterangantersangka Agus, polisi kemudianmenjebak empat tersangka lainnya yang berada di dalam mobil SuzukiAPV B 1145 EFC. Mereka menungguaksi kedua rekannya sekitar 1 kmdari lokasi kejadian. “Agusdiperintahkan menelefon merekaminta segera dijemput. Namun
Ke Halaman 11
CIAMIS,
 Med ik om
 – 
Kondisi Jalan Pemda mulai dari katorKecamatan Sidamulih Kabupaten Ciamis sampai Desa Cikalongsampai saat ini sangat memprihatinkan. Apalagi saat musimhujan, selain tampak seperti kubangan air layaknya kolam jugaada beberapa titik jembatan gorong-gorong yang sudah rusak.“Jalan Pemda sepanjang kurang lebih 5 km ini, belum jugaadanya perbaikan seperti halnya jalan pemda lainnya yang tahunke tahun mendapatkan perhatian,” celoteh pengemudi angkutandesa jurusan Pangandaran–Cikalong yang tidak mau disebutkannamanya kepada
Medikom
baru-baru ini.Pantauan
Medikom
, dari tahun 2004 sampai sekarang jalanpemda tersebut belum pernah diperbaiki oleh Dinas Binamarga,bahkan terkesan terabaikan.Buktinya, sudah empat tahun Pemerintah Desa Cikalongmengupayakan perbaikan jalan pemda ini denganmengoordinasikan dari tahun ke tahun melalui musrenbangdesdan musrengbang kecamatan. Namun sampai saat ini belumada titik terang akan perbaikan jalan tersebut.Menurut Kepala Desa Cikalong Maman Suparman, pemerintahdesa jauh sebelumnya telah berupaya untuk menanggulangiperbaikan jalan tersebut agar bisa melancarkan rodaperekonomian masyarakat. “Sampai-sampai dengan terbentuknyasuatu perkumpulan Asosiasi Pengusaha Cikalong (APC) yang baru-baru ini mengadakan musyawarah terkait penanggulanagan jalanpemda,” tuturnya. Alhasil, terkumpul 75 m
3
batu dari hasilswadaya dan pembuatan gorong-gorong yang memakan anggaran.Maman menegaskan, kalau tidak ada upaya perbaikan denganpasti, maka tahun yang akan datang roda masyarakat akanlumpuh. Maka dari itu, ia mengharapkan perbaikan jalan pemda
Jalan PemdaDitelantarkan
SUMEDANG,
 Medik om-
Berbagai kegiatan proyek di lingkungan BalaiPengelolaan Jalan Wilayah IV pada Dinas Bina Marga Provinsi Jawa Barat, khususnya di wilayah kerja Kabupaten Sumedang,saat ini menjadi sorotan berbagai pihak. Pasalnya, berbagai jenismaterial yang digunakan di sepanjang ruas jalan Sumedang-Wado, Sumedang-Cikaramas dan Cijelag-Cikamurang, didugatidak sesuai dengan spesifikasi yang telah ditentukan.Dugaan tersebut sepertinya bukan sekedar mengada-ada.Berdasarkan pantauan
Medikom
selama sepekan terakhir, fakta yang terlihat di lapangan rasa-rasanya sangat sulit terbantahkan.Hasil penelusuran
Medikom
di tiga ruas jalan dimaksud, material yang diragukan tersebut, seperti pasir dan batu belah yang tampakdi tiga ruas jalan tersebut seperti tumpukan batu “berlipstik”(berwarna mencolok). Pasir berwarna kemerah-merahandidatangkan dari kawasan Gunung Tampomas, Sumedang.Padahal, untuk kegiatan pengelolaan jalan Kabupaten Sumedangsaja, sejak tahun 2005 silam, material seperti itu sudah dinyatakantidak layak.Sejumlah pihak yang berhasil dikonfirmasi
Medikom
,mengungkapkan, material yang bersumber dari Gunung Tampomas Sumedang, seperti batu belah dan pasir yang berwarnakemerah-merahan tersebut, sangat tidak layak untuk proyekpeningkatan jalan, apalagi ruas jalan provinsi. “Untuk ruas jalankabupaten saja, material seperti itu sudah tidak layak,” ujarsumber
Medikom
di lingkungan Bina Marga Sumedang, yang tidakbersedia disebutkan identitasnya.
Material Proyek Bina Marga ProvinsiDipertanyakan
Pihak Berwajib DimintaTindak Lanjuti Dugaan Suap
Penduduk Miskindi Jabar MasihCukup Besar
 
Sisi Lain
Edisi 374 Tahun VII 21 s.d. 27 Juni 2010
2
Jawa Barat
SUKABUMI,
 Medik om
 –Wakil WaliKota Sukabumi HM Mulyono MMmeninjau korban banjir yang terjadipada hari Selasa, (15/6). KedatanganMulyono bersama Asda II H DedenSolehudin, Kepala Kansostek-PB,Kabag Kesra dan rombongan lainnyalangsung meninjau ke rumahpenduduk yang terkena musibahbanjir.Mulyono bersama rombonganlangsung memberikan bantuansecara simbolis berupa lauk pauk,beras dan uang. Sementara itu, diKampung Situawi, RW 02 KelurahanKarangtengah, KecamatanGunungpuyuh, Kota Sukabumi,hampir semua keluarga rumahnyakebanjiran. Bahkan beberapa sawah yang siap panen di sekitar rumahpenduduk tersebut, tampak sepertigenangan air sungai, disebakanmeluapnya aliran Sungai Ciseupanakibat tingginya volume sampah.Di kecamatan yang sama, kejadianbanjir yang lebih memilukan terjadidi Kampung Palasari RT 04 RW 03,rumah keluarga Jendi habis hampirterendam setinggi satu meter.Menurut Jendi, akibat luapan airtersebut semua isi rumahnya habisterendam. Bahkan soundsitem yangharganya Rp15 juta rusak.“Saat air sudah masuk, sayamenyelamatkan dulu keluarga.Karena air makin deras dan masukrumah, akhirnya saya keluar kendatisaat mau keluar saya kesulitan.Setelah hujan dan air mulai turun,ternyata barang-barang yang ada dirumah sudah tidak bisa
Sebagian sawah siap panen yang terendam banjir di Kampung Situawi Rw 02 Kelurahan KarangtengahKecamatan Gunungpuyuh Kota Sukabumi
Wakil Wali Kota SukabumiTinjau Masyarakat Korban Banjir
diselamatkan, seperti perabot rumahtangga, elektronik di antaranya TVdan soundsistem milik saya,”tuturnya.Dikatakan, banjir kemungkinandiakbibatkan pintu air tidak bisamenahan arus air yang derasditambah sampah. Ditambah lagi, ditengah-tengah jemabatan ada pipaPDAM yang menyumbat sampah.“Sampah ini bukan hanya sampahbiasa, melainkan seperti sampahbatang pohon pisang, ranting kelapadan lainnya. Itu sebabnya terjadibanjir di Sungai Ciseupan ini,”ujarnya. Jendi berharap, pintu air yang adapipa PDAM-nya segera dibetulkanatau dicarikan solusi agar tidakmenggangu arus air, sehinggakejadian yang memilukan ini tidakterjadi lagi. Tetangganya yang mempunyainasib yang sama, Cucup Supriatnamenerangkan, setelah air masuk kerumahnya, bukan hanya perabotanrumah tangga saja yang rusak dansebagian hilang, tembok dapurnyapun jebol karena tidak kuatmenahan arus air yang begitu deras.“Ketika air masuk ke rumah saya, yang pertama saya selamatkan duludua anak dan istri saya, karena saatitu saya menahan air denganmenggunakan lemari yang ada dirumah. Karena tidak kuat, saya punkeluar rumah, dan yang lebih parahlagi tembok sebagian rumah saya jebol karena tidak kuat menahantingginya air yang masuk ke rumah,”terangnya.Ia berpesan kepada camat, lurahdan pemerintah setempat secepatnyamencari solusi agar air yang beradadi Sungai Ciseupan tidak meluap lagiketika datang hujan seperti yangterjadi sekarang ini.Banjir juga terjadi bukan hanya diKecamatan Gungpuyuh, melainkandi Kelurahan Sukakarya, KecamatanWarudoyong. Selain puluhanpemukiman warga, hektaran sawahgagal panen karena terendam banjirdan longsor. Berdasarkan laporansementara dari dua kecamatantersebut, tercatat selain musibahbanjir juga terjadi tanah longormenimpa belasan RT di dua wilayahtersebut.Wakil Wali Kota Sukabumididampingi Asda II H DedenSolehudin, Kepala Dinas Sostek-PB,Kabag Kesra, usai memberikanbantuan secara simbolis, mengakuprihatin atas musibah tersebut.“Selain faktor alam, musibah initerjadi karena minimnya infrastruk-tur irigasi, penyempitan aliran sungaidan perilaku warga yang membuangsampah ke sungai. Untuk itu, kitaakan membuat kajian untukpenanganan jangka pendek dan jangka panjang,” tandas Mulyono.Ketika disinggung mengenaiadanya pipa PDAM yangmenghalangi di pintu air Ciseupan,Mulyono mengatakan, pihaknyasudah memanggil PDAM, dannantinya mereka akan mencarisolusi, melibatkan kecamatan,kelurahan, PU, LPM dan masyarakatsetempat.
