Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Look up keyword
Like this
1Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Menetapkan Kadar Kolesterol

Menetapkan Kadar Kolesterol

Ratings: (0)|Views: 37|Likes:
Published by DWI ARIF S

More info:

Published by: DWI ARIF S on Jun 24, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/12/2014

pdf

text

original

1
MENETAPKAN KADAR KOLESTEROL
A. PELAKSANAAN PRAKTIKUM.
1. Tujuan
: Menentukan Kadar Kolestrol dalam Seru Darah
2. Hari/Tanggal
: Selasa / 11 Mei 2010
3. Tempat
: Laboratorium Kimia. Fakultas MIPA Universitas Mataram.
B. LANDASAN TEORI.

Steroid merupakan golongan lipid. Steroid adalah suatu senyawa organic yang memiliki suatu system cincin 6,6,6,5. Steroid dapat di beri sesuatu dengan penomorannya. Berikut struktur dasar steroid.

O
H
CH3
CH3 CH3
CH3
CH3

Hampir semua tipe sistem kehidupan mamiliki steroid. Senyawa ini banyak terdapat dalam tubuh berupa hormon. Seperti Testosteron, androsteron, estradiol, estron dan sebagainya. Selain di atas steroid juga dapat berupa kolesterol yang terdapat dalam serum darah (Fessenden, 1989).

Kolestrol selain dapat diklasifikasikan ke dalam steroid juga dapat di golongkan triterpenoid yang artinya memiliki 6 terpene (Padmawinata, 2006). Kolestrol banyak terdapat dalam cairan empedu dan kuning telur. Selain itu kolestrol juga di sintesis oleh tubuh sehingga jika manusia banyak mengkonsumsi makanan yang mengandung kolestrol maka tubuh akan mengalami kelebihan kolestrol sehingga menyababkan penyakit seperti jantung dang tekanan darak tinggi (Siswono, 2001).

O
H
CH3
CH3 CH3
CH3
CH3
Gambar : Kolestrol
2

Secara struktur kolestrol mirip dengan struktur asal dari steroid tetapia adanya gugus OH pada atom C nomor 3 dan ikatan rangkap antara atom C nomor 5-6. Kolestrol ini ditransportasikan dalam lipoprotein. Lipoprotein yang memiliki densisitas tinggi artinya akan melarutkan kolestrol yang cukup tinggi sehingga banya kolestrol yang dapat di transportasikan (Sudarma, 2009).

Kolestrol ini dapat diidentufikasi dengan reaksi pewarnaan, yaitu dengan mengunakan reaksi salkowski. Reaksi ini dengan cara penambhan kloroform dan di lanjutkan dengan penambahan asam sulfat pekat dengan hati-hati, maka bagian asam akan berwarna kekuningan dengan flourensi hijau bila di kenai cahaya. Sedangkan yang bagian kloroform akan berwarna biru dan yang berubah menjadi merah dan ungu (Poedjiadi, 1994). Selain reaksi pewarnaan salkowski identifikasi koleterol dapat dilakukan secara kantitatif

yaitu dengan metode Liebermann-Burchard yaitu dengan mengunakan instrument UV-Vis. Reaksi ini dengan menambahkan 2 mL Kloroform, 10 mL astat glacial, dan 2 tetes asam sulfat. Maka yang akan terjadi warna merah akan berubah menjadi biru dan hijau sesuai dengan kadar kolestrolnya (Sumardjo, 2009). Di dalam darah manusia kandungan kolestrol normal sekitar 150-200 mg/ 100ml darah (Podjiadi, 1994).

C. ALAT DAN BAHAN.
1. Alat – alat.

Tabung reaksi panjang
Tabung reaksi pendek
Tutup tabung reaksi
Rak Tabung reaksi
Pipet volum 1 mL
Pipet volum 10 mL
UV-Vi s
Vortex Mixer
Pemanas air

2. Bahan – bahan

Serum Darah
Petroleum benzene
Asam asetat glacial

3

H2 S O4 p ek at
Alcohol absolut
FeC l3 . 6 H2 O
Kolesterol murni

D. SKEMA KERJA
1. Pembuatan Kalibrasi

Sediakan 3 tabung reaksi
+ Masing-masing 0,5 mL, 1 mL, dan 2 mL
kolesterol 0,05 mg/mL dalam petroleum
eter
+ Uapkan dengan pemenas air (80oC)

Lapisan atas / blanko
+ Uapkan dalam air panas
80oC.
+ 4 mL reagen Color (1 mg FeCl3.6H2O /
asetat glacial)
+ 3 mL asam sulfat pekat

Ukur dengan UV-Vis (λ = 560 nm)
2. Pengukururan Kolesterol

2,5 alkohol absolute
+ 0,1 mL serum darah
+ 5 mL Petrolium benzene
Kocok (Vorteks mixer)
+ 3 mL aqudest
Kocok 10-15 detik
Diamkan hingga 2 lapis.

Lapisan atas / blanko
Lapisan bawah
+ Uapkan dalam air panas

80oC.
+ 4 mL reagen Color (1 mg FeCl3.6H2O / asetat glacial)
+ 3 mL asam sulfat pekat

Ukur dengan UV-Vis (λ= 560 nm)

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->