kitab undang-undang hukum pidana tersendiri termuat dalam firman raja Belanda(Staatsblad 1866 No. 55) mulai berlaku tanggal 1 Januari 1867 untuk orangIndonesia dan orang timur asing termuat dalam Ordonnantie (Staatsblad 1872 No.85) mulai berlaku tanggal 1 Januari 1873.Kedua kitab undang-undang hukum pidana di Indonesia adalah jiplakan dari CodePenal dari Prancis yang oleh kaisar Napoleon dinyatakan berlaku di Belandaketika negara itu ditaklukan oleh Napoleon pada permlaan abad kesembilan belas.Pada tahun 1881 di Balnda dibentuk dan mulai berlaku pad tahun 1886 suatukitab undang-undang hukum pidana baru yang bersifat Nasional yang sebagian besar merupakan contoh kitab undang-undang hukum pidana di Jerman.Di Indonesia maka dibentuk kitab undang-undang hukum pidana baru (Wetboek van Strafrecht voor Indie) dengan firman Raja Belanda tanggal 15 oktober 1915,mulai berlaku 1 Januari 1918, yang sekaligus mengganti kedua kitab undang-undang hukum pidana tersebut yang diberlakukan bagi semua penduduk diIndonesia.Keadaan hukum pidna ini dilanjutkan pada zman pendudukan Jepang dan pada permulaan kemerdekaan Indonesia, berdasar dari aturan-aturan perlaihan, baik dari pemerintah Jepang maupun dari Undang-udang Dasr Republik Indonesia1945 pasal II dari aturan perlaihan yang berbunyi :“Segala Badan Negara dan peraturan yang ada masih langsung berlaku, selama belum diadakan yang baru menurut Nomor 1 Tahun 1945 tanggal 26 Februari1946, termuat dalam Berita Republik Indoensia II nomor 9 diadakan penegaskantentang hukum pidana yang berlaku di Republik Indonesia”.7. Perubahan Republik Indonesia Menjadi Negara KesatuanMenurut pasal 2 Konstitusi RIS. Republik Indonesia Serikat meliputi seluruhdaerah Indonesia yaitu daerah bersma dari :a. Negar Republik Indoneisa dengan daerah menurut status quo seperti tersebutdalam persetujuan Renville tanggal 17 Januari 1948. Negara Indonesia Timur Negara Pasundan, termasuk Distrik Federal Jakarta Negara Jawa Timur Negara Madura Negara Sumatera Timur Negara Sumatera Selatan b. Satuan-Satuan kenegaraan yang tegak sendiri adalah sebagai berikut :Jawa TengahBangkaRiauKalimantan BaratDayak Besar Daerah Banjar Kalimantan TenggaraKalimantan Timur c. Daerah-daerah Indonesia selebihnya yang bukan daerah-daerah bagian. Pada bulan juli 1950 mengubah bentuk tederasi dari RIS menjadi Negara KesatuanRepublik Indonesia (NKRI) Konstitusi RIS diganti dengan Undang-Undang Dasar Sementara 1950 (UUDS 1950)