Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword or section
Like this
27Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Al Matsurat

Al Matsurat

Ratings:

4.67

(3)
|Views: 13,092|Likes:
Published by Joko
Ketahuilah wahai saudaraku, yang dimaksud dzikir di sini bukanlah sebatas dzikir
ucapan, tetapi taubat itu merupakan dzikir, tafakkur itu dzikir, menuntut ilmu itu dzikir,
mencari rezeki-jika niatnya baik-jiga termasuk dzikir, dan segala sesuatu yang di sana
ada upaya taqarrub kepada Allah dan anda selalu waspada akan pengawasan-Nya kepada
anda, maka itu adalaj dzikir. Oleh karena itu orang yang arif adalah orang yang bisa
berdikir di setiap waktu dan kesempatan.
Ketahuilah wahai saudaraku, yang dimaksud dzikir di sini bukanlah sebatas dzikir
ucapan, tetapi taubat itu merupakan dzikir, tafakkur itu dzikir, menuntut ilmu itu dzikir,
mencari rezeki-jika niatnya baik-jiga termasuk dzikir, dan segala sesuatu yang di sana
ada upaya taqarrub kepada Allah dan anda selalu waspada akan pengawasan-Nya kepada
anda, maka itu adalaj dzikir. Oleh karena itu orang yang arif adalah orang yang bisa
berdikir di setiap waktu dan kesempatan.

More info:

Published by: Joko on Jun 13, 2008
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See More
See less

06/17/2013

pdf

text

original

 
AL-MA’TSURAT
TAQDIM
Ini merupakan rangkaian ta’limat ringkas yang saya himbau dari risalah Al-Ma’tsurat oleh Al-Ustadz Asy-Syaikh Hasan Al-Banna-semoga Allah mencurahkankuburnya-dimana rangkaian ta’limat ini akan menjelaskan kalimat-kalimat yang sulitdimengerti, serta membantu para pembaca untuk memahami makna dan maksudnya.Saya juga telah men-takhrij hadits-haditsnya dari kitab aslinya., yakni dari kitab
 Al-Jami’ Ash-Shahih
oleh Imam Abi Abdillah Muhammad bin Ismail Al-Bukhari, kitab Al-Jami’Ash-Shahih oleh Imam Abil Husain Muslim bin Al-Hajjaj Al-Qusyairi An-Naisaburi,kitab As-Sunan oleh Imam Abi Abdurrahman Ahmad bin Syu’aib An-Nasai, kitab As-Sunan oleh Imam Abu Muhammad Abdullah bin Abdiurrahman Ad-Darini, kitab AmalulYaumi wal Lailah ileh Imam Abu Bakar Ahmad bin Muhammad bin Ishad Ad-Daniriyang terkenal dengan nama Ibnus Sunni, serta kitab-kitab lainnya.Saya benahi kekeliruan, kemudian saya modifikasi, yang mana ini tidak terdapatdalam naskah Al-Ustadz Hasan Al-Banna yang beliau tulis dengan tangan beliau sendiri.Dengan begitu saya berharap bahwa saya telah melakukan kewajiban terhadaphadits-hadits Nabi, terhadap Al-Ustadz Hasan Al-Banna, dan para pembaca ma’tsuratnya.Ridhwan Muhhamad Ridhwan
 
BismillahirrahmanirrahimSegala puji bagi Allah, shalawat dan salam semoga tercurahkan kepada junjungankami, Nabi Muhammad saw. Beliau adalah sebaik-baik ahli dzikir, pemimpin orang-orang yang bersyukur, imam para rasul, penutup para nabi, dan panglima orang-orangterbaik. Shalawat serta salam semoga tercurah kepada keluarga, seluruh sahabat, danorang-orang yang menapaki jalannya, hingga hari kiamat.
1.
 