(Arya)CIAMIS,
 Medik om
 – 
Memeriahkan Hari Jadi Kabupaten Ciamis ke-368,panitia PHBN Kecamatan Purwadadi menggelar turnamen bola voli putradan putri antardesa se Kecamatan Purwadadi, Minggu (13/6) di lapanganBola Voli Galuh Cigobang Purwadadi. Turnamen dengan sistem gugur ini, diikuti oleh beberapa tim darimasing-masing desa yang berada di wilayah Purwadadi.Menurut KetuaPenyelenggara Kegiatan Agusman, acara ini sengaja digelar guna mencaribibit-bibit muda berpotensi yang bisa membawa Kecamatan Purwadadike tingkat kabupaten atau provinsi.“Ya, setidaknya mempunyai atlet perwakilan daerah dan sekaligusmemeriahkan Hari Jadi Kabupaten Ciamis yang ke-368. Acara inimemperebutkan piala tetap, trofi, penghargaan, dan uang pembinaan,”ujar Agusman.Selain perwakilan desa, perwakilan dari kecamatan dan PGRI punturut menurunkan timnya. Namun sayang, dalam babak penyisihantim kecamatan dikalah kan oleh tim PGRI dengan skor 2-1.Dari pagi hingga sore acara terus berjalan tanpa ada kendala apapun.Akhirnya muncul juara 1 putri diraih oleh Desa Karang Paningal yangmenang telak atas lawannya Desa Purwadadi. Sama juga dengan timputranya, Desa Karang Paningal berhasil menjadi juara.Bukan hanya itu, guna menyongsong HUT RI yang ke-65, panitiaPHBN pun akan menggelar beberapa kegiatan perlombaan dari bidangpendidikan agama dan olahraga lainnya.
(Herman)
HUT Ke-368 Kabupaten Ciamis
PHBN PurwadadiGelar TurnamenBola Voli Antardesa
MAJALENGKA,
 Medik om
 – 
DPRD Majalengka mendorong eksekutif untuksegera mengajukan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) tahun 2011 agarpembahasan bisa dilakukan dengan maskimal. Dengan demikian, semuaprogram dilakukan dengan matang di samping pengajuan KUA sesuaituntutan konstitusi.Menurut pimpinan DPRD Majalengka H Zack Jakaria Iskandar, Nasirserta anggota dewan lainnya Pepep Saepul Hidayat, Jumat (18/6),berdasarkan aturan, KUA harusnya sudah disampaikan ke dewan palinglambat bulan Juni sesuai amanat UU. “Selama ini pengajuan KUA selalusaja telat disodorkan eksekutif sehingga dewan tidak leluasa melakukanpembahasan karena waktu yang selalu mepet. Kondisi tersebut akibatpengajuan KUA yang kerap kali lambat disampaikan kepada DPRD. Saatini saja kabupaten lain sudah mengajukan sementara KabupatenMajalengka belum,” ungkap H Zack.Menurut Zack, jika pembahasan KUA kembali dilakukan di akhirtahun, maka kembali dewan akan ikut dipersalahkan oleh masyarakat,karena tidak menutup kemungkinan bakal banyak aspirasi masyarakat yang tidak akan terakomodir. Dan dewan pada akhirnya akan ikutdipersalahkan.Menurut Pepep, sebelum mengajukan KUA harus terlebih dulumelakukan pembahasan dan sinkronisasi antara Rencana Pembangunan Jangka Menengah Negara (RPJMN) dan Rencana Pembangunan JangkaMenengah Daerah (RPJMD). Jika terjadi perbedaan apakah KabupatenMajalengka akan menyelaraskannya dengan RPJMN atau tidak, atau jika terjadi perbedaan hanya akan membuat catatan saja untukditindaklanjuti kemudian. Setelah itu baru melakukan pembahasan KUA.“Saya pikir harus ada kajian antara eksekutif dengan dewan, seberapabesar sinkronisasi antara RPJMN dengan RPJMD, sehingga nanti adapenyelarasan antara RPJMN dan RPJMD,” ungkap Pepep serayamenyebutkan, jika KUA tidak segera diajukan ke dewan, maka akhir tahunakan banyak agenda yang harus dikerjakan yang sama pentingnya danberpengaruh terhadap pembangunan dan anggaran. Seperti halnyamelakukan pembahasan perubahan anggaran dan beberapa persoalanlainnya. “Makanya untuk merancang sebuah kebijakan harus benar-benarmatang karena ini menyangkut pembangunan masyarakat,” kata Pepep.Nasir menyebutkan, persoalan tersebut telah dibahas di Banmus, untuksegera ditindaklanjuti, agar pengalaman sebelumnya tidak terus terulang.Pembahasan anggaran kerap kali terlambat sehingga dewan selaludisudutkan pada persoalan yang cukup dilematis. Hingga akhirnyapembahasan anggaran tidak dilakukan secara matang. Akibatnya banyakprogram yang harusnya menjadi prioritas menjadi terabaikan akibatketidaktelitian di pembahasan. “Kita seringkali dipaksa untuk menyetujuianggaran-anggaran yang diajukan eksekutif tanpa mengkaji secara matangseberapa besar dampaknya buat masyarakat,” ungkap Nasir.
