Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
29Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Polusi Air Tanah Akibat Limbah Industri

Polusi Air Tanah Akibat Limbah Industri

Ratings: (0)|Views: 7,701|Likes:
Published by Mutiara Paica

More info:

Published by: Mutiara Paica on Jun 21, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See More
See less

04/19/2013

pdf

text

original

 
MAKALAH
POLUSI AIR TANAH AKIBAT LIMBAH INDUSTRI DANRUMAH TANGGA SERTA PEMECAHANNYA
Oleh:Dr. Ayi Bahtiar
Makalah ini disampaikan pada Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat
Pemberdayaan Masyarakat tentang Konservasi Air Tanah di Wilayah Rancaekek Kabupaten Bandung”
di Aula Kecamatan Rancaekek Kabupaten Bandung,padatanggal 30 Oktober 2007
FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAMUNIVERSITAS PADJADJARAN2007
 
 LEMBAR PENGESAHAN
1. Judul Makalah : Polusi Air Tanah Akibat Limbah Industri danRumah Tangga serta Pemecahannya2. Pelaksanaa. Nama : Dr. Ayi Bahtiarb. NIP : 132 169 935c. Pangkat/Golongan : Penata Muda Tk. I / IIIbd. Jabatan : Lektore. Fakultas/Jurusan : MIPA/Fisika3 Tempat kegiatan : Aula Kecamatan Rancaekek Kab. Bandung
Mengetahui :Dekan Fakultas MIPA
Prof. Dr. Husein H. BahtiNIP: 130 367 261
Jatinangor, 30 Oktober 2007Pelaksana/Penyaji Makalah
Dr. Ayi BahtiarNIP: 132 169 935
 Menyetujuia.n. Ketua Lembaga Pengabdian Kepada MasyarakatUniversitas PadjadjaranSekretaris Lembaga Pengabdian Kepada Masyarakat
Drs. Dedi Sugandi, MSNIP. 130516347
 
POLUSI AIR TANAH AKIBAT LIMBAH INDUSTRI DAN RUMAH TANGGASERTA PEMECAHANNYA
(1)
 Dr. Ayi Bahtiar
Dosen Jurusan Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan AlamUniversitas Padjadjaran BandungJl. Raya Bandung-Sumedang km. 21 Jatinangor 45363 SumedangTel. 022-7796014 , Fax. 022-7792435, Email :a.bahtiar@unpad.ac.id 
I. LATAR BELAKANG
Manusia merupakan komponen lingkungan alam yang bersama-sama dengankomponen alam lainnya, hidup bersama dan mengelola lingkungan dunia. Karenamanusia adalah makhluk yang memiliki akal dan pikiran, peranannya dalammengelola lingkungan sangat besar. Manusia dapat dengan mudah mengatur alam danlingkungannya sesuai dengan yang diinginkan melalui pemanfaatan ilmu danteknologi yang dikembangkannya. Akibat perkembangan ilmu dan teknologi yangsangat pesat, kebudayaan manusia pun berubah dimulai dari budaya hidup berpindah-pindah (
nomad 
), kemudian hidup menetap dan mulai mengembangkan buahpikirannya yang terus berkembang sampai sekarang ini. Hasilnya berupa teknologiyang dapat membuat manusia lupa akan tugasnya dalam mengelola bumi. Sifat danperilakunya semakin berubah dari zaman ke zaman. Sekarang ini manusia mulaibersifat boros, konsumtif dan cenderung merusak lingkungannya.Lingkungan mempunyai daya dukung dan daya lenting. Daya dukung berartikemampuan lingkungan untuk dapat memenuhi kebutuhan sejumlah makhluk hidupagar dapat tumbuh dan berkembang secara wajar didalamnya. Daya lenting berartikemampuan untuk pulih kembali kepada keadaan setimbang. Kegiatan manusia amatberpengaruh pada peningkatan atau penurunan daya dukung maupun daya lentinglingkungan. Manusia dapat meningkatkan daya dukung lingkungan, tetapi karenaketerbatasan kemampuan dan kapasitas lingkungan, tidak mungkin terus ditingkatkantanpa batas, sehingga manusia secara sadar ataupun tidak menyebabkanketidaksetimbangan atau kerusakan lingkungan.Kerusakan lingkungan diakibatkan oleh berbagai faktor, antara lain olehpencemaran. Pencemaran ada yang diakibatkan oleh alam, dan ada pula yangdiakibatkan oleh perbuatan manusia. Pencemaran akibat alam antara lain letusangunung berapi. Bahan-bahan yang dikeluarkan oleh gunung berapi seperti asap danawan panas dapat mematikan tumbuhan, hewan bahkan manusia. Lahar dan batu-batubesar dapat merubah bentuk muka bumi. Pencemaran akibat manusia adalah akibatdari aktivitas yang dilakukannya. Lingkungan dapat dikatakan tercemar jika dimasukiatau kemasukan bahan pencemar yang dapat mengakibatkan gangguan pada mahluk hidup yang ada didalamnya. Gangguan itu ada yang segera nampak akibatnya, danada pula yang baru dapat dirasakan oleh keturunan berikutnya. Kerusakan lingkunganakibat aktivitas manusia di mulai dari meningkatnya jumlah penduduk dari abad keabad.
(1)
Disampaikan pada Pemberdayaan Masyarakat tentang Konservasi Air Tanah diWilayah Rancaekek Kabupaten Bandung, Aula Kecamatan Rancaekek, 30 Oktober 2007 

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->