Dzikir di Setiap Kesempatan
Ketahuilah wahai saudaraku-semoga Allah menganugerahkan taufiq-Nya kepadakita-bahwa setiap manusia itu mempunyai tujuan asasi dalam kehidupannya, seluruhpemikiran diarahkan kesana, dan ke sana pula tertuju semua amal perbuatan serta semuaangan dan cita-citanya. Tujuan asasi itulah yang banyak orang menamakannya dengan al-matsalul a’la (nilai yang tinggi). Kapan saja tujuan ini meninggi dan melambungkannilainya, maka akan naik pula amal perbuatan yang tinggi dan agung, jiwa pemiliknyaakan terformat dengan sebuah bentuk keindahan ruhani dan selalu meniti menujukesempurnaan, sampai akhirnya tergapai apa yang diinginkan.Islam-yang datang untuk mengislahkan, mentazkiyah jiwa-jiwa manusia, danmengajaknya ke puncak kesempurnaan yang memungkinakan untuk diraih-telahmenjelaskan kepada sekalian manusia akan tujuan yang mulia dan al-matsalul a’la. Al-matsalul a’la ini tiada lain adalah “men-taqdis-kan Allah jalla wa a’la.” Al-Qur’an sendirimengatakan,“Maka segeralah kembali kepada (mentaati) Allah. Sesungguhnya aku seorangpemberi peringatan yang nyata dari Allah untukmu (Adz-Dzariyat: 50)Jika anda mengetahui hal ini wahai saudaraku, janganlah mersa aneh jika seorangmuslim menjadi hamba yang selalu berdzikir kepada Allah setiap waktu dan kesempatan.Jangan heran jika ia selalu berusaha mewarisi dari Rasulullah-dan beliau adalah hambayang berma’rifat kepada Rabbnya-lafal yang indah, memiliki kedalaman makna daridzikir, do’a, syukur, tasbih, dan tahmid dalam setiap waktu dan kesempatan, baik dzikiryang kecil maupun yang besar, atau bahkan yang kelihatan remeh. Karena Rasulullahsaw. Selalu berdzikir dalam setiap kesempatan yang dimilikinya. Jangan heran jika kami
 
menuntun Ikhwanul Muslimin agar berittiba’ dan berquswah kepada sunah Nabi sdengancara menghafal lafal-lafal dzikir ini dan bertaqarrub kepada Allah dengannya.“Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu,(yaitu) bagi orang yang mengharapkan (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dandia banyak menyebut Allah.” (Al-Ahzab: 21)
2. Keutamaan dzikir dan Orang-orang yang Melakukannya
Terdapat perintah yang memperbanyak dzikir, terdapat penjelasan akankeutamaannya dan keutamaan orang-orang yang melakukannya pada banyak ayat danhadits Rasulullah saw. Cukuplah bagi anda mengetahui puncak martabat orang-orangyang berdzikir itu pada firman Allah berikut,“Sesungguhnya laki-laki dan perempuan yang muslim, laki-laki dan perempuanyang mukmin laki-laki dan perenpuan yang tetap dalam ketaatannya, laki-laki danperempuan yang jujur, laki-laki dan perempuan yang sabar, laki-laki dan perempuan yangkhusyu’, laki-laki dan perempuan yang bersedekah, laki-laki dan perempuan yangberpuasa, laki-laki dan perempuan yang memelihara kehormatannya, laki-laki danperempuan yang banyak menyebut nama kepada Allah, Allah telah menyediakan unyuk mereka ampunan dan pahala yang besar.” (Al-Ahzab: 35)Dan Allah telah memerintahkan kaum mukminin untuk banyak berdzikir dalamfirman-Nya,“Hai orang-orang yang beriman, berdzikirlah (dengan menyebut nama) Allahsdengan dzikir yang sebanyak-banyaknya. Dan bertasbihlah kepada-Nya di waktu pagidan petang.” (Al-Ahzab: 41-42)Terdapat banyak hadits tentang keutamaan dzikir. Rasulullah bersabdameriwayatkan dari Rabbnya, dimana Allah swt. Berfirman, “Aku terserah kepadapersangkaan hamba-Ku terhadap Ku, jika ia menginat-Ku (baca: berdzikir) dalam diri-Nya, aku akan menyebutnya dalam diri-Ku. Jika ia mengingat-Ku didalam sebuah jamaah, aku akan menyebutnya di dalam jamaah yang lebih baik dari mereka.”(Muttafaqun ‘Alaihi dari hadits Abu Hurairah)Dari Abdullah bin Yusr ra. Bahwa ada seseorang berkata, “Wahai Rasulullah,sesungguhnya syariat Islam telah banyak ada padaku, maka beritahulah kepadaku dengan

Activity (27)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Andi Rahman liked this
Satu Mipa liked this
Raden Kamal liked this
Agus Aryanto liked this
bambangsst liked this
Hamda Saputra liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->