(Jur)
Seharusnya KUA Disampaikan ke DewanBulan Juni
CIMAHI,
 Medik om–
Persoalan yangdianggap sepele bisa membawapetaka. Karenanya, berhati-hatilahdalam bersikap. Hal itu dialamiUci. Karyawan PT Harmoni Utama Textil yang beralamat di kawasanindustri Jalan Cibaligo, KotaCimahi ini, terpaksa haruskehilangan pekerjaan yang sudahia geluti selama 20 tahun.Pangkal masalahnya, Ucimenegur stafnya bernama Minkarena bolos bekerja tanpapemberitahuan. Saat menegurMin, Uci menyentil tubuh wanitatersebut dengan alat yang biasadipergukan untuk bekerja sehari-hari. Karena tidak bisa menerimaperlakuan Uci, Min lalumelaporkan permasalahan itukepada suaminya yang kebetulanbekerja di kawasan yang samanamun perusahaan berbeda.Suami Min pun berang dengansikap Uci terhadap istrinya.Uci tidak menyangka jikapersoalan yang dianggapnyasederhana mendapat reaksi yangserius. Sadar akan kesalahannya,Uci meminta maaf kepada Mindan suaminya. Saat itu,permasalahan dianggap sudahselesai. Sebab, permintaan maaf Uci sudah diterima oleh pasangansuami istri tersebut.Hanya saja, berselang beberapahari kemudian, Uci dipanggil Yud,Kepala Personalia perusahaantempat Uci bekerja. Menurutpenjelasan Uci kepada wartawan,Yud menilai permasalahan Ucidengan Min belum selesai,lantaran Min dan suaminya telahmelaporkan Uci kepada pihakberwajib. Untuk itu, daripada
Bos PT Harmoni Utama Textil“Intimidasi” Karyawan
ditangkap dan dimasukkan kedalamsel, menurut Yud, dirinya lebih baikmengundurkan diri.“Untuk menghindaripermasalahan hukum, Pak Uci lebihbaik mengundurkan diri. Kalausudah mengundurkan diripermasalahan dianggap selesai,karena Min kata Yud tidak maubertemu dengan Uci,” ujar Ucimenirukan pembicaraan Yud.Akhirnya, karena takut dihukum,Uci meminta ke salah seorangrekannya agar dibuatkan suratpengunduran diri. “Teman saya yangbernama Yuniman yang menulissurat pengunduran diri saya. Sayaterpaksa mengundurkan diri karenasaya takut Pak. Saya ini orang kecil,saya ini orang yang tidak punya apa-apa dan saya sangat takut kalausudah berurusan dengan hukum. Jadi, saya menuruti saja permintaanBapak Yud,” imbuhnya.Marthin Beny SH, kuasa hukum yang ditunjuk keluarga Uci, kepada wartawan menjelaskan, pihaknyasudah datang ke PT Harmoni denganbaik-baik agar permasalahandiselesaikan secara baik-baik pula.“Tapi pihak perusahaan tetap padapendirian dengan alasan bahwaklien kami telah mengundurkan diri.Perusahaan malah menantang kitaagar permasalahan ini dibawa ke jalurhukum,” ujar Marthin.Marthin menyesalkan perilakuperusahaan yang sulit dihubungi danselalu menghindar. Ia menegaskan,seharusnya pihak perusahaan tidakboleh mengintimidasi, apalagimenakut-nakuti.“Kalau memang benar Min telahmelaporkan Uci kepada pihakkepolisian, saya pikir tidak salahkalau benar dilaporkan.Pertanyaannya sekarang, dalam halperbutan apa, bukti laporanya mana,saksinya siapa, ya harus jelas dong.Kalau benar terbukti, biarkan sajaPak Uci dihukum. Akan tetapi tidaksemudah itu. Hukum kan harus adapembuktian, ya tidak bolehseenaknya menuduh,” kilahnyaseraya menambahkan,permasalahan ini juga telahdilaporkan ke Disnaker Kota Cimahi. Tidak hanya menggunakanpengacara, Uci dan keluarganya telahmelaporkan permasalahan tersebutke DPRD Kota Cimahi. Uci sengajamendatangi kantor DPRD Cimahiguna melaporkan peristiwa yangdialaminya. Uci langsung diterimaoleh Ketua Komisi IV Masrokhan sertabeberapa anggota komisi IV.Kepada wartawan, Masrokhanmengatakan, “Seharusnya hal initidak perlu terjadi. Pihak perusahaantidak boleh memecat begitu saja,apalagi mengintimidasi danmenakut-nakuti. Saya pikir semuaharus memakai aturan. Seorangkaryawan yang sudah masa kerja 20tahun, tentunya tidak segampangitu. Untuk itu, hal ini akan segerakita tidak lanjuti. Kita akan konfrontirdulu kepada pihak perusahaan, danlaporan ini secara resmi kami terima.”Sayangnya, beberapa kali pihakperusahaan dihubungi wartawan,selalu tidak berada ditempat.Seseorang yang mengaku bernamaAnggi sebagai wakil personalia hanyamenjanjikan untuk memberikanklarifikasi terhadap wartawan.Namun, hingga berita ini dibuat,Anggi tidak pernah mengangkattelepon selulernya, walau sudahberulang-ulang dihubungi.
(Fredy HS) TASIKMALAYA,
 Medik om
 – 
Kondisifisik Masjid Agung Manonjayapacagempa bumi pada tanggal 2September tahun lalu, sampaisaat ini belum juga mendapatkanrehabilitasi. Padahal menurutsejarah, masjid yang didirikan padatahun 1832 ini masuk ke dalamBadan Kepurbakalaan, atau salahsatu situs cagar budaya masjidtertua di wilayah Kabupaten Tasikmalaya.Pada acara kontes ternak tingkatProvinsi Jawa Barat yang dihadirioleh Gubernur Jawa Barat AhmadHeyawan, Bupati Tasikmalaya DrsH Tatang Farhanul Hakikm MPdmenyampaikan bahwa di belakang
Gubernur Akan Bantu RenovasiMasjid Agung Manonjaya
podium acara ini berdiri Masjid AgungManonjaya yang rusak pascagempabumi tahun lalu belum diperbaiki.Masalahnya, terbentur dana untukmerenovasi masjid kebanggaan warga Tasikmalaya.Namun demikian, PemerintahKabupaten Tasikmalaya sudahmenyiapkan dana sebesar Rp1 miliardari bantuan APBN dan dari APBDRp250 juta. Jadi Rp1,25 miliar yangsudah ada dananya. Sementara totalanggaran yang dibutuhkan mencapaiRp3 miliar lebih. Jadi masih adakekurangan dana sekitar Rp1 miliarlebih. Untuk itu, Bupati memohonsisanya dibantu Gubernur Jabar padatahun ini.Permintaan membantu sisaanggaran Masjid Agung Manonjaya yang memiliki gaya arsitektur khasitu, langsung direspons olehGubernur Jabar Ahmad Heryawan.Dia berjanji akan membantuanggaran kekurangan biaya renovasiMasjid Agung Manonjaya itu.Gubernur menargetkan tahun inirenovasi masjid harus rampung.“Terlepas bangunan masjid itusebagai cagar budaya, yang namanyamasjid tetap harus menjadi tanggung jawab umat Islam. Terus terang sayabaru tahu sekarang mengenai kondisi yang menimpa Masjid AgungManonjaya,” katanya.
(A Cucu)
CIAMIS,
 Medik om
 –Majelis AgamaKhonghucu Indonesia(MAKIN) mengelar acarasembahyang. Acararutin tahunan kali ini,dilaksanakan di pingirpantai, tepatnya diujung tol (tol gate)Pantai BaratPangandaran, Rabu(16/6).
Ratusan umat Khonghucuanggota MAKIN dari Ciamis,Banjar, dan Tasikmalaya denganhikmat mengikuti sembahyang.Berbagai sesaji unik khasKonghucu tampak memenuhipantai. Sesaji tersebut, dibuangsedikit ke laut, dan sesaji yang laindibagikan untuk umat MAKIN.Beberapa perlombaan danpertunjukan juga digelar. Salahsatunya tarian khas Tiong hoa,barongsai.Ketua MAKIN Yucki Halimkepada
Medikom
mengatakan,tanggal 5 Juni ini bertepatandengan perayaan Pek Cun/TwanYang. Tanggal 5 bulan 5 Imlek, saattengah hari yaitu pukul 11.00sampai dengan 13.00, bagimasyarakat Tionghoa khususnyaumat agama Khonghucumerupakan saat suci untukbersujud ke hadirat Hian, Tuhan
MAKIN Adakan Sembahyangdi Pantai Pangandaran
Yang Maha Esa.“Di sini kita mengenalnya dengannama perayaan Go Gwee Cee Go atauHari Raya Tanggal 5 BulanKhongculik/Imlek. Hari raya ini jugadisebut Twan Ngo, yang artinya saattengah hari, yaitu pada pukul 11,00sampai dengan pukul 13.00. Jadiperayaan ini tepatnya saat tengahhari, makanya acara ini dilakukanpada tengah hari,” terang LuckiHalim.Dikatakan, saat Twan Yang, yaitusaat matahari benar-benarmelambangkan curahnya rahmat, Tuhan Cahaya Matahari adalahsumber kehidupan, lambang rahmatdan kemurahan Tuhan atasmanusia dan segenap makhluk didunia. Maka Twan Yang, adalah saat yang sangat tepat untuk bersuci,bermandi, bersujud, danmenyampaikan sembah syukurkepadanya.Saat Twan Yang, jelas dia, umat Tiong Hoa juga berkeyakinan sebagaipuncak rahmat Tuhan, melaluipancaran cahaya matahari yangpaling keras, sehingga timbulkepercayaan, saat Twan Ngo, segalamahluk dan benda akanmendapatkan curahan, karunia yangpaling besar, dan percaya bahwa daunramuan obat-obatan yang dipetiksaat itu, sangat besar khasiatnya. Telur ayam pun yang ditegakkan, saatitu akan dapat berdiri tegak lurus.Maka saat Twan Yang, banyakmelaksanakan lomba mendirikantelur ayam.Masih menurut Yucki , hari rayaini juga dinamakan Pek Cun, yangartinya merengkuh dayung ataumengayuh perahu. Makanya di hariitu banyak diadakan lomba perahuhias dan lomba perahu dayung.Yucki menuturkan, terkait dengansebuah kisah, pada hari Twan Yangdi zaman Cian Kok (zaman setelah wafat nabi Khongchu) bertepatandengan hari Twan Yang, pada tanggal5 bulan 5 Imlek, Khut Gwan (seorangmenteri yang patriotik) mendayungperahunya ke tengah Sungai Bik loo,sambil dan selalu menyanyikan lagudan sajak ciptaannya.Lagu dan sajak ciptaannya itubanyak dikenal masyarakat sekitar, yaitu ungkapan kecintaannya kepadatanah air, dan rakyatnya, yangmembuat orang tertengun dansimpati. Di sana ia menerjunkandirinya ke dalam danau yang berairderas. Rekan-rekannya mencari,namun jenazahnya tidak dapatdiketemukan.Maka pada tahun berikutnya, disaat Twan Yang, rekan-rekan danmasyarakat setempat bersama paranelayan beramai-ramai mendayungprahunya ke tengah danau Bik loountuk mengenang Khut Gwan, sangpatriotic sejati, sang menteri setia yang sangat bersahaja.Mereka juga membuang kue dariberas ketan berisi daging babi yangdibungkus daun bamboo (bakcang) yaitu kesukaan sang menteri.Sehingga, tradisi ini terusberlangsung dari tahun ke tahunsetiap tanggal 5 Go Gwee, diperingatisebagai hari kehidupan yaitupengenangan kepada Khut Gwan.“Dan karena juga sering diadakanlomba perahu naga dan lombamendayung perahu, maka disebut juga Hari Pek Cun,” urainya.Ia berharap, dengan dirayakan hariraya ini akan membawa berbagaiberkah bagi umat Konghucu,terutama anggota MAKIN. Salahsatunya berkah keselamatan,kesehatan, kesejahteraan,kedamaian, dan akan menanamkanrasa cinta serta semangat terhadaptanah air yang harus tumbuh danberkembang juga subur dalam hati.
