Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
73Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
eksistensialisme

eksistensialisme

Ratings: (0)|Views: 4,295 |Likes:
Published by Siska Febri

More info:

Published by: Siska Febri on Jun 23, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/17/2013

pdf

text

original

 
Scribd | feika_5
Latar Belakang
Filsafat adalah pikiran yang dilakukan, biasanya berupa pertanyaan kepada diri sendiri, demimemdapatkan kebijaksanaan, akar dari pemikiran tersebut. Metode kerja filsafat adalahmengajukan pertanyaan dan mengupasnya secara mendalam. Filsafat manusia merupakan bagian dari filsafat yang mengupas hakikat manusia. Filsafat manusia mempelajari inti dangejala dari manusia itu sendiri. Para filosof semenjak ribuan tahun yang lalu bertanya apakahmanusia itu, darimana datangnya manusia dan apa takdir yang dimiliki manusia.Filsafat manusia perlu dipelajari karena manusia adalah makhluk yang mempunyaikemampuan dan hak istimewa yang lebih daripada makhluk hidup lainnya serta memiliki rasaingin tahu yang besar untuk mencari tahu sedalam-dalamnya semua hal tentang manusia itusendiri. Filsafat manusia menganggap bahwa watak manusia merupakan kumpulan corak yang khas atau rangkaian bentuk yang dinamis dan khas yang terdapat pada manusia.Filsafat Manusia secara umum bertujuan menyelidiki, menginterpretasi dan memahamigejala-gejala atau ekspresi-ekspresi manusia sebagaimana pula halnya dengan ilmu-ilmutentang manusia (human studies). Adapun secara spesifik bermaksud memahami hakikat atauesensi manusia. Jadi, mempelajari filsafat manusia sejatinya adalah upaya untuk mencari danmenemukan jawaban tentang siapakah sesungguhnya manusia itu.Obyek kajiannya tidak terbatas pada gejala empiris yang bersifat observasional dan ataueksperimental, tetapi menerobos lebih jauh hingga kepada gejala apapun tentang manusiaselama bisa atau memungkinkan untuk dipikirkan secara rasional.Terdapat beberapa aliran dalam filsafat manusia. Beberapa diantaranya adalah materialisme,idealisme, dualisme, eksistensialisme, dam strukturalisme. Dalam makalah ini, penulis akanmembahas eksistensialisme dimana juga ikut mempengaruhi psikologi. Bagaimanaeksistensialisme dalam memandang kedudukan manusia? Apa peranan eksistensialismedalam kehidupan manusia saat ini? Apakah keunggulan eksistensialisme dibandingkan aliran-aliran lainnya? Apakah ada kelemahannya?
I.
 
PENGERT
IA
N
 
 
Scribd | feika_5
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, eksistensialisme adalah aliran filsafat yang pahamnya berpusat pada manusia individu yang bertanggung jawab atas kemauannya yang bebas tanpa mengetahui mana yang benar dan mana yang tidak benar.Berdasarkan etimologis, eksistensialisme berarti berdiri atau berada di (ke) luar. ³eks´ berartike (di) luar dan (s)istens berarti menempatkan atau berdiri. (Sutardjo, 2009, hal 80)Menurut Wikipedia, eksistensialisme adalah aliran filsafat yg pahamnya berpusat padamanusia individu yang bertanggung jawab atas kemauannya yang bebas tanpa memikirkansecara mendalam mana yang benar dan mana yang tidak benar. Sebenarnya bukannya tidak mengetahui mana yang benar dan mana yang tidak benar, tetapi seorang eksistensialis sadar  bahwa kebenaran bersifat relatif, dan karenanya masing-masing individu bebas menentukansesuatu yang menurutnya benar.Existentialism is a 20th century philosophy concerned with human existence, finding self,and the meaning of life through free will, choice, and personal responsibility. The belief that people are searching to find out who and what they are throughout life as they make choices based on their experiences, beliefs, and outlook without the help of laws, ethnic rules, or traditions - Eksistensialisme adalah aliran filsafat abad ke-20 berkaitan dengan keberadaanmanusia, menemukan diri sendiri, dan makna hidup melalui kehendak yang bebas, pilihan,dan tanggung jawab pribadi. Keyakinan orang-orang mencari untuk mengetahui siapa danapa mereka sepanjang hidup mereka membuat mereka menentukan pilihan berdasarkan pengalaman mereka, keyakinan, dan pandangan tanpa bantuan hukum, peraturan etnis, atautradisi. (http://www.allaboutphilosophy.org/existentialism-definition-faq.htm)Menurut Prof. Dr. Sutardjo A. Wiramihardja, Psi. dalam bukunya
 Pengantar Filsafat 
(2009),eksistensialisme adalah aliran filsafat yang memandang segala hal berpangkal padaeksistensinya. Menurut beliau lebih lanjut, eksistensialisme merupakan cara manusia beradaatau lebih tepat mengada dan eksistensi ini hanya berlaku pada manusia.Menurut Prof. Dr. Ahmad Tafsir dalam bukunya
 Filsafat Umum
(2000), eksistensialismemerupakan aliran dalam filsafat yang menunjukkan cara beradanya manusia di bumi yang
 
Scribd | feika_5
lahir sebagai reaksi terhadap materialisme, idealisme, dan situasi dunia pada umumnya yangtidak menentu.
So
ren Aabye Kiekeegaard
 Inti pemikirannya adalah eksistensi manusia bukanlah sesuatu yang statis tetapi senantiasamenjadi, manusia selalu bergerak dari kemungkinan menuju suatu kenyataan, dari cita-citamenuju kenyataan hidup saat ini. Jadi ditekankan harus ada keberanian dari manusia untuk mewujudkan apa yang ia cita-citakan atau apa yang ia anggap kemungkinan.
Friedrich
N
ietzsche
 Menurutnya masuai yang berkesistensi adalah manusia yang mempunyai keinginan untuk  berkuasa (will to power), dan untuk berkuasa manusia harus menjadi manusia super (uebermensh) yang mempunyai mental majikan bukan mental budak. Dan kemampuan inihanya dapat dicapai dengan penderitaan karena dengan menderita orang akan berfikir lebihaktif dan akan menemukan dirinya sendiri.
Karl Jaspers
 Memandang filsafat bertujuan mengembalikan manusia kepada dirinya sendiri.Eksistensialismenya ditandai dengan pemikiran yang menggunakan semua pengetahuanobyektif serta mengatasi pengetahuan obyektif itu, sehingga manusia sadar akan dirinyasendiri. Ada dua fokus pemikiran Jasper, yaitu eksistensi dan transendensi.
Martin Heidegger
 Inti pemikirannya adalah keberadaan manusia diantara keberadaan yang lain, segala sesuatuyang berada diluar manusia selalu dikaitkan dengan manusia itu sendiri, dan benda-bendayang ada diluar manusia baru mempunyai makna apabila dikaitkan dengan manusia karenaitu benda0benda yang berada diluar itu selalu digunakan manusia pada setiap tindakan dantujuan mereka.
Jean
P
aul
S
artre
 Menekankan pada kebebasan manusia, manusia setelah diciptakan mempunyai kebebasanuntuk menetukan dan mengatur dirinya. Konsep manusia yang bereksistensi adalah makhluk yang hidup dan berada dengan sadar dan bebas bagi diri sendiri

Activity (73)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 thousand reads
1 hundred reads
Kayz Awang liked this
adambitor1713 liked this
Syuhada Abdullah liked this
Gita Avail liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->