(Ipan)CIAMIS,
 Medik om
 –Pembagian danauntuk korban gempa di KabupatenCiamis mendapat perhatian DPRDsetempat. Karenanya, DPRDKabupaten Ciamis menggelarpertemuan dengan para camat se-Kabupaten Ciamis, Rabu (16/6) digedung DPRD Kabupaten Ciamis.Pascapertemuan tersebut, CamatBanjarsari Drs Uga Yugaswara SSosMSi, Jumat (18/6) mengadakan rapatkoordinasi dengan seluruh kepaladesa di Kecamatan Banjarsari untukmenyampaikan hasil pertemuandengan Komisi IV DPRD Ciamis.Sedikitnya 19 kepala desa diKecamatan Banjarsari menghadirirapat koordinasi (rakor) yangdilaksanakan, di Aula Desa Ciulu,Kecamatan Banjarsari itu.Hadir pada rakor, KapolsekBanjarsari AKP Asep KH Baehaqi danKapten R Djuhana. Intinya,membahas berbagai permasalahanmenyangkut kinerja kepala desadalam melaksanakan tugas dantanggung jawabnya.Camat Banjarsari Drs UgaYugaswara SSos MSi saat dihubungi
Medikom
melalui telepongenggamnya, Minggu (20/6)mengatakan, pertemuan tersebutmerupakan penyampaian hasilpertemuan seluruh camat denganpihak DPRD Kabupaten Ciamis. Adatiga hal pokok yang disampaikandalam pertemuan tersebut,khususnya kepada para kepala desa.
Pertama
, dewan akan menelusuri keBNPD Provinsi dan BPBD KabupatenCiamis, terkait dengan kepastianbantuan tahap kedua untukKabupaten Ciamis, baik bantuanuntuk termin kedua maupunbantuan lanjutan dan tambahan.
Camat Banjarsari BahasMasalah Bantuan Gempa
Untuk hal ini, nantinya pihak BPBDKabupaten Ciamis yang akanmenjelaskan. “Sedang untuk besaranbantuan untuk termin kedua nanti,itu pun belum bisa diketahui berapabesarannya dan kepastian kapan waktunya,” ujar Uga.
Kedua
, untuk data yang saat inibelum tersentuh dengan bantuanharus lebih diakuratkan lagi.Bahkan, jelas Uga, Komisi IV DPRDKabupaten Ciamis menyarankanguna validasi data ke depan harusdilakukan
dor to dor
. Harapannya,ke depan tidak terjadi lagi masalahseperti yang saat ini muncul.“Ketiga saya menyampaikankepada kepala desa, untuk data-data yang belum terbantu untukditertibkan kembali, sambilmenunggu juknis dari BPBDKabupaten selanjutnya. Sementara jika ada persoalan yang berkaitdengan pelanggaran hukum, apabiladiketahui ada pemotongan, sayasarankan kepada masyarakat untuklangsung melaporkannya ke pihakkepolisian,” tegas Uga Yugaswara.
(Herz)
 “Sedang untuk besaran bantuanuntuk termin keduananti, itu pun belumbisa diketahuiberapa besarannyadan kepastian kapanwaktunya,” ujarUga.
MAJALENGKA,
 
 Med ik om
-H AdeRahmat Ali yang sebelumnyamenjabat sebagai Kepala DinasPerhubungan dilantik menjadiSekretaris Daerah KabupatenMajalengka, Senin (14/6). Ademenggantikan H Herman Senjaya yang menjalani masa pensiun sejaksatu Juni lalu. Kepala DinasPerhubungan untuk sementaradijabat oleh salah seorang staf ahlibupati Aeron Randi.Hadir pada acara pelantikanseluruh pejabat eselon II dan III, tokohmasyarakat dan muspida sertakeluarga dekat H Ade Rahmat Ali.Pada acara pelantikan, BupatiMajalengka H.Sutrisno meminta agar
 Ade Rahmat Dilantik Menjadi Sekda
Sekda yang baru dilantik bisamelakukan pembinaan terhadapsemua PNS yang ada di KabupatenMajalengka serta mampumempererat tali persatuan di antaraPNS itu sendiri, serta jangan sampaipegawai menjadi terkotak-kotak.“Satukan dan berdayakan wargaorganisasi Korps Pegawai Negeri Sipil(Korpri) sebagai organisasi indukpegawai. Sekda sebagai pembina PNSagar membina pegawai untuk monoloyalitas dan tidak ada yangmelakukan upaya sub ordinasitrehadap kebijakan pemerintahdaerah,” ungkap H Sutrisno padaacara pelantikan Sekda di GedungYudha Karya Abdi Negara serayameminta sekda agar mampumewujudkan reformasi birokrasiKabupaten Majalengka. Hal inidalam rangka membangunaparatur agar lebih berdaya gunamengemban tugas pemerintahandan pembangunan sertapemenuhan pelayanan publik.“Reformasi ini harusmenyeluruh terutamamenyangkut aspek kelembagaan,ketatalaksanaan dan sumber dayamanusia aparatur. Dengandemikian, birokrasi yang bersih,efisien, efektif, dan produktif bisatercapai sebagaimana yangdiharapkan,” ungkap H Sutrisno.
(Jur)
Kepengurusan BMI se-KabupatenMajalengka Siap Dikukuhkan
MAJALENGKA,
 Medik om
-BantengMuda Indonesia (BMI) adalah salahsatu organisasi kepemudaan yangterlahir bersama Partai DemokrasiIndonesia Perjuangan (PDIP) dengantujuan membina generasi mudaIndonesia agar bisa berkarya secarapartisipatif dan inovatif dan mengertiapa arti dari demokrasi dan bisamemberikan suri tauladan kepadagenerasi yang lainnya maupun kegenerasi yang akan datang.Menurut Ketua DPC Banteng MudaIndonesia, Tarsono, untuk Kabu-paten Majalengka, pengurus DPCmaupun pengurus lainnya, sepertiPAC (pengurus anak cabang) dananak ranting, susunan kepengu-rusannya semua sudah beres sehing-ga sudah siap untuk dilakukan pe-ngukuhan sesuai yang direncanakan.Dijelaskan Tarsono, untuk daerahpemilihan 1, pengurus PAC dan anakranting sudah dikukuhkan.Sedangkan pada bulan Juni ini,dikukuhkan dua daerah pemilihan, yakni dapil 3 dan dapil 4 yang meliputiKecamatan Cigasong, Majalengka,Panyingkiran, Kadipaten, KasokandelDawuan, sebagai dapil 3. SedangkanKecamatan Kertajati, Ligung, Jatitujuh, dan Kecamatan Jatiwangisebagai dapil 4.“Tiap-tiap desa mengirimkan 11orang pengurus PAC dan 9 orangpengurus anak ranting. Pengukuhandilakukan di Jatiwangi sekaligusmemperingati Hari Lahirnya Pan-casila 1 Juni, Hari Jadi Majalengka yang ke 520,” jelas Tarsono.Lebih lanjut Tarsono mengatakan,selain tiga agenda disatukan jugadilakukan pemberian sembakoterhadap 700 orang tukang becak se- Jatiwangi, dan sunatan massalkepada 10 orang anak dari keluarga yang kurang mampu. Hal tersebutsebagai
kadeudeuh
dari keluargabesar Banteng Muda Indonesiaatau kepedulian terhadapmasyarakat, walaupun nilainyatidak seberapa.“Untuk pengukuhan Dapil 2 dan5, Insya Allah akan dilaksanakanantara bulan Juli-Agustus tahunini. Walaupun Banteng MudaIndonesia umurnya belum genapsatu tahun, anggota sudahtersebar di tiap-tiap desa diKabupaten Majalengka. Kamiberharap kepada semua anggotaBanteng Muda Indonesia bisamenjaga nama baik organisasi danbisa menjaga kesatuan danpersatuan bangsa demi keutuhanRepublik Indonesia yang kitacintai, dan bisa menjunjung tinggidemokrasi yang sedang berjalan,”pesannya. (
 Tang
/
 Jur
)
 
Lintas Kota
3
Edisi 374 Tahun VII 21 s.d. 27 Juni 2010
BANDUNG,
 Medik om
 –Sebagai wujudkeberlanjutan kebijakan danprogram pengembangan ekonomikerakyatan yang berkeadi-lan, sekaligus melaksanakanamanat Perda Kota Bandung No 8 Tahun 2008 tentang RencanaPembangunan Jangka Panjang(RPJP) 2005-2025 dan Perda KotaBandung No 9 Tahun 2009 tentangRPJMD, di Tahun Anggaran (TA)2010 Pemerintah Kota (Pemkot)Bandung kembali kucurkan Rp7,5miliar untuk 14.245 proposal danahibah Bantuan Wali Kota KhususKemakmuran (Bawaku Makmur).Bantuan dalam bentuk fasilitasipermodalan itu, diberikan kepada14.168 pemohon perorangan, 57pemohon kelompok dan 20koperasi. Diserahkan Wali KotaBandung H Dada Rosada di Pendopo Jalan Dalem Kaum Bandung,sekaligus launching Bawaku Sehat2010, Jumat (18/6).Dada menyatakan, pemohon yangbelum kebagian tidak perlu khawatir,Pemkot secara bertahap akan terusberupaya merealisasikannya. KarenaBawaku Makmur merupakan upayapemkot meringankan beban masya-rakat dalam pemenuhan kebutuhandasar hidupnya terutama ekono-minya. Bantuan diharapkan, dapatmemberikan manfaat kepada ma-syarakat, minimal dapat menun- jang kebutuhan dasar lainnya baikpendidikan anak-anaknya maupunkesehatan keluarga.Iding (75) warga Cijawura saatdialog dengan Dada menyatakan,dirinya merasakan berat bebanhidup sebagai tukang beca denganrata-rata penghasilan Rp20.000/hari. Terlebih diusianya yang senja,diakuinya kadang narik kadang
Pemkot Kembali Kucurkan Rp7,5Miliar untuk Bawaku Makmur
tidak. Bantuan Rp500.000 yangditerimanya akan dibelikan becak
second
untuk disewakan sehinggabisa menambah penghasilan. Itu puntidak cukup karena harga becak
second
paling murah Rp600.000.Mendengar hal ini, Dada langsungmengeluarkan dompet danmenambahkan dari uangpribadinya.Sementara Rika (25) wargaAntapani, dengan modal awal Rp2,5 juta termasuk pembuatan rodadorong, membuka usaha jualan nasikuning berkeliling. Dari modalRp100.000 per harinya, mendapatkeuntungan Rp50.000. Bantuan yang diterimanya akandimanfaatkan sebagai tambahanmengembangkan usahanya.Asisten AdministrasiPerekonomian dan PembangunanKota Bandung H Ubad Bakhtiarmenuturkan, Pemkot Bandung di2008 sebelumnya telah menyalurkanBawaku Makmur Rp36,5 miliar yangdialokasikan bagi 51.019 pemohon.Pada 2009 disalurkan Rp11 miliaruntuk 20.516 pemohon. Ditambahpenyaluran di 2010, maka BawakuMakmur hingga kini telah disalurkanlebih dari Rp47,529 miliar dengan71.535 penerima bantuan.Ubad menambahkan, di 2009diakuinya terjadi lonjakan pemohonmencapai 139.061 yang dinyatakanlolos penilaian verifikasi dengan totalnilai rekomendasi Rp764,09 miliarlebih. Masih terdapat calon penerimasebanyak 118.545 pemohon dengannilai rekomendasi Rp69,03 miliar. Terkait kriteria penerima, Ubadmenjelaskan, pelaku usaha mikromaupun kelompok usahadiutamakan yang belum pernahmenerima Bawaku Makmur. Jugadipersyaratkan harus warga yangmemiliki KTP Kota Bandung, lokasiusaha tidak melanggar Perda K3,kegiatan usaha berada di KotaBandung dan tidak bertentangandengan ketentuan umum sertamempunyai prospek baik. Besaranbantuan bervariatif minimalRp500.000 disesuaikan dengan jenisdan prospek usahanya.Sedangkan untuk koperasi,diutamakan koperasi primer yangtelah berbadan hukum, belumpernah menerima Bawaku Makmur,koperasi aktif yang melakukan RAT sedikitnya 2 tahun berturut-turut,berkedudukan di Kota Bandung,menyerahkan hasil laporanpemeriksaan pengawas internal.Besaran bantuan minimal Rp5 juta. Terkait Bawaku Sehat, Ubadmenuturkan, Pemkot Bandung di TA 2010 juga mengalokasikan danaRp20 miliar. Diperuntukankhususnya bagi warga miskin di luarkuota Jaminan KesehatanMasyarakat (Jamkesmas) untukmendapatkan pelayanan kesehatanpada tingkat dasar, rujukan diseluruh puskesmas dan rumah sakit yang ada di Kota Bandung.Untuk itu, kepada 12 rumah sakit,4 puskesmas dan 1 balai kesehatan,Dada menyerahkan pula BawakuSehat senilai Rp6,343 miliar untukpembayaran klaim pelayanankesehatan masyarakat miskin KotaBandung tahap II. Di antaranyasimbolis diserahkan kepada RSHasan Sadikin, RS Bungsu, RS AlIslam, RS Kebon Jati, RS Muham-madiyah, RS Rajawali, RS Immanuel,RS Advent, RS Santosa Interna-tional, Puskesmas Citarip, Puskes-mas Ibrahim Adjie, Puskesmas Ca-ringin, dan Puskesmas Garuda.
(Dudi)CIMAHI,
 Medik om
-Akhir tahun 2009lalu, DPRD Kota Cimahi membelimobil Nissan X-Trail yang harga perunitnya Rp300 juta melaluianggaran biaya tambahan (ABT).Konon, mobil berplat hitam tersebutadalah kendaraan dinas ketuaDPRD serta wakil ketuanya.Mengawali tahun anggaran 2010ini, DPRD Kota Cimahi kembalibelanja mobil. Tidak tanggung-tanggung, kali ini Dewan yangterhormat dan dipercaya rakyat inimembeli 16 unit Toyota Rush. Mobil yang akan dipakai ketua, wakil ketua,komisi beserta sekretaris, ini perunitnya berharga Rp196 juta untuk jenis automatic dan Rp173 juta jenismanual.Menurut Wakil Ketua DPRD KotaCimahi Achmad Zulkarnaen, dalamAPBD 2010 terdapat anggaran untukmembeli mobil. Karena mobil yang
Wow, Pemeliharaan 11 Unit Mobil Rp2,6 M
Kantor DPRD Dipenuhi Mobil Baru
lama sebanyak 11 unit, untuk biayapemeliharaannya sebesar Rp2,6miliar per tahun, maka menurutnya,sudah lebih baik membeli kendaraanbaru.Menanggapi pembelian mobil baruuntuk DPRD Kota Cimahi, KetuaUmum LSM Pemantau KinerjaAparatur Negara (Penjara) AchmadFahry, mengatakan, saat ini rakyathanya bisa melihat dan mendengar janji-janji para politikus yang sudahduduk di singgasana, kursi DPRD.Mereka tidak malu ketika memintadukungan dari masyarakat agar bisamenjadi anggota DPRD. “Hati-hatiterhadap janji. Jangan sampairakyat bertindak. Buat apa belikendaraan, apa yang sudah diper-buat oleh DPRD Kota Cimahi terha-dap masyarakat, khususnya masya-rakat Kota Cimahi, terlebih terhadapkonstituennya,” kata Achmad.“Yang terpenting saat ini adalah wujud nyata dari apa yang pernahdijanjikan. Toh kendaraan yang lamamasih sangat layak untukdipergunakan. Apalagi Kota Cimahi yang hanya tiga kecamatan. Maudibawa ke mana mobil semahal itu!Mau gagah-gagahan, atau supayabisa dipergunakan oleh kelurganya!”sindirnya.Informasi yang diterima oleh wartawan
Medikom
, Ketua DPRDKota Cimahi Ade Irawan memintaagar salah satu mobil yang baru dibelidipakai untuk keperluankeluarganya. Uniknya, mobil dinasketua dan wakil ketua, jenis NissanX-Trail sampai saat ini masihmenggunakan plat hitam. Demikian juga ke-16 mobil Toyota Rush yangbaru dibeli, saat ini semuanyamenggunakan plat hitam.(
Fredy HS
)
BANDUNG,
 Med ik om
 – 
Kemajuansebuah bangsa ditentukan perkem-bangan taraf peradaban dalamrangka pelestarian budaya dankekayaan sejarah tradisi paraleluhur. Oleh karena itu, pengayaan,perlindungan dan pelestariannyasebagai jati diri mesti terus dilakukansecara berkesinambungan. Pernya-taan ini dikemukakan Kadisparbud Jabar Ir Herdiwan MM dalamketerangan persnya baru-baru ini.Menurut Herdiwan, wahanapembelajaran seluruh kekayaanbudaya menjadi kewajibanpemerintah sebagai fasilitator danregulator untuk merangsangapresiasi masyarakat terhadap nilaikesejarahan dan budaya bangsa.Salah satu kebijakan strategis yang dilakukan adalah memfasilitasi
Merekatkan Kekayaan Budayadengan Masyarakat
segala sarana prasarana yangdibutuhkan. Semua itu, untukmendukung upaya merekatkannyadengan masyarakat sebagai sebuah jati diri dalam merespons segalaperkembangan budaya.“Penyempurnaan secara fisikdalam bentuk sarana dan prasarana yang dibutuhkan seperti pengucurandana secara langsung terus menjadianggaran prioritas seperti yangdianggarkan dalam APBD Jabar2010,” ungkapnya serayamenambahkan, gerakan cintabudaya dan benda purbakaladiharapkan bisa merangsangpartisipasi dan tanggung jawabseluruh
stakeholder
baik pelakuusaha maupun masyarakat.Sebab, peran serta masyarakatmenjadi lokomotif dalammemberikan kontribusipengembangan dan revitalisasiseperti wisata edukatif ke museum.Sehingga secara sinergis harus terusdiupayakan, agar sejalan dengankebutuhan masyarakat berbudaya yang berpegang teguh pada nilai-nilaimoral. Karena, perkembanganteknologi informasi (IT) sebagaibudaya global saat ini mestidilakukan seleksi denganmemperkuat jati diri budayamisalnya dengan perhatian terhadapperan benda kepurbakalaan sebagaimedia informasi. “Sinergisitas anta-ra pemerintah dengan masyarakatsangat mendukung peningkatanstandardisasi pelayanan sekaligusperkuatan budaya untukmemperkuat kekuatan dankesatuan bangsa,” tuturnya.
(Zaz)BANDUNG,
 Med ik om
 – 
Perma-salahan kemiskinan yang cukupkompleks membutuhkan pena-nganan yang terkoordinasi setiappelaku kegiatan di lapangan.Namun penanganannya selamaini cenderung parsial dan tidakberkelanjutan. Peran dunia usahadan masyarakat pada umumnyabelum optimal. Kerelawanansosial dalam kehidupanmasyarakat yang dapat menjadisumber penting pemberdayaandan pemecahan akar permasa-lahan kemiskinan juga mulailuntur. Untuk itu, diperlukanperubahan yang bersifat sistemikdan menyeluruh dalam upayapenanggulangan kemiskinan.Demikian disampaikanSekretaris Daerah dan sekaligusKetua Tim Koordinasi PNPM-Mandiri Lex Laksamana, dalamsambutannya dibacakan AsistenHukum dan HAM Heri Hudayadalam acara pembukaan rapattim koordinasi pelaksana ProgramNasional PemberdayaanMasyarakat Mandiri, belum lamaini di Aula Mutawali BPMPDProvinsi Jawa Barat JlnSoekarno-Hatta No 466 Bandung.Pemerintah Provinsi JawaBarat, kata Lex telah menetapkanindeks pembangunan manusia(IPM) sebagai alat ukur. RealisasiIPM tahun 2007 baru mencapai70,67 dari target 76,60 sementaraitu jumlah penduduk Jawa Barattahun 2007 sebanyak 41.700.000 jiwa dengan jumlah rumah tanggasebanyak 10.751.380 KK, jumlahrumah tangga miskin tahun 2007
Penduduk Miskin di JabarMasih Cukup Besar
menurut data BPS sebanyak3.019.571 KK atau sebesar10.800.935 jiwa.Dilihat dari data tersebut,penduduk miskin di Jawa Barat jumlahnya cukup besar. Inimerupakan tantangan yang harusdihadapi bersama di dalam meng-akselerasi pengurangan pendudukmiskin dan meningkatkankesejahteraan masyarakat.Untuk meningkatkan efektivitaspenanggulangan kemiskinan danpenciptaan lapangan kerja,pemerintah meluncurkan PNPMMandiri diaktualisasikan kembalimekanisme penanggulangan kemis-kinan yang melibatkan unsur ma-syarakat, mulai tahap perencanaan,pelaksanaan hingga pemantauandan evaluasi. Melalui proses pem-bangunan partisipatif, kesadarankritis dan kemandirian masyarakatterutama masyarakat miskin dapatditumbuhkembangkan sehinggamereka bukan sebagai objekmelainkan sebagai subjek upayapenanggulangan kemiskinan.Sejalan dengan hal ini, lanjut Lexdi Provinsi Jawa Barat telahmembentuk tim koordinasi programnasional pemberdayaan masyarakatmandiri melalui keputusanGubernur Nomor 147.05/KEP.758-BPMD/2010 tentang Tim KoordinasiProgram Nasional PemberdayaanMasyarakat Mandiri Provinsi JawaBarat yang bertugas untukmerumuskan kebijakan, programpercepatan penanggulangankemiskinan, pengkoordinasian,mensinergikan, perencanaan,pelaksanaan, evaluasi sertapengendalian pada instansi/lembaga yang ada di Provinsi Jawa Barat.Dikatakan, pada tahun 2007mulai diluncurkan Program NasionalPemberdayaan Masyarakat Mandiri(PNPM-M) sebagai dasar pelaksana-an pemberdayaan masyarakatdengan program pendukungnya,seperti; PNPM-Mandiri Perdesaan,PNPM-M Generasi, PNPM-M Penang-gulangan Kemiskinan Perkotaan(P2KP), PNPM percepatan pemba-ngunan daerah tertinggal dankhusus (P2DTK). Tahun 2008 PNPM-Mandiri diperluas dengan diluncur-kannya program pengembanganinfrastruktur sosial ekonomi wilayah(Pisew) untuk mengintegrasikanpusat-pusat pertumbuhan ekonomidengan daerah sekitarnya.Yang menjadi tantangan saat inikata Lex menambahkan, adalah isu yang berkembang bahwa PNPM-Mandiri yang telah dicanangkanpemerintah belum mampu menang-gulangi kemiskinan, meski dana yang dikucurkan sudah cukup besar.Isu ini yang harus dijawab dengankerja keras, sungguh-sungguh danmeningkatkan koordinasi di antarapelaku/pelaksana program/kegiatan.Sekalipun upaya-upaya penang-gulangan kemiskinan belummemenuhi target yang diharapkan,namun Pemerintah Provinsi JawaBarat tetap memberikan perhatianbesar terhadap masyarakat miskin.Pemerintah Provinsi Jawa Barat telahmenetapkan kebijakan penggunaananggaran pembangunan tahun2010, untuk diarahkan terhadap pe-nanggulangan kemiskinan.
(Laures)BANDUNG,
 Medik om
 – 
Untuk mendukung program pemerintah dansebagai bukti nyata perwujudan kepedulian pada lingkungan hidup, PT Pos Indonesia menerbitkan prangko seri Peduli Lingkungan Hidup tahun2010. Dalam prangko ini ditampilkan obyek desain “Anak danLingkungan, Dampak Perusakan Lingkungan, dan MemeliharaKeanekaragaman Hayati”.Peluncuran prangko seri “Peduli Lingkungan” dilakukan bersamaandengan peringatan Hari Lingkungan Hidup Dunia yang diperingati pada5 Juni 2010 lalu.Presiden Republik Indonesia Soesilo Bambang Yudhoyonomenandatangani Sampul Hari Pertama menandai peluncuran prangkoseri “Peduli Lingkungan”. Hadir pada acara tersebut para Menteri KabinetIndonesia Bersatu II, anggota Watimpres yang juga mantan Menteri LHEmil Salim, gubernur se-Indonesia, dan duta besar negara-negarasahabat.Presiden menyampaikan, pentingnya pengendalian lingkungan untukmemelihara kualitas keanekaragaman hayati dalam rangkameningkatkan kesejahteraan masyarakat. Secara global posisi Indonesia yang berada pada kawasan hutan hujan tropis, selain Amazon di AmerikaSelatan dan Kongo di Afrika, merupakan kawasan yang menjadi paru-paru dunia.Untuk mendapatkan paru-paru dunia yang sehat dari pencemarandan perusakan lingkungan tentu tidak bisa dipikul sendirian. Presidenmenyatakan, negara-negara maju yang memiliki sumber daya berupauang, teknologi, dan pengalaman berkewajiban memberikan bantuankepada pemilik hutan hujan tropis.Keanekaragaman hayati menjadi isu sentral pada peringatan HariLingkungan Hidup Dunia kali ini. Ini sejalan dengan penetapan tahun2010 sebagai “Tahun Internasional Keragaman Hayati” oleh PerserikatanBangsa-Bangsa. Tema ini pun menjadi penting mengingat BangsaIndonesia yang dikaruniai Tuhan kekayaan keanekaragaman hayati,harus mewariskannya kepada generasi yang akan datang.Pendeklarasian tahun 2010 sebagai Tahun InternasionalKeanekaragaman Hayati digunakan sebagai ajang kampanye pemanasanglobal yang menjadi isu hangat di seluruh dunia akhir-akhir ini.“Bagaimana kita telah berulang kali diingatkan bahwa menjaga sertamelestarikan lingkungan hidup bukan hanya tugas pemerintah saja,tetapi tugas kita semua sebagai warga Negara yang baik,” ujar Presiden.Eksploitasi yang berlebihan terhadap keanekaragaman hayatiberdampak mengancam kelestarian tatanan dan fungsi ekosistem.Dengan mengadopsi semangat seluruh bangsa di dunia, Indonesiamelalui Kementerian Lingkungan Hidup pada peringatan hari lingkunganhidup se-dunia tahun 2010 mengusung tema “Keanekaragaman hayati,Masa Depan Bumi Kita”. Sementara United Nations EnvironmentProgramme (UNEP) sendiri mengangkat tema
Many Species, One Planet,One Future
.
(IthinK)
Pos Dukung PelestarianLingkungan HidupMelalui Prangko
BANDUNG,
 Med ik om
 –DPRDProvinsi Jawa Barat akan terusmemantau perkembangankinerja Badan Usaha MilikDaerah (BUMD). Hal tersebutdiungkapkan Ketua Komisi CDPRD Jabar Robby Suganda saatmengunjungi Bank Jabar BantenCabang Bogor dan Hotel SalakBogor baru-baru ini. Padakunjungan tersebut, rombonganKomisi C diterima langsung olehDirektur PD Jawi TeniWisramwan.Pada kesempatan itu, AnggotaKomisi C Yoga Santosa dan AgusWelianto menanyakankemungkinan PD Jawi akanmemperpanjang kerja samadengan pihak ketiga untukmengelola Hotel Salak yang kerjasamanya berakhir pada tahun
Komisi C Terus Pantau Kinerja BUMD
2018.Menjawab pertanyaan tersebut,Agung dari pihak pengelola HotelSalak mengatakan, memangperkembangan perhotelan danpariwisata di Bogor sangat maju.Orang yang semula berbondong-bondong ke daerah Puncak, sekarangmelirik Hotel Salak dan pariwisatadi Bogor. Namun untukmemperpanjang kerja sama tersebutakan dibicarakan kemudian karenamasih lama.Sementara Teni mengatakan, walaupun belum bisamenguntungkan, tetapi PD Jawisudah bisa mandiri dan tidakmempunyai utang perusahaan.Dalam hal ini PD Jawi sudahmenekan biaya operasionalseminimal mungkin.Selain mengelola Hotel Salak, PD Jawi pun menangani masalahGedung Rumentang Siang danPalaguna di Bandung. Penyelesaianmasalah Palaguna sangat alot danlamban. Karena berkaitan denganpihak Pemerintah Kota Bandungserta masalah administrasi.Mengenai masalah rencanaPalaguna sebagai ruang terbukahijau (RTH), pihak PD Jawi sudahmenghadap DPRD Kota Bandungdan melobi semua fraksi. Menurut Teni, nantinya Palaguna ini tidakBOT, tapi joint venture, menanamsaham sendiri dan tidak akanmenganggu APBD.Pada kunjungan ke Bank Jabar-Banten Cabang Bogor, Komisi Cditerima oleh Direktur Bank Jabar-Banten. Direktur Bank Jabar-Banten menjelaskan, Bank JabarBanten Cabang Bogor mempunyaibanyak saingan di kota Bogor danharus berkompetisi dengan75 banklain sehingga nasabah pun makinlama makin sedikit.Anggota Komisi C Ineu PurwadewiSundari SSos pada kesempatantersebut menanyakan penyebabnasabah di Bank JabarBanten Cabang Bogor banyak yangpindah ke Cibinong. Pihak Bank Jabar menjelaskan, sejak adapemisahan antara Kota danKabupaten Bogor, para nasabahbanyak yang pindah ke Bank JabarCibinong karena di Kabupaten Bogorbanyak didirikan perusahaan danpabrik sehingga kantong-kantongbisnis lebih banyak berada diKabupaten Bogor.Sementara itu, Asyanti Rozana Thalib SE menyatakan, Bogormempunyai potensi yang sangatbaik. Oleh sebab itu, Bank JabarBanten Cabang Bogor harus dapatmemasuki berbagai sektor. DireksiBank Jabar-Banten pun mengakui,di Bogor apapun yang dijual akanlaku. Oleh karena itu, pihaknya akanberusaha berperan dalammendorong para pengusaha untukmengalihkan usaha ke sektorproduktif yang nanti akan sangatdominan. Terkait dengan data yangdisampaikan kepada DPRD, YogaSantosa berpendapat bahwa dataBank Jabar-Banten sekarang samadengan data tiga bulan yang laluketika pihak Pansus BUMD DPRDmelakukan evaluasi, sehinggamenurut Yoga laporan yangdiberikan saat ini kurang akuratdengan situasi aktual.
(IthinK)BANDUNG,
 Med ik om
– 
AyiMulyani, seorang pekerja sebagaiSales Canvas Distributor Food(mie bihun-Red) sekaligus kolektorpenagihan pada toko yangmembeli barang barang PT TataMakmur Sejahtera yang berlokasidi Jalan Ibrahim Adji–Kiaracondong No 177 Bandung,di-PHK oleh perusahaan hanyakarena diduga terjadi kesalahanpencatatan dalam memasukkandata oleh pihak administrasi.Pengusaha menganggap pekerjatelah melakukan kesalahan beratberupa penggelapan uang sebesarRp831.500.Hal ini telah diklarifikasi olehAyi dengan pihak perusahaanmelalui Head of Territorial M Fazridan supervisornya Elly Yakib, agarsi pekerja membayarnya, tetapipihak perusahaan tidak menang-gapi. Justru pekerja Ayi Mulyanilangsung di-PHK secara lisan tan-pa ada surat peringatan 1, 2 dan3, dan tanpa adanya skorsing.Demikian diungkapkan kuasahukum pekerja, RafaelSitumorang SH, di sela selagugatan pekerja (Ayi Mulyani) diPengadilan Hubungan Industrial(PHI) Bandung, belum lama ini.Menurut Rafael, PT Tata Mak-mur Sejahtera yang mem-PHKkliennya dengan alasan pengge-lapan dan belum menempuhprosedur serta belum memperolehkeputusan pengadilan pidana yang mengikat, menurutnya da-pat diartikan hubungan kliennyadan pihak pengusaha masih adahubungan kerja. Dan tanpaadanya prosedur penyelesaian dipengadilan juga masih tergolongkesalahan ringan/indisipliner.Di sisi lain, Pasal 158 UU No 13 Tahun 2003 tentangKetenagakerjaan menyangkut
Pekerja Di-PHKDiduga Ada KesalahanAdministrasi
kesalahan berat pasca-dianulirnyaPasal 158 oleh putusan MahkamahKonstitusi atas hak uji materiltentang ketenagakerjaan terhadapUUD 1945 dalam poin 3 butir ASurat Edaran Menakertrans Nomor13/Men/57-HK/I/2005, telahdinyatakan secara tegas bahwapengusaha (tergugat) melakukanPHK setelah ada putusan hakimpidana yang telah mempunyaikekuatan hukum tetap. Jadi,menurut Rafael, pihak pengusahamem-PHK pekerja didugamelakukan kesalahan penggelapanhanyalah akal-akalan untukmenghindari membayar pesangonsesuai UU No 13 Tahun 2003. “Tetapilebih tepatnya diduga untuk efisiensiatau pengurangan pekerja,” ujarnya.Sementara itu kuasa hukum PT  Tata Makmur Sejahtera, HartonoPermadi SH, saat ditemui di kantor-nya Jalan Lodaya 14 Bandung, Jumat (11/6) membenarkan pekerjadiduga telah melakukan pengge-lapan uang dan hal ini telahdilaporkan ke pihak kepolisian, tanpabersedia menyebutkan wilayahkepolisian mana.Hartono menjelaskan, pihaknyamendampingi pihak PT Tata MakmurSejahtera hanya sebatas laporandugaan pidana oleh pekerja.Sedangkan untuk perdata di PHI,hanya memonitoring saja. Hartono juga menerangkan, ia advokat yanglurus-lurus saja, tanpa neko-neko,tanpa dibayar jasanya oleh PT TataMakmur Sejahtera, walaupun hal initidak ditanya oleh
Medikom.
Menyangkut dugaan PT TataMakmur Sejahtera tidak mengikut-sertakan pekerja menjadi peserta Jamsostek, yang juga merupakantindak pidana kejahatan,sebagaimana Pasal 35 ayat (2), (3)UU No 13 Tahun 2003, dikatakan,hal ini bukan urusannya. (
 Laures
)
BANDUNG,
 Med ik om
 –Dalamrangka memperingati Hari JadiKota Bandung, yang ke-200,ribuan umat muslim KotaBandung memadati lapanganGasibu untuk mengikutiBandung Berzikir, Sabtu (19/6).Kegiatan berzikir atau mengingatasma Allah, menurut Wali KotaBandung adalah bagain daripenghambaan kepada Khaliq,karena manusia tidakmempunyai daya upaya dankekuatan, apalagi keuasaan,selain karena kehendak Allah.“Berzikir harus dilakukansetiap saat, bukan saja untukmemenuhi kewajiban kepada zat yang menciptakan alam semesta,tetapi suatu kebutuhan setiapindividu, terlebih dalam Alqurandisebutkan bahwa berzikir dapatmenenangkan qalbu,” ungkapDada.
Ribuan Umat Muslim Ikuti Bandung Berzikir
Menurutnya, berzikir bisa disebutsebagai pengembaraan spritualuntuk meraih derajat kehidupan yang lebih paripurna, baik sebagaiinsan yang takwa di mata Allah SWT maupun sebagai insan yang teladanmenurut pandangan manusia.“Untuk dapat menjalani aktivitastersebut, seseorang dituntutmemiliki bekal intelektual yangdiperoleh melalui pendidikan, sehat jasmani dan rohani, makmur secaraekonomi agar tidak terlalumemikirkan kebutuhan hidup danmerasa nyaman karena lingkungandi sekitarnya tertata dengan baik,”ujar Dada.Pengembaraan tersebut,tambahnya, harus disertaiperjuangan memenuhi pendidikanuntuk mengetahui mana yang bolehdan tidak boleh dilakukan,memelihara kualitas kesehatan,meningkatkan kemampuanekonomi, dan merawat lingkunganhidup.“Bahkan akan lebih indah jikaupaya ini disertai denganpemeliharaan seni budaya yangdapat merangsang lahirnyakreativitas, membiasakan diriberolahrga, menjadikan nilai-nilaiajaran agama sebagai ruh atau jiwadari setiap aktivitas kita,” katanya.Dada pun berharap perjalananspiritual tersebut menjadi bagiandari kebutuhan dan kebiasaan wargakota, karena hal tersbut dapatmemperkokoh Bandung sebagaikota agamis.“Saya pun berharap kegiatanBandung Berzikir menjadi saranauntuk memperkokoh talisilaturahmi di antara kita dalamrangka memupuk semangatukhuwwah islamiyah gunamenyongsong hari esok yang lebihbaik,” pungkas Dada.
(Dudi)BANDUNG,
 Medik om
 –GubernurBanten Ratu Atut Chosiyahdidampingi General Manager PT  Telekomunikasi IndonesiaRegional Barat Mas’ud Khamidmeresmikan Pusat PelatihanInternet di SD Negeri II BojongMenteng, Desa Ciboleger, LeuwiDamar, Kabupaten Lebak.Kegiatan ini dilanjutkandengan peresmian pelatihaninternet bagi masyarakatBaduy, guru-guru, siswa danmasyarakat di KabupatenLebak.Menurut Mas’ud, pelatihaninternet yang sepenuhnyadifasilitasi oleh Telkom tersebutdimaksudkan memberikanpengetahuan dan keterampilanmemanfaatkan internet.“Masyarakat Baduy danseluruh warga Lebak
Telkom Resmikan Pusat PelatihanInternet Masyarakat Baduy
hendaknya bisa menjalankan danmemanfaatkan internet. Biladigunakan secara benar, internetsangat bermanfaat baik untukpendidikan, membuka wawasan,maupun menunjang berbagaiaktivitas kehidupan lainnya,”tambahnya.Meskipun kawasan Baduyrelatif terpencil, tetapi tidak harusketinggalan informasi. MasyarakatBaduy memiliki hak yang samadengan warga negara lain.Masyarakat Baduy dan juga wargaLebak lainnya berhak memperolehsarana telekomunikasi yangmemadai. Untuk itu Telkom akanberusaha menghadirkan saranatelekomunikasi termasuk internetke Lebak maupun wilayahterpencil lainnya.Dijelaskan Mas’ud, Telkommemberikan perhatian kepada wilayah-wilayah terpencil.Contohnya, Telkom baik melaluilayanan seluler maupun internetcepat Speedy saat ini sudah hadirdi pulau-pulau terpencil seperti diKepulanan Natuna dan PulauMiangas. “Telkom akan terusmengembangkan layanannya dimana pun di Indonesia ini,” jelasMas’ud.Bersamaan dengan peresmianPusat Pelatihan Internet tersebut, Telkom menyerahkan bantuanberupa 10 buah komputer besertakoneksi gratis internet cepatSpeedy selama 1 bulan. Selain itu, Telkom juga menyumbangkan2.000 bibit pohon albasiah, 100bibit pohon jati, dan 500 bibitpohon kelapa, paket sembako dankarpet masjid kepada masyarakatBaduy.
(IthinK)

Activity (7)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 thousand reads
1 hundred reads
Asep Arifin liked this
Said Helaby liked this
Leonardus Tendy liked this
Atet Hendrawan